Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR BERPIKIR GEOMETRI BERDASARKAN TEORI VAN HIELE DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF VISUALIZER Y. Tarlina; Supratman; S.T. Madawistama
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.3782

Abstract

Struktur berpikir geometri peserta didik adalah tahapan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep-konsep geometri. Salah satu teori yang menjelaskan struktur berpikir geometri peserta didik adalah teori Van Hiele. Teori ini dicetuskan oleh Pierre van Hiele dan Dina van Hiele-Geldof pada tahun 1957. Teori ini mengklasifikasikan struktur berpikir geometri peserta didik ke dalam lima tahapan yaitu: 1) Tahap Pengenalan/Visualisasi, 2) Tahap Analisis, 3) Tahap Abstraksi/deduksi informal (Pengurutan), 4) Tahap Deduksi, dan 5) Tahap Keakuratan/Rigor. Teori ini menyoroti pentingnya struktur berpikir geometri yang mendalam dan berjenjang. Pada hasil pra penelitian yang dilakukan terhadap peserta didik di kelas VIII SMP Islam Trijaya Karangnunggal tahun ajaran 2022-2023, dengan materi bangun ruang sisi datar diketahui bahwa masih terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam proses penyelesaiannya, hal ini dikarenakan permasalahan geometri yang disajikan hanya dengan penyelesaian tunggal sehingga peserta didik tidak bisa mengembangkan pola pikir matematikanya. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan soal open ended yang dirancang sesuai indikator geometri Van Hiele dengan tujuan untuk menganalisis struktur berpikir geometri berdasarkan teori Van Hiele peserta didik dalam menyelesaikan soal open ended ditinjau dari gaya kognitif visualizer. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif, yaitu peserta didik diberikan kesempatan secara bergantian untuk menyelesaikan masalah sampai ditemukannya subjek penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dimulai dari pemberian angket, soal open ended geometri Van Hiele yang telah divalidasi dan dinyatakan layak untuk digunakan, dan melaksanakan wawancara. Peserta didik kelas IX SMP Islam Trijaya Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya merupakan subjek penelitian yang dipilih menggunakan eksplorasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa S1 dengan gaya kognitif visualizer mencapai tahap ke 3 yaitu tahap abstraksi/deduksi informal dalam menyelesaikan soal open ended geometri Van Hiele S1 menyelesaikan soal tersebut dengan strategi dia sendiri, tetapi S1 tidak bisa mencapai tahap ke 4 dan ke 5 dalam tahapan geometri Van Hiele.
Pemanfaatan Kearifan Lokal untuk Pengembangan Penelitian Mahasiswa Supratman; Mulyani, Dita Tri; Juanda, Juanda; Satriawansyah, Tri; Lugi, Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.175

Abstract

Kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai sumber kontekstual dalam pengembangan penelitian mahasiswa, namun pemanfaatannya masih belum optimal di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kearifan lokal sebagai dasar pengembangan penelitian ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kuliah tamu interaktif yang mencakup pemaparan materi, diskusi, dan refleksi kritis terhadap potensi kearifan lokal di wilayah Sumbawa, dengan analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan partisipasi dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kearifan lokal, kemampuan mengidentifikasi potensi lokal sebagai objek penelitian, serta munculnya gagasan penelitian yang relevan dengan konteks sosial dan budaya setempat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa kuliah tamu berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat literasi penelitian mahasiswa dan mendorong penelitian yang kontekstual dan berkelanjutan. Implikasi keilmuan dari kegiatan ini adalah penguatan paradigma penelitian berbasis lokalitas di perguruan tinggi, serta rekomendasi integrasi kearifan lokal secara sistematis dalam pembelajaran metodologi penelitian
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Lansia Penderita Hipertensi Anggun Melinda Sari; Supratman
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.394

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit non-infeksi yang masih menjadi tantangan kesehatan, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahun dan menjadi salah satu penyebab utama komplikasi kardiovaskular pada lansia. Perubahan fisiologis akibat penuaan serta gangguan tidur yang sering menyertai hipertensi dapat memperburuk kontrol tekanan darah dan menurunkan kualitas hidup. Aktivitas fisik berperan dalam meningkatkan kebugaran, memperlancar sirkulasi, menurunkan stres, dan mendukung kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi. Tujuan: Menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Surakarta. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 159 dari 264 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan rumus Slovin dan consecutive sampling. Aktivitas fisik diukur dengan Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) dan kualitas tidur dengan Sleep Quality Scale (SQS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Spearman’s Rho (r). Hasil: Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,001), sedangkan nilai korelasi Spearman’s Rho (r=0,525) menunjukkan hubungan positif. Kesimpulan: Aktivitas fisik yang lebih tinggi berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih baik pada lansia hipertensi sehingga perlu dioptimalkan dalam program pelayanan kesehatan lansia.
BALANCE SHEET ANALYSIS OF PINE RESIN RESOURCES IN SOUTH SULAWESI makkarennu, makkarennu; S, Nurul Ishneini; Supratman
Jurnal Belantara Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v9i1.1134

Abstract

Pine resin is a valuable non-timber forest product that serves as an important source of income for communities residing near forested areas. Despite ongoing extraction and utilization, limited information exists regarding the quantitative balance of this natural resource from initial reserves to final stocks. This study aims to clearly evaluate the physical and monetary balance of pine resin resources in a selected village in Gowa District South Sulawesi. Data were collected through interviews, field observations, and literature review. A purposive sampling method was employed to select 20 active pine resin tappers as respondents. The physical balance was determined by calculating the initial stock, annual additions, and the final stock, while the monetary balance was derived by converting final physical stock into monetary value. The results show that the final physical stock of pine resin reaches 23.584 kg per year with a corresponding monetary value of IDR 1,420,348,288. The findings clearly indicate that pine resin resources experience continuous annual depreciation when regeneration through pine tree planting is absent. These results emphasize the urgent need for sustainable pine resin management strategies to maintain resource availability and long-term community livelihoods. 
Refleksi Mahasisawa terhadap Proses Pembelajaran dan Pengelolaan di Kelas X: Tindak Lanjut Hasil Pembelajaran di SMKN 5 Mataram Supratman; Farianingsih; Handayani; Helniza; Maratul Iman; Azizah; Aisyah; Al Maidatul Aini; Bulansari
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reflection on the learning process and classroom management is an important aspect of the School-Based Field Practice (PLP) activities because it can provide a realistic picture of the quality of learning implementation in schools. The urgency of this study is based on the need for continuous evaluation of the learning process in Grade X of SMKN 5 Mataram to ensure the achievement of learning objectives and the effectiveness of classroom management. This study aims to describe students’ reflections on the implementation of learning, classroom management, and the follow-up of learning outcomes applied. The method used is descriptive qualitative research. The research subjects include subject teachers and Grade X students of SMKN 5 Mataram, while the research object focuses on the learning process and classroom management. The research instruments consist of observation sheets, students’ reflection notes, and documentation of learning tools. The research procedure was carried out through stages of learning observation, reflection implementation, analysis of learning outcomes, and determination of relevant follow-up actions. The results show that the learning process was implemented in a planned manner and classroom management was relatively conducive, although students’ active participation was not yet evenly distributed. Follow-up on learning outcomes was conducted through remedial activities, material reinforcement, and learning assistance. The conclusion of this study indicates that students’ reflections are able to provide constructive evaluation of the learning process. The implications of this study are expected to serve as a basis for improving learning strategies and classroom management at SMKN 5 Mataram.