Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

NILAI- NILAI PENDIDIKAN AKHLAK MELALUI PEMBINAAN SHOLAT BERJAMA’AH TERHADAP KARAKTER SISWA DI SMAN 01 NEGERIKATON PESAWARAN LAMPUNG Wiranto, Anjar; Habib Sulton; Siti Roudhotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 5: September 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan akhlak yang diperoleh siswa melalui pembinaan sholat berjama'ah dan dampaknya terhadap karakter siswa di SMAN 01 Negerikaton Pesawaran Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan sholat berjama'ah di sekolah mampu menghasilkan nilai-nilai pendidikan akhlak seperti kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan rasa hormat. Melalui pelaksanaan sholat berjama'ah, siswa belajar untuk disiplin dalam menjalankan ibadah, bekerjasama dengan sesama dalam beribadah, bertanggung jawab atas waktu dan tugas-tugasnya, serta menghormati hak-hak sesama manusia. Dampak positif dari pembinaan sholat berjama'ah terhadap karakter siswa meliputi peningkatan kesadaran spiritual, pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan, dan peningkatan kualitas hubungan antarpribadi. Kesimpulannya, pembinaan sholat berjama'ah di SMAN 01 Negerikaton Pesawaran Lampung memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa dengan memperkuat nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah untuk melihat dampak jangka panjang dari pembinaan sholat berjama'ah terhadap perkembangan karakter siswa serta melibatkan lebih banyak responden dari berbagai latar belakang untuk memperluas generalisasi temuan.
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PENDIDIKAN KE NU AN DI MADRASAH ALIYAH MA’ARIF 06 SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Harianto, Salim; A. Muslimin; Siti Roudhotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 5: September 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum menjadi hal yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan terlebih lagi kaitannya dengan pengembangan kurikulum dalam upaya pembentukan karakter siswa yang menghargai sesamanya meskipun memiliki paham yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum muatan lokal keagamaan aswaja dalam membentuk karakter, kendala dan faktor pendukung yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis field research. Sumber datanya adalah kepala sekolah, waka kurikulum dan guru muatan lokal aswaja. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pertama, Implementasi kurikulum mulok keagamaan aswaja dalam upaya pembentukan karakter siswa berbasis kecerdasan moral di MA Nurul Islam Kriyan pembelajaran Aswaja tidak mengacu pada teori saja, tetapi juga melalui penerapan pembiasan-pembiasaan di madrasah, hal tersebut sebagai upaya sadar dan kontinu dalam mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai dasar Aswaja pada siswa. kedua, kendala yang dihadapi adalah Ketersediaan buku pelajaran yang masih terbatas, Sarana dan prasarana yang kurang memadai, keterbatasan waktu guru mengajar, dan minat siswa masih kurang. Ketiga, faktor pendukung ada pada guru dan budaya madrasah yang bernuansa aswaja.
PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SANTRI MELALUI KEGIATAN MAUIDOTUL HASANAH KYAI (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Huda Lubuk Harjo OKU Timur ) Muhammad Toharudin; Jaenullah; Siti Roudhotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter disiplin merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di pondok pesantren. Perlu diketahui bahwasanya dalam dunia Pendidikan tentu sangat berkaitan dengan disiplin, serta adanya peraturan yang harus di ta’ati, dengan pra santri yang menjalni aktivitas dipondok pesantren tentu adanya sebuah tempaan dan binaan dalam proses pembntukan karakter dan kemudian adanya penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter disiplin santri melalui kegiatan mau’idhotul hasanah yang disampaikan oleh kyai di Pondok Pesantren Darul Huda, Lubuk Harjo, OKU Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, tentu saja dalam penelitian ini sangat membutuhkan rujukan yang mendalam guna membantu dalam proses penelitiansehingga penelitain ini dapat terwujud dengan semestinya kemduian peneliti menggali lebih dalam tentang pembentukan karakter disiplin santri dan dalam penelitian ini tentu peneliti melakukan wawacara dengan kyai, ustadz dan santri. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwasanya tindakan pembentukan karakter disiplin santri melalui mauidhoh hasanah, perlu kita pahami bersama bahwasanya di pondok darul huda ini dalam tindakan pembentukan karakter disiplin para santri tidak hanya memahami dan tahu saja terkiat dengan karakter disiplin santri, namun kenyataanya para santri mengambil makana dari mauidhoh hasana yang disampaikan oleh pak kyai dan memahaminya kemudian santri langsung menerpakkanya seperti para santri selalui mengantri dalam segala hal misalnya mengantri ke kamar mandi, mengantri mengambil makan, disiplin dalam peraturan dan disiplin dalam urusan ibadah sehingga dengan demikian tentu akan mengubah pandangan dan pemikiran santri bahwa disiplin merupakan kunci dari sebuah kesuksesan
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MATA PELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MULTILITERASI Yusi Susanti; Siti Roudhotul Jannah; Dedi Setiawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42738

