Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DENGAN PEMANFAATAN LIDAH BUAYA UNTUK PERAWATAN KULIT KEPALA DAN RAMBUT Ambarwati, Neneng Siti Silfi; Supiani, Titin; Laksmi, Nilam Amelia; Atmanto, Dwi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.072.01

Abstract

Background: Aloe vera is a medicinal plant that has been used since 1500 BC in many countries as a local medicine that has thick leaves flesh from the Liliaceae family. There are 75 compounds in Aloe vera leaves flesh have been found including 20 minerals (copper, iron, calcium, zinc, manganese, sodium, potassium, etc), 20 amino acids, vitamins (vitamins A, B, C, E, B12, folic acid ), salicylic acid, and water. Aloe vera is widely used for its antibacterial, anti-viral, anti-inflammatory, the lack of itching, and help prevent skin ulcers. Purpose: This study intends to investigate the effect of fresh Aloe vera gel mask in the reduction of scalp dandruff. Methods: Sampling was done by purposive sampling method as many as 10 people suffering from dry dandruff divided into 2 groups, namely 5 were given care using fresh Aloe vera gel mask and 5 were given control mask treatment. Each sample received 3 treatments a week for 4 weeks. Observations before and after treatment were carried out by experts using a research instrument sheet assisted by a skin and hair analyzer. Test requirements analysis using the normality test and homogeneity test, and data analysis using the T-test. Results: The test results show data are normally distributed and homogeneous, tcount (3.38) > ttable (1.86). This showed that the influence the used of Aloe vera to reduce dandruff on the scalp. Obtained the average value of the reduction in dandruff with use fresh Aloe vera gel mask (0.800) was greater than using a control (0.699). Conclusion: The results of this study indicate that there influence of used Aloe vera leaves flesh mask on reduced dandruff on the scalp. Abstrak Latar belakang masalah: Kesejahteraan keluarga merupakan kondisi keluarga yang memiliki keuletan, ketangguhan, kemampuan sehingga mampu hidup mandiri. Lidah buaya adalah tanaman obat yang telah digunakan sejak 1500 SM di banyak negara sebagai obat lokal yang memiliki daging daun tebal dari keluarga Liliaceae. Ada 75 senyawa dalam daging daun lidah buaya yang telah ditemukan termasuk 20 mineral (tembaga, besi, kalsium, seng, mangan, natrium, kalium, dll), 20 asam amino, vitamin (vitamin A, B, C, E, B12, asam folat), asam salisilat, dan air. Lidah buaya banyak digunakan untuk antibakteri, anti-virus, anti-inflamasi, kurangnya gatal, dan membantu mencegah borok kulit. Tujuan: Penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki efek dari masker gel lidah buaya segar dalam mengurangi ketombe kulit kepala dan cara bagaimana lidah buaya ini dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesehateraan keluarga. Metode: Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sebanyak 10 orang penderita ketombe kering yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang diberikan perawatan menggunakan masker gel lidah buaya segar dan 5 orang diberi perlakuan masker kontrol. Perlakuan sampel dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu minggu selama 4 minggu. Pengamatan sebelum dan sesudah perawatan dilakukan oleh dua orang ahli kulit dan rambut dengan menggunakan lembar instrumen penelitian. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan analisis data menggunakan uji t. Selanjutnya dilakukan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan literatur untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan menggunakan lidah buaya ini. Hasil: Hasil tes menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, dengan thitung (3,38) > ttabel (1,86). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh penggunaan masker gel lidah buaya dalam mengurangi ketombe pada kulit kepala. Diperoleh nilai rata-rata pengurangan ketombe dengan menggunakan masker gel lidah buaya segar (0,800) lebih besar daripada menggunakan kontrol (0,699). Implikasi: Pembudidayaan lidah buaya dan pemanfaatan lidah buaya sebagai masker dapat meningkatkan kesehateraan keluarga. Kata kunci: kesejahteraan keluarga, masker gel lidah buaya segar, mengurangi ketombe
Kajian tentang Pemanfaatan Biji Rami (Linum usitatissimun) sebagai Masker Perawatan Kecantikan Kulit Imani, Cinta Kharisma; Armandari, Mari Okatini; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi manfaat biji rami (flaxseed) sebagai bahan dasar dalam pembuatan masker gel untuk perawatan kecantikan kulit. Biji rami diketahui kaya akan nutrisi seperti asam lemak omega-3, lignan, antioksidan, dan vitamin E, yang semuanya memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit. Studi ini mengkaji literatur ilmiah, hasil penelitian klinis, dan pengalaman pengguna untuk memahami efektivitas masker gel biji rami dalam berbagai aspek perawatan kulit, termasuk hidrasi, anti-inflamasi, penyembuhan luka, dan anti-penuaan.Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi deskriptif pada objek penelitiannya. Analisis data berlangsung secara simultan yang dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data dengan alur tahapan: pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan kesimpulan atau verifikasi (conclution drawing & verifying). Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji validitas yang digunakan adalah triangulasi data.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biji rami memiliki potensi yang besar sebagai bahan alami dalam produk perawatan kecantikan kulit. Masker gel biji rami tidak hanya efektif dalam meningkatkan kesehatan dan penampilan kulit, tetapi juga aman digunakan tanpa efek samping yang signifikan. Penelitian ini mendukung penggunaan biji rami dalam produk kecantikan alami dan ramah lingkungan, serta mendorong inovasi lebih lanjut dalam formulasi produk perawatan kulit berbasis biji rami.
Pengembangan Minyak Esensial Lemongrass Cymbopogon citratus (DC.) Stapf sebagai Bahan Sediaan Aromaterapik Kosmetik Ambarwati, Neneng