Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Ekstrak Daun Kelor dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Produksi Asi di Puskesmas Majasari Pandeglang Tahun 2024 Dwi Rahmawati, Yanti; Hanifa, Fanni; Khusnul Pangestu, Gaidha
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i1.1330

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami yang paling utama serta paling baik untuk bayi. Penyebab produksi ASI rendah karena dapat dari faktor nutrisi gizi seimbang yang kurang, adanya masalah pada kesehatan mental seperti stress atau depresi sehingga merasa cemas, trauma setelah memakai kontrasepsi hormonal serta perawatan payudara yang tidak dilakukan dengan benar. Produksi ASI rendah disebabkan juga oleh kurang stimulasi hormon oksitosin pada hari pertama setelah persalinan. Dampak dari produksi ASI rendah yakni ibu tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Penatalaksanaan produksi ASI rendah dapat dengan cara pemenuhan gizi yang cukup pada ibu masa menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor dan buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI di Puskesmas Majasari tahun 2023. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian terdapat peningkatan produksi ASI pada ibu masa menyusui yang diberikan ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda. Pemberian ekstrak daun kelor lebih banyak 10 ml dibandingkan yang diberikan buah pepaya muda. Diharapkan ibu menyusui dapat mengimplementasikan pemberian ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda untuk meningkatkan produksi ASI.
Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal Care dan Pemberian Zat Besi terhadap Kejadian Anemia Ringan pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida di PMB Bogor Tahun 2024 Nency, Aprilya; Hanifa, Fanni; Irmayani; Nurhikmahwati, Meisya; Aulia, Nurul; Wulandari; Hasanah, Zirni Al
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.32

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang umum dan tersebar luas serta memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia. Word Health Organisation (WHO) 2020 prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia telah mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama 19 tahun terakhir, dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2019, sedangkan di Indonesia pada tahun 2019 angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat 44,2% dari tahun 2015 sebesar 42,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal care Dan Pemberian Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Ringan Pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida Di Pmb Bogor Tahun 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desain Cross Sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, sampel pada penelitian ini 33 responden, telah dilakukan uji Validitas dan keseluruhan instrumen yang digunakan adalah Valid. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,000 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,010 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara kunjungan ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,002 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida di PMB Bogor tahun 2024.
THE EFFECT OF SHALLOT AND GARLIC COMPRESS ON REDUCING FEVER IN TODDLERS IN PMB W CIANJUR REGENCY IN 2024 Kusuma, Widi Mulia Endar; Hanifa, Fanni; Hidayani, Hidayani
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 6, No 3 (2025): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v6i3.7455

Abstract

Fever is a common physiological thing in toddlers, Fever can be caused by infection and non-infection. The joint organization of the United Nations (UN), United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF), World Health Organization (WHO), World Bank Group, Population Division of the United Nations Department of Economic and Social Affairs released an estimated figure of almost 2 million stillbirths each year. Objective To determine the Effect of Red Onion Compresses to Reduce Fever in Toddlers in PMB W Cianjur Regency in 2025 This research method is SCLR, namely Scientific Reference Search to obtain the concept of Midwifery care theory based on previous research results and case studies, namely direct studies of midwifery application based on Evidence Based. Results In An. M intervened by doing red onion compresses with fever while in An. S did garlic compresses with fever. So that giving red onion compresses with fever is more effective in treating fever in toddlers in PMB W. Conclusion There is a difference in the regularity of fever reduction in those who were given red onion compress intervention, the fever went down faster than those who were not given intervention.
Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Dan Coklat Hitam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri Tahun 2024 Kartini, Neni; Hanifa, Fanni; Lisca, Shinta Mona
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2155

