Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh kohesi sosial terhadap resiliensi masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami Permana, Iwan; Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Fera Melinda
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1339

Abstract

Latar Belakang: Bencana menghadirkan perubahan dan memaksa individu keluar dari rutinitas normalnya sehingga penting membangun resiliensi. Namun, pembentukan resiliensi membutuhkan kohesi sosial dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kohesi sosial terhadap resiliensi masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 300 responden dengan menggunakan purposive sampling. Uji validitas dinyatakan valid (p-value <0,05). Uji reliabilitas variabel Psychological Sense of Community sebesar 0,542, Neighboring sebesar 0,348, Attraction sebesar 0,519, dan resiliensi sebesar 0,902. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda.Hasil: Variabel psychological sense of community memiliki nilai mean 22,21, neighboring memiliki nilai mean sebesar 15,67, attraction memiliki nilai mean sebesar 18,96, serta resiliensi masyarakat memiliki nilai mean sebesar 44,19. Terdapat pengaruh signifikan psychological sense of community (p=0,000), neighboring (p=0,000),  dan attraction (p=0,000) terhadap resiliensi masyarakat.Kesimpulan: Terdapat pengaruh kohesi sosial terhadap resiliensi masyarakat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami Budhiana, Johan; Amelia, Regina; Janatri, Sri; Melinda, Fera; Permana, Iwan
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1340

Abstract

untuk mengatasi dampak yang akan terjadi diperlukannya kesiapsiagaan remaja. Kesiapsiagaan remaja dipengaruhi oleh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 153 responden dengan proportional random sampling. Menggunakan uji validitas dan realibilitas. Instrument Scale of Perceived Social Suppoort (MSPSS), The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), Generalized Self Efficacy (GSE)  dan kesiapsiagaan mengacu kepada skala guttman 25 item. Analisis statistik dengan  chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya memiliki dukungan sosial yang mendukung sebanyak 117 orang (76,5%), resiliensi yang baik sebanyak 126 orang (82,4%), sikap yang baik sebanyak 128 orang (83,7%), self efficacy tinggi sebanyak 123 (80,4%) dan sebagian besar kesiapsiagaan remaja yang siap sebanyak 114 orang (74,5%).terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja (p=0,000).Kesimpulan Terdapat pengaruh dukungan sosial, resiliensi, sikap dan self efficacy terhadap kesiapsiagaan remaja.
Hubungan Perlakuan Body Shaming dengan Konsep Diri Pada Mahasiswa Nurliani, Nira; Budhiana, Johan; Amalia, Enung Tati; Yulianti, Maria
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i02.705

Abstract

Latar Belakang: pembentukan konsep diri pada mahasiswa merupakan hal yang penting, salah satu hal yang mempengaruhi konsep diri mahasiswa adalah perlakuan body shaming. Sekitar 966 kasus body shaming yang terjadi sudah di tangani oleh polisi diseluruh Indonesia dan beberapa berdampak pada psikologis yang membuat generasi muda ini memiliki konsep diri negatif. Hasil wawancara pada tempat penelitian adalah banyak hal yang terjadi mengenai  body shaming tersebut tetapi banyak juga yang mengabaikan, dan membuat hal ini di anggap tidak penting.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perlakuan body shaming dengan konsep diri pada mahasiswa sarjana keperawatan di STIKes Sukabumi wilayah kerja puskesmas Karang Tengah. Metode: responden penelitian ini adalah Mahasiswa Sarjana Keperawatan. Teknik Sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan perhitungan table krecjie & morgan dan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil: didapatkan bahwa rata-rata usia responden adalah 18 – 20 tahun, sebagian besar perlakuan body shaming mahasiswa adalah tinggi (48.2%), sebagian besar konsep diri mahasiswa adalah baik (90.4%), maka perlakuan body shaming yang terjadi memang tinggi, dan mahasiswa memiliki konsep diri yang baik.  Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara perlakuan body shaming dengan konsep diri. Saran: mahasiswa beserta dosen perlu mempertahankan konsep diri yang baik. Caranya yaitu bisa memotivasi melalui kegiatan dalam organisasi atau pembelajaran pembinaan oleh kemahasiswaan agar tetap memiliki konsep diri yang baik.
F FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SETUKPA LEMDIKLAT POLRI KOTA SUKABUMI Nurhali, Muhammad Ramli; Budhiana, Johan; Ede, Abdul Rahman La; Fatmala, Syiva Dwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1015

