Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE SERTA MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR Uli Karomah; Siti Roudhotul Jannah; Wawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture serta motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya hasil belajar yang diduga dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang digunakan dan tingkat motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur motivasi belajar dan dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Analisis data menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Picture and Picture berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Sementara itu, motivasi belajar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, meskipun memiliki arah hubungan positif. Namun, secara simultan model Picture and Picture dan motivasi belajar bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan tingkat hubungan yang kuat, yang berarti sebagian besar variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang efektif memiliki peran lebih dominan dalam meningkatkan hasil belajar, sedangkan motivasi belajar berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkuat proses pembelajaran.
Multiple Intelligences In The Perspective Of Islamic Education: A Systematic Literature Review Samsudin, Rohman; Ahmad Daqiqi Syahrulloh; Faikatul Jannah; Eti Sumiati; Alfian Fahmi Majid; Siti Roudhotul Jannah
Journal of Research in Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2026): in press issue
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jrie.v8i1.7506

Abstract

This study aims to analyze the concept, implementation, and challenges of applying Multiple Intelligences within the perspective of Islamic education using a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method employed is a systematic literature review by collecting, selecting, and analyzing various scientific articles relevant to the research topic. Data sources were obtained from national journals published between 2022 and 2026. The analysis process was carried out through several stages, including article identification, selection based on inclusion and exclusion criteria, and synthesis of research findings relevant to the study theme. The results indicate that the concept of Multiple Intelligences aligns with the principles of Islamic education, which emphasize the holistic development of human potential, including intellectual, spiritual, social, and moral aspects. The implementation of this concept in Islamic education can be carried out through various learning strategies such as discussions, project-based learning, religious practices, and the use of diverse instructional media. This approach has been proven to enhance student engagement, learning creativity, and understanding of Islamic values. However, the implementation of Multiple Intelligences also faces several challenges, including limited teacher understanding of the concept, inadequate learning facilities and infrastructure, and evaluation systems that still focus primarily on cognitive aspects. Therefore, efforts are needed to improve teacher competence and institutional support in developing learning strategies based on Multiple Intelligences. In conclusion, this approach is expected to contribute to improving the quality of Islamic education in a more holistic and student-centered manner.
Pembentukan Karakter Disiplin melalui Pendekatan Psikologi Pendidikan Islam pada Budaya Religius Sekolah nurkholis, riki_fitri17; Abdul Malik Al-Abrar; Imron Rosyadi; Siti Nur’aini; Arfin Jaya; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui pendekatan psikologi pendidikan Islam yang diimplementasikan dalam budaya religius sekolah. Penguatan karakter disiplin menjadi fokus utama karena berperan sebagai fondasi perilaku dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. Pendekatan psikologi pendidikan Islam menekankan integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman melalui metode keteladanan, pembiasaan, penguatan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari implementasi budaya religius sekolah yang meliputi kegiatan salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, serta pembiasaan kepatuhan terhadap waktu dan tata tertib sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya religius yang dilakukan secara sistematis dan konsisten mampu membentuk karakter disiplin peserta didik secara efektif. Hal tersebut ditunjukkan melalui meningkatnya kepatuhan terhadap aturan, kesadaran dalam menjalankan kewajiban, serta tanggung jawab dalam kegiatan belajar. Selain itu, peran guru sebagai teladan, pembimbing, dan penguat nilai menjadi faktor determinan dalam keberhasilan pembentukan karakter disiplin. Dengan demikian, pendekatan psikologi pendidikan Islam melalui budaya religius sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter disiplin peserta didik secara berkelanjutan.    
Motivasi, Minat, dan Regulasi Diri dalam Belajar: Integrasi Perspektif Psikologi Pendidikan dan Spiritualitas Islam tonikusnanto; saediirawan; Agus Salim; atinnailatunnajah; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art9

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara motivasi, minat, dan regulasi diri dalam belajar dengan mengintegrasikan perspektif psikologi pendidikan dan nilai-nilai spiritual dalam Islam. Motivasi merupakan faktor pendorong yang menggerakkan individu untuk melakukan aktivitas belajar, sedangkan minat belajar berperan dalam meningkatkan ketertarikan serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Regulasi diri atau self-regulated learning memungkinkan peserta didik mengelola proses belajar secara mandiri melalui perencanaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap strategi belajar yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti buku psikologi pendidikan, artikel jurnal, serta sumber keislaman berupa ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu, kemampuan regulasi diri membantu siswa mengembangkan strategi belajar yang efektif dan meningkatkan kemandirian belajar. Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep niat, keutamaan menuntut ilmu, serta nilai spiritualitas dapat menjadi sumber motivasi yang kuat dalam proses pembelajaran. Integrasi antara pendekatan psikologis, pedagogis, dan spiritual dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, berkelanjutan, dan mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul secara intelektual maupun spiritual.
Tahapan Perkembangan Manusia Dalam Islam ila nailissaadah; Ahmad Ikhwan Fauzi; Ahmad Abdurrohman; Fadlul Munir; Fitri Suryani; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art8

Abstract

Perkembangan manusia merupakan proses kompleks yang tidak hanya mencakup aspek fisik dan kognitif, tetapi juga dimensi spiritual yang seringkali kurang mendapat perhatian dalam kajian modern. Dalam perspektif Islam, perkembangan manusia dipandang sebagai proses holistik yang mengintegrasikan jasmani dan ruhani secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan perkembangan manusia dalam Islam, mengidentifikasi karakteristik setiap tahap, serta mengkaji implikasinya terhadap pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, melalui analisis terhadap sumber-sumber utama Islam seperti Al-Qur’an dan hadis, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan perkembangan manusia dalam Islam meliputi fase prenatal, kanak-kanak, tamyiz, baligh, dewasa, hingga usia lanjut, yang masing-masing memiliki karakteristik multidimensional mencakup aspek biologis, kognitif, sosial, dan spiritual. Selain itu, dimensi spiritual menjadi inti dalam setiap tahap perkembangan, dengan orientasi tujuan yang bersifat teleologis, yaitu mencapai insan kamil sebagai hamba dan khalifah Allah. Kesimpulannya, konsep perkembangan manusia dalam Islam menawarkan paradigma yang holistik dan integratif, serta memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.