Abstract

Pendahuluan: Dismenorea pada remaja putrid sampai saat ini masih cukup tinggi, Menurut World Health Organization (WHO) tahun tahun 2020, Angka kejadian dismenorea adalah 1.769.425 (90%) wanita yang menderita dismenorea, dengan 10-16% menderita dismenorea berat. Angka kejadian dismenorea di dunia sangat tinggi. Besar rata-rata lebih dari 50% wanita menderita karenanya (Herawati, 2021). Di Indonesia angka kejadian dismenorea adalah 64,25%, terdiri dari 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Dismenorea sering terjadi pada wanita antara usia 20 dan 25, dengan hingga 61% wanita yang belum menikah (Reeder, 2020)sehingga perlu diberikan intervensi dengan cara nonfarmakologis yaitu diantaranya dengan menggunakan Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam.Tujuan: untuk mengetahui pemberian Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam dalam menurunkan Intensitas Nyeri pada remaja ember dengan Dismenorea.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode penelitian kualitatif adalah Penelitian yang berbentuk deskriptif atau menggambarkan fenomena atau fakta penelitian secara apa adanya.Hasil: Ada pengaruh hasil pemberian aroma terapi lavender dan cokelat hitam pada hari ke-2 dan ke-3 menstruasi.Kesimpulan: Remaja Putri yang diberikan Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam dapat mengurangi rasa nyeri dismenorea pada remaja putri.Kata Kunci          : Aroma Terapi Lavender, Cokelat Hitam, Dismenorea, Remaja
Hubungan Sikap Ibu, Dukungan Suami, dan Status Imunisasi terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita Defrianti, Fera; Hanifa, Fanni; Jayatmi, Irma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2998

Abstract

Angka kematian balita yang paling tinggi di dunia yaitu akibat ISPA. Penyebab ISPA di negara maju diakibatkan oleh virus sedangkan Penyebab ISPA di negara berkembang diakibatkan oleh bakteri. Setiap jam Sebanyak 100 anak dan setiap detik terdapat 1 anak meninggal akibat ISPA. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sikap Ibu, Dukungan Suami, dan Status Imunisasi terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini Ibu memiliki Balita yang datang ke PMB J Tahun 2023 yaitu sebanyak 125 responden. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 56 responden. Penelitian ini menggunakan teknik sampling yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi yang pertanyaan telah dilakukan uji Validitas nilai > r Tabel (0,444) dan reliabilitas dengan nilai > r Tabel (0,6). Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara sikap ibu (p = 0,000), dukungan suami (p = 0,000) dan status imunisasi (p = 0,000) dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita. Kesimpulan terdapat hubungan antara sikap ibu, dukungan suami dan status imunisasi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di PMB J tahun 2023.
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA, KADAR HAEMOGLOBIN DAN GIZI IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS (7-28 HARI) DI WILAYAH BOGOR SELATAN TAHUN 2023 Adam, Yenny Irawati; Hanifa, Fanni; Hidayani, Hidayani; Mahodim, Maria; Suhaeni, Heni; Yani, Euis; Sundari, Helena; Payawati, Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27608

Abstract

Nutrisi terpenting yang diperoleh pertama kali saat bayi lahir adalah ASI. Penyebab tidak tercapainya pemberian ASI disebabkan karena adanya masalah dalam menyusui yang contohnya ibu mengalami bendungan ASI sehingga dapatenghambat pengeluaran ASI. Perawatan payudara, kadar haemoglobin dan status gizi ibu hamil trimester III merupakan faktor yang mempengaruhi pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perawatan payudara, kadar haemoglobin dan gizi ibu hamil trimester III terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas (7-28 hari) di wilayah Bogor Selatan Tahun 2023. Penelitian ini dilakukan dengan  menggunakan metode deskriptif analitik. Populasinya adalah semua ibu nifas (7-28 hari), teknik yang digunakan adalah accidental sampling, sampel sebanyak 72 responden. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis univariat 83,3% adanya pengeluaran ASI, 79,2% melakukan perawatan payudara, 62,5% tidak anemia dan 54,2% status gizi normal. Analisis bivariat diperoleh hasil perawatan payudara p value 0,002 (OR 3,571), kadar haemoglobin p value 0,007 (OR 2,192) dan gizi ibu hamil trimester III p value 0,046 (OR 2,116). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perawatan payudara, kadar haemoglobin dan gizi ibu hamil trimester III terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas (7-28 hari) di wilayah Bogor Selatan Tahun 2023.
EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORHEA PADA REMAJA PUTRI DI PMB I KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2023 Indarwati, Indarwati; Hanifa, Fanni; Putri, Magdalena Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27958

