Sri Musriniawati Hasan
Prodi D-III Keperawatan Luwuk, Poltekkes Kemenkes Palu, Luwuk, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN STRES DAN KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 Rahmat, Rahmat Kurniawan; Evie, Sova; Supriadi B., Supriadi B.; Nurmiaty, Nurmiaty; Khotimah, Siti Kusnul; Saripah, Eli; Isran; T. Iskandar Faisal, Iskandar; Nuswatul Khaira, Khaira; Hasan, Sri Musriniawati; Sukmawati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The increase in COVID-19 cases has put nurses under pressure. This condition can affect the stress and anxiety levels of nurses in treating patients. Stress can cause sleep disturbances, such as insomnia. Research objective: To determine the relationship between stress and anxiety and the incidence of insomnia among nurses during the COVID-19 pandemic at the South Tangerang City General Hospital. Research Method: A cross-sectional study was conducted to determine the relationship between independent and dependent variables. Data were collected using questionnaires. A total of 84 nurses at the South Tangerang City General Hospital were sampled using simple random sampling. Research Results: The characteristics of the respondents based on age showed that almost half of the respondents were aged 30-39 years old (38 people or 45.8%), most of the respondents were female (62 people or 73.8%), more than half of the respondents had a D3 nursing education (53 people or 63.1%), almost half of the respondents had been working for 3-5 years (38 people or 45.2%), more than half of the respondents experienced insomnia (62 people or 73.8%), more than half of the respondents had moderate stress levels (44 people or 52.4%), and almost half of the respondents had moderate anxiety levels (32 people or 38.1%). Statistical test results showed stress levels with a p-value of 0.000 and anxiety levels with a p-value of 0.029 (alpha <0.05). Conclusion: There is a relationship between stress and anxiety and the occurrence of insomnia among nurses during the COVID-19 pandemic at the South Tangerang City General Hospital.
Model Skrining Hipertensi Berbasis Kader Sebagai Inovasi Deteksi Dini Berkelanjutan di Masyarakat Rahmat Kurniawan; Sova Evie; Dafrosia Darmi Manggasa; Sri Musriniawati Hasan; Selvi Alfrida Mangundap; Wijianto Wijianto; Djadid Subchan; Nitro Galenso; T. Iskandar Faisal; Nuswatul Khaira; Alfian Helmi; Supirno Supirno
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yh86ge85

Abstract

Deteksi dini hipertensi sering terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi potensial untuk memperkuat upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi model skrining hipertensi berbasis kader sebagai inovasi deteksi dini yang berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Nalu, Kabupaten Tolitoli, pada Maret 2025 dengan pendekatan promotive dan preventif berbasis komunitas. Responden kegiatan adalah 30 kader kesehatan yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengukuran tekanan darah dan edukasi hipertensi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran pelaksanaan skrining, dan kemampuan edukasi kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada seluruh indikator evaluasi. Pada pre-test, sebagian besar kader memiliki pengetahuan rendah (67%) dan keterampilan pengukuran tekanan darah yang tidak sesuai standar (83%). Setelah intervensi, seluruh kader (100%) mencapai kategori tertinggi pada aspek pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran skrining di masyarakat, serta kemampuan memberikan edukasi kesehatan. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular.
PENGETAHUAN PERAWAT PADA PENERAPAN EARLY WARNING SYSTEM (EWS) DALAM PENILAIAN AWAL PERAWATAN KRITIS: Nurses’ Knowledge Of Early Warning Scores (Ews) In The Early Assessment Of Critical Care Sri Musriniawati Hasan; Hana Yulianti Muhammad; Eka Sulistiawati Riyanto; Ike Nurjana Tamrin
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.1743

Abstract

Early Warning Score (EWS) dikembangkan untuk pendeteksian dini pasien yang mengalami perburukan kondisi dengan menilai dan menganalisis tanda-tanda vital dalam parameter fisiologis sesuai hasil skoring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan perawat pada penerapan early warning score (EWS) dalam penilaian awal perawatan kritis di RSUD Luwuk Kabupaten Banggai. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakan analisis univariat berupa usia, tingkat pengetahuan, dan klasifikasi pendidikan dan analisis bivariat berupa tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan EWS. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner pada 170 responden. Hasil analisis ditemukan bahwa sebagian besar responden mencapai nilai 80 – 100 yang artinya memiliki pengetahuan baik sebanyak n = 104 (61,2%) dan terdapat n = 51 (30%) responden yang memiliki pengetahuan cukup dengan capaian nilai 61 – 79, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang dengan capaian nilai < 59 sebanyak n = 15 (8,8%). Hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penilaian Early Warning Score (EWS) dalam kegawatan pasien kritis
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Alfian Helmi Aminuddin Amsal Amsal Andi Bungawati Ansar Ansar Aswati Aswati Azwar Azwar Candriasih, Putu Christine Christine Dafrosia Darmi Manggasa Daniel Happy Putra Dedi Mahyudin Syam Dg Mangemba Dg. Mangemba Dg. Mangemba Dg.Mangemba Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Djadid Subchan Dwi Yogyo Suswinarto Eka S. Riyanto Eka Sulistiawati Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Ekawati Riyanto Erlina Erlina Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Gusman Hamsiah Hamsiah Hana Yulianti Muhammad Hana Yulianti Muhammad Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasdrini Hasdrini Hasni Hasni Hastuti Usman Ike Nurjana Tamrin Irawati Tampuyak Irawati Tampuyak Isran, Isran Kadar Ramadhan Khotimah, Siti Kusnul Linda Linda Lisnawati Lisnawati Mangemba, Dg Mangemba, Dg. Mardiani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Mooammar Safari Muhammad Yani Muhammad, Hanna Y Muliani Mulyanto, Atim Nasrul Nasrul Nasrul Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurarifah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Nurmiaty, Nurmiaty Nuswatul Khaira Nuswatul Khaira, Khaira Rahmat Kurniawan Rahmat, Rahmat Kurniawan Raoda Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rugayah Sahid Rugayah Said Rugayah Said Said, Rugayah Salman Salman Sandagang, Windy Syafitri Saripah, Eli Selvi Alfrida Mangundap Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Subchan, Djadid sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supirno Supriadi B., Supriadi B. T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal, Iskandar Wery Aslinda Wijianto Wijianto Wijianto Yasmin H Yuwono, Dian Kurniasari Zainul