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja merupakan keadaan emosi yang positif terhadap pekerjaan. Kompetensi merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki pekerja. Stres kerja suatu perasaan tidak nyaman dalam suatu lingkup pekerjaan. Kompensasi sesuatu yang diterima sebagai balas jasa atas kerja yang sudah dilakukan.Metode: Jenis penelitian korelasonal. Populasi perawat rawat inap RS Bhayangkara dengan sampel 68 responden. Teknik pengambilan sampel total sampling. Teknik pengambilan data metode wawancara dan kuesioner, analisis statistik korelasi somers’d.Hasil: Hasil penelitian terdapat hubungan kompetensi kerja (p-value=0.030), stres kerja (p-value=0.023), kompensasi (p-value=0.032) dengan kepuasan kerja.Kesimpulan: terdapat hubungan kompetensi kerja, stres kerja dan kompensasi dengan kepuasan kerja.
Factors Affecting the Quality of Life of Patients with Chronic Renal Failure Undergoing Hemodialysis at RSUD Sekarwangi Sukabumi District Budhiana, Johan; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana; Yulianti, Maria; Arsyi, Dila Nurul
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i5.751

Abstract

Aims: Chronic renal failure is an increasingly prevalent global health issue, with hemodialysis as the most common treatment method. Factors affecting patients' quality of life include age, gender, education, occupation, and treatment duration. This study aimed to identify and examine these factors. Methods: This cross-sectional study involved 80 hemodialysis patients at RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi, using total sampling and questionnaires for data collection. Logistic regression was used for data analysis, and the study received ethical approval. Results: The Chi-square test results indicate that age, gender, education, occupation, duration of chronic kidney failure, and length of hemodialysis significantly influence the quality of life in chronic kidney failure patients (p < 0.005). Logistic regression analysis identified education as the dominant factor impacting quality of life (OR = 39.316). Conclusion: The study reveals that age, gender, education, occupation, duration of chronic renal failure, and length of hemodialysis treatment significantly impact the quality of life of patients with chronic renal failure.
The Direct and Indirect Effect of Spirituality and Self-Care on Quality of Life Among Patients with Chronic Kidney Failure Budhiana, Johan; Elengoe, Asita; Said, Mohamed Saefulaman Mohamed
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i1.796

Abstract

Aims: Chronic kidney failure (CKF) is a significant global health issue, with profound impacts on patients' quality of life (QoL). Self-care and spirituality have been identified as key determinants influencing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. However, the interactive effects of these factors remain underexplored, particularly in Indonesia. Objective: This study aims to investigate the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL among CKF patients undergoing hemodialysis at Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency. Methods: A correlational research design was employed, involving 71 CKF patients undergoing routine hemodialysis. Participants were selected using purposive sampling based on inclusion criteria. Data were collected using validated instruments: the Hemodialysis Patients’ Self-Care Measurement Scale (HPSCMS), Spiritual Well-Being Scale (SWBS), and Kidney Disease Quality of Life Short Form (KDQOL-SF™ v1.3). Path analysis was conducted to assess the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL. Results: Spirituality exhibited a significant direct effect on QoL (β = 0.381, p < 0.001) and an indirect effect through self-care (β = 0.384), with a total effect of 0.765. Self-care also had a significant direct effect on QoL (β = 0.547, p < 0.001). Higher spirituality and better self-care practices were associated with improved QoL in CKF patients. Conclusion: The findings underscore the importance of spirituality and self-care in enhancing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. Integrating spiritual support and promoting self-care behaviors into patient care could significantly improve outcomes. Future interventions should adopt a holistic approach, addressing both physical and spiritual dimensions of care.
The Direct and Indirect Effect of Spirituality and Self-Care on Quality of Life Among Patients with Chronic Kidney Failure Budhiana, Johan; Elengoe, Asita; Said, Mohamed Saefulaman Mohamed
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i1.796