Abstract

Di Indonesia angka dysmenorrhea yaitu 54,89% dysmenorrhea primer dan 9,36% dysmenorrhea sekunder. Dysmenorrhea primer sering terjadi pada remaja putri yaitu 2-3 tahun setelah mengalami menarche. Rata-rata usia menarche pada umumnya adalah 12 tahun. Massage effleurage dan kompres air hangat merupakan  salah satu metode non farmakologik yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dismenorhea karena pada saat melakukan massage effleurage ataupun kompres air hangat, otak dan sumsung tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormon yang berperan sebagai obat penenang alami dan menimbulkan rasa nyaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus, dimana penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus dengan sampel 2 orang subjek. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan menggunakan random sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan rerata tingkat nyeri menstruasi sebelum dilakukan massage effleurage ataupun kompres air hangat berada di skala 6 (nyeri sedang), rerata tingkat nyeri menstruasi sesudah dilakukan massage effleurage pada responden I mengalami penurunan yaitu berada pada skala 1 (nyeri ringan). Sedangkan rerata Tingkat nyeri menstruasi sesudah dilakukan kompres air hangat pada responden II mengalami penurunan yaitu pada skala 0. Hasil perbandingan nilai rerata penurunan pada masing-masing responden menunjukkan bahwa kompres air hangat lebih efektif dalam penurunan intensitas nyeri menstruasi dibandingkan dengan massage effleurage.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Oil Dengan Aromaterapi Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Nurwiyani, Nurwiyani; Hidayani, Hidayani; Hanifa, Fanni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10146

Abstract

Emesis Gravidarum adalah gejala yang wajar dan sering kedapatan pada kehamilan trimester I. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan post test only design. Subjek penelitian adalah ibu hamil Trimester I  di BPM N. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian aromaterapi lemon oil dengan aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di BPM S tahun 2023. Meode studi kasus ini dengan secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi dengan sampel 2 orang yang dilakukan selama 7 hari. Hasil penelitian ini adalah ada penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lemon. Ada penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil sebelum dan  sesudah pemberian Aromaterapi Lavender. Jadi kesimpulannya Ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon oil dengan aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di BPM N tahun 2023. Dalam pengurangan emesis gravidarum yang paling efektif adalah pemberian aromaterapi lavender. Saran bagi bidan dalam pemberian pelayanan kepada ibu hamil khususnya pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum dan diharapkan dapat menjalankan intervensi kepada pasien berdasarkan penemuan terbaru.
Efektifitas Minuman Jahe Dan Jus Jeruk Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di PMB D Tahun 2023 Arisandi, Deasy; Ciptiasrini, Uci; Hanifa, Fanni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10149

Abstract

Emesis Gravidarum merupakan salah satu masalah yang umum dihadapi oleh 70% – 80% wanita dalam masa kehamilan yang menimbulkan gejala mual dan muntah. Upaya pemerintah dalam pencegahan terhadap penyulit atau komplikasi pada masa kehamilan dengan menggunakan Antenatal Care (ANC) terpadu yang tujuannya untuk memenuhi hak setiap ibu hamil agar mendapatkan pelayanan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana efektifitas minuman jahe dan jus jeruk terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di PMB D tahun 2023. Meode studi kasus ini dengan secara sederhana diartikan sebagai proses penyelidikan atau pemeriksaan secara mendalam, terperinci dan detail pada suatu peristiwa tertentu atau khusus yang terjadi dengan sampel 2 orang yang dilakukan selama 7 hari. Hasilnya adalah 1 Ada penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil sebelum dan  sesudah pemberian minuman jahe. Ada penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil sebelum dan  sesudah pemberian jus jeruk. Ada Pengaruh perbedaan pemberian minuman jahe dan jus jeruk terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil di PMB D tahun 2023. Kesimpulan : Terdapat efektifitas minuman jahe dan jus jeruk terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1. Saran untuk tempat penelitian, diharapkan bagi lahan penelitian dapat mengajarkan dan menganjurkan ibu hamil yang mengalami mual muntah untuk diberikan seduhan jahe dan jus buah jeruk untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil.
Pengaruh Pemberian Kurma dan Madu Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di PMB L Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2024 Narulita, Lina; Hanifa, Fanni; K, Milka Anggreni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10541

