Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KELEMBABAN, SUHU RUMAH DAN KEBIASAAN MEROKOK ANGGOTA KELUARGA TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS TANJUNGPINANG TAHUN 2021 Fajar; Krismadies
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS) Volume 2 Nomor 2 September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v2i02.281

Abstract

Pneumonia merupakan masalah kesehatan dan penyumbang terbesar kematian pada balita. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan kelembaban, suhu rumah dan kebiasaan merokok anggota keluarga terhadap kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Tanjungpinang. Metodologi Penelitian Kuantitatif pendekatan cross sectional . Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah balita yang berkunjung kepuskesmas dengan gejala batuk/sukar bernafas. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil Penelitian dalam pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kelembaban (pValue = 0,000) , Suhu ruangan (pValue= 0,000) dan Kebiasaan merokok anggota keluarga(pValue= 0,003) terhadap kejadian pneumonia pada balita Kesimpulan : Ada hubungan antara kelembaban, suhu, dan kebiasaan merokok anggota keluarga terhadap kejadian pneumonia pada balita.
PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT DAN SARANA AIR BERSIH DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI PULAU SERAYA RT 01 DAN RT 02 SEKUPANG KOTA BATAM TAHUN 2022 Fajar
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v3i2.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Penerapan Perilaku Masyarakat dan Sarana Air Bersih Dalam Pencegahan Covid-19 di Pulau Seraya RT 01 dan RT 02 Kota Batam Tahun 2022. hasil penelitian mengenai pengetahuan responden terhadap pencegahan COVID-19 menunjukkan p value = 1,00 dimana α > 0,05 Ho, diterima yang artinya tidak ada hubungan pengetahuan responden terhadap pencegahan COVID-19, dari hasil penelitian mengenai sikap responden terhadap pencegahan COVID-19 menunjukkan p value = 1,00 dimana α > 0,05 Ho, diterima yang artinya tidak ada hubungan sikap responden terhadap pencegahan COVID-19, hasil penelitian mengenai tindakan responden terhadap pencegahan COVID-19 menunjukkan p value = 0,01 dimana α > 0,05 Ho, ditolak yang artinya ada hubungan antara tindakan responden terhadap pencegahan COVID-19, hasil penelitian mengenai tindakan responden terhadap pencegahan COVID-19 menunjukkan p value = 1,00 dimana α > 0,05 Ho, ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara sarana air bersih terhadap pencegahan COVID-19 Kata Kunci : Perilaku, Sarana Air Bersih, Covid 19.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENGGUNAAN SARANA AIR BERSIH BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA BATAM NOMOR 4 TAHUN 2016 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBAU TAHUN 2022 Fajar
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i01.507

Abstract

ABSTRAK Sarana air bersih merupakan salah satu hal yang penting untuk dikaji mengingat air merupakan kebutuhan pokok yang selalu dikonsumsi oleh masyarakat dan juga berpengaruh pada kelancaran aktifitas masyarakatTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan sosial ekonomi terhadap penggunaan Sarana air bersih berdasarkan Peraturan daerah Nomor 4 tahun 2016 di wilayah kerja Puskesmas sambau tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil penelitian dari 97 responden didapatkan hasil pengetahuan ( p value =0,011 ),sikap (p value=0,000), sosial ekonomi (p value=0,001). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan pengetahuan, sikap dan sosial ekonomi terhadap penggunaan sarana air bersih berdasarkan Peraturan daerah Kota Batam No 4 tahun 2016 di wilayah kerja Puskesmas sambau tahun 2022. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, sosial ekonomi, Sarana air bersih ABSTRACT water facilities are one of the important things to study considering that water is a basic need that is always consumed by the community and also affects the smooth running of community activities. Clean water facilities are based on Regional Regulation Number 4 of 2016 in the working area of ​​the Sambau Health Center in 2022. This study is a quantitative study with a cross sectional design. The results of the study of 97 respondents obtained the results of knowledge ( p value = 0.011), attitude (p value= 0.000), socioeconomic (p value= 0.001). Based on the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between knowledge, attitudes and socio-economics on the use of clean water facilities based on Batam City Regulation No. 4 of 2016 in the working area of ​​the Sambau Health Center in 2022. Keywords: Knowledge, attitudes, socio-economic, clean water facilities
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH DAN AIR MINUM DI KELURAHAN TIBAN LAMA Fajar; novelasari; Roni Razali; Indriani Ningsih
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v4i2.591

