Claim Missing Document
Check
Articles

Community-Based Approach to Hypertension Screening through Cholesterol, BMI, and Physical Activity Assessment Merdawati, Leni; Mailani, Fitri; Huriani, Emil; Malini, Hema; Lenggogeni, Devia Putri; Muthia, Rahmi; Afriyanti, Esi; Oktarina, Elvi; Rahman, Dally; Simandalahi, Tiurmaida; Krisdianto, Boby Febri; Muliantino, Mulyanti Roberto; Fatmadona, Rika; Gusty, Reni Prima
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.4.520-526.2025

Abstract

Hypertension remains a major public health concern worldwide, largely driven by unhealthy lifestyles such as poor diet, physical inactivity, and excess body weight. Early identification of modifiable risk factors, including cholesterol levels, body mass index (BMI), and physical activity, is crucial for preventing hypertension. This community-based screening activity was conducted on 7 August 2025, at SMA Negeri 9 Padang, targeting teachers, administrative staff, and food vendors. A total of 80 adults participated in the study using convenience sampling. The activity included health education followed by individual health screenings, which consisted of blood pressure measurement, BMI calculation, cholesterol testing using portable point-of-care devices, and physical activity assessment using structured questionnaires. The results showed that 45% of participants were classified as prehypertensive, 83.8% had high cholesterol levels, and 66.3% were overweight or obese. Most participants (72.5%) reported moderate physical activity levels, which fell short of the World Health Organization’s recommendations. These findings indicate a high risk of hypertension among adults in the school community, particularly related to elevated cholesterol, excess body weight, and insufficient physical activity. We identified hypertension risk factors and provided health education and individualized screening feedback to raise awareness of cardiovascular risks and emphasize the importance of regular screening.
Perilaku Pencegahan Penyakit Jantung Koroner Pada Kelompok Usia Produktif di RSUD dr Rasidin Padang Emil Huriani; Fitri Mailani; Wirdhatul Vier Marza; Amanda Rahma Yunita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50568

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia dan di Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia menunjukkan tingginya kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan faktor risiko utama PJK yaitu memakan makanan berlemak, merokok dan konsumsi makanan yang tidak sehat serta rendahnya kebiasaan aktivitas fisik dan konsumsi buah dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku kesehatan jantung dan menganalisis perbedaan perilaku kesehatan jantung berdasarkan karakteristik demografi pada individu berisiko menderita PJK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di RSUD Dr Rasidin Padang pada bulan Juli 2025 terhadap 140 orang sampel pengunjung yang bukan merupakan pasien dengan penyakit jantung atau keluarga yang mendampingi pasien yang berobat ke poliklinik. Instrumen penelitian menggunakan the Cardiac Health Behavior scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kesehatan jantung berada pada tingkat sedang (rerata=44,20). Terdapat perbedaan bermakna perilaku kesehatan jantung berdasarkan jenis kelamin yang terlihat pada perbedaan rerata skor total dan rerata subskala tanggung jawab kesehatan, manajemen stres dan penghentian merokok (p<0,005) dan terdapat perbedaan bermakna perilaku kesehatan jantung dan subskala diet sehat berdasarkan status pekerjaan (p<0,005). Diharapkan adanya edukasi tentang penerapan perilaku kesehatan untuk mendukung kesehatan jantung dan kebijakan pelatihan perawat edukator untuk pencegahan PJK di tempat bekerja.
Hambatan Kemampuan Individu Dalam Menjalankan Manajemen Diri Pasca Stroke: Studi Kualitatif Rhiana Eviranita Sariani; Reni Prima Gusty; Fitri Mailani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55540

Abstract

Stroke merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen diri berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi lanjutan. kini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan. Secara global, terdapat 93,8 juta penyintas stroke dan 11,9 juta kasus baru, dengan 87% di antaranya adalah stroke iskemik (CDC, 2024). Namun, tidak semua pasien pasca stroke mampu menjalankan manajemen diri secara optimal di rumah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hambatan kemampuan pasien pasca stroke dalam menjalankan manajemen diri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam semi-terstruktur pada enam pasien pasca stroke rawat jalan di Poli Saraf Rumah Sakit Universitas Andalas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu hambatan pemahaman manajemen diri, hambatan literasi kesehatan serta hambatan kemampuan fungsional Tubuh dalam melakukan aktifitas fisik. Ketiga hambatan ini memengaruhi kemampuan pasien dalam menjalankan pengobatan, rehabilitasi, modifikasi gaya hidup, dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi dan rehabilitasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien pasca stroke di rumah.
The Effect of Energy Conservation Management on Fatigue in Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis: A Quasi-Experimental Study Mailani, Fitri; Cahyati, Mia; Zulfiqar, Yevri; Huriani, Emil
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2026.21.1.15582