Abstract

Aims: Chronic kidney failure (CKF) is a significant global health issue, with profound impacts on patients' quality of life (QoL). Self-care and spirituality have been identified as key determinants influencing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. However, the interactive effects of these factors remain underexplored, particularly in Indonesia. Objective: This study aims to investigate the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL among CKF patients undergoing hemodialysis at Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency. Methods: A correlational research design was employed, involving 71 CKF patients undergoing routine hemodialysis. Participants were selected using purposive sampling based on inclusion criteria. Data were collected using validated instruments: the Hemodialysis Patients’ Self-Care Measurement Scale (HPSCMS), Spiritual Well-Being Scale (SWBS), and Kidney Disease Quality of Life Short Form (KDQOL-SF™ v1.3). Path analysis was conducted to assess the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL. Results: Spirituality exhibited a significant direct effect on QoL (β = 0.381, p < 0.001) and an indirect effect through self-care (β = 0.384), with a total effect of 0.765. Self-care also had a significant direct effect on QoL (β = 0.547, p < 0.001). Higher spirituality and better self-care practices were associated with improved QoL in CKF patients. Conclusion: The findings underscore the importance of spirituality and self-care in enhancing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. Integrating spiritual support and promoting self-care behaviors into patient care could significantly improve outcomes. Future interventions should adopt a holistic approach, addressing both physical and spiritual dimensions of care.
Hubungan pendampingan kelompok dukungan sebaya dengan kepatuhan minum obat ARV pada pasien orang dengan HIV Budhiana, Johan; Ratiningsih, Ratiningsih; Purnairawan, Yosep
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1578

Abstract

Latar Belakang: Angka HIV di Indonesia tahun 2022 tercatat lebih rendah dari target, namun angka kematian akibat AIDS diperkirakan meningkat. Data menunjukkan 81% ODHIV mengetahui status mereka, tetapi hanya 41% yang menerima ARV. Kepatuhan pengobatan ARV dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya yaitu dukungan konselor sebaya. Tujuan riset ialah untuk mengetahui hubungan pendampingan kelompok dukungan sebaya dengan kepatuhan minum obat ARV pasien ODHIV.Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh pasien ODHIV yang menerima terapi ARV dan didampingi oleh kelompok dukungan sebaya sebanyak 73 orang menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan dan patuh minum obat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendampingan kelompok dukungan sebaya dengan kepatuhan minum obat ARV pada pasien ODHIV dengan p-value sebesar 0,002 (p-value < 0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan pendampingan kelompok dukungan sebaya dengan kepatuhan minum obat ARV pada pasien ODHIV. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi bagi Poli Anggrek RSUD Kota Bogor dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan program-program yang ada.
The Effect of Health Education on Diet Compliance Among Patients with Diabetes Mellitus in the Sukaraja Public Health Center’s Work Area in Sukabumi Regency Dewi, Rosliana; Nida Rahayu; Waqid Sanjaya; Dila Nurul Arsyi; Johan Budhiana
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 8 No. Special Edition (2022): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aims: There is a significant public health problem in which the number of people diagnosed with diabetes is increasing year after year. One possible explanation for this is a lack of adherence to the DM diet. As a result, it is critical to conduct health education regarding DM diet compliance. The purpose of this study was to assess the effect of health education on dietary compliance in patients with diabetes mellitus in the Sukaraja Public Health Center's work area in Sukabumi Regency. Methods: This study employs a quasi-experimental design with a non-equivalent control group. Purposive sampling was used to collect the sample. 38 respondents were divided into two groups, each with 18 respondents: the intervention group and the control group. Analysis of data using the Paired Sample T-Test and the Independent Sample T-Test. Results: After health education in the intervention group, there was an increase in dietary compliance in patients with diabetes mellitus (p = 0.004), and in the control group there was an increase in dietary compliance (p = 0.021) and there was a difference between dietary adherence in the intervention group and the control group (p = 0.024). Conclusion and Suggestion: There is an influence of health education on the dietary compliance of diabetes mellitus patients, so it is hoped that this health education can be provided continuously to improve the dietary compliance of diabetes mellitus patients and serve as an evidence-based practice for the Sukaraja Health Center.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Berat Badan dan Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan pada Pasien Hemodialisis Budhiana, Johan; Yuliawati, Fitri; Arifin, Rani Fitriani; Dewi, Rosliana; Yulianti, Maria
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan: September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i3.3775

