Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Terhadap Akhlak Siswa Jannah, Maisun Nurrotul; Hilmiyati, Fitri; Juhji
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 2 No 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v2i2.311

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh projek penguatan profil pelajar pancasila gaya hidup berkelanjutan terhadap akhlak siswa. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei dan di analisis melalui regresi linear sederhana. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 5 dan kelas 6 SDN Gorowong 05 Parungpanjang, Kabupaten Bogor tahun ajaran 2023-2024. Sebanyak 77 siswa menjadi sampel pada penelitian ini karena jumlah populasi kurang dari 100 siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Projek penguatan profil pelajar pancasila tema gaya hidup berkelanjutan terhadap akhlak siswa fase C hal ini berdasarkan pada hasil penelitian yang telah didapat dan diuji melalui aplikasi IBM SPSS Statistics version 23 diperoleh hasil t hitung sebesar 5,781 lebih besar dari t tabel 1,665 dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 dan diperoleh persamaan Y = 35,845 + 0,583X Koefisien regresi tersebut bernilai positif, dapat dikatakan bahwa arah pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema gaya hidup berkelanjutan  terhadap variabel Akhlak siswa  adalah positif shingga Ha diterima dan H0 ditolak dan didapat bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema gaya hidup berkelanjutan (X) berpengaruh sebesar 30,8% terhadap variabel Akhlak siswa (Y).
PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN KOGNITIF DALAM MENGUKUR KEMAMPUAN ANALISIS DAN EVALUASI PESERTA DIDIK Yustisia, Regina; Sunarya, Unang; Hilmiyati, Fitri; Nugraha, Enung
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 1 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpl.v6i1.23247

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui penyusunan instrumen penilaian pembelajaran kognitif dalam mengukur kemampuan analisis dan evaluasi peserta didik. Pendidikan adalah salah satu patokan utama suatu negara dikatakan maju atau tidak. Pendidikan merupakan usaha sadar untuk melaksanakan sesuatu pewarisan budaya dari satu generasi kepada genarasi yang lainnya. Instrumen penilaian afektif dirancang untuk mengukur perubahan sikap, minat, motivasi, dan nilai yang muncul dalam diri siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk meningkatkan pemahaman tentang evolusi pendidikan Islam di Indonesia kontemporer. Metode kualitatif dipilih untuk menyelidiki wawasan dan memahami sudut pandang praktisi pendidikan, pakar, dan dokumen terkait, yang menjelaskan dinamika pendidikan Islam dalam konteks sosial, politik, dan ekonomi Indonesia. Hasil penelitian yang pertama yaitu Instrumen pembelajaran kognitif adalah alat ukur atau perangkat evaluasi yang disusun secara terencana dan sistematis dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran khususnya pada ranah kognitif. kedua Instrumen pembelajaran kognitif memiliki berbagai bentuk yang dapat digunakan guru untuk mengukur hasil belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran seperti tes objektif dan subjektif. ketiga kata kerja operasional adalah kata kerja yang digunakan dalam merumuskan indikator pencapaian dan soal/instrumen pembelajaran. Keempat dalam proses pembelajaran, penilaian merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Agar penilaian lebih terarah, adil, dan transparan, guru memerlukan rubrik penilaian sebagai pedoman.
Analisis Kesiapan Sekolah Dengan Melakukan Tindak Lanjut Dalam Pelaksanaan Asesment Nasional: Analysis of School Readiness Through Follow-Up Actions in the Implementation of the National Assessment Afifah, Zulfa; Hilmiyati, Fitri; Meiliawati, Fithri
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 9 No. 1 (2026): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v9i1.1093

Abstract

The background of this study is the lack of school readiness in implementing the Computer-Based National Assessment (ANBK) and the weak computer operation skills of students at SDS IT Subulussalam, Kresek, Tangerang, Banten. This study employed a qualitative research method, in which the researcher described the findings based on field conditions. The key research instrument was the researcher themself, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this study can be summarized as follows: (1) The planning of ANBK activities at SDS IT Subulussalam Kresek was the responsibility of the school principal, who ensured that all necessary facilities and infrastructure were adequately prepared, especially the laptops used during the ANBK. (2) The implementation of ANBK at SDS IT Subulussalam was conducted in the teachers’ office due to the availability of an internet connection, and the ANBK was carried out in two sessions. (3) The evaluation of ANBK activities at SDS IT Subulussalam Kresek involved the school conducting socialization programs for parents, teachers, and students, as well as coordinating with various institutions to prepare the requirements. (4) The follow-up to ANBK activities at SDS IT Subulussalam Kresek focused on improving learning services for students at both lower and upper grade levels, with an orientation toward literacy and numeracy development.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran PAI: Study Kasus di SMK Bani Salimah dan SMKN 1 Waringinkurung Kabupaten Serang Ulfiyah, Ulfiyah; Subhan, Subhan; Shoheh, Muhamad; Wasehudin, Wasehudin; Hilmiyati, Fitri
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 2 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i12.10113

Abstract

This research is entitled “The Implementation of the Independent Curriculum in Developing Students’ Critical Thinking Skills in Islamic Religious Education (A Case Study at SMK Bani Salimah and SMKN 1 Waringinkurung, Serang Regency)”. This study aims to examine the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education (IRE) and how its application can enhance students’ critical thinking skills. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, participant observation, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The validity of the data was ensured through credibility and confirmability. The findings indicate that the implementation of the Independent Curriculum in both schools has been strongly supported by the institutions, although limitations remain in teacher training and the use of technology. Teachers attempted to overcome these challenges by engaging in self-learning through the “Merdeka Mengajar” platform and independently preparing teaching modules, methods, and learning media. The IRE learning process was oriented towards the development of critical thinking skills using six indicators, although the levels of achievement varied among students. Factors influencing the development of critical thinking include learning motivation, teacher support through differentiated learning, and students’ internal conditions. Meanwhile, obstacles in implementing the Independent Curriculum include limited teacher understanding, low student motivation, insufficient learning facilities, and reluctance of some teachers to adapt to technology. These challenges hinder the optimal development of critical thinking skills, thus requiring improvements in teacher training, strengthening school facilities, and applying more innovative and adaptive learning strategies.