Abstract

Abstrak Air merupakan sumberdaya yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya. Air merupakan faktor penting dalam pemenuhan kebutuhan vital bagi makhluk hidup baik untuk air bersih maupun air minum, tujuan penelitian ini adalah untuk melihat menganalisis kualitas air sumur gali sebagai sumber air dan air minum di Kelurahan Tiban Lama Kota Batam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan deskriptif eksporatif dengan menggunakan uji laboratorium. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sumur gali yang ada di Kelurahan Tiban Lama Kecamatan Sekupang Kota Batam sebanyak 35 sampel, dengan waktu penelitian mulai dari bulan April hingga Mei 2020. Hasil penelitian bahwa sebayak 17 sampel (48,6%) yang memenuhi syarat 18 sampel (51,4%) tidak memenuhi syarat, secara keseluruhan dari 35 sampel air sumur gali di Kelurahan Tiban Lama yang masuk dalam kategori air bersih dan air minum adalah sebanyak 17 sumur gali dan 18 sumur gali tidak memenuhi kriteria berdasarkan standart Permenkes No. 492/ Menkes/ Per/ IV/ 2010 dan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 32 Tahun 2017 tentang standar air minum dan air bersih. Kesimpulan bahwa dari 35 sampel air sumur gali didapat hanya 17 sampel yang memenuhi syarat sebagai air minum dan air bersih sedangkan 18 sampel lainnya tidak memenuhi syarat. Diharapkan bagi Puskesmas setempat untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama mengenai pentingnya menjaga kualitas air konsumsi sehingga dapat meningkatkan taraf kesehatan bagi masyarakat. Kata Kunci : Air Bersih, Air Minum, Sumur Gali Abstract Water is a resource that is indispensable in human life and other living things. Water is an important factor in meeting the vital needs of living things both for clean water and drinking water, the purpose of this study is to analyze the quality of dug well water as a source of water and drinking water in the Tiban Lama Village, Batam City. The method used in this research is observation with an exportative descriptive approach using laboratory tests. The population in this study were all dug wells in the Tiban Lama Village, Sekupang District, Batam City, totaling 35 samples, with the research time starting from April to May 2020. The results showed that 17 samples (48.6%) who met the requirements 18 samples (51.4%) did not meet the requirements, overall of 35 samples of dug well water in the Tiban Lama Village that were included in the category of clean water and drinking water were 17 dug wells and 18 dug wells did not meet the criteria based on the Permenkes No. 492 / Menkes / Per / IV / 2010 and Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 32 of 2017 concerning drinking water and clean water standards. The conclusion is that from 35 samples of dug well water, only 17 samples qualify as drinking water and clean water, while 18 other samples do not meet the requirements. It is hoped that the local Puskesmas will provide education to the community, especially regarding the importance of maintaining the quality of consumption water so that it can improve the health standard for the community. Keywords: Clean Water, Drinking Water, Dug Well
DETERMINAN KEJADIAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALOI PERMAI DI KOTA BATAM Fajar; Sembiring, Firdaus Yustisia; Hendri, Muhammad Panca; Razali, Roni
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v5i1.767