Abstract

Fatigue is the most common complaint among patients with chronic kidney disease (CKD) undergoing hemodialysis. Energy conservation management involves modifying daily activities to reduce energy expenditure and alleviate fatigue. This study examines the impact of energy conservation management on fatigue levels in patients undergoing hemodialysis. This quasi-experimental study involved 52 hemodialysis patients who were randomly assigned to either the intervention or control group. The study was conducted in a hemodialysis unit at a public hospital in West Sumatra, Indonesia, from July to September 2024. The intervention group received energy conservation management training over a six-week period, comprising 12 sessions. Fatigue levels were assessed using the Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Fatigue (FACIT-F) questionnaire. Data analysis was performed using paired and independent t-tests. The results showed a significant reduction in fatigue in the intervention group (p < 0.001). The mean (SD) fatigue score decreased from 28.92 (6.14) at baseline to 22.04 (4.41) after the 12 intervention sessions. Furthermore, a statistically significant difference in fatigue scores was observed between the intervention and control groups (p < 0.001). Effective energy conservation management reduces fatigue in hemodialysis patients. Nurses can teach this strategy to help patients manage fatigue in daily life
Women Cardiovascular Awareness And Physical Activity Promotion Muliantino, Mulyanti Roberto; Ananda, Yuanita; Afriyanti, Esi; Merdawati, Leni; Mailani, Fitri; Muthia, Rahmi; Rahayu, Siski
Warta Pengabdian Andalas Vol 33 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.33.1.10-18.2026

Abstract

Women's insufficient cardiovascular awareness remains a major obstacle in preventing cardiovascular disease (CVD) within this demographic. Addressing key contributing elements such as inactive lifestyles and insufficient physical activity among females is essential. The SEJIWA group, a women's fitness team in Padang, aims to foster healthy living, consistent physical training, and advancement in cardiac wellness. This program seeks to strengthen cardiovascular awareness and establish routine exercise culture among SEJIWA members. Various techniques were employed, encompassing educational sessions, promotional activities, health assessments, and practical training. The program ran from July through August 2025, with participation from 30 female SEJIWA members. Results revealed enhanced cardiac awareness score following education (50.04 versus 69.80), elevated physical activity measurements after weekly exercise routines (642.56 versus 940.38 MET). The majority exhibited unhealthy waist measurements, most participants were either obese or overweight, over half demonstrated elevated blood pressure readings and hypertension, most showed high cholesterol levels, while only a minority presented with elevated blood glucose. This program illustrated the efficacy of combined interventions including education, promotional strategies, screening, and consistent exercise in enhancing awareness and behavioral patterns. Nevertheless, the substantial CVD risk factors observed among participants highlight the critical need for sustained programs targeting CVD prevention in women.
Co-Authors Abdul Malik Abdullah, Khatijah Lim Agus Sri Banowo Ainal Jannata Purnama Aisya Rahmadhanty Amanda Rahma Yunita Andriani, Rika Fitri Aninda T. Puari Annisa Rahma Yuni Bakri, Sri Olta CAHYATI, MIA Chan, Chong Mei Cholina T. S Chong Mei Chan Chong Mei Chan Dafris, Wendo Dally Rahman Danny Hidayat Davris, Wendo Deivy Andhika Permata Dewi Murni Donny Eros Dwi Novrianda Eli Ratni Emil Huriani Esi Afriyanti Fachry Abda El Rahman Fadilah Lukvianti Fatin, Atikah Febriyana, Indah Ferry Efendi Fitri, Nera Fitri, Tiya Rama Fiziola Fiziola Fiziola Ginza Johanda Hema Malini Hema Malini, Hema Heni Pujiastuti Herien, Yelly Jauharry, Jauharry Khatijah Lim Abdullah Krisdianto, Boby Febri Lenggogeni, Devia Putri Leni Merdawati Mahathir Mahathir, Mahathir Maisa, Esthika Ariany Muliantino, Mulyanti Roberto Muthmainah Muthmainah Muthmainah Muthmainah Natasha Melani Ardian Neherta, Meri Nelwati Nelwati Nofrizon Nofrizon Nurikhsani, Nadiya Oktarina, Elvi Permata, Putri Indah Rahayu, Siski Rahmi Muthia Rahmi Muthia Rahmiwati Rahmiwati Rahmiwati Ramadhani, Faizah Ramadini, Indri Ranita, Nada Dwi Refnandes, Randy Reni Prima Gusty Rhiana Eviranita Sariani Rifdatunnisa, Aisyah Rika Fatmadona Rika Sarfika Rika Syafitri Risti Kurnia Dewi Safitri, Dea Anggun Saifudin, I Made Moh. Yanuar Salsabilla, Ghina Selvi Marcellia Setiawan Setiawan S Sovia Susianty Susmiati Susmiati Tiurmaida Simandalahi Vebby Fitri Nur&#039;arita Vebby Fitri Nur’arita Vebby Fitri Nur’arita Virtous Setyaka Wati, Afdalina Rahmida Wenny, Bunga Permata Wijaya, Nindy Eka Wirdhatul Vier Marza Yanti, Delvi Yevri Zulfiqar Yolanda Sukarma Yuanita Ananda Yuza Olsi Rahmi Zikri, Rahmi Zulfiqar, Yevri