p-Index From 2021 - 2026
5.792
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penafsiran Hakim Terhadap Persyaratan Usia Calon Presiden Dan Wakil Presiden Pemilu 2024: (Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/Puu-Xxi/2023) Ismaidar; Bambang Fitrianto; Zulfa Almira; Ahmad Irham Tajhi; Susanto; Zefri Ansari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran hukum oleh Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 mengenai ketentuan usia minimal calon presiden dan wakil presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Permohonan perkara tersebut berfokus pada frasa “berusia paling rendah 40 tahun” dalam Pasal 169 huruf q Undang - Undang Pemilu yang dinilai diskriminatif dan membatasi hak konstitusional warga negara berusia di bawah 40 tahun yang memiliki pengalaman sebagai kepala daerah. Analisis ini menggunakan pendekatan normatif melalui telaah terhadap putusan MK serta kajian literatur terkait teori penafsiran hukum, hak konstitusional warga negara, dan prinsip non-diskriminasi dalam hukum pemilu. Hasil penelitian menemukan bahwa hakim MK melakukan penafsiran bersyarat dengan memperluas makna syarat usia yang dimaksud, sehingga membuka peluang bagi calon presiden/wakil presiden yang belum berusia 40 tahun tetapi memiliki pengalaman sebagai kepala daerah. Penafsiran ini dinilai berdampak pada dinamika perkembangan demokrasi dan konstitusionalisme di Indonesia, karena memberi ruang kepada representasi generasi muda dalam kontestasi politik nasional.
PENGARUH PROMOSI MEDIA SOSIAL DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MELALUI HARGA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS: TIGALIMA COFFEE & KITCHEN) Fita Noviyanti; Dilawatil Hikmah; Meikol Benned; Susanto
Jurnal Manajemen Almatama Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Jurnal Manajemen Almatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58413/jma.v4i2.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Promosi Media Sosial dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga sebagai variabel intervening (Studi Kasus: TigaLima Coffee & Kitchen). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi Media Sosial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (path coefficient = 0.417, p-value = 0.019) dan Harga (0.519, p-value = 0.009). Kualitas Produk juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (0.439, p-value = 0.023), namun tidak berpengaruh terhadap Harga (0.248, p-value = 0.272). Variabel Harga sendiri berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (0.365, p-value = 0.017). Sementara itu, pengaruh tidak langsung Promosi Media Sosial terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga bernilai 0.189 (p-value = 0.096), dan pengaruh tidak langsung Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga bernilai 0.090 (p-value = 0.327), yang berarti keduanya tidak signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa pengaruh langsung lebih dominan dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui variabel harga.
Distorsi Kebijakan Fiskal Terhadap Iklim Usaha: Kritik Hukum Bisnis Atas Dominasi Pajak di Tengah Lemahnya Dukungan Terhadap UMKM Indriani, Iin; susanto; Iqbal, Muhamad
Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum & Keadilan
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/SKD.v12i2.y2025.55453

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji distorsi kebijakan fiskal Indonesia yang semakin bergeser ke arah dominasi penerimaan pajak, namun tidak diimbangi oleh penguatan dukungan yang memadai bagi UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional. Dalam perspektif hukum bisnis, kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan struktural antara beban kepatuhan pajak dan fasilitas pengembangan usaha, sehingga berdampak pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi riil, melemahnya struktur daya saing, serta meningkatnya risiko stagnasi usaha kecil. Kajian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan gejala over-tax orientation yang tidak sejalan dengan prinsip ease of doing business dan kepastian hukum dalam dunia usaha. Dominasi pajak dalam struktur fiskal tanpa penguatan perlindungan, pembiayaan, dan insentif bagi UMKM menyebabkan distorsi iklim usaha secara makro. Hasil jurnal ini menyimpulkan bahwa pembenahan kerangka hukum fiskal harus dilakukan dengan menyeimbangkan regulasi perpajakan dan fasilitas penguatan UMKM melalui rekonstruksi kebijakan, harmonisasi regulasi, serta reposisi pajak sebagai instrumen pembangunan, bukan sekadar alat penerimaan.
Young Learners’ Early Linguistic Stage: Phonological Processes in Islamic Kindergarten Kirana, Khalida; Susanto
Register Journal Vol. 18 No. 2 (2025): REGISTER JOURNAL
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/register.v18i2.369-390