Abstract

Demi meminimalisir efek samping dari hemodialisis, pasien harus patuh berbagai aturan diantaranya kepatuhan jadwal hemodialisis, pengobatan, terutama pembatasan cairan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pasien hemodialisis adalah dengan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap berat badan dan kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien hemodialisis. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan pre-test dan post-test control group design. Populasi adalah pasien hemodialisis dengan sampel 32 orang terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 16 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T Test. Dan analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nilai pretest dan posttest berat badan pada kelompok intervensi (p=0,000), kelompok kontrol (p=0,000) dan variabel kepatuhan pada kelompok intervensi (p=0,000), tidak terdapat perbedaan posttest kepatuhan pada kelompok kontrol (p=1,000), terdapat perbedaan nilai berat badan dan kepatuhan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p=0,015), (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam menurunkan berat badan maupun meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pasien hemodialisis pada kelompok intervensi.
Co-Authors Abdul Rahman La Ede Agustina, Fanny Dwi Agustina, Marina Pra Alin Elitian Amalia, Enung Tati Amalia, Ilmy Nurul Amelia, Regina Asmarawanti Asmarawanti Asriani Dwi Hindriana Nuraeniah Aulia, Tia Isma Deasy Dwi Yulianti Dedi Wahyudin Destiana, Marisa Baland Dewi, Siti Rismawati Dian Puspitasari Firdaus Dila Nurul Arsyi Elengoe, Asita Endi Sugandi Erna Safariyah Fadillah, Nabila Marsha Fatmala, Syiva Dwi Fatmala, Syiva Dwi Fitri Yuliawati, Fitri Fitri, Khoerun Nisa Fitri Ghulam Ahmad Hasibuan, Sofyan Hadi Huda, Akhmad Ida Ida Ida Ida, Ida Indah Dwiya Ningrum Inten Herlianti Anugrah Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Khoerun Nisa Fitri Fitri Kusumah, Rani Indriani La Ede, Abdul Rahman Lely Wahyuniar Lia Novianty Lia Novianty Lia Novianty Lia Noviyanti Lisdyani, Kristi Mamlukah Mamlukah Maria Yulianti Maria Yulianti, Maria Ma’sum, Muhammadden Alwatuni Melinda, Fera Muhammad Idzharrusman Nabila Budiarti Nida Rahayu Nisa Fajriah Novianty, Lia Nur Syazana Umar Nurani, Meilani Dwi Nurhali, Muhammad Ramli Nurliani, Nira Nurul Halimah Nurul Novtiana Sabilah Nurvita Trianasari Permana, Iwan Purnairawan, Yosep Rani Fitriani Arifin, Rani Fitriani Ratiningsih, Ratiningsih Ratnawati, Neng Erni Resfani Fatimah Restu Meyda, Nandita Retno Wulan, Dwi Rima Novianti Utami Robi Marta Dipura Rosliana Dewi Ryan Taufik Hidayat Said, Mohamed Saefulaman Mohamed Salsadila Aulinia Sanjaya, Waqid Santhna Letchmi Panduragan Siti Yoanny Putri Nurhalisa Sri Janatri Suci Rahayu Suherman, Reni Susilawati, Susilawati Tarwiyah, Ika Taufik Mu`zizat Nugroho Taufik Mu`zizat Nugroho Teten Tresnawan Thahira Nasagi Rosa Affandi Tinta Elita Mutiara Putri Tsuraya, Siti Zahra Wahida, Astri Zeini Waliyu, Rakanda Putra Waluya, Ady Waqid Sanjaya Wildan Suheri Woro Rahmanishati Yohan Frans Unmehopa Zeini Wahida, Astri