Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Processed Mackerel On Increasing The Weight Of Toddlers In Bogor And Cianjur Districts Pratiwi, Regina; Hanifa, Fanni; Hindayani, Hindayani; Oktianingsih, Neti; Santika, Asri; Supriyatin, Supriyatin; Notiasary, Marina
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to WHO, malnutrition problems can be grouped into wasting, stunting, underweight, and micronutrient deficiencies. Wasting is a condition when a person's weight per height is low. WHO data in 2020 showed that the prevalence of toddlers experiencing wasting globally was 45.4 million toddlers (8%). Indonesia is still the second country with the highest wasting cases in the world with a prevalence of wasting toddlers of 7.7% (UN, 2022, SSGI 2022). The government has tried to overcome the problem of malnutrition in toddlers with a program to provide additional food made from local ingredients (DitGiziKIA, 2022). Some of the local food sources that are high in protein are mackerel and snakehead fish. The purpose of this study was to determine the effect of processed mackerel on increasing the weight of toddlers in Bogor and Cianjur Regencies in 2025. who was given intervention? The results of this study are that providing additional food-processed mackerel is proven to increase the weight of toddlers by an average of 275 grams/week.
PELATIHAN BUSINESS PLAN BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN SUKALUYU KECAMATAN CIBEUNYING KOTA BANDUNG Hanifa, Fanni; Sastika, Widya; Disastra, Ganjar; Wahyuningtyas, Ratri; Dewi, Andrieta Shintia; Muslih, Muhammad; Kusumahadi, Krishna; Dillak, Vaya Juliana; Kurnia, Kurnia
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2021
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v4i1.618

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian di Indonesia, karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, juga berperan dalam pendistribusian hasil hasil pembangunan. Permasalahan UMKM di Indonesia antara lain berkaitan dengan aspek pemasaran, modal dan pendanaan, inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi, pemakaian bahan baku, peralatan produksi, penyerapan dan pemberdayaan tenaga kerja, rencana pengembangan usaha, dan kesiapan menghadapi tantangan lingkungan eksternal.  Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Kelurahan Sukaluyu, ternyata permasalahan tersebut juga terjadi pada UMKM yang berada di kelurahan Sukaluyu. kegiatan abdimas ini berupaya untuk membantu pemilik bisnis dalam mengembangkan business plan pada usahanya. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan terbagi menjadi dua bagian yaitu: pengumpulan data, Pelatihan dari berbagai bidang ilmu untuk pembuatan business plan itu sendiri. Sebagai luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pemilik usaha dapat membuat business plan sehingga bermanfaat untuk keberlangsungan usahanya. Hasil yang diperoleh dari kuesioner kepuasan atas pelaksanaan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan agar para pelaku UMKM dapat membuat business plan.
Edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja Hanifa, Fanni; Dhamayanti, Meita; Yolandia, Rita Ayu; Izza, Lina Nurul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i2.23339

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan penuh tantangan, ditandai dengan perubahan fisik, kognitif, emosional, serta sosial yang signifikan. Salah satu isu krusial yang dihadapi remaja adalah tingginya angka kekerasan seksual, yang berdampak buruk terhadap kesejahteraan fisik dan mental mereka. Berbagai faktor, seperti kurangnya pendidikan seksual yang memadai, pengaruh media yang tidak terkendali, serta tekanan dari lingkungan sosial, dapat meningkatkan risiko terjadinya kekerasan seksual. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan upaya pemberdayaan remaja melalui pendidikan seksualitas yang komprehensif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan strategi pencegahan kekerasan seksual. Dengan melibatkan 34 siswa sekolah menengah pada 23 Januari 2025, kegiatan ini mencakup seminar serta diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, yang dibuktikan dengan kenaikan skor posttest dibandingkan pretest. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan seksualitas yang komprehensif guna meningkatkan kesadaran remaja terhadap hak-hak reproduksi dan kesehatan mereka.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP CATIN WANITA DALAM PERSIAPAN PRANIKAH DI PUSKESMAS CIPUTAT TAHUN 2023 Rahmaliani, Desy; Hanifa, Fanni; Kusumastuti, Istiana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i6.2891

