Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SMPN 101 JAKARTA Hidayah; khiyarunnas, anas
Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir Vol 2 No 1 (2024): Januari -Juni 2024
Publisher : LP2M JAMIAT KHEIR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62026/j.v2i1.41

Abstract

Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter religius di SMPN 101 Jakarta sudah sangat baik. Guru Pendidikan Agama Islam menggunakan strategi dan metode keteladanan dan pembiasaan terhadap siswanya. Dengan memberikan keteladanan yang baik dari sikap maupun perbuatan serta membuat program-program keagaaman, diharap dapat membentuk karakter religius siswa. Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan karakter siswa di SMPN 101 Jakarta diantaranya adalah: memiliki pondasi keagamaan yang kuat, membaca Al-Qur’an dengan baik, moral yang bagus, tangung jawab dan dapat mengarahkan siswa kepada kebaikan dengan pendekatan yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam pembentukan karakter diantaranya adalah : Metode Keteladanan, Pembiasaan, Targhib dan Tarhib, dan Dialog dan Tanya Jawab. Keberhasilan pembentukan karakter di SMPN 101 Jakarta bisa dikatakan sudah baik. Kendati demikian, masih belum bisa dikatakan sempurna. faktor pendukung dalam membentuk karakter religius siswa di SMPN 101 Jakarta dipengaruhi oleh : standar isi kurikulum yang digunakan, kepemimpinan kepala sekolah, peran guru pai, komitmen seluruh warga sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu : Pengaruh media yang negatif, pengaruh teman sebaya, lingkungan yang kurang mendukung, dan kurangnya motivasi atau kesadaran diri sendiri. Kata kunci : Peran Guru Pendidikan Agama Islam, Pembentukkan Karakter Siswa.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Strategi Untuk Meningkatkan Technological Knowledge Guru Penjas Di Kota Jayapura M Marsuki; Zainal Widyanto; Migel Petrus Maniagasi; Hidayah; Ince Abdul Muhaemin; Andi Syaiful; Ilham
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.300

Abstract

Kegiatan ini bertajuk Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Strategi Untuk Meningkatkan Technological Knowledge Guru Pendidikan Jasmani Di Kota Jayapura. Dalam pelaksanaannya, memanfaatkan metode Participatory Rural Appraisal [PRA]. Metode PRA ini dibagi ke dalam 3 (tiga) tahapan yaitu; persiapan, pelaksanaan, dan refleksi dan diskusi. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa jika program seperti ini sangat dibutuhkan bagi seorang guru dan mahasiswa, karena kedepannya sistem pembelajaran sebagian besar menggunakan teknologi, para guru dapat menyimpan dapat membuat media pembelajaran atau bahan presentasi bahkan video pembelajaran atau pembuatan spanduk, desain sertifikat menggunakan Aplikasi Canva walaupun harus menggunakan jaringan Internet, pembuatan Presentasi pembelajaran dapat dibuat dengan cepat dan dapat diekspor dalam bentuk JPG, PDF, PPt, MP4, serta Aplikasi Canva merupakan Aplikasi gabungan dalam pembuatan Desain Spanduk, Sertifikat, Bahan Presentasi, Video Pembelajaran yang dapat mendukung Proses Pembelajaran. Sebagai rekomendasi,penting untuk dilakukan kegiatan serupa yang tidak hanya ditujukan kepada guru penjas, akan tetapi termasuk guru-guru pada bidang studi lainnya, pada kegiatan selanjutnya diharapkan menggunakan aplikasi offline untuk menghindari kemungkinan adanya kendala pada jaringan internet.
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM PENANAMAN 10.000 BIBIT POHON DI DESA KALONG LIUD Nirwana, Testa Pradia; Udiawati, Sherly Alfina; Maulana, Abdul Reza; Hasanah, Siti Zulfah; Hidayah; Gustiani, Dede Reni; Purba, Sean Fahlevi
SAHID MENGABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid Bogor Vol 4 No 02 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jurnalsahidmengabdijurnalpengabdianmasyarakat.v4i02.881

Abstract

The 10,000 tree planting program in Kalong Liud Village, Nanggung District, Bogor Regency, is a concrete step in integrating ecological aspects with the economic empowerment of rural communities. Reforestation activities maintain environmental balance while opening up sustainable social and economic opportunities. The types of trees planted include jackfruit, durian, soursop, guava, jengkol, mahogany, tabebuya, petai, and avocado, all of which have strategic value as food sources and local economic commodities. The results of the SWOT analysis confirmed that community support and soil fertility play a key role, while challenges arise from climate change and market price fluctuations. This program has also given rise to innovations in agricultural-based MSMEs, such as the production of dodol nangka, which increases product added value and creates new business opportunities. Thus, tree planting serves as a model for sustainable village development that integrates environmental conservation with community economic empowerment.
IMPLEMENTASI UNIVERSAL DESIGN FOR LEARNING (UDL) 2.0 DALAM PEMBELAJARAN DI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Chelsi Yuliana S; Hidayah; Ria Ristiani; Edward
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40078

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Universal Design for Learning (UDL) 2.0 in the learning process at the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD) of Cenderawasih University (UNCEN). The problem that underlies this research is the diversity of backgrounds of PGSD students, most of whom are not mature in learning activities in their home areas. This study uses a qualitative approach with semi-structured interview methods with six lecturers , a focus group discussion (FGD) with 50 students , and document analysis.The results show that lecturers have a good understanding of UDL 2.0 and implement it in the planning and execution of lectures. The implementation of UDL is seen in the provision of teaching materials in various formats (text, video, discussion) , the provision of diverse assignment options (essays, presentations, projects) , and the use of interactive learning methods to increase student motivation. The impact of this implementation is an increase in student engagement and understanding, as well as the creation of a more inclusive learning environment. However, the implementation of UDL still faces challenges such as time constraints, limited resources, and uneven training. The university, through the head of the study program, has initiated UDL training, but it has not been fully realized.
UNIT USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) SEBAGAI STRATEGI MEMBANGUN GENERASI ISLAMI YANG SEHAT DAN BEBAS STUNTING Mardiyani, Ridha; Hastuti, Lidia; Amelyadi; Kawuryan, Uji; Hidayah; Imran; Khair, Fathul
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.529

Abstract

Background: Adolescents present a highly strategic target group for early stunting interventions through schools and the School Health Unit (UKS), which can facilitate health education, provide service facilities, and reinforce Islamic character. However, many schools lack adequate UKS facilities, which must be addressed to optimize stunting prevention and improve adolescent health. Objective of the Intervention: The intervention aims to enhance knowledge, skills, and spiritual identity by using a UKS approach that integrates health education and UKS training with Islamic and Muhammadiyah values. Methods:The methods employed include a talk show “Islamic Adolescents Prevent Stunting” and UKS cadre training for students and teachers. Results:The intervention led to an average increase in knowledge of 39.4%, with the proportion of students demonstrating good knowledge rising from 47.4% to 86.8%, and students acquiring practical skills such as measuring body weight and height, providing first aid during accidents, and administering basic treatments. The integration of an Islamic dimension strengthened internal motivation and character development among students. Conclusion: The UKS effectively transforms knowledge into healthy lifestyle practices and holds significant potential for long-term stunting reduction.