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui tentang Determinan Kejadian Penyakit Pneumonia Pada Anak Balita Di wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Kota Batam Tahun 2022. Metodologi penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Case Control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 responden. analisa data menggunakan chi square dengan menggunakan kuesioner dan wawancara sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Umur Balita (PValue = 0,664), Jenis Kelamin (P-Value = 0,664), Berat Badan Lahir (P-Value = 0,104), Status Gizi (P-Value = 0,706), Asi Eklslusif (P-Value = 0,055), MPASI = P-Value (0,145), Kebiasaan Membakar Sampah (P Value = 1,000), Perokok Keluarga (P-Value = 0,796), Kepadatan Hunian (P-Value = 0,055), dan adanya hubungan antara Status Imunisasi (P-Value = 0,006), Pendidikan Ibu (P -Value = 0,002), Pekerjaan (P-Value = 0,001), Pengetahuan (P-Value = 0,022),Ventilasi Udara (P-Value = 0,011) terhadap kejadian Pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Kota Batam Tahun 2022. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara Status Imunisasi, Pendidikan Ibu, Pekerjaan, Pengetahuan, Ventilasi Udara dan yang merupakan faktor paling kuat berhubungan dengan pneumonia pada Anak balita adalah Pendidikan Ibu terhadap kejadian Pneumonia pada balita. Saran untuk masyarakat yang memiliki hunian kamar tidur padat agar dapat membiasakan membuka jendela atau ventilasi setiap hari agar terjadinya pertukaran udara sehingga virus dan bakteri penyebab Pneumonia pada balita. Kata Kunci : Pneumonia, Balita, Bayi, Case Control, Kuantitatif. ABSTRACT This study aims to determine the determinants of the incidence of pneumonia in toddlers in the working area of ​​Baloi Permai Health Center Batam City in 2022. The methodology of this research is quantitative with Case Control design. The sample in this study amounted to 60 respondents. Data analysis using chi square using questionnaires and interviews as research instruments. The results of this study indicate that there is no relationship between Toddler Age (PValue = 0.664), Gender (P-Value = 0.664), Birth Weight (P-Value = 0.104), Nutritional Status (P-Value = 0.706), Exclusive Breastfeeding (P-Value = 0.055), MPASI = P-Value (0.145), Trash Burning Habits (P Value = 1,000), Family Smokers (P-Value = 0.796), Occupancy Density (P-Value = 0.055), and the relationship between Immunization Status (P-Value = 0.006), Mother's Education (P-Value = 0.002), Occupation (P-Value = 0.001), Knowledge (P-Value = 0.022), Air Ventilation (P-Value = 0.011) on the incidence of Pneumonia in toddlers in the Work Area of ​​Baloi Permai Health Center Batam City in 2022. The conclusion of this study is that there is a relationship between Immunization Status, Mother's Education, Occupation, Knowledge, Air Ventilation and the strongest factor associated with pneumonia in children under five is Mother's Education on the incidence of pneumonia in toddlers. Suggestions for people who have dense bedrooms are to get used to opening windows or ventilation every day so that air exchange occurs so that viruses and bacteria cause pneumonia in toddlers. Keywords: Pneumonia, Toddler, Infant, Case Control, Quantitative.
Penerapan Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000 pada Industri Fashion Kreatif: Studi Kasus Brand Uniquelymozdaily Dea Wisnu Ramdani; Ari Assrishan Sos Mantoro; Zaid Abdul Hamid; Fajar; Alfiana
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6ehwd060