Abstract

Menikah adalah salah satu hal yang paling didambakan oleh setiap pasangan. Pemasalahan saat ini yang dialami remaja sangat memprihatikan, pasalnya kurangnya pengetahuan tentang reproduksi da seksual membuat remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Angka pernikan di kota tanggerang mencapai 1.598 jiwa. salah satu untuk meningkatkan pengetahuan catin addalah memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap catin wanita dalam persiapan pranikah di Puskesmas Ciputat Tahun 2023. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode quasy eksperiment, dan rancangan rancangan pre test and post test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 33 responden, dengan teknik sampling total samplinh. Tempat Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil Rata- rata pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan adalah 51,6 dengan pengetahuan cukup, setelah diberikan penyuluhan rata- rata pengetahuan ibu baik yaitu 92,4. Pada uji wilcoxon didapatkan p-value 0,000 yang pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap catin wanita dalam persiapan pranikah di Puskesmas Ciputat 2023 Kesimpulan Diharapkan dapat dijadikan sebagai intervensi untuk calon pengantin sebelum melakukan pernikahan dan memberikan asuhan kepada calon pengantin yang akan menikah.
Efektivitas Konsumsi Minuman Kunyit Dan Rebusan Jahe Merah Terhadap Penurunan Nyeri Perineum Pada Ibu Nifas Apriliani, Feni Iltari; Hidayani, Hidayani; Hanifa, Fanni; Purnamasari, Asri Desrina; Nurhaeti, Eti; Bayu, Retno; Asih, Fitri Nur; Noviana, Rieke; Apriyani, Rani; S, Sri Mulyani Dewi; Puspita, Sherly Shanta
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17217

Abstract

Ruptur perineum menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada ibu nifas, sehingga menyulitkan mereka dalam merawat diri sendiri dan bayinya. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2009, terdapat sekitar 2,7 juta kasus ruptur perineum pada ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Study Case Literature Review (SCLR) dengan melibatkan 10 sampel eksperimen yang dibagi ke dalam dua kelompok intervensi: lima ibu nifas diberikan minuman kunyit, dan lima lainnya diberikan rebusan jahe merah. Intervensi dilakukan dengan pemberian 200 ml minuman sebanyak dua kali sehari (pagi dan sore) selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil observasi menunjukkan bahwa pada kelompok minuman kunyit (responden 1–5), dua responden (responden 1 dan 3) mengalami penurunan nyeri sebesar 6 poin, sedangkan tiga responden lainnya (responden 2, 4, dan 5) mengalami penurunan sebesar 5 poin. Sementara itu, seluruh responden pada kelompok rebusan jahe merah (responden 6–10) mengalami penurunan nyeri yang konsisten dan signifikan sebesar 6 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rebusan jahe merah lebih efektif dibandingkan minuman kunyit dalam menurunkan intensitas nyeri perineum pada ibu nifas.
EFEKTIFITAS AROMATERAPI PEPPERMINT DAN AKUPRESUR PERIKARDIUM ENAM TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI UPT PUSKESMAS GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR TAHUN 2025 Ristawani Simamora Purba, Rina; Hidayani, Hidayani; Hanifa, Fanni
An Idea Health Journal Vol 5 No 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i03.497

Abstract

Background:Emesis gravidarum, commonly characterized by nausea and occasional vomiting, affects many women during the first trimester of pregnancy. Although generally self-limiting, it can significantly reduce quality of life and daily functioning. Objective:This study aimed to assess the effectiveness of peppermint aromatherapy and Pericardium 6 (P6) acupressure in alleviating symptoms of emesis gravidarum in first-trimester pregnant women. Methods:A qualitative case study approach was employed. Two pregnant women in their first trimester experiencing emesis gravidarum were selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and direct observation. The severity of nausea and vomiting was measured using the Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE) score before and after the interventions. Results:Peppermint aromatherapy reduced PUQE scores from 9 (moderate) to 6 (mild), while Pericardium 6 acupressure reduced PUQE scores from 10 (moderate) to 3 (mild). This indicates that both interventions were effective in reducing nausea and vomiting, with Pericardium 6 acupressure showing greater effectiveness. Conclusion:Both peppermint aromatherapy and Pericardium 6 acupressure are effective non-pharmacological methods for reducing emesis gravidarum in the first trimester. Pericardium 6 acupressure demonstrated greater effectiveness and may be recommended as a complementary therapy for managing early pregnancy-related nausea and vomiting
Efektifitas Pemberian Pisang Ambon Dan Air Rebusan Jahe Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Tegalgede Kabupaten Garut Tahun 2025 Sopiah, Sopi; Darmi, Salfia; Hanifa, Fanni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19424

