Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lunggi Journal

EFEKTIVITAS MANAJEMEN KELAS DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN OLEH GURU DI KELAS III SDS TARBIYATUL ISLAM SAMBAS TAHUN PELAJARAN 2024-2025 Kana; Susilawati; Mauizatul Hasanah
Lunggi Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berawal dari ditemukannya fenomena tentang manajemen kelas yang diterapkan oleh guru namun untuk efektivitasnya belum maksimal. Tujuan penelitian ini mengungkap tentang: (1) kegiatan manajemen kelas dalam pelaksanaan pembelajaran oleh guru di kelas III SDS Tarbiyatul Islam Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025. (2) implementasi manajemen kelas dalam pelaksanaan pembelajaran oleh guru di kelas III SDS Tarbiyatul Islam Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025. (3) hambatan manajemen kelas dalam pelaksanaan pembelajaran oleh guru di kelas III SDS Tarbiyatul Islam Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teknik, serta member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) penataan ruang kelas dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan, pengaturan tempat duduk menggunakan formasi tradisional, ventilasi dan pencahayaan dinilai tidak baik, dimensi preventif dilakukan dengan menyusun aturan kelas serta dimensi kuratif dilakukan dengan memberikan teguran langsung dan hukuman kepada siswa. (2) keterlibatan dan kedisiplinan siswa menggunakan metode bervariasi dan menerapkan aturan kelas, pertisipasi aktif siswa dalam pembelajaran dilihat dari manajemen kelas yang baik, hubungan antara manajemen kelas dengan hasil pembelajaran siswa, melalui perubahan positif siswa, observasi langsung di kelas dilakukan dengan melihat suasana kelas, umpan balik yang didapatkan dari siswa ditanggapi dengan sikap terbuka dan melibatkan siswa dalam penyusunan aturan serta (3) Guru kesulitan dalam menjaga konsentrasi dan keterlibatan siswa, siswa kesulitan dalam mata pelajaran, lingkungan keluarga siswa memberikan pengaruh kepada proses belajar siswa, dan fasilitas yang tersedia di sekolah cukup mendukung. Kata Kunci: Efektivitas, Manajemen Kelas, Pelaksanaan Pembelajaran, Guru
MELATIH KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELAS VI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA NURUL HIKMAH SEKURA TAHUN PELAJARAN 2024-2025 Nuraini; Asyruni Multahada; Mauizatul Hasanah
Lunggi Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang melatih kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VI melalui kegiatan ekstrakurikuler TPQ di MIS Nurul Hikmah Sekura tahun pelajaran 2024-2025. Penelitian memiliki 2 tujuan yaitu: 1) Upaya guru dalam melatih kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VI melalui kegiatan ekstrakurikuler TPQ di MIS Nurul Hikmah Sekura tahun pelajaran 2024-2025. 2) Faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VI di MIS Nurul Hikmah Sekura tahun pelajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Upaya guru dalam melatih kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VI melalui kegiatan ekstrakurikuler TPQ yaitu: a) Pahami karakteristik anak, dengan mengetahui karakteristik siswa, guru juga dapat dengan mudah menentukan metode yang akan digunakan pada saat pembelajaran. Cara untuk mengetahui karakteristik pada siswa bisa dengan guru mengamati perlaku siswa. b) Ciptakan suasana pembelajaran yang inovatif, guru dapat menggunakan metode yang tepat seperti belajar sambil bermain c) Lejitkan potensi anak, dengan cara pemberian motivasi, pemberian pujian, pemberian dukungan kepada siswa d) Jadilah pendidik teladan, dengan memberikan contoh yang baik kepada siswa. 2) Faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VI yaitu: a) Aspek fisiologis, seperti sakit yang dapat menggangu pembelajaran b) Aspek psikologis, minat dan kecerdasan. c) Faktor lingkungan, seperti keluarga karna keluarga merupakan orang terdekat siswa. d) Faktor masyarakat, masyarakat menyediakan wadah untuk anak-anak belajar Al-Qur’an. e) Faktor guru, guru sebagai tenaga pengajar yang bertugas mengajari dan mendidik siswa di sekolah
DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN PERILAKU SOSIAL ANAK KELAS VI DI MIS TARBIYAH TEBAS TAHUN AJARAN 2024-2025 Misa Sari; Aslan; Mauizatul Hasanah
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang dampak prestasi akademik bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025, dan mengetahui dampak perilaku sosial bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga broken home berdampak pada penurunan minat belajar, kesulitan memahami materi, dan rendahnya prestasi akademik siswa akibat minimnya dukungan emosional serta keterlibatan orang tua. Namun, sebagian siswa tetap termotivasi berkat dorongan internal dan peran guru. Dalam aspek sosial, siswa cenderung mengalami perilaku menyimpang, kesulitan konsentrasi, rendah motivasi, sikap agresif, antisosial, hingga gangguan emosi dan moral. Meski demikian, dukungan sekolah dan lingkungan sosial berfungsi sebagai faktor pelindung yang signifikan.