Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Pengaruh Sanitasi Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat di Desa Jaring Halus Kec. Secanggang Kab. Langkat Khoirunnisa, Ulfa; Tanjung, Nadya Ulfa; Maulana, Arfan Zidni; Wijaya, Arini Aisyahfira; Dini, Rahma; Purba, Fadila Syahrani; Mauliyand, Sarda
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3505

Abstract

Jaring Halus Village experiences serious sanitation problems, including itching due to unclean water and an unhealthy environment. This research aims to identify major public health problems, design interventions to reduce the prevalence of these diseases. The aspect used is quantitative with a participatory approach and is carried out as part of a form of community service program. This program not only aims to identify and resolve health problems, but also integrates research to support the sustainability of the interventions that have been designed by providing education regarding PHBS and providing KUJARAI herbal drinks. Data was collected through village consultations involving 924 family heads. Participants were selected purposively. Measurements were carried out using the USG (Urgency Seriousness Growth) method. Data were analyzed descriptively and statistically. Itching is the main health problem with the highest score (U=99, S=101, G=105; total 305). This program has succeeded in increasing public awareness of sanitation and personal hygiene. Community-based interventions such as simple water filtration and hygiene education have proven effective in reducing skin diseases in Jaring Halus Village. Future research needs to assess the sustainability of intervention programs to prevent the return of sanitation-related diseases. Keywords: Behavior; Coast; Environment; Health; Sanitation.  Abstrak:  Desa Jaring Halus mengalami masalah sanitasi yang serius, termasuk penyakit gatal-gatal akibat air yang tidak bersih dan lingkungan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah utama kesehatan masyarakat,  merancang intervensi untuk mengurangi prevalensi penyakit tersebut. Aspek yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan partisipatif dan dilakukan sebagai bagian dari bentuk program pengabdian kepada masyarakat. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan riset untuk mendukung bagaimana keberlanjutan dari intervensi yang sudah dirancang dengan melakukan penyuluhan mengenai PHBS dan memberikan minuman herbal KUJARAI. Data dikumpulkan melalui rembuk desa yang melibatkan 924 kepala keluarga. Partisipan dipilih secara purposive. Pengukuran dilakukan dengan metode USG (Urgency Seriousness Growth). Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Penyakit gatal-gatal menjadi masalah kesehatan utama dengan skor tertinggi (U=99, S=101, G=105; total 305). Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sanitasi dan kebersihan pribadi. Intervensi berbasis komunitas seperti penyaringan air sederhana dan penyuluhan kebersihan terbukti efektif dalam mengurangi penyakit kulit di Desa Jaring Halus. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji keberlanjutan program intervensi untuk mencegah kembalinya penyakit terkait sanitasi.Kata kunci: Kesehatan; Lingkungan; Perilaku; Pesisir Sanitasi.
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Masyarakat Di Desa Kutalimbaru Purba, Dwi Syahputri; Panggabean, Diani Sari; Tanjung, Nadya Ulfa; Pane, Jihan Mawaddah; Sa'adah, Naila; Amanda, Dea
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1874

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi nasional di Indonesia mencapai 33,4%. Di Puskesmas Kutalimbaru tercatat 685 kasus hipertensi pada periode Januari hingga Juli 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah masyarakat Desa Kutalimbaru. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan model pre-test dan post-test pada 20 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengukuran dilakukan 30 menit sebelum dan sesudah senam menggunakan tensi digital, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan seluruh responden berjenis kelamin perempuan dengan usia dominan 46–55 tahun (65%). Senam hipertensi menurunkan tekanan darah sistolik dari 135 mmHg menjadi 121,7 mmHg dan diastolik dari 85,4 mmHg menjadi 75,1 mmHg (p = 0,001). Senam hipertensi terbukti efektif menurunkan tekanan darah, sehingga direkomendasikan sebagai kegiatan rutin masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis.
Analisis Epidemiologi Komorbiditas Tuberkulosis Diabetes Mellitus Di Kota Medan Tahun 2022–2024 Mawandri, Dwi; Manurung, Revina Aulia; Komaruddin, Niswah Zhafira; Syafitri, Najla Rifda; Yasmin, Wan Yara; Kudadiri, Nazli Ba’iah; Tanjung, Nadya Ulfa
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2024

