Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Among Makarti

PERAN INTERNET MARKETING DALAM MENINGKATKAN INTENTION TO BUY (STUDI PADA BANGKAYU.ID) Irsal Fauzi
Among Makarti Vol 14, No 1 (2021): AMONG MAKARTI
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v14i1.204

Abstract

Internet marketing merupakan salah satu sarana penjualan yang paling efektif dan efisien, dan sedang mengalami trend kemajuan dalam penggunaannya. Banyak reseller atau dropshipper yang menggunakan internet marketing untuk menarik minat konsumennya untuk membeli. Begitu juga dengan bangkayu.id yang sudah lama menggunakan internet marketing di Instagram untuk meningkatkan penjualannya. Penelitian ini menggunakan kuesioner online yang dibagikan kepada 96 responden yang merupakan followers aktif akun @bangkayu.id. Hasil penelitian menggunakan Analisis Tabulasi Sederhana melalui pendekatan model AIDA untuk mengukur efektivitas periklanan @bangkayu.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Attention, produk @bangkayu.id mampu mengesankan dan efektif untuk menarik perhatian konsumen. Variabel interest menunjukkan bahwa “pesan” yang ingin ditampilkan pada produk @bangkayu.id efektif dalam menarik perhatian konsumen. Variabel Desire menunjukkan bahwa iklan di @bangkayu.id efektif dalam mempengaruhi persepsi konsumen dalam menggunakan produk. Variabel Action menunjukkan bahwa iklan di @bangkayu.id efektif dalam mempengaruhi konsumen untuk membeli produk @bangkayu.id.
DILEMA PENGGUNA PAYLATER : ANALISIS PERSEPSI KEMUDAHAN, RISIKO, DAN MANFAAT DENGAN KEBUTUHAN INDIVIDU SEBAGAI MODERASI Kartikasari, Hayu; Fauzi, Irsal
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.850

Abstract

Abstract : This research aims to analyze the effect of perceived ease of use, perceived risk, and perceived benefits on decisions to use the PayLater feature, as well as the role of the level of individual needs as a moderator by applying the Technology Acceptance Model (TAM) theory as the basis of research. The sampling technique used was purposive sampling with predetermined respondent criteria. This research uses descriptive quantitative research methods, the data is collected using a questionnaire distributed to respondents via Google Form. The sample used in this study was 100 respondents from the Digital Business S1 study program at Ngudi Waluyo University. The analysis method used is Partial Least Square (PLS) with the help of the SmartPLS version 3.00 program and analyzed using the outer model and inner model. The results showed that perceived ease of use, perceived risk, and perceived benefits have a significant influence on the decision to use the PayLater feature. The level of individual needs also has a significant effect on the decision to use the PayLater feature.  However, the level of individual needs does not strengthen the direction of the relationship between perceived convenience, perceived risk, and perceived benefits on the decision to use the PayLater feature. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater, serta peran tingkat kebutuhan individu sebagai moderator dengan menerapkan teori Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria-kriteria responden yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden melalui Google Form. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden mahasiswa program studi S1 Bisnis Digital Universitas Ngudi Waluyo. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program SmartPLS versi 3.00 dan dianalisis menggunakan outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater. Tingkat kebutuhan individu juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater.  Namun, tingkat kebutuhan individu tidak memperkuat arah hubungan antara persepsi kemudahan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater.
MARKETING 5.0 : PERAN KEY OPINION LEADER DAN TRUSTWORTHINESS TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT SCARLETT WHITENING Khumaeroh, Luk Lu'ul; Fauzi, Irsal
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.851

Abstract

Abstrac : This research aims to analyze the influence of Key Opinion Leader (KOL) and Trustworthiness on Customer Engagement in Scarlett Whitening products, with Purchase Intention as a mediating variable. This research uses quantitative methods with an explanatory research approach to explain the causal relationship between the variables studied. Data collection was carried out through a survey of 96 respondents who were users of Scarlett Whitening products in Ungaran, Semarang Regency, using a purposive sampling technique. The data analysis technique uses Partial Least Square (PLS). The research results show that Key Opinion Leaders do not have a significant influence on Customer Engagement or Purchase Intention directly. However, a significant influence was found through the mediation of Purchase Intention. On the other hand, Trustworthiness has a significant direct influence on both Customer Engagement and Purchase Intention. Apart from that, Trustworthiness also has an indirect influence on Customer Engagement through Purchase Intention. This research highlights the importance of consumer trust as a key factor in increasing customer engagement and driving purchase intent. Scarlett Whitening is advised to strengthen the Trustworthiness element and evaluate strategies for selecting and using KOLs to make them more relevant to the target market.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Key Opinion Leader (KOL) dan Trustworthiness terhadap Customer Engagement pada produk Scarlett Whitening, dengan Purchase Intention sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui survei terhadap 96 responden yang merupakan pengguna produk Scarlett Whitening di Ungaran, Kabupaten Semarang, dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Key Opinion Leader tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention secara langsung. Namun, pengaruh signifikan ditemukan melalui mediasi Purchase Intention. Sebaliknya, Trustworthiness memiliki pengaruh langsung signifikan baik terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention. Selain itu, Trustworthiness juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Customer Engagement melalui Purchase Intention. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepercayaan konsumen sebagai faktor kunci dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan dan mendorong niat beli. Scarlett Whitening disarankan untuk memperkuat elemen Trustworthiness serta mengevaluasi strategi pemilihan dan penggunaan KOL agar lebih relevan dengan target pasar.