Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2013 DAN TAHUN 2023 Mahmudah, Fitri Tri; Sarwono; Utomowati, Rahning
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v3i1.1100

Abstract

The objectives of this study are (1) To analyze agricultural land conversion the Bayan District in 2013 and 2023. (2) To analyze food security the Bayan District in 2013 and 2022. (3) To analyzing the impact of agricultural land conversion on food security the Bayan District. This research employs a quantitative descriptive method with a spatial approach. Data collection methods involved observation, documentation, and image interpretation. Data analysis techniques used map overlay analysis, calculation of food availability ratio, and paried sample t-test statistical test. The results of this study show that: (1) The conversion of agricultural land (paddy field and moor) the Bayan District in the period 2013 - 2023 is 78.37 hectares (3.11%). (2) Food security the Bayan District in the period 2013 – 2022 averall shows a food surplus condition, this can be seen from the value of food availability ratio that exceeds 1 in each village/sub-district. However, there are 2 villages in 2022 that experience food deficit, these areas are Grantung Village and Pekutan Village. (3) The effect of agricultural land conversion on food security the Bayan District is known from the results of the paired sample t-test statistical test with a Sig value of 0.317, the value is greater than the alpha value of 0.05, therefore, H0 is accepted and H1 is rejected. So it can be concluded that there is no significant effect of agricultural land conversion on food security the Bayan District.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PEMBUKUAN SEDERHANA PADA UMKM TEMPE DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Nikmatul Khasanah; Sarwono; Ria Astuti Safitri
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan pembuatan pembukuan sederhana pada UMKM tempe di Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara efektif dan efisien. Sebagian besar pelaku UMKM di daerah ini masih melakukan pencatatan keuangan secara manual dan tidak teratur, sehingga sulit untuk mengetahui kondisi keuangan usaha mereka secara akurat. Melalui pendekatan partisipatif, pendampingan dilakukan dengan memberikan pelatihan dan bimbingan langsung dalam pembuatan pembukuan sederhana, seperti pencatatan pendapatan, pengeluaran, serta perhitungan laba dan rugi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya pencatatan keuangan dan kemampuan mereka dalam menerapkan sistem pembukuan sederhana secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesadaran pentingnya literasi keuangan bagi keberlanjutan usaha kecil dan menengah di pedesaan. Dengan demikian, program pendampingan ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM di wilayah tersebut.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA UMKM PENERIMA MODAL USAHA BAZNAS KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR OLEH MAHASISWA MAGANG Sri Dwi Indayati; Sarwono; Ria Astuti Safitri
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha bagi pelaku UMKM penerima modal usaha dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan pengetahuan mengenai pencatatan keuangan, manajemen stok, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha secara berkelanjutan. Mahasiswa magang melakukan pendampingan melalui sosialisasi, pelatihan, dan bimbingan langsung untuk meningkatkan kemampuan manajemen usaha UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manajemen usaha, dengan persentase peningkatan kemampuan pencatatan keuangan sebesar 65%, manajemen stok 60%, dan strategi pemasaran 55%. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kapasitas UMKM sehingga lebih mandiri dalam mengelola usaha.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI KELURAHAN KAMPUNG LAUT Khoirul Anam; Ria Astuti Safitri; Sarwono
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro di Kelurahan Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan pengetahuan tentang manajemen usaha, pemasaran produk, dan akses terhadap permodalan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, serta fasilitasi akses digital marketing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun rencana bisnis, mengelola keuangan sederhana, serta memperluas jaringan pemasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi lokal.
Strengthening Policy Capacity through AI-GOV: An AHP-Based Assessment of State-Owned Asset Disposal Policy Ilman Rezadi, Agil; Saleh, Choirul; Sarwono
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2026.012.01.4

Abstract

State-Owned Asset (BMN) Disposal Policy is one of the important stages in the state asset management cycle. However, its implementation still faces significant challenges such as inadequate policy capacity, complex bureaucracy, and database-based technology. With the increasing number of BMN from time to time coming from new BMN procurement, an efficient BMN write-off procedure is also needed so that the amount of BMN managed becomes balanced with the capacity of BMN managers. One of the developments in public administration in the E-Government (E-GOV) era that can be an alternative solution is the use of Artificial Intelligence (AI) based technology. This article aims to analyse how AI-Governance (AI-GOV) can be used to strengthen policy capacity in BMN disposal in Indonesia. This research uses an Analytical Hierarchy Process (AHP) approach, as well as a literature study. The results show that strengthening the operational and analytical capacity of policies at the organisational and system levels is the key to successful BMN disposal policy. AI-GOV accommodates many inputs from respondents and has the potential to strengthen the policy capacity by supporting the process of identification, prediction, classification, recommendation, and even automation in the bureaucracy of BMN proposals that are eligible for disposal, prediction of auction limit prices, automation of cross-unit auction bundling and scheduling, and anomaly audit trail. This study recommends strengthening policy capacity through the application of AI-GOV in the implementation of BMN disposal policy as part of digital and historical data-based policy reform.