Abstract

This study aims to analyze the implementation of ISO 31000:2018-based risk management in the creative fashion industry, using a case study of Uniquelymozdaily. The implementation of risk management is crucial in dealing with market uncertainty, rapidly changing trends, and operational and reputational risks. This study used a qualitative descriptive method with a case study approach through the stages of risk identification, analysis, evaluation, and mitigation in accordance with ISO 31000 principles. The results indicate that Uniquelymozdaily faces six main risks: raw material delays, supply disruptions from suppliers, dependence on a single e-commerce platform, uncompetitive pricing strategies, ineffective marketing collaboration, and burnout due to high workload. Through the implementation of ISO 31000, the company was able to implement mitigation strategies such as supplier diversification, regular trend monitoring, and strengthening digital communication and security systems. The implementation of risk management has been proven not only to impact risk control but also to strengthen governance, increase consumer trust, and support Uniquelymozdaily's business sustainability amidst the competitive creative fashion industry.
Penerapan Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000 Pada Industri Otomotif  Studi Kasus Bengkel Mentari Motor Ari Assrishan Sosh Mantoro; Dea Wisnu Ramdani; Fajar; Fiqi Ardi Abdurahman Masdar; Alfiana
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4rd26n11

Abstract

This study analyzes the implementation of ISO 31000–based risk management at Bengkel Mentari Motor, an independent workshop in Bandung that has grown alongside increasing motorcycle ownership. Despite its business potential, the workshop’s risk management remains reactive and lacks a formal standard. A descriptive approach was used to identify risk types, assess risk levels, and determine appropriate mitigation strategies. The risks examined include operational, occupational safety, financial, equipment, service quality, and technological changes. The results show that several risks have high likelihood and impact, particularly those related to equipment condition, worker competence, and compliance with safety procedures. Based on the risk matrix, most risks fall into medium to high categories, requiring immediate control actions. The ISO 31000 framework provides a structured basis for identifying, analyzing, evaluating, and treating risks. The study recommends developing risk-based SOPs, enhancing mechanic training, implementing regular equipment maintenance, and establishing risk documentation to improve operational efficiency and business sustainability.
Perancangan Strategi Manajemen Risiko untuk Peningkatan Mutu Layanan Usaha Steam Motor dan Mobil Berdasarkan ISO 31000:2018: Cuci Steam “MY Wash” Fajar; Ari Assrishan Sosh Mantoro; Dea Wisnu Ramdani; Fiqi Ardi Abdurahman Masdar; Alfiana
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2fcck503

Abstract

This study aims to analyze and design a risk management strategy for My Wash Steam Motor and Mobil Salju by using the ISO 31000:2018 framework. The research employs a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and document review to identify risks that affect service quality. Based on the findings, a total of 31 risks were identified, consisting of operational, customer-related, human resource, environmental, financial, competitive, and regulatory risks. These risks were analyzed using likelihood and impact assessments, arranged in a risk-level matrix to determine handling priorities, and accompanied by mitigation strategies relevant to the business conditions. The results indicate that several risks fall into the high–priority category, including vehicle damage, service quality complaints, long queues, unstable daily revenue, and competitive pressure from similar businesses. The proposed mitigation strategies include developing standard operating procedures (SOP), employee training, improving queue management, enhancing service quality, strengthening financial recording, implementing simple waste management, and increasing business differentiation. Overall, implementing risk management based on ISO 31000:2018 supports My Wash in improving service quality, minimizing potential losses, and strengthening business competitiveness..
Analisis Potensi Pengembangan Wisata Halal Berbasis Ekoteologi Islam Dalam Perspektif Hifz Al Nafs Di Pantai Camplong Nurika Kamilia; Fajar; Faqihul Muqoddam
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata halal di Indonesia saat ini menjadi fokus utama dalam industri pariwisata nasional, seiring dengan potensi besar sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Namun, pengembangan ini sering kali hanya berfokus pada aspek formal seperti makanan dan tempat ibadah, tanpa mengintegrasikan etika lingkungan dan nilai-nilai Islami yang lebih mendalam. Di Pulau Madura, khususnya di Pantai Camplong, terdapat potensi besar untuk pengembangan wisata halal yang berkelanjutan. Meskipun memiliki keindahan alam dan lokasi strategis, potensi ini belum dioptimalkan secara maksimal dengan mengacu pada nilai-nilai lokal dan prinsip Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan wisata halal berbasis ekoteologi Islam dalam perspektif hifz al nafs di Pantai Camplong dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Camplong memiliki modal fisik yang kuat (atraksi, aksesibilitas) dan telah memenuhi unsur formal pariwisata halal (fasilitas ibadah, akomodasi berorientasi syariah). Namun, implementasi Ekoteologi Islam dan prinsip Hifz al-Nafs masih lemah. Kesenjangan utama ditemukan pada isu kebersihan dan sanitasi terutama penumpukan sampah yang disebabkan oleh kegagalan manajerial dan moral pengelola, yang secara langsung menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung. Masalah kebersihan ini dipandang melanggar prinsip fundamental Hifz Al Nafs serta kaidah Ekoteologi Islam, yang menekankan pentingnya menjaga Amanah (tanggung jawab) dan Mizan (keseimbangan) alam.
Perbandingan Keamanan dan Performa Protokol VMess, VLESS, Trojan, dan WireGuard pada Passwall Berbasis OpenWRT fajar; Aulia
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.2.5368