Abstract

Komorbiditas Tuberkulosis–Diabetes Mellitus (TB–DM) menjadi isu penting kesehatan publik yang tengah meningkat, khususnya di wilayah urban. Kompleksitas tumpang tindih kedua penyakit ini meningkatkan beban pengobatan, risiko komplikasi, dan tantangan dalam penanggulangan penyakit menular. Tujuan penelitian ini menganalisis epidemiologi TB–DM berdasarkan karakteristik orang, tempat, dan waktu di Kota Medan, 2022–2024. Metode Studi deskriptif observasional ini menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, yang dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi frekuensi, proporsi, dan tren tahunan kasus. Hasil penelitian menunjukan kasus TB–DM didominasi oleh laki-laki dan kelompok usia >46 tahun. Secara temporal, jumlah kasus menunjukkan tren peningkatan secara keseluruhan dari 1.485 (2022) menjadi 2.225 (2024), dengan kenaikan tajam sebesar 45,3% terjadi antara tahun 2022 dan 2023. Kesimpulan bahwa Tren peningkatan TB–DM ini menegaskan perlunya integrasi skrining ganda TB–DM di layanan primer untuk menekan beban penyakit ganda dan mendorong intervensi kesehatan berbasis wilayah.
Ektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Rengas Pulau Wulandari, Nabila; Tanjung, Nadya Ulfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37122

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dilaksanakan sebagai upaya intervensi gizi bagi ibu hamil KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program PMT berbasis pangan lokal terhadap peningkatan status gizi ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Rengas Pulau tahun 2024, menggunakan pendekatan sistem (input, proses, output, dan outcome). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petugas gizi, kader posyandu, dan ibu hamil, serta dokumentasi data sekunder seperti laporan kohort dan hasil monitoring PMT. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PMT telah didukung oleh sumber daya yang cukup, distribusi PMT yang terstruktur, serta pengawasan dan pelaporan yang dilakukan secara berkala. Terdapat peningkatan status gizi pada seluruh ibu hamil KEK yang menjadi sasaran, dengan rata-rata kenaikan berat badan sebesar 7,1 kg dan peningkatan LILA sebesar 1,5 cm dalam periode tiga bulan. Kesimpulan Penelitian Program PMT pangan lokal di Puskesmas Rengas Pulau terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil KEK. Pelaksanaan program ini juga mencerminkan integrasi nilai-nilai Islam dalam upaya menjaga kesehatan dan keturunan, sebagaimana tercermin dalam prinsip Maqashid Syariah
The Triple Burden Phenomenon and Eating Behaviors of Generation Z: A Phenomenological Study Among Health Science Students Lutfiah Ramadhani; Nadya Ulfa Tanjung
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i2.1720

Abstract

The digital revolution has reshaped the consumption patterns of Generation Z and contributed to the triple burden of malnutrition, including overeating, which has become a growing concern among university students. This study examines the triple burden phenomenon in relation to the eating behaviors of Generation Z at the Faculty of Public Health, State Islamic University of North Sumatra. This qualitative phenomenological research involved 10 students. Data were collected through in-depth interviews and observations, triangulated using a 3×24-hour food recall, and analyzed using the Miles and Huberman model. Calorie requirement calculations based on Body Mass Index (BMI) criteria showed that seven participants exceeded their daily caloric needs, consuming an average of 2,102 calories per day—above the normal requirement. Social media food simulacra triggered visual cravings in eight participants, while mukbang content increased appetite by two to three times. Seven participants demonstrated low self-efficacy in controlling portion sizes. Eating patterns shifted from conventional meal structures to a grazing pattern (6–8 times per day), with fifty-eight percent of eating episodes consisting of snacking, indicating overnutrition within the triple burden context. Social media simulacra and low self-efficacy significantly influenced overeating among Generation Z, even among individuals with adequate nutritional knowledge. Social media creates a hyperreality that encourages consumption beyond biological needs, contributing to the complexity of the triple burden of malnutrition in the digital era. Strengthening digital literacy and self-efficacy is recommended to address the triple burden among Generation Z
Analisis Implementasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada Proses Produksi Garuda Indonesia di PT. Aerofood Indonesia ACS Kualanamu Anggita Utari; Lia Saptriana; Maria Ulpah Sitorus; Muhammad Raihan Pratama; Yuskaini Rambe; Zulianty Putri Azizah; Nadya Ulfa Tanjung
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/tjcjfz09