Abstract

This study aims to analyze the implementation of interactive learning models in Islamic Religious Education (PAI) subjects and their contribution to improving students’ multiliteracy understanding. This research employs a qualitative approach with a descriptive method, conducted at UPT SD Negeri 01 Bengkulu. Research data were obtained through observation, interviews, and documentation techniques, and then analyzed using the theoretical frameworks of educational policy implementation, interactive learning models, and multiliteracy concepts.The findings indicate that the implementation of interactive learning models, such as Problem-Based Learning and Project-Based Learning, is able to increase students’ activeness and engagement in PAI learning. Interactive learning provides a positive contribution to the development of students’ linguistic and cultural literacy through discussion activities, group work, and the integration of PAI material with real-life contexts. However, the development of visual and digital literacy has not been optimal due to limited use of instructional media and the lack of explicit integration of multiliteracy in lesson planning and evaluation. This study concludes that interactive learning models have significant potential to enhance students’ multiliteracy understanding, but require strengthened planning, implementation, and evaluation to achieve comprehensive multiliteracy development in PAI learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE SERTA MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR Uli Karomah; Siti Roudhotul Jannah; Wawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture serta motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya hasil belajar yang diduga dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang digunakan dan tingkat motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur motivasi belajar dan dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Analisis data menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Picture and Picture berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Sementara itu, motivasi belajar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, meskipun memiliki arah hubungan positif. Namun, secara simultan model Picture and Picture dan motivasi belajar bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan tingkat hubungan yang kuat, yang berarti sebagian besar variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang efektif memiliki peran lebih dominan dalam meningkatkan hasil belajar, sedangkan motivasi belajar berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat proses pembelajaran.
Pembentukan Karakter Disiplin melalui Pendekatan Psikologi Pendidikan Islam pada Budaya Religius Sekolah nurkholis, riki_fitri17; Abdul Malik Al-Abrar; Imron Rosyadi; Siti Nur’aini; Arfin Jaya; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui pendekatan psikologi pendidikan Islam yang diimplementasikan dalam budaya religius sekolah. Penguatan karakter disiplin menjadi fokus utama karena berperan sebagai fondasi perilaku dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. Pendekatan psikologi pendidikan Islam menekankan integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman melalui metode keteladanan, pembiasaan, penguatan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari implementasi budaya religius sekolah yang meliputi kegiatan salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, serta pembiasaan kepatuhan terhadap waktu dan tata tertib sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya religius yang dilakukan secara sistematis dan konsisten mampu membentuk karakter disiplin peserta didik secara efektif. Hal tersebut ditunjukkan melalui meningkatnya kepatuhan terhadap aturan, kesadaran dalam menjalankan kewajiban, serta tanggung jawab dalam kegiatan belajar. Selain itu, peran guru sebagai teladan, pembimbing, dan penguat nilai menjadi faktor determinan dalam keberhasilan pembentukan karakter disiplin. Dengan demikian, pendekatan psikologi pendidikan Islam melalui budaya religius sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter disiplin peserta didik secara berkelanjutan.    
Motivasi, Minat, dan Regulasi Diri dalam Belajar: Integrasi Perspektif Psikologi Pendidikan dan Spiritualitas Islam tonikusnanto; saediirawan; Agus Salim; atinnailatunnajah; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art9

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara motivasi, minat, dan regulasi diri dalam belajar dengan mengintegrasikan perspektif psikologi pendidikan dan nilai-nilai spiritual dalam Islam. Motivasi merupakan faktor pendorong yang menggerakkan individu untuk melakukan aktivitas belajar, sedangkan minat belajar berperan dalam meningkatkan ketertarikan serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Regulasi diri atau self-regulated learning memungkinkan peserta didik mengelola proses belajar secara mandiri melalui perencanaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap strategi belajar yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti buku psikologi pendidikan, artikel jurnal, serta sumber keislaman berupa ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu, kemampuan regulasi diri membantu siswa mengembangkan strategi belajar yang efektif dan meningkatkan kemandirian belajar. Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep niat, keutamaan menuntut ilmu, serta nilai spiritualitas dapat menjadi sumber motivasi yang kuat dalam proses pembelajaran. Integrasi antara pendekatan psikologis, pedagogis, dan spiritual dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, berkelanjutan, dan mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul secara intelektual maupun spiritual.
Tahapan Perkembangan Manusia Dalam Islam ila nailissaadah; Ahmad Ikhwan Fauzi; Ahmad Abdurrohman; Fadlul Munir; Fitri Suryani; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art8

Abstract

Perkembangan manusia merupakan proses kompleks yang tidak hanya mencakup aspek fisik dan kognitif, tetapi juga dimensi spiritual yang seringkali kurang mendapat perhatian dalam kajian modern. Dalam perspektif Islam, perkembangan manusia dipandang sebagai proses holistik yang mengintegrasikan jasmani dan ruhani secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan perkembangan manusia dalam Islam, mengidentifikasi karakteristik setiap tahap, serta mengkaji implikasinya terhadap pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, melalui analisis terhadap sumber-sumber utama Islam seperti Al-Qur’an dan hadis, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan perkembangan manusia dalam Islam meliputi fase prenatal, kanak-kanak, tamyiz, baligh, dewasa, hingga usia lanjut, yang masing-masing memiliki karakteristik multidimensional mencakup aspek biologis, kognitif, sosial, dan spiritual. Selain itu, dimensi spiritual menjadi inti dalam setiap tahap perkembangan, dengan orientasi tujuan yang bersifat teleologis, yaitu mencapai insan kamil sebagai hamba dan khalifah Allah. Kesimpulannya, konsep perkembangan manusia dalam Islam menawarkan paradigma yang holistik dan integratif, serta memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.