Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Kelas Dengan Model Student Team Achievement Division (STAD) Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas IX Di MTsN 2 Bengkalis Nur Ardiwa, Putri Arum; Muis, Muhammad Aufa
Science and Education Journal Vol 2 No 1 (2024): Science And Education Journal (SNEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/snej.v2i1.154

Abstract

Penelitian ini mengangkat tema tentang Strategi Pengelolaan Kelas Dengan Model Student Team Achievement Division (STAD) Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas IX Di MTsN 2 Bengkalis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar peningkatan strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan keaktifan siswa. Alasan peneliti mengambil judul ini karena adaya kesenjangan teori mengenai strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan keaktifan siswa dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi pengelolaan kelas dengan model STAD pada mata pelajaran akidah akhlak kelas IX di MTsN 2 Bengkalis, bagaimana keaktifan siswa dengan model STAD pada mata pelajaran akidah akhlak kels IX di MTsN 2 Bengkalis dan seberapa besar peningkatan keaktifan siswa dengan menggunakan strategi pengelolan kelas model STAD pada mata pelajaran akidah akhlak kelas IX di MTsN 2 Bengkalis. Teori dalam penelitian ini yaitu pengelolaan kelas dalam meningkatkan keaktifan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh t hitung sebesar 4,824 dengan probabilitas sebesar 1,713 yang nilainya dibawah 0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat pengaruh positif yang signifikan antara strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan keaktifan siswa. Dan juga diperoleh r hitung sebesar 5,019 > r table sebesar 0,413 pada taraf signifikan 5% sehingga Ho ditolak dan Ha diterima sehingga ada peningkatan keaktifan siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KINESTETIK DIDALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VIII MTS TAJHIZ DINIYAH MESKOM Zainuddin Ridwan, Ahmad; Muis, Muhammad Aufa
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana impelemetasi model pembelajaran kinestetik pada mata pelajaran fiqih kelas VIII MTs Tajhiz Diniyah Meskom Bengkalis 2) Untuk mengetahui Apakah model pembelajaran kinenstetik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Tajhiz Diniyah Meskom Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan model pembelajaran kinestetik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dari hasil rekapitulasi test menyebutkan nilai sig (0,000) < 0,05 yang menujukan terjadinya peningkatan motivasi belajar sisiwa ketika menjelaskan pembelajaran fiqih dengan model pembelajaran kinestetik.
PAI Learning Model Based on Games Based Learning as an Interesting Learning Media for Students Muis, Muhammad Aufa; Mardiana, Mardiana; Putri, Nurusyakira; Basir, Abdul; Barokah, Fitri
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v2i1.2857

Abstract

This research aims to describe and explore the PAI Learning Model Based on Games Based Learning as an interesting learning media for students. This learning design is expected to increase teachers understanding of interesting learning concepts, mastery of moral values and active involvement of students in applying religious teachings and enjoyable learning in everyday life. Educational games based learning media is used as the main framework in designing and implementing learning that is specifically designed with the aim of educating and teaching certain concepts. This type of learning media utilizes games elements to create an interactive learning experience. Qualitative research methods are used to collect data through interview observation and documentation analysis using library research methods in processing the data and information needed. The conclusions of this research provide a clear understanding an providing for further development in increasing creativity in the learning process.
Building a Golden Generation Through Learning Islamic Religious Education: Quantum Teaching Learning Model Muis, Muhammad Aufa; Mardiana, Mardiana; Syalini, Selly; Putri, Nurusyakira
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2506

Abstract

This article explores the Quantum Teaching approach as an effective learning model in teaching Islamic Religious Education (PAI) to build a golden generation. The aim is to examine the application of Quantum Teaching principles in the PAI teaching and learning process, including a conducive learning environment, meaningful learning experiences, and the cultivation of spiritual values. The method used is an in-depth literature study about Quantum Teaching and best practices in PAI learning. The findings show that Quantum Teaching provides a holistic framework for creating a fun, interactive and meaningful learning environment, thereby facilitating the optimal development of students' spiritual, emotional and intellectual intelligence. In conclusion, the application of Quantum Teaching in PAI learning has the potential to form a golden generation who is not only academically intelligent, but also has noble character and strong spiritual intelligence.
Peran Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Efektifitas Proses Pembelajaran Muhammad Aufa Muis; Mardiana Mardiana; Nurlidia Putri; Sucita Febriani; Isma Yuniarti
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7808