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak no. 4 di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020, Jumlah Penduduk Indonesia September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 136,66 juta orang atau 50,58% dari penduduk Indonesia dan Jumlah penduduk perempuan di Indonesia hasil SP2020 sebanyak 133,54 juta orang, atau 49,42% dari penduduk Indonesia.Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020, Jumlah Penduduk Indonesia September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa, 2/3 dari jumlah penduduk berada di usia produktif, 17% (46 juta jiwa) adalah remaja berusia 10-19 tahun. Remaja laki-laki terdiri dari 52% dan perempuan sebanyak 48%. Remaja usia 10-14 tahun terdiri dari 51% dan remaja usia 15-19 tahun sebanyak 49%. Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi dan tersebar di seluruh dunia, baik di negara berkembang dan negara miskin. pada contoh kasus Remaja putri (rematri) rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi. Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia pada saat hamil.Data survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2018 menyatakan bahwa prevelensi anemia pada remaja putri usia 10-18 tahun sebesar 57,1% dan usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Wanita mempunyai resiko terkena anemia paling tinggi terutama pada remaja putri.Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah maupun menanggulangi masalah anemia di seluruh Indonesia, Diantaranya pemberian tablet Fe pada remaja, ibu hamil dan ibu nifas dan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) meskipun implementasi dan hasil nya masih belum efektif. Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan terapi non farmakologis penggunaan kurma dan madu untuk meningkatkan kadar hemoglobin tanpa ada efek samping dan tidak menimbulkan efek samping atau efek yang buruk terhadap remaja putri. Peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pemberian Kurma dan Madu terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di PMB L Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2023”.
Co-Authors Adam, Yenny Irawati Andrieta Shintia Dewi Anggraini, Milka Apriliani, Feni Iltari Apriyani, Rani Arisandi, Deasy Asih, Fitri Nur Asy’ariyah, Yayah Aulia, Nurul Bayu, Retno Budiarti, Asri Pahala Ciptiasrini, Uci darmi, salfia Defrianti, Fera Dewi, Meinasari Kurnia Dewi, Ratna Agustina Dillak, Vaya Juliana Dwi Rahmawati, Yanti Farid Farid, Farid Fauziah, Neng Ganjar Mohamad Disastra Ginting, Agus Santi br HAFIZAH, ISTY Hanani, Salma Handika, Dina Hasan, Ade Mira Hasanah, Zirni Al Herman Susanto Hidayani, Hidayani Hilin, Hilin Hindayani Hindayani Indarwati Indarwati Irmayani Iswandaru, Eryfia Candika Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma K, Milka Anggreni Karmila, Linda Kartika, Fidina Dwi Kartini, Neni khusnul khotimah Khusnul Pangestu, Gaidha Krishna Kusumahadi KURNIA KURNIA, KURNIA Kusuma, Widi Mulia Endar Kusumastuti, Istiana Lia Hermawati Lisca, Shinta Mona MAHFUJIAH, FUJI Mahodim, Maria Meita Dhamayanti Migiarti, Imas Mon, Novarista Intan Muhammad Muslih Narulita, Lina Nency, Aprilya Nia Kurnia Notiasary, Marina Noviana, Rieke noviyani, ernita prima Nurhaeti, Eti Nurhikmahwati, Meisya Nurwiyani, Nurwiyani Oktianingsih, Neti Pangestu, Gaidha Khusnul Payawati, Tri Pidiyanti, Pidiyanti Pitriani, Epilis Pransiska, Cika Pratiwi, Regina Priyanti, Decy Purnamasari, Asri Desrina Puspita, Sherly Shanta Putri, Magdalena Tri Putri, Riskiana Rahmaliani, Desy Rahmawati, Mimi Ratri Wahyuningtyas Rindu, Rindu Rini, Ageng Septa Ristanti, Ristanti Ristawani Simamora Purba, Rina Rohaeni, Erni Rukendar, Shinta Kandayani Rumahorbo, Nora Agustina S, Sri Mulyani Dewi Safari, Sari Zahrawani salaka, lisda novita Santika, Asri Sari, Agustina Sari, Ratih Nurma Setyarini, Oktaviani Ike Sidabalok, Lasmaria Silawati, Melani Sopiah, Sopi Sugesti, Retno Sugihermiani, Neni Suhaeni, Heni Sundari, Helena Supriyatin Supriyatin Susilawati, Arti Wahyuni, Fuzi Fauziah Widiarti, Asri Widya Sastika WULANDARI Yani, Euis Yolandia, Rita Ayu Yulandari, Novalinda Yuniarti, Malis