Abstract

PT. Aerofood Indonesia ACS Kualanamu ialah bisnis yang beranjak di bidang industri produksi makanan dengan pengalaman di atas 49 tahun sebagai penyedia layanan inflight cateringberstandar internasional. Dalam industri pangan, perusahaan ini mempunyai kewajiban besar agar meyakinkan bahwa setiap produk yang dibuat melengkapi standar mutu serta keamanan pangan yang tinggi. Tujuan penelitian ini agar menggambarkan penerapan sistem HACCP dalam proses pembuatan hot mealdori balado di PT. Aerofood Indonesia ACS Kualanamu. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dari observasi langsung di area produksi serta wawancara mendalam dengan karyawan yang terlibat, terutama pada bagian produksi dan quality control. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive samplingberdasarkan keterlibatan dan pengetahuan informan terhadap proses penerapan HACCP. Data tambahan diperoleh dari dokumen perusahaan, SOP, literatur buku, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis tematik digunakan untuk melakukan analisis data secara kualitatif, dan mencakup proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Alur produksi hot mealdori balado mencakup beberapa tahap, yaitu diterimanya bahan baku beku (receiving), penyimpanan (storage), proses pencairan (thawing), pengolahan (cooking), pendinginan cepat (blast chilling), pembagian porsi (dishing and portioning), pengemasan, penataan, hingga distribusi ke pesawat. Dalam proses tersebut terdapat lima Critical Control Point(CCP), yaitu pada tahap receiving, storage(chiller dan freezer), cooking, blast chilling, serta dishing and portioning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HACCP telah diterapkan dengan baik sesuai standar yang berlaku dan mampu menjaga keamanan serta kualitas produk sampai ke tahap konsumsi penumpang
Hubungan Kualitas Udara Ambien dengan Kejadian Pneumonia pada Balita: Studi Ekologi di Kota Medan, Indonesia, 2021–2025 Dwi Anggita; Yulia Khairina Ashar; Hasrat Efendi Samosir; Nadya Ulfa Tanjung
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 3 (2026): Juni 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i3.2674

Abstract

Kota Medan memiliki angka temuan kasus dan kematian akibat penyakit Pneumonia pada balita yang terus naik dalam 5 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui time trend dan hubungan antara kualitas udara ambien dengan kejadian pneumonia pada balita di kota Medan tahun 2021-2025. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Dinkes Kota Medan dan DLH Kota Medan. Data kualitas udara dikumpulkan dengan cara menghitung rata-rata bulanan dan data pneumonia berdasarkan data bulanan insidens pneumonia balita yang berjumlah 60 pengamatan bulanan dari tahun 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan 4 dari 6 polutan udara ambien memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian pneumonia, yaitu: NO2 (p=0,023), O3 (p=0,009), SO2 (p=0,000), dan PM2.5 (p=0,023). Sementara itu untuk polutan CO dan PM10 menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan dengaan kejadian pneumonia pada balita di kota Medan tahun 2021-2025. Hasil ini menunjukkan kualitas udara yang buruk secara signifikan berhubungan dengan peningkatan kejadian pneumonia pada balita di Kota Medan
Pengaruh Intensitas Kebisingan Terhadap Stress Kerja Pada Pekerja Depo Lokomotif PT X: pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan dan saran, kekurangan kajian, pernyataan (ucapan terima kasih, pendanaan, kontribusi setiap penulis, pernyataan konflik kepentingan) daftar pustaka Novita Sari; Nadya Ulfa Tanjung; Tri Niswati Utami
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1761