Abstract

Classroom management is one of the factors that significantly influences the quality and effectiveness of the learning process in schools. Effective classroom management can create a conducive learning environment and support students in better understanding the learning materials. The purpose of this study is to analyze the role of classroom management in improving the effectiveness of the learning process. Using a qualitative descriptive approach, this research explores various aspects of classroom management that can affect the teaching and learning atmosphere, such as classroom arrangement, time management, and interpersonal relationships between teachers and students. The results indicate that good classroom management can enhance students' attention, minimize disruptions during the learning process, and help students focus more on the material being taught. Therefore, effective classroom management plays a crucial role in improving learning effectiveness.
Integritas Kecerdasan (AI) dalam Pembelajaran PAI: Meningkatkan Pemahaman Konsep Tauhid di Era Society 5.0.: Penelitian Muhammad Aufa Muis; Mardiana; Sri Rahayu Ratna Ningsih; Alfin Nurofikoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1077

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran integritas kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan pemahaman konsep tauhid di era Society 5.0. Era Society 5.0 ditandai oleh kemajuan teknologi yang pesat, termasuk AI, yang memiliki potensi besar namun juga risiko dalam konteks pendidikan agama. Studi ini mengeksplorasi bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memperkuat pemahaman tauhid melalui media digital, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat keterbatasan AI dalam memahami aspek emosional dan spiritual yang mendalam dalam konsep tauhid. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi keterampilan 4C (critical thinking, communication, creativity, collaboration) bagi pendidik dalam memanfaatkan AI secara efektif dan bertanggung jawab, guna mencegah penyebaran informasi yang salah dan memastikan pemahaman tauhid yang komprehensif dan berimbang. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan relevan di era digital
Leadership of Madrasa Heads In The Management of Institutions Based On Accreditation Instruments 2024 Andiesgo, Johan; Falah, Retno Annisa Nurul; Muis, Muhammad Aufa
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i4.897

Abstract

This study examines the leadership of madrasa heads in managing institutions, drawing on the 2024 accreditation instruments, and highlights the crucial role of leadership in ensuring quality education. Effective leadership by madrasa heads is a key factor in creating a high-quality institution. Using a qualitative approach and field research, this study collects data through interviews, document reviews, and observations to explore the leadership practices of madrasa heads. Data analysis follows a qualitative framework, incorporating data triangulation, which involves stages of data reduction, presentation, and verification. The findings reveal that the leadership of madrasa heads has been effective in managing educational institutions by the 2024 accreditation standards. Key factors influencing this leadership include work quality, work effectiveness, and communication. This research highlights the importance of strong leadership in achieving accreditation goals and improving madrasa management.
Revolusi Industri 4.0: Mempersiapkan Generasi Unggul Melalui Inovasi Pendidikan Muis, Muhammad Aufa; Zulaiqah, Nur Alya; Sarmila, Sarmila; Amira, Nur; Handani, Rendy; Alfattah, M Rizki; Rahmadiani, Fani; Ramadhani, Dewi Puspa; Rendra, M Egy Khareza; Agustina, Fitri; Julita, Tria; Washilah, Washilah; Ridho, M; Hidayat, Rahmat; Salsabila, Marissa; Rahmawati, Siti Intan; Yanti, Siti Nurariza
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6365

