p-Index From 2021 - 2026
5.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Ulul Albab: Jurnal Studi Islam El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal KALAM Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Jurnal Theologia Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam Al-Ulum Al-Mizan (e-Journal) Farabi IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Potensia JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Konstitusi Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Quran dan al-Hadits Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner ALQALAM Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Jurnal Bimas Islam Al Ashriyyah JURNAL AL-AQIDAH Jurnal Konstitusi Al-Buhuts (e-journal) Jurnal Transformasi Administrasi Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Lektur Keagamaan Penamas Saree : Research in Gender Studies Jurnal Review Politik Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora Tarsius: Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif dan Humanis Journal of Islamic Studies and Civilization Dinika: Academic Journal of Islamic Studies. Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Journal of Islamic Studies and Civilization International Journal of Religious and Interdisciplinary Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

A Critical Study on Work Attire for Female Medical Personnel in Regards to MUI Decree Number 4 of 2009 Daud, Zakiul Fuady Muhammad; Rusuli, Izzatur; Fata, Ahmad Khoirul
Saree: Research in Gender Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Saree: Research in Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak - PSGA (Center for Gender and Child Studies) Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/saree.v7i2.6011

Abstract

Covering the entire body except for the face and palms is the rule of aurat for Muslim women according to Islam, that aimed at preserving their dignity and honour. However, certain professions require Muslim women to expose some of their forearms, leading to the issuance of a decree by the Indonesian Ulema Council (MUI) regarding its permissibility. This paper aims to critically analyse the MUI decree on the attire of female medical personnel and provide alternative solutions to ensure that they do not expose any part of their aurat. This paper is a literature review utilizing content analysis. The findings of this paper indicate that the MUI decree number 4 concerning the attire of female medical personnel in 2009 contains two decisions: one regarding the ideal coverage of aurat for women and another regarding the permissibility of exposing some parts of the aurat during duty. The Sharia objectives contained in the first decision are aimed at preserving religion and life, while those in the second decision are aimed at safeguarding life and property. A solution to prevent female medical personnel from exposing their forearms is by using long sleeves or gloves. The implication of this paper is that MUI is expected to provide alternative options to maintain aurat in any circumstance. AbstrakMenutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan adalah aturan aurat bagi perempuan Muslimah menurut Islam dalam rangka menjaga kemuliaan dan kehormatannya. Namun demikian, dalam pekerjaan tertentu menuntut perempuan muslim untuk membuka sebagian lengannya sehingga MUI mengeluarkan fatwa tentang kebolehannya. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis fatwa MUI tentang pakaian tenaga medis perempuan dan memberikan alternatif solusi agar tenaga medis tersebut tidak membuka sebagian auratnya. Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang menggunakan analisis isi dalam analisanya. Hasil tulisan ini menunjukkan bahwa fatwa MUI nomor 4 tentang pakaian tenaga medis perempuan tahun 2009 mengandung dua putusan, yaitu tentang aurat perempuan yang seharusnya dan tentang kebolehan membuka Sebagian aurat ketika menjalankan tugas. Maqasid syariah yang terkandung pada putusan pertama adalah dalam rangka menjaga agama dan jiwa, sedangkan maqasid pada putusan kedua dalam rangka menjaga jiwa dan harta. Solusi yang bisa dilakukan agar tenaga medis perempuan tidak membuka sebagian lengannya adalah dengan menggunakan manset atau sarung tangan panjang. Implikasi dari tulisan ini adalah diharapkan MUI memberikan alternatif pilihan untuk tetap menjaga aurat dalam kondisi apa pun.
Co-Authors Abdullah, Selfia Aminuyati Amril Amril Amril Amril Ananda, Rifki Abror Andries Kango Anna Sofiana Anwari Anwari Atmo Prawiro Atmo Prawiro Darise, Muh Iksan Daud, Zakiul Fuady Muhammad Dewi, Oki Setianad Djaru, Moh Zakaria Don, Abdul Ghafar Don Elnizar, Normand Edwin Fajar Nursahid Fauzan . Fauzan Fauzan Fauzan, Pepen Irpan Fauzan, Pepen Irpan Fauzan, Pepen Irpan Fauzan, Pepen Irpan Fauzi, Mahfud Fauzi, Mahfudh Firdina Dwi Yanti Gultom Harahap Gun Gun Abdul Basit Hadju, Sri Rahmatia Hakim, Abdurrahman Hamani, Sintia Harahap, Gultom Hubu, Awaluddin Hubu, Awaludin Ibnu, Ibnu Ichwan, Moh. Nor Imam Sopyan Irwanto Irwanto Ismail, Rahman A Izzatur Rusuli Izzuddin Washil Izzuddin Washil Izzuddin Washil, Izzuddin Izzuddin, Izzuddin Kamaruzzaman, Kartini Khusairi, Abdullah Korompot, Wahyudi M Ainun Najib Macpal, Sunandar Mahfudh Fauzi Mahmuddin Mahmuddin Manaka, Aan Setiawan Mohd Roslan Mohd Nor Mohd Roslan Mohd Nor Muh Khamdan Muh. Hukkam Azhadi Muh. Khamdan Muh. Khamdan, Muh. Muhammad Ainun Najib Muhammad Ainun Najib, Muhammad Ainun Muhammad Arwani Rofi’i Muhammad Hasan Said Iderus Muhammad Hasan Said Iderus, Muhammad Hasan Muhammad Mutawali Muhammad Nasir Muhammad Thahir Mustaqimah Mustaqimah Mustofa Mustofa Mustofa Mustofa Niswan, Muh Noorhayati, Siti Mahmudah Nursahid, Fajar Oki Setiana Dewi Oki Setianad Dewi Olii, Desri Hariyati Parray, Tauseef Ahmad Pepen Irpan Fauzan Pepen Irpan Fauzan Pepen Irpan Fauzan Polimange, Gustiyawati Rahmah Murtadha Ridwan, Ridwan Rifki Abror Ananda Roni Faslah Salsabila, Unik Hanifah Santoso, Eka Putra B. Setiana Dewi, Oki Siti Mahmudah Noorhayati Siti Mahmudah Noorhayati Sopyan, Imam Syam, Muh. Taufiq Zakiul Fuady Muhammad Daud