Abstract

In Garut Regency in 2023, around 14.2% of 29,771 pregnant women experienced nausea and vomiting, the impact of which was a decrease in appetite. The purpose of the study was to determine the effectiveness of giving Ambon Banana and boiled ginger water on Emesis Gravidarum. The study used a quasi-experimental design with a Two Group Pretest Posttest design. The study population was pregnant women in the first trimester, with a purposive sampling technique of 30 respondents. The research instrument was a PUQE scale questionnaire. Data analysis used the Paired T-test and Independent Samples Test. The average nausea and vomiting in pregnant women before being given Ambon Banana was 9.60 after being given Ambon Banana was 6.20. The average nausea and vomiting before being given ginger water was 9.60 after being given ginger water was 6.07. The bivariate results obtained a p-value of 0.000 and the independent test obtained a p-value of 0.771. In conclusion, giving Ambon Banana and ginger water has proven to be effective and there is no difference in its effectiveness in overcoming nausea and vomiting. Suggestion: Pregnant women should increase their knowledge on how to deal with nausea and vomiting, including consuming Ambon bananas and boiled ginger water
Pengaruh Ekstrak Daun Kelor dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Produksi Asi di Puskesmas Majasari Pandeglang Tahun 2024 Dwi Rahmawati, Yanti; Hanifa, Fanni; Khusnul Pangestu, Gaidha
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i1.1330

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami yang paling utama serta paling baik untuk bayi. Penyebab produksi ASI rendah karena dapat dari faktor nutrisi gizi seimbang yang kurang, adanya masalah pada kesehatan mental seperti stress atau depresi sehingga merasa cemas, trauma setelah memakai kontrasepsi hormonal serta perawatan payudara yang tidak dilakukan dengan benar. Produksi ASI rendah disebabkan juga oleh kurang stimulasi hormon oksitosin pada hari pertama setelah persalinan. Dampak dari produksi ASI rendah yakni ibu tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Penatalaksanaan produksi ASI rendah dapat dengan cara pemenuhan gizi yang cukup pada ibu masa menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor dan buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI di Puskesmas Majasari tahun 2023. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian terdapat peningkatan produksi ASI pada ibu masa menyusui yang diberikan ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda. Pemberian ekstrak daun kelor lebih banyak 10 ml dibandingkan yang diberikan buah pepaya muda. Diharapkan ibu menyusui dapat mengimplementasikan pemberian ekstrak daun kelor dan buah pepaya muda untuk meningkatkan produksi ASI.
Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal Care dan Pemberian Zat Besi terhadap Kejadian Anemia Ringan pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida di PMB Bogor Tahun 2024 Nency, Aprilya; Hanifa, Fanni; Irmayani; Nurhikmahwati, Meisya; Aulia, Nurul; Wulandari; Hasanah, Zirni Al
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.32

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang umum dan tersebar luas serta memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia. Word Health Organisation (WHO) 2020 prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia telah mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama 19 tahun terakhir, dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2019, sedangkan di Indonesia pada tahun 2019 angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat 44,2% dari tahun 2015 sebesar 42,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal care Dan Pemberian Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Ringan Pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida Di Pmb Bogor Tahun 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desain Cross Sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, sampel pada penelitian ini 33 responden, telah dilakukan uji Validitas dan keseluruhan instrumen yang digunakan adalah Valid. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,000 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,010 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara kunjungan ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,002 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida di PMB Bogor tahun 2024.
Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Dan Coklat Hitam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri Tahun 2024 Kartini, Neni; Hanifa, Fanni; Lisca, Shinta Mona
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.2155

Abstract

Pendahuluan: Dismenorea pada remaja putrid sampai saat ini masih cukup tinggi, Menurut World Health Organization (WHO) tahun tahun 2020, Angka kejadian dismenorea adalah 1.769.425 (90%) wanita yang menderita dismenorea, dengan 10-16% menderita dismenorea berat. Angka kejadian dismenorea di dunia sangat tinggi. Besar rata-rata lebih dari 50% wanita menderita karenanya (Herawati, 2021). Di Indonesia angka kejadian dismenorea adalah 64,25%, terdiri dari 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Dismenorea sering terjadi pada wanita antara usia 20 dan 25, dengan hingga 61% wanita yang belum menikah (Reeder, 2020)sehingga perlu diberikan intervensi dengan cara nonfarmakologis yaitu diantaranya dengan menggunakan Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam.Tujuan: untuk mengetahui pemberian Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam dalam menurunkan Intensitas Nyeri pada remaja ember dengan Dismenorea.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode penelitian kualitatif adalah Penelitian yang berbentuk deskriptif atau menggambarkan fenomena atau fakta penelitian secara apa adanya.Hasil: Ada pengaruh hasil pemberian aroma terapi lavender dan cokelat hitam pada hari ke-2 dan ke-3 menstruasi.Kesimpulan: Remaja Putri yang diberikan Aroma Terapi Lavender dan Cokelat Hitam dapat mengurangi rasa nyeri dismenorea pada remaja putri.Kata Kunci          : Aroma Terapi Lavender, Cokelat Hitam, Dismenorea, Remaja
Co-Authors Adam, Yenny Irawati Ageng Septa Rini Andrieta Shintia Dewi Apriliani, Feni Iltari Apriyani, Rani Arisandi, Deasy Asih, Fitri Nur Bayu, Retno Budiarti, Asri Pahala Ciptiasrini, Uci darmi, salfia Defrianti, Fera Dewi, Meinasari Kurnia Dewi, Ratna Agustina Dillak, Vaya Juliana Dwi Rahmawati, Yanti Farid Farid, Farid Fauziah, Neng Gaidha Khusnul Pangestu Ganjar Mohamad Disastra Handika, Dina Hasan, Ade Mira Hasanah, Zirni Al Herman Susanto Hidayani, Hidayani Hilin, Hilin Hindayani Hindayani Indarwati Indarwati Irmayani Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma K, Milka Anggreni Karmila, Linda Kartika, Fidina Dwi Kartini, Neni khusnul khotimah Krishna Kusumahadi KURNIA KURNIA, KURNIA Kusumastuti, Istiana Lia Hermawati Lisca, Shinta Mona Mahodim, Maria Meita Dhamayanti Migiarti, Imas Mohammad Muslih Mon, Novarista Intan Narulita, Lina Nency, Aprilya Nia Kurnia Notiasary, Marina Noviana, Rieke noviyani, ernita prima Nurhaeti, Eti Nurhikmahwati, Meisya Nurwijayanti Nurwiyani, Nurwiyani Oktianingsih, Neti Payawati, Tri Pidiyanti, Pidiyanti Pitriani, Epilis Pratiwi, Regina Priyanti, Decy Purnamasari, Asri Desrina Puspita, Sherly Shanta Putri, Magdalena Tri Putri, Riskiana Rahmaliani, Desy Rahmawati, Mimi Ratri Wahyuningtyas Rindu, Rindu Ristawani Simamora Purba, Rina Rohaeni, Erni Rukendar, Shinta Kandayani Rumahorbo, Nora Agustina S, Sri Mulyani Dewi Safari, Sari Zahrawani salaka, lisda novita Santika, Asri Sari, Agustina Sidabalok, Lasmaria Silawati, Melani Sopiah, Sopi Sugesti, Retno Sugihermiani, Neni Suhaeni, Heni Sundari, Helena Supriyatin Supriyatin Susilawati, Arti Wahyuni, Fuzi Fauziah Widiarti, Asri Widya Sastika WULANDARI Yani, Euis Yolandia, Rita Ayu Yulandari, Novalinda Yuniarti, Malis