Abstract

Latar Belakang: Kebisingan okupasional di depo lokomotif yang melebihi nilai ambang batas 85 dBA berpotensi memicu stres kerja psikofisiologis melalui mekanisme neuroendokrin yang kompleks. Tujuan: Menganalisis hubungan intensitas kebisingan dengan risiko stres kerja pada teknisi depo lokomotif. Metode: Penelitian cross-sectional observasional dengan total sampling pada 40 teknisi di Depo Lokomotif. Intensitas kebisingan diukur menggunakan sound level meter tipe II pada 5 titik area kerja dengan metode time-weighted average, dikategorikan ?85 dBA dan >85 dBA. Stres kerja diukur dengan kuesioner tervalidasi 30 item (?=0,89). Analisis data menggunakan uji Chi-square dan Cramer's V. Hasil: Sebanyak 62,5% area kerja memiliki intensitas kebisingan >85 dBA (rata-rata 88,4±3,1 dBA) dan 72,5% pekerja mengalami stres kerja. Analisis Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara paparan kebisingan >85 dBA dengan stres kerja (p=0,030, OR=3,8; 95%CI: 1,4-9,9, Cramer's V=0,34). Usia dan masa kerja tidak berpengaruh signifikan (p>0,05). Simpulan: Paparan kebisingan okupasional di atas nilai ambang batas meningkatkan risiko stres kerja psikofisiologis secara signifikan pada teknisi depo lokomotif. Saran: Intervensi pengendalian kebisingan berbasis hierarki kontrol dan penelitian longitudinal dengan sampel yang lebih besar serta desain kohort prospektif diperlukan untuk memvalidasi temuan dan menguji efektivitas intervensi berbasis bukti
Hubungan Faktor Individu Dan Postur Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Pengolahan PTPN IV Kota Tebing Tinggi : The Relationship Between Individual Factors and Work Posture with Musculoskeletal Disorder Complaints in Processing Workers at PTPN IV, Tebing Tinggi City Sri Damayanti; Nadya Ulfa Tanjung
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10221

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang kerap terjadi secara tiba-tiba dan sering kali diabaikan oleh sebagian besar pekerja formal. Gangguan ini menyerang sistem otot dan rangka tubuh, dan umum dijumpai pada pekerja di sektor industri, terutama mereka yang bekerja dengan postur tidak ergonomis, memiliki masa kerja panjang, serta melakukan aktivitas fisik yang tinggi. MSDs berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas hidup pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor individu (umur, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja) dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja bagian pengolahan di PTPN IV Regional I PKS Rambutan Kota Tebing Tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 56 responden yang dipilih melalui metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map serta observasi postur kerja dengan metode REBA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara umur (p=0,012), masa kerja (p=0,000), dan postur kerja (p=0,001) dengan keluhan MSDs. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok (p=0,543) dan lama kerja (p=0,653) dengan keluhan MSDs. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar perusahaan melakukan perbaikan kondisi ergonomis, memberikan edukasi terkait kesehatan kerja, serta mengatur pola kerja yang lebih sehat guna menekan risiko terjadinya keluhan MSDs pada pekerja
Implementation of Pojok Gizi to Improve Nutrition Knowledge and Monitor the Nutritional Status of University Students Nadya Ulfa Tanjung
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Agustus
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v6i2.30891

Abstract

College students represent a productive population undergoing a critical transition into adulthood. During this period, substantial changes in dietary patterns, physical activity, and lifestyle behaviors frequently occur, potentially influencing their nutritional status. Academic demands, limited time availability, and increased consumption of fast food are among the key factors contributing to the development of nutritional problems within this population. Therefore, effective promotive and preventive interventions are essential to enhance student’s awareness of the importance of maintaining their optimal individual nutritional status. Program Pojok Gizi is a community engagement initiative designed to provide nutritional status screening, dietary assessment, and nutrition education for university students. The program was implemented through anthropometric measurements, dietary assessment using the 24-hour dietary recall method, and face-to-face nutrition education and counselling. The findings demonstrated that participants gained a better understanding of their nutritional status and improved their knowledge of implementing the principles of a balanced diet in their daily lives. Furthermore, the program enhanced student’s awareness of the importance of adopting healthy dietary behaviors and routinely monitoring their nutritional status. Overall, Program Pojok Gizi has the potential to serve as an effective health promotion strategy for improving student’s nutritional awareness and supporting better health outcomes within the university setting.