Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Potensi Pengembangan Wisata Halal Berbasis Ekoteologi Islam Dalam Perspektif Hifz Al Nafs Di Pantai Camplong Nurika Kamilia; Fajar; Faqihul Muqoddam
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pariwisata halal di Indonesia saat ini menjadi fokus utama dalam industri pariwisata nasional, seiring dengan potensi besar sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Namun, pengembangan ini sering kali hanya berfokus pada aspek formal seperti makanan dan tempat ibadah, tanpa mengintegrasikan etika lingkungan dan nilai-nilai Islami yang lebih mendalam. Di Pulau Madura, khususnya di Pantai Camplong, terdapat potensi besar untuk pengembangan wisata halal yang berkelanjutan. Meskipun memiliki keindahan alam dan lokasi strategis, potensi ini belum dioptimalkan secara maksimal dengan mengacu pada nilai-nilai lokal dan prinsip Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan wisata halal berbasis ekoteologi Islam dalam perspektif hifz al nafs di Pantai Camplong dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Camplong memiliki modal fisik yang kuat (atraksi, aksesibilitas) dan telah memenuhi unsur formal pariwisata halal (fasilitas ibadah, akomodasi berorientasi syariah). Namun, implementasi Ekoteologi Islam dan prinsip Hifz al-Nafs masih lemah. Kesenjangan utama ditemukan pada isu kebersihan dan sanitasi terutama penumpukan sampah yang disebabkan oleh kegagalan manajerial dan moral pengelola, yang secara langsung menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung. Masalah kebersihan ini dipandang melanggar prinsip fundamental Hifz Al Nafs serta kaidah Ekoteologi Islam, yang menekankan pentingnya menjaga Amanah (tanggung jawab) dan Mizan (keseimbangan) alam.
Perbandingan Keamanan dan Performa Protokol VMess, VLESS, Trojan, dan WireGuard pada Passwall Berbasis OpenWRT fajar; Aulia
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.2.5368

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan membandingkan tingkat keamanan serta kinerja empat protokol tunneling modern: Vmess , Vless , Trojan , dan WireGuard . Implementasi dilakukan menggunakan aplikasi Passwall versi 4.77-6 pada firmware kustom ReyRe WRT berbasis OpenWRT 23.05.4, yang berjalan pada router STB OpenWrt B860H . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen komparatif untuk memancarkan parameter seperti throughput , latensi , jitter , dan penggunaan CPU . Analisis keamanan dilakukan menggunakan Wireshark untuk mendeteksi enkripsi dan potensi kebocoran data. Hasilnya menunjukkan tidak ada protokol yang unggul di semua aspek. Vless mencatat throughput tertinggi (23.2 Mbit/s), cocok untuk streaming dan transfer data besar. Trojan menunjukkan latensi (110 ms) dan jitter (8 ms) terendah, ideal untuk aplikasi real-time seperti game online dan konferensi video , serta konsumsi CPU paling efisien (1.1%). WireGuard memiliki throughput yang tinggi, namun dengan jitter tidak stabil (hingga 239 ms). Dari sisi keamanan, semua protokol berhasil mengenkripsi payload , tetapi terjadi kebocoran DNS ke router lokal pada konfigurasi default . Oleh karena itu, pemilihan protokol sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna: Vless untuk kecepatan, Trojan untuk stabilitas, dan Vmess sebagai solusi seimbang. Kata kunci: tunneling, openWRT, passwall, keamanan, performa, DNS leak -------------------------------------------------------------------------------------------------- Comparison Of Security And Performance Of Vmess, Vless, Trojan, And Wireguard Protocols On Opwrt-Based Passwall This study compares the security and performance of four modern tunneling protocols Vmess, Vless, Trojan, and WireGuard implemented via Passwall version 4.77-6 on ReyRe WRT custom firmware based on OpenWRT 23.05.4, running on a ZTE B860H STB router. A quantitative approach using a comparative experimental method was applied to evaluate throughput, latency, jitter, and CPU usage. Security analysis was conducted using Wireshark to examine encryption effectiveness and detect DNS leaks. The results show that WireGuard achieved the highest throughput (45.2 Mbit/s) and the lowest CPU usage (1.2%), making it ideal for bandwidth-intensive activities. Trojan recorded the lowest latency (7.1 ms) and stable jitter (0.35 ms), making it suitable for real-time applications like VoIP and online gaming. Vmess and Vless performed moderately, with Vmess standing out as a balanced, versatile choice. From a security perspective, all protocols successfully encrypted payloads; however, DNS leaks to the local router were consistently detected under default configurations, posing a significant privacy concern. Statistical analysis confirmed that performance differences between protocols were significant. This study provides data-driven insights for selecting the most appropriate tunneling protocol based on specific user needs and highlights the importance of manual configuration to prevent information leakage. Keywords: tunneling, openWRT, passwall, security, performance, DNS leak
Pendampingan Pembentukan Bank Sampah RW Sebagai Pemberdayaan Sampah Berbasis Masyarakat: Vol. 2 No.1 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Puspita, Maria Entina; Elen; Fajar; Krisna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 2 No. 1 (2025): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v2i1.699

Abstract

Kegiatan pendampingan pembentukan bank sampah RW ini sebagai salah satu model pemberdayaan sampah berbasis masyarakat di wilayah RW 5 Ngentaksari Salatiga. Kegiatan pendampingan dilakukan dengan tahapan sosialisasi pemilahan dan pemilihan sampah anorganik hingga praktik pengumpulan dan penimbangan sampah setiap bulannya. Sasaran kegiatan adalah kelompok PKK. Bank sampah ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu PKK mengelola sampah mereka secara efisien dan menumbuhkan disiplin dalam pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik. Diharapkankegiatan ini meningkatkan kesadaran ibu-ibu PKK dengan mengumpulkan sampah anorganik mereka dan menjual sesuai kategori. Pada akhirnya program ini menghasilkan pembinaan berkelanjutan dengan memberdayakan ibu-ibu PKK untuk memilah sampah mereka secara efisien dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Software Project Management Systems Using Kanban Method in the CV. Primavisi Globalindo Pradana, Fajar; Ilmi, Muhammad Aliyya; Fajar; Hayuhardhika Nugraha Putra, Widhy
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.779 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v4i2.14320

Abstract

Reducing the risk of failure in working on software projects is one of the successes for the company. It can be done by implementing project planning management properly. One important aspect of project management planning is scheduling. Scheduling includes recording human resources and tasks in the project. The Kanban method is one of the methods used to overcome problems in controlling project schedules. This study aims to develop a project scheduling system that applies the Kanban method. In this research, project management and scheduling system will be developed using the Kanban method. This system expected to be able to assist companies in handling projects. Kanban was chosen because it can easily respond to project changes, easily implemented, and company needs. In this study, unit testing was performed on the system's three main features and tested the validity of the system's 49 functional requirements. The usability test produces a value of 76. Based on the validation and usability test results, it can be concluded that the system is included in the acceptable category.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL GAMES TGT (TEAMS GAMES TOURNAMEN) PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VIII E SMP NEGERI 38 SEMARANG Septya Nurhayati; Arief Nurhidayat; Fajar
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v8i2.5448

Abstract

Motivasi belajar peserta didik menentukan berhasil tidaknya pelaksanaan pembelajaran.Karena belajar merupakan suatu proses yang terjadi dari dalam, maka faktor motivasi mempengaruhinya. Peserta didik di SMP Negeri 38 Semarang kelas VIII E ketika pembelajaran IPS asik bermain sendiri dengan temannya, bermalas-malasan saat pembelajaran IPS, membuat kegaduhan di kelas, mengganggu peserta didik lain yang ingin memperhatikan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, mengantuk saat pembelajaran berlangsung bahkan ada yang tertidur saat pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Motivasi belajar IPS menggunakan TGT (Teams Games Tournament) pada kelas VIII E SMP Negeri 38 Semarang mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Hal tersebut dibuktikan dengan kategori tinggi awalnya sebesar 19% meningkat menjadi 58%, kategori sedang awalnya sebesar 36% menjadi 29% dan kategori kurang awalnya sebesar 45% menurun menjadi 13%. Pembelajaran dengan model TGT dapat memotivasi, menumbuhkan minat dan semangat peserta didik dalam pembelajaran. Students' learning motivation determines the success or failure of implementing learning. Because learning is a process that occurs from within, motivation factors influence it. Students at SMP Negeri 38 Semarang class VIII E when learning social studies have fun playing alone with their friends, lazing around while learning social studies, making noise in class, disturbing other students who want to pay serious attention to learning, getting sleepy during learning. who fell asleep while studying. The type of research used in this research is Classroom Action Research (PTK). Motivation to learn social studies using TGT (Teams Games Tournament) in class VIII E of SMP Negeri 38 Semarang has increased from cycle I to cycle II. This is evidenced by the high category initially being 19% increasing to 58%, the medium category initially being 36% to 29% and the low category initially being 45% decreasing to 13%. Learning with the TGT model can motivate, foster students' interest and enthusiasm in learning.