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan membandingkan tingkat keamanan serta kinerja empat protokol tunneling modern: Vmess , Vless , Trojan , dan WireGuard . Implementasi dilakukan menggunakan aplikasi Passwall versi 4.77-6 pada firmware kustom ReyRe WRT berbasis OpenWRT 23.05.4, yang berjalan pada router STB OpenWrt B860H . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen komparatif untuk memancarkan parameter seperti throughput , latensi , jitter , dan penggunaan CPU . Analisis keamanan dilakukan menggunakan Wireshark untuk mendeteksi enkripsi dan potensi kebocoran data. Hasilnya menunjukkan tidak ada protokol yang unggul di semua aspek. Vless mencatat throughput tertinggi (23.2 Mbit/s), cocok untuk streaming dan transfer data besar. Trojan menunjukkan latensi (110 ms) dan jitter (8 ms) terendah, ideal untuk aplikasi real-time seperti game online dan konferensi video , serta konsumsi CPU paling efisien (1.1%). WireGuard memiliki throughput yang tinggi, namun dengan jitter tidak stabil (hingga 239 ms). Dari sisi keamanan, semua protokol berhasil mengenkripsi payload , tetapi terjadi kebocoran DNS ke router lokal pada konfigurasi default . Oleh karena itu, pemilihan protokol sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna: Vless untuk kecepatan, Trojan untuk stabilitas, dan Vmess sebagai solusi seimbang. Kata kunci: tunneling, openWRT, passwall, keamanan, performa, DNS leak -------------------------------------------------------------------------------------------------- Comparison Of Security And Performance Of Vmess, Vless, Trojan, And Wireguard Protocols On Opwrt-Based Passwall This study compares the security and performance of four modern tunneling protocols Vmess, Vless, Trojan, and WireGuard implemented via Passwall version 4.77-6 on ReyRe WRT custom firmware based on OpenWRT 23.05.4, running on a ZTE B860H STB router. A quantitative approach using a comparative experimental method was applied to evaluate throughput, latency, jitter, and CPU usage. Security analysis was conducted using Wireshark to examine encryption effectiveness and detect DNS leaks. The results show that WireGuard achieved the highest throughput (45.2 Mbit/s) and the lowest CPU usage (1.2%), making it ideal for bandwidth-intensive activities. Trojan recorded the lowest latency (7.1 ms) and stable jitter (0.35 ms), making it suitable for real-time applications like VoIP and online gaming. Vmess and Vless performed moderately, with Vmess standing out as a balanced, versatile choice. From a security perspective, all protocols successfully encrypted payloads; however, DNS leaks to the local router were consistently detected under default configurations, posing a significant privacy concern. Statistical analysis confirmed that performance differences between protocols were significant. This study provides data-driven insights for selecting the most appropriate tunneling protocol based on specific user needs and highlights the importance of manual configuration to prevent information leakage. Keywords: tunneling, openWRT, passwall, security, performance, DNS leak