Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Common

Pengembangan Organisasi Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau Gumilar, Gumgum; Agustin, Herlina; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Jurnal Common Vol. 8 No. 1 (2024): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v8i1.12807

Abstract

Forest and land fires are a major problem that recurs annually in Riau Province. Various efforts have been made to prevent the recurrence of this disaster. One of the efforts is to build and develop a Task Force of Forest and Land Fire management to be capable of providing a quick and coordinated response. This research aims to analyze the organizational development of the Riau forest and The tast force of Forest and Land Fire based on the mechanism of its formation and also the four information flow models. This research used a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with stakeholders, field observations and document analysis. Based on the four information flows model, the relationship between the members of the task force and the task force of forest and land fire management was found to be less strong than their relationship with their main agency. Each member of the task force team interacted more within the organization in which they served. The working relationship between the Riau Province forest and the force of forest and land fire team is based on the structure set by the governor, with the main tasks and functions of each section outlined in the governor's regulation. Interaction between task force members is stronger at the leadership level, where they often coordinate to prepare and plan for forest and land fire control, while at the site level, in the integrated patrol team group, they carry out forest and land fire prevention and control activities together. In the forest and land fire control ecosystem, the task force is part of the global forest and land fire control ecosystem. It is expected that the results of this study can provide input for stakeholders in improving the efficiency and effectiveness of the Forest Land Task Force in efforts to control forest and land fires in Riau Province.
PENGABAIAN KONSERVASI TERUMBU KARANG DALAM KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PARIWISATA DI PANGANDARAN Agustin, Herlina; Hidayat, Dadang Rahmat; Supriadi, Dandi; Sirait, Rinda Aunillah
Jurnal Common Vol. 3 No. 2 (2019): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.383 KB) | DOI: 10.34010/common.v3i2.2595

Abstract

Kesadaran tentang konservasi dan kegiatan ramah lingkungan perlu dipelajari secara komprehensif di semua tingkat pendidikan formal, terutama di sekolah menengah kejuruan yang terkait dengan industri pariwisata. Salah satu daerah potensial untuk mengembangkan pariwisata cerdas adalah Pangandaran, pantai populer di selatan Jawa Barat. Wilayah ini memiliki beberapa sekolah menengah kejuruan dengan program khusus dalam studi pariwisata. Sayangnya, pemerintah daerah Pangandaran tidak memiliki program khusus untuk menetapkan kurikulum yang memadai mengenai pengembangan pariwisata melalui pengembangan sumber daya manusianya. Penelitian ini melihat fenomena tersebut dengan melakukan studi kasus spesifik tentang konservasi terumbu karang di Pangandaran untuk menguraikan tentang tidak adanya konten spesifik tentang konservasi dalam kurikulum program pariwisata. Menerapkan studi kasus eksploratif yang dikembangkan oleh Robert K. Yin, penelitian ini mendistribusikan 37 kuesioner kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Tunas Brilliant di Pangandaran, bersama dengan tinjauan dokumentasi tentang kebijakan yang dibuat oleh lembaga dan pemangku kepentingan terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang di Pangandaran, termasuk mereka yang khususnya belajar studi pariwisata, memiliki kesadaran yang rendah tentang keselamatan terumbu karang sebagai bagian dari pelestarian lingkungan. Situasi ini diperparah dengan tidak adanya bahan konservasi dalam kurikulum sekolah menengah kejuruan pariwisata yang berbicara tentang terumbu karang. Kurangnya pemahaman dalam konservasi telah mengancam keberlanjutan lingkungan Pangandaran, yang pada gilirannya akan menghambat pengembangan pariwisata di Pangandaran
Co-Authors Aceng Abdullah Aceng Abdullah Achmad Abdul Basith Achmad Abdul Basith Adinda, Nur Adiputra, Andika Vinianto Afrina Nabila Azhari Artikha Ruth Sinaga Asep Suryana Asep Suryana Atef Fahrudin Azmah Tafwidli Rahmi Dadang Rahmat Hidayat Dandi Supriadi Dhini Ardianti Djoko Santoso Abi Suroso, Djoko Santoso Abi Elsa Amalia Risky Erika Revida Eshauqi Fitrayatra Fitriani, Alfina Gumgum Gumilar Hanny Hafiar Harun Rosit Hendra Dermawan Siregar Hendra Hermawan Henny Sri Mulyani Rohayati Hijriah, Moch. Rizqi Husaini, Azis Ika Merdekawati Kusmayadi Ira Mirawati Iriana Bakti Jenny Ratna Suminar Karimah Nasr, Nailah Kodriyah kusumawardani, lita heni Lenny Sutedja Lestari, Gita Ayu Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin Maimon Herawati Maudy Rizkiana Poedjadi Mien Hidayat Mien Hidayat Muhammad Rizki Ridani Muji Rahayu Muntoro Muntoro Nabilah, Huria Husna Ninis Agustini Damayani Novyandra Ilham Bahtera NQ Ratna Suminar Sari Nugroho Dwi Hananto, Nugroho Dwi Nuryah Asri Sjafirah Pandu Rudy Widyatama Panjibrata Burhan Pramudita, Imelia Rizky Prihatin, Anna Aisyah Rahman, Azizul Rayhani, Fahira Salima Retasari Dewi Retasari Dewi, Retasari Rinda Aunillah Sirait Sabatini, Sabila Samson CMS Santi Susanti Savitna Savitna Setyowati, Raden Roro Nanik Siti Karlinah Soejarwo, Permana Ari Susanne Dida Suwandi Sumartias Tari Apriyani Tika Mutia Uparatu, Aldehead Marinda Merfonsina Ute Lies Siti Khadijah Uud Wahyudin Winarni Winarni Wulansari, Resti Wulansari, Resty Yasmina Shofa Az Zahra Yulianto, Alfian Prasetya Yustikasari Zahra, Yasmina Shofa Az Zein Mufarrih Muktaf, Zein Mufarrih