Abstract

Revolusi Industri 4.0 menuntut adaptasi kuat dalam segala sektor, diantarannya pendidikan. Hal ini dicirikan oleh otomatisasi, digitalisasi, dan jaringan yang masif, menciptakan disrupsi besar dalam berbagai aspek. Artikel ini membahas tentang pentingnya mempersiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan diera digititalisasi melalui inovasi pendidikan. penelitian ini menekankan perlunya kolaborasi antara instruktif mendidik dan industri untuk membuat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa depan dan menciptkan generasi yang berkompeten. Kajian ini menggunakan jenis kualitatif studi pustaka (Literature Riview) yaitu proses kajian yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber-sumber kepustakaan. Adapun hasil temuan dari artikel ini yaitu, Revolusi Industri 4.0 bukan sekedar melampaui aspek teknologi semata namun juga menuntut perubahan mendasar bagi segala ranah kehidupan termasuk pendidikan, Revolusi Industri 4.0 menghadirkan peluang besar bagi peningkatan sumber daya manusia namun juga memiliki tantangan, perlunya transformasi pembelajaran untuk menyesuaikan materi pendidikan dengan teknologi industri 4.0 guna menciptakan generasi masa depan yang unggul.
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Perspektif Agama Islam Muis, Muhammad Aufa; Maisarah, Alya; Ramadhani, Cahya; Syahwira, Erwin; Rahmadiani, Fani; Salsabila, Marisa; Rendra, Muhammad Egi Khareza; Alfattah, Muhammad Riski; Zulaiqah, Nur Alya; Wahida, Nurul; Hidayat, Rahmat; Handani, Rendi; Kinanti, Runi Lara; Maharani, Siti; Rahmawati, Siti Intan; Mulyani, Sri; Washilah, Washilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pendidikan karakter adalah langkah strategis dalam membangun karakter generasi yang berkualitas, beretika, dan bermoral. Pandangan Islam menekankan bahwa pendidikan karakter tidak hanya ditujukan untuk membentuk manusia yang beretika di dunia, tetapi juga sebagai persiapan untuk kehidupan setelah mati. Prinsip-prinsip Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan cinta kasih menjadi dasar penting dalam pengembangan karakter seseorang. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan pendidikan karakter berbasis Islam dalam konteks pendidikan formal, informal, maupun nonformal. Pendekatan yang diterapkan mencakup penyatuan nilai-nilai keislaman dalam kurikulum, aktivitas sehari-hari, serta pembiasaan tindakan positif melalui contoh (uswatun hasanah) dari para pendidik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan pendidikan karakter berlandaskan Islam dapat menciptakan siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak terpuji. Penemuan ini menegaskan betapa pentingnya kolaborasi antara pendidikan agama dan pendidikan karakter sebagai dasar untuk membentuk generasi penerus yang berkualitas dan berakhlak Islami.
TUGAS DAN KEWAJIBAN PENDIDIK TERHADAP PESERTA DIDIK PERSPEKTIF MUHAMMAD AL-GHAZALI Muhammad Aufa Muis; Novia Ulfa; Widia Kurniasih; Ilma Safitri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2379

Abstract

Abstrak: Guru merupakan figure yang berperan besar dalam membentuk generasi penerus bangsa yang mana secara tidak langsung tindak tanduk nya di perhatikan dan di ikuti oleh murid nya. Guru juga merupakan unsur terpenting di dalam sebuah pendidikan karna peran dan fungsi nya sangat dibutuhkan oleh semua orang agar tercapainya tujuan pendidikan itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan). Dalam penelitian yang ditulis ini, objek yang di kaji adalah Kitab Ihya Ulumuddin Karya Muhammad Al-Ghazali. Tugas dan Kewajiban Pendidik menurut Muhammad Al-Ghazali ada delapan yaitu 1) Pendidik hendak nya mempunyai rasa belas dan kasihan kepada murid-murid nya dan memperlakukan mereka sebagai anak sendiri, 2) Pendidik haruslah mengikuti jejak Rasulullah SAW, 3) Pendidik harus memberikan nasihat kepada murid nya, 4) Pendidik harus lembut dalam mengajar dan mencegah siswanya dari berbuat keji dengan akhlak yang lembut, 5) Pendidik tidak di perbolehkan merendahkan mata pelajaran lain yang tidak ia kuasai di depan murid nya, 6) Mempersingkat pelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman murid, 7) Memberi pelajaran yang jelas sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, 8) Mengamalkan ilmu yang ia kuasai sepanjang hidupnya serta sesuai nya antara perkataan dan perbuatan. Tugas dan Kewajiban Pendidik menurut Muhammad Al-Ghazali ini sangat relevan untuk di terapkan dalam pendidikan di Indonesia saat ini. Kata Kunci: Pendidik, Peserta Didik, Tugas, Kewajiban, Relevan. Abstact: Teachers are figures who play a big role in shaping the nation's next generation, whose actions are indirectly noticed and followed by their students. Teachers are also the most important element in education because their roles and functions are really needed by everyone in order to achieve the goals of education itself. This research uses the library research method (library research). In this written research, the object studied is the Book of Ihya Ulumuddin by Muhammad Al-Ghazali. There are eight duties and responsibilities of educators according to Muhammad Al-Ghazali, namely 1) Educators should have compassion and pity for their students and treat them as their own children, 2) Educators must follow in the footsteps of the Prophet Muhammad, 3) Educators must give advice to students, 4) Educators must be gentle in teaching and prevent students from committing cruel acts with gentle morals, 5) Educators are not allowed to degrade other subjects that they do not master in front of their students, 6) Shorten lessons according to the students' level of understanding, 7) Giving clear lessons according to the student's level of understanding, 8) Practicing the knowledge he has mastered throughout his life and ensuring appropriateness between words and deeds. According to Muhammad Al-Ghazali, the Duties and Obligations of Educators are very relevant to be applied in education in Indonesia today. Keywords: Educators, Students, Duties, Obligations, Relevant.