Abstract

This study aims to identify the factors influencing pronunciation ability and to analyze the types of phonological processes performed by young learners of English. Employing a qualitative case study design, this research involved three students aged 4 to 5 years from Khalifah Kindergarten, an Islamic early childhood education institution in Tulungagung, where English instruction is integrated with Islamic values in the curriculum. Data collection methods included classroom observations, interviews, and audio recordings. Data analysis was conducted following Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal that several factors influence young learners’ ability to pronounce English vocabulary, including early exposure to the language, parental support, the use of learning media, flexible timing, motivation, and the school environment. The analysis identified various phonological processes performed by the subjects, such as decentralization, centralization, epenthesis, palatal fronting, cluster simplification, liquidization, vowel alteration and consonants addition. Notably, decentralization and centralization emerged as the most frequently used processes, indicating that vowel sound modification is a prevalent strategy among children as they adjust their articulation skills. The theoretical implications of these findings align with Khan and Lewis’ phonological processes theory and reinforce the language acquisition theory of Piaget, Vygotsky, and Krashen, demonstrating that children's phonological development is influenced by cognitive maturity and social interaction. Empirically, this research contributes to the advancement of effective learning methods and enriches the understanding of foreign language acquisition in early childhood.
Analisis Kesulitan Belajar Nahwu Pada Mahasiswa : Studi Literatur Susanto; Muhammad Samin, Saproni
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 16 No 2 (2025): Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 16 No 2 Oktober 2025
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/perspektif.2025.vol16(2).24908

Abstract

This study aimed to analyze difficulties in learning nahwu among students through a literature study. The research method used a qualitative approach with library research that examined various scientific sources related to difficulties in learning nahwu, from journal articles, theses, and other academic literature. Data were analyzed through data reduction, thematic data presentation, and conclusion drawing with source triangulation. The research results showed that difficulties in learning nahwu among students were caused by five main factors: (1) lack of comprehensive understanding of nahwu concepts, (2) difficulties in memorizing and understanding sentence structures, (3) lack of practice in using Arabic language, (4) lack of motivation and interest in learning nahwu, and (5) lack of using self-directed learning approaches. The solutions offered included improving understanding of nahwu concepts through effective teaching, enhancing the ability to memorize sentence structures through intensive practice, increasing Arabic language practice through interactive activities, improving motivation through engaging teaching methods, and enhancing student self-directed learning. The conclusion of this research can contribute to the development of more effective and applicable nahwu learning strategies for students.
Reformulating Organ Transplantation Policies Through Comparative Perspectives on Human Trafficking Laws in Indonesia and The Philippines Iqbal, Muhamad; Indriani, Iin; Susanto; Nunna, Bhanu Prakash
ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Vol. 19 No. 2 (2025): ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/adliya.v19i2.44603

Abstract

With the help of new technologies, the healthcare industry has made significant progress in addressing various diseases, including organ transplantation as a medical innovation to overcome organ failure. However, Indonesia continues to face an imbalance between organ demand and available donors, resulting in illicit practices and potential human organ trafficking. Using a normative juridical and comparative approach, this study analyses the legal frameworks in Indonesia and the Philippines regarding the prevention and punishment of organ trafficking. The findings show that Indonesia’s legal system lacks a coherent structure to regulate organ transplantation, leaving loopholes that allow exploitation under kinship-based donations, while the Philippines enforces a more detailed regulatory and institutional mechanism. Consequently, this study concludes that a reformulation of Indonesia’s criminal policy on organ transplantation is essential to integrate human trafficking perspectives, strengthen enforcement mechanisms, and align national regulations with international bioethical and legal standards.
Understanding Women's Labor Complexity in East Java: A Multidimensional Study Misnanto, Misnanto; Restri Ayu Prabandari; Susanto
Business and Entrepreneurial Review Vol. 26 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ber.v26i1.24641

Abstract

Amid promises of meritocracy and rapid economic growth in East Java Province, harsh realities still affect female graduates. The majority of employed women (68.94%) work in the informal sector, and rural female workers (36.70%) often serve as unpaid family workers. Even in urban areas, most women (38.40%) remain concentrated in low-wage jobs. This study explores work readiness and systemic barriers using a mixed-method explanatory sequential approach. The quantitative phase analyzed data from 27 universities in East Java with 143 respondents using PLS-SEM via SmartPLS software, mapping relationships between individual capacity, institutional support, curriculum relevance, gender barriers, and labor market expectations. Results indicate that individual capacity and labor market expectations significantly affect work readiness, with curriculum relevance acting as a critical mediator. The qualitative phase involved in-depth interviews with 20 female graduates from East Java universities, revealing invisible pressures—social expectations, domestic burdens, and gender stereotypes—that hinder employment and career advancement. By integrating four main theoretical frameworks: Human Capital, Mismatch, Gendered Labor Market, and Ecological Systems, the study demonstrates that work readiness is not merely a skill issue but a product of a complex social, educational, and cultural ecosystem. The study provides cross-sector policy recommendations, including curriculum reform, revitalized career centers, gender-responsive training, and supportive government incentives to promote equitable employment for young women.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN METODE MODELLING THE WAY BERBANTUAN MULTIMEDIA: Speaking Skill Improvement by Using Multimedia-assisted Modelling The Way Method at Vihara Metta Jaya School Taridi; Susanto; Sudarman
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.vi.930

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan menerapkan Metode Modelling The Way berbantuan multimedia efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Penelitian yang dilakukan termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif pendekatan pre-experimental designs. Penelitian ini dilakukan di Wihara Metta Jaya, Desa Malang Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Minggu Buddha dengan jumlah siswa 12. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil analisis dengan menggunakan Paired Samples T-test menunjukkan nilai Sig = 0,03 = 3% < 5%. Artinya, pembelajaran dengan menerapkan metode Modelling The Way berbantuan multimedia efektif meningkatkan kemampuan berbicara. Peningkatan kemampuan berbicara juga dapat dilihat dari hasil observasi. Hasil observasi pertama sebesar 40%, kedua dan ketiga sebesar 83 %, keempat 80%, kelima 79%, dan keenam 94%. Artinya, meskipun hasil observasi cukup bervariatif, ini masuk dalam kategori baik.   This research aims to determine whether the implementation of Multimedia-assisted Modelling The Way Method in learning is effective to improve speaking skill. The research is classified as quantitative research using pre-experimental designs approach. This research is conducted at the Metta Jaya Temple, Malang Village, Tanjung Sari Sub-district, South Lampung. The samples of this research are 12 students of Buddhist Sunday School. Based on the research, the analysis result using paired samples T-test shows the value of Sig = 0.03 = 3% < 5%. This means that learning by applying the Multimedia-assisted Modelling The Way Method effectively improves speaking skill. The improvement of speaking skill can also be seen from the observation results, starting from the first observation which is 40%, the second and the third ones which is 83%, the fourth one which is 80%, the fifth one which is 79%, and the sixth one which is 94%. It means that even though the observation results are various, they are categorized in good category.  
Development of LSLC-Based Collaborative Learning Model Learning Tools And Their Effects on Critical Thinking Skills Evi Takrimatul Ailiyyah; Pambudi, Didik Sugeng; Fatekurohman, Mohamad; Kurniati, Dian; Susanto
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 6 No. 2 (2024): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v6i2.1014

Abstract

The purpose of this study is to develop collaborative learning-based learning resources and their impact on students' capacity for critical thought. This study used a combination of methods, namely development research (R&D) with Thiagarajan 4D model and experimental research. Data was collected through observations, questionnaires, tests, and interviews. The validity coefficients for the Teaching Module, worksheet, and test were 3.80, 3.80, and 3.70, respectively. Observations showed that 96% of the learning tools met practical criteria. The tools were effective, with 93% of student activities rated very good, 96% of students giving positive responses, and 85% achieving learning completion. A t-test (sig = 0.007) confirmed the collaborative learning tool based on LSLC significantly enhanced students' critical thinking skills.
Pendekatan Humanistik dan Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Peserta Didik Baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Tri Mei Lisnawati; Susanto; Ahmad Zain Sarnoto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4243

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan humanistik yang dipadukan dengan pemanfaatan media sosial berperan signifikan dalam meningkatkan jumlah peserta didik baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, pendekatan humanistik yang diterapkan memberikan keleluasaan dalam proses belajar, menempatkan kebutuhan emosional peserta didik sebagai prioritas, serta membangun hubungan intrapersonal yang erat antara guru dan siswa. Pendekatan ini diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang telah dijalankan secara konsisten oleh SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Kedua, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, website, dan WhatsApp digunakan sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi terkait profil dan keunggulan sekolah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tersebut. Selain itu, publikasi juga diperluas melalui platform eksternal seperti PWMU.co yang memiliki jangkauan lebih luas, khususnya di kalangan warga Muhammadiyah Jawa Timur. Konten yang disajikan tidak hanya bersifat promosi formal, tetapi juga menampilkan aktivitas peserta didik, pesan-pesan motivasi Islami, serta berbagai prestasi sekolah, dengan melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembuatan konten. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang terbuka, adaptif, dan modern dalam menghadapi perkembangan dunia digital.Sinergi antara pendekatan humanistik sebagai fondasi internal dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana eksternal terbukti efektif dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sekolah, yang berdampak pada peningkatan jumlah peserta didik baru. Pendekatan humanistik berfungsi membangun keunggulan dan karakter sekolah dari dalam, sementara media sosial menjadi media strategis untuk menyebarluaskan keunggulan tersebut kepada masyarakat luas. Secara teoritis, penelitian ini didukung oleh pemikiran Abraham Maslow dan Carl Rogers. Teori Maslow menjelaskan bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tersusun secara hierarkis, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Sementara itu, Carl Rogers menekankan pentingnya penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard) sebagai landasan dalam pengembangan potensi individu tanpa tekanan atau mekanisme pertahanan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi praktisi pendidikan dan peneliti dalam meningkatkan kualitas manajemen penerimaan peserta didik baru secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Co-Authors A'izzatul Khumairoh Abi Suwito Adi Ahmad Irham Tajhi Ahmad Zain Sarnoto Aini, Widya Amanda Diamontina Amin Hou Anas Arfandi Anggita Hani Nurhanis Anjani Putri Afrianti Aprih Santoso Bambang Fitrianto Benny Lim Cici Handayani, Cici Daniaty, Hestining Deri Herdawan Dewi Wulandari Dewi, Ester Yunita dewi, Fitri sari Dian Kurniati Didik Sugeng Pambudi Diina Maulina Dilawatil Hikmah Eddy Evi Takrimatul Ailiyyah Fajri, Chotamul Fatimatussolihat, Siti Fauzi, Amiratul Muhsinah Felix Leonardi Firmansyah, Frenza Fairuz Fita Noviyanti Fridayani Hasbullah, Firman Heru Kurnianto Tjahjono Ifka N Hibatullah IKA PUSPA SATRIANNY Indriani, Iin Irman Ramdhan Fauzi Ismaidar I, Ismaidar Jasiah KEMAL BIMA NUGRAHA, ACHMAD Khaeroman Kirana, Khalida Lioni Anka Monalisa, Lioni Anka Meikol Benned miskanik Misnanto Misnanto, Misnanto Mohamad Fatekurohman Monica Fortunata Mudji Prasetiyo Muhamad Iqbal Muhammad Ardi Muhammad Samin, Saproni Naib Naufal Farhan Hidayatullah Nawal Ika Susanti, Nawal Ika Nessa Riyadi Noviarianto, Noviarianto Numa, Alya Mahirotun Nunna, Bhanu Prakash Nurhidayati Pratito, Dwi Widi Ratih Amelia Restri Ayu Prabandari Saddam Hussen Sairin Sarian, Hazen Mellai Xyza Sekar Ayu Rahmayani Setiawan, Toto’ Bara Sri Aprianti Tarigan Sri Purwati Sudarman Sugeng Rianto SUGIYANTO Sukarna , Timotius SURYA NINGRUM, APSARI Suryawadana, Edy Taridi, Taridi Theng, Bestadrian Prawiro Tina Kunti Anggraeni Tri Mei Lisnawati Tri Ramadhani Tri Widyawati Tyofyan, Gigih Tegar Wahyu Ari Putranto Wardianto, Irwan Widyakto, Adhi Wijaya, Elyzabeth Wulan Sari, Wulan Yahmun Yuliana Yuliana Zefri Ansari Zulfa Almira Zulfitra