Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BIRTH BALL TERHADAP PENGURANGAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI RSUD SULTAN MUHAMMAD JAMALUDIN I TAHUN 2023 HAFIZAH, ISTY; JAYATMI, IRMA; HANIFA, FANNI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Nyeri persalinan merupakan pengalaman subjektif tentang sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan, dengan menggunakan metode nonfarmakologi. Metode: jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan Two group Pretest-post tes. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Numeric Rating Score. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden yaitu ibu bersalin di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin 1.Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan tingkat nyeri persalinan sebelum dan sesudah menggunakan birth ball. Dimana tingkat nyeri sesudah menggunakan birth ball memiliki rata-rata penurunan rasa nyeri persalinan pada ringkat nyeri pada nilai 4 atau berada pada tingkat rasa sakit yang menyedihkan, sedangkan sebelum menggunakan birth ball memiliki rata-rata rasa nyeri persalinan pada ringkat nyeri pada nilai 7 atau berada pada tingkat rasa sakit yang sangat intensKesimpulan: disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh pengurangan rasa nyeri persalinan kala I fase aktif tanpa menggunakan birth ball pada ibu bersalin kala I fase aktif dengan nilai p value 0,028 < 0,05, serta terdapat pengaruh pengurangan rasa nyeri persalinan kala 1 fase aktif menggunakan birth ball pada ibu bersalin kala I fase aktif dengan nilai p value 0,00 < 0,05.
Pengaruh Modul Sukun terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Bayi Usia 6-11 Bulan dengan Metode Two Group Pretest Post-test Design Handika, Dina; Sari, Agustina; Hanifa, Fanni
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1046

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu mengenai pemenuhuan gizi menjadi salah satu penyebab masalah utama gizi pada bayi. Pengetahuan ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana ibu bersikap dan berperilaku dalam menentukan jenis makanan bayinya. Permasalahan gizi wasting menurut SSGI 2022, prevalensi bayi wasting di Indonesia sebanyak 7,7%. Kemudian, prevalensi bayi underweight sebesar 17,1% pada 2022. Di sisi lain, prevalensi bayi overweight badan sebesar 3,5% pada 2022. Prevalensi bayi kurang gizi di Jawa Barat tahun 2021 sebanyak 24,5% dan menurun menjadi 20,2% pada tahun 2022. Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2022 mencatat ada 3.693 bayi (3,42%) mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh nyuluhan dengan modul bahan pangan lokal (sukun) dengan pengetahuan dan sikap ibu di UPTD Puskesmas Harjamukti tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan teknik cluster random sampling sebanyak 64 ibu yang memiliki bayi di UPTD Puskesmas Harjamukti. Responden penelitian dibagi kedalam 2 kelompok yang masing-masing terdiri atas 32 ibu bayi kelompok intervensi dan 32 ibu bayi kelompok non intervensi. Instrumen penelitian yang digunakan ialah kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap ibu bayi sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dengan modul bahan pangan lokal (sukun). Hasil penelitian didapatkan nilai p-value untuk masing-masing variabel pengetahuan dan sikap 0,001. Kesimpulan penelitian ini ialah ada pengaruh penyuluhan modul bahan pangan lokal (sukun) terhadap pengetahuan dan sikap ibu bayi usia 6-11 bulan di UPTD Puskesmas Harjamukti tahun 2023. Saran diharapkan ibu bayi mampu meningkatkan pengetahuan dengan mempelajari modul bahan pangan lokal (sukun) sehingga dapat memberi sikap positif terhadap pemenuhan MP-ASI pada bayi usia 6-11 bulan menggunakan bahan pangan lokal sukun.
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Orang Tua dan Dukungan Teman Sebaya dengan Tingkat Kecemasan dalam Persiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas IV, V, VI di SD Negeri Sukabumi Selatan 01 Tahun 2024 Kartika, Fidina Dwi; Hanifa, Fanni; Darmi, Salfia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18277

Abstract

Kecemasan yaitu perasaan was-was, khawatir, takut yang tidak jelas seakan-akan terjadi sesuatu yang mengancam. Menurut WHO (2021), 1 dari 7 (14%) remaja umur 10-19 tahun mengalami gangguan mental. Diperkirakan 3,6% dari remaja usia 10-14 tahun, 4,6% dari remaja yang berusia 15-19 tahun mengalami gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan remaja di Indonesia mencapai 47,7% dari seluruh populasi penduduk di Indonesia. Fase remaja awal usia 10-13 tahun di kelas 4,5 dan 6 sekolah dasar mengalami kecemasan karena perubahan psikologi & fisik yang begitu cepat disertai dengan cepatnya perkembangan mental pada masa awal remaja. Semua perkembangan ini membutuhkan penyesuaian. Dampak ketidaksiapan menghadapi menarche pada siswi dapat menimbulkan kecemasan. Salah satu penyebab kecemasan yaitu kurangnya pengetahuan tentang menstruasi. Salah satu upaya pemerintah dalam menangani permasalahan remaja yaitu dengan pembentukan program pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR). Serta peran Bidan dalam menangani yang mengalami menarche adalah dengan memberikan konseling tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Dukungan Orang Tua dan Dukungan Teman Sebaya Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Persiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas IV,V,VI Di SD Negeri Sukabumi Selatann 01 Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi analitik, jenis penelitian kuantitatif, dengan desain studi Cross-Sectional. Diperoleh bahwa dari 32 responden, hasil uji chi-square pada variable pengetahuan diperoleh nilai (p-value=0,011) (<0.05), pada variable dukungan orang tua diperoleh nilai (p-value=0,005)(<0,05), pada variable dukungan teman sebaya diperoleh nilai (p-value=0,253)(>0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan, ada hubungan dukungan orang tua dengan tingkat kecemasan, dan tidak ada hubungan dukungan teman sebaya dengan tingkat kecemasan.
The Effect Of Processed Mackerel On Increasing The Weight Of Toddlers In Bogor And Cianjur Districts Pratiwi, Regina; Hanifa, Fanni; Hindayani, Hindayani; Oktianingsih, Neti; Santika, Asri; Supriyatin, Supriyatin; Notiasary, Marina
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to WHO, malnutrition problems can be grouped into wasting, stunting, underweight, and micronutrient deficiencies. Wasting is a condition when a person's weight per height is low. WHO data in 2020 showed that the prevalence of toddlers experiencing wasting globally was 45.4 million toddlers (8%). Indonesia is still the second country with the highest wasting cases in the world with a prevalence of wasting toddlers of 7.7% (UN, 2022, SSGI 2022). The government has tried to overcome the problem of malnutrition in toddlers with a program to provide additional food made from local ingredients (DitGiziKIA, 2022). Some of the local food sources that are high in protein are mackerel and snakehead fish. The purpose of this study was to determine the effect of processed mackerel on increasing the weight of toddlers in Bogor and Cianjur Regencies in 2025. who was given intervention? The results of this study are that providing additional food-processed mackerel is proven to increase the weight of toddlers by an average of 275 grams/week.
PELATIHAN BUSINESS PLAN BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN SUKALUYU KECAMATAN CIBEUNYING KOTA BANDUNG Hanifa, Fanni; Sastika, Widya; Disastra, Ganjar; Wahyuningtyas, Ratri; Dewi, Andrieta Shintia; Muslih, Muhammad; Kusumahadi, Krishna; Dillak, Vaya Juliana; Kurnia, Kurnia
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2021
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v4i1.618

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian di Indonesia, karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, juga berperan dalam pendistribusian hasil hasil pembangunan. Permasalahan UMKM di Indonesia antara lain berkaitan dengan aspek pemasaran, modal dan pendanaan, inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi, pemakaian bahan baku, peralatan produksi, penyerapan dan pemberdayaan tenaga kerja, rencana pengembangan usaha, dan kesiapan menghadapi tantangan lingkungan eksternal.  Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Kelurahan Sukaluyu, ternyata permasalahan tersebut juga terjadi pada UMKM yang berada di kelurahan Sukaluyu. kegiatan abdimas ini berupaya untuk membantu pemilik bisnis dalam mengembangkan business plan pada usahanya. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan terbagi menjadi dua bagian yaitu: pengumpulan data, Pelatihan dari berbagai bidang ilmu untuk pembuatan business plan itu sendiri. Sebagai luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pemilik usaha dapat membuat business plan sehingga bermanfaat untuk keberlangsungan usahanya. Hasil yang diperoleh dari kuesioner kepuasan atas pelaksanaan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan agar para pelaku UMKM dapat membuat business plan.
Edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja Hanifa, Fanni; Dhamayanti, Meita; Yolandia, Rita Ayu; Izza, Lina Nurul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i2.23339

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan penuh tantangan, ditandai dengan perubahan fisik, kognitif, emosional, serta sosial yang signifikan. Salah satu isu krusial yang dihadapi remaja adalah tingginya angka kekerasan seksual, yang berdampak buruk terhadap kesejahteraan fisik dan mental mereka. Berbagai faktor, seperti kurangnya pendidikan seksual yang memadai, pengaruh media yang tidak terkendali, serta tekanan dari lingkungan sosial, dapat meningkatkan risiko terjadinya kekerasan seksual. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan upaya pemberdayaan remaja melalui pendidikan seksualitas yang komprehensif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan strategi pencegahan kekerasan seksual. Dengan melibatkan 34 siswa sekolah menengah pada 23 Januari 2025, kegiatan ini mencakup seminar serta diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, yang dibuktikan dengan kenaikan skor posttest dibandingkan pretest. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan seksualitas yang komprehensif guna meningkatkan kesadaran remaja terhadap hak-hak reproduksi dan kesehatan mereka.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP CATIN WANITA DALAM PERSIAPAN PRANIKAH DI PUSKESMAS CIPUTAT TAHUN 2023 Rahmaliani, Desy; Hanifa, Fanni; Kusumastuti, Istiana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i6.2891

Abstract

Menikah adalah salah satu hal yang paling didambakan oleh setiap pasangan. Pemasalahan saat ini yang dialami remaja sangat memprihatikan, pasalnya kurangnya pengetahuan tentang reproduksi da seksual membuat remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Angka pernikan di kota tanggerang mencapai 1.598 jiwa. salah satu untuk meningkatkan pengetahuan catin addalah memberikan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap catin wanita dalam persiapan pranikah di Puskesmas Ciputat Tahun 2023. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode quasy eksperiment, dan rancangan rancangan pre test and post test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 33 responden, dengan teknik sampling total samplinh. Tempat Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal. Hasil Rata- rata pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan adalah 51,6 dengan pengetahuan cukup, setelah diberikan penyuluhan rata- rata pengetahuan ibu baik yaitu 92,4. Pada uji wilcoxon didapatkan p-value 0,000 yang pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap catin wanita dalam persiapan pranikah di Puskesmas Ciputat 2023 Kesimpulan Diharapkan dapat dijadikan sebagai intervensi untuk calon pengantin sebelum melakukan pernikahan dan memberikan asuhan kepada calon pengantin yang akan menikah.
Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal Care dan Pemberian Zat Besi terhadap Kejadian Anemia Ringan pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida di PMB Bogor Tahun 2024 Irmayani; Nency, Aprilya; Hanifa, Fanni; Nurhikmahwati, Meisya; Aulia, Nurul; Wulandari; Hasanah, Zirni Al
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.90

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang umum dan tersebar luas serta memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia. Word Health Organisation (WHO) 2020 prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia telah mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama 19 tahun terakhir, dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2019, sedangkan di Indonesia pada tahun 2019 angka kejadian anemia pada ibu hamil meningkat 44,2% dari tahun 2015 sebesar 42,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Sumber Informasi, Kunjungan Antenatal Care Dan Pemberian Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Ringan Pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida Di Pmb Bogor Tahun 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif analitik dan menggunakan desain Cross Sectional, dimana penelitian dilakukan pada saat pengambilan data antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilakukan secara bersama-sama pada waktu yang sama, sampel pada penelitian ini 33 responden, telah dilakukan uji Validitas dan keseluruhan instrumen yang digunakan adalah Valid. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,000 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,010 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara kunjungan ANC dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida. Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai P-value = 0,002 dimana nilai P-value < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I primigravida di PMB Bogor tahun 2024.
Efektivitas Konsumsi Minuman Kunyit Dan Rebusan Jahe Merah Terhadap Penurunan Nyeri Perineum Pada Ibu Nifas Apriliani, Feni Iltari; Hidayani, Hidayani; Hanifa, Fanni; Purnamasari, Asri Desrina; Nurhaeti, Eti; Bayu, Retno; Asih, Fitri Nur; Noviana, Rieke; Apriyani, Rani; S, Sri Mulyani Dewi; Puspita, Sherly Shanta
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17217

Abstract

Ruptur perineum menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada ibu nifas, sehingga menyulitkan mereka dalam merawat diri sendiri dan bayinya. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2009, terdapat sekitar 2,7 juta kasus ruptur perineum pada ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Study Case Literature Review (SCLR) dengan melibatkan 10 sampel eksperimen yang dibagi ke dalam dua kelompok intervensi: lima ibu nifas diberikan minuman kunyit, dan lima lainnya diberikan rebusan jahe merah. Intervensi dilakukan dengan pemberian 200 ml minuman sebanyak dua kali sehari (pagi dan sore) selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil observasi menunjukkan bahwa pada kelompok minuman kunyit (responden 1–5), dua responden (responden 1 dan 3) mengalami penurunan nyeri sebesar 6 poin, sedangkan tiga responden lainnya (responden 2, 4, dan 5) mengalami penurunan sebesar 5 poin. Sementara itu, seluruh responden pada kelompok rebusan jahe merah (responden 6–10) mengalami penurunan nyeri yang konsisten dan signifikan sebesar 6 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa rebusan jahe merah lebih efektif dibandingkan minuman kunyit dalam menurunkan intensitas nyeri perineum pada ibu nifas.
EFEKTIFITAS AROMATERAPI PEPPERMINT DAN AKUPRESUR PERIKARDIUM ENAM TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI UPT PUSKESMAS GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR TAHUN 2025 Ristawani Simamora Purba, Rina; Hidayani, Hidayani; Hanifa, Fanni
An Idea Health Journal Vol 5 No 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i03.497

Abstract

Background:Emesis gravidarum, commonly characterized by nausea and occasional vomiting, affects many women during the first trimester of pregnancy. Although generally self-limiting, it can significantly reduce quality of life and daily functioning. Objective:This study aimed to assess the effectiveness of peppermint aromatherapy and Pericardium 6 (P6) acupressure in alleviating symptoms of emesis gravidarum in first-trimester pregnant women. Methods:A qualitative case study approach was employed. Two pregnant women in their first trimester experiencing emesis gravidarum were selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and direct observation. The severity of nausea and vomiting was measured using the Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE) score before and after the interventions. Results:Peppermint aromatherapy reduced PUQE scores from 9 (moderate) to 6 (mild), while Pericardium 6 acupressure reduced PUQE scores from 10 (moderate) to 3 (mild). This indicates that both interventions were effective in reducing nausea and vomiting, with Pericardium 6 acupressure showing greater effectiveness. Conclusion:Both peppermint aromatherapy and Pericardium 6 acupressure are effective non-pharmacological methods for reducing emesis gravidarum in the first trimester. Pericardium 6 acupressure demonstrated greater effectiveness and may be recommended as a complementary therapy for managing early pregnancy-related nausea and vomiting
Co-Authors Adam, Yenny Irawati Andrieta Shintia Dewi Anggraini, Milka Apriliani, Feni Iltari Apriyani, Rani Arisandi, Deasy Asih, Fitri Nur Asy’ariyah, Yayah Aulia, Nurul Bayu, Retno Budiarti, Asri Pahala Ciptiasrini, Uci darmi, salfia Defrianti, Fera Dewi, Meinasari Kurnia Dewi, Ratna Agustina Dillak, Vaya Juliana Dwi Rahmawati, Yanti Fachry Abda El Rahman Farid Farid, Farid Fauziah, Neng Ganjar Mohamad Disastra Ginting, Agus Santi br HAFIZAH, ISTY Hanani, Salma Handika, Dina Hasan, Ade Mira Hasanah, Zirni Al Herman Susanto Hidayani, Hidayani Hilin, Hilin Hindayani Hindayani Indarwati Indarwati Irmayani Iswandaru, Eryfia Candika Izza, Lina Nurul Jayatmi, Irma K, Milka Anggreni Karmila, Linda Kartika, Fidina Dwi Kartini, Neni khusnul khotimah Khusnul Pangestu, Gaidha Krishna Kusumahadi KURNIA KURNIA, KURNIA Kusuma, Widi Mulia Endar Kusumastuti, Istiana Lia Hermawati Lisca, Shinta Mona MAHFUJIAH, FUJI Mahodim, Maria Meita Dhamayanti Migiarti, Imas Mon, Novarista Intan Muhammad Muslih Narulita, Lina Nency, Aprilya Nia Kurnia Notiasary, Marina Noviana, Rieke noviyani, ernita prima Nurhaeti, Eti Nurhikmahwati, Meisya Nurwiyani, Nurwiyani Oktianingsih, Neti Pangestu, Gaidha Khusnul Payawati, Tri Pidiyanti, Pidiyanti Pitriani, Epilis Pransiska, Cika Pratiwi, Regina Priyanti, Decy Purnamasari, Asri Desrina Puspita, Sherly Shanta Putri, Magdalena Tri Putri, Riskiana Rahmaliani, Desy Rahmawati, Mimi Ratri Wahyuningtyas Rini, Ageng Septa Ristanti, Ristanti Ristawani Simamora Purba, Rina Rohaeni, Erni Rukendar, Shinta Kandayani Rumahorbo, Nora Agustina S, Sri Mulyani Dewi Safari, Sari Zahrawani salaka, lisda novita Santika, Asri Sari, Agustina Sari, Ratih Nurma Setyarini, Oktaviani Ike Sidabalok, Lasmaria Sopiah, Sopi Sugesti, Retno Sugihermiani, Neni Suhaeni, Heni Sundari, Helena Supriyatin Supriyatin Susilawati, Arti Wahyuni, Fuzi Fauziah Widiarti, Asri Widya Sastika WULANDARI Yani, Euis Yolandia, Rita Ayu Yulandari, Novalinda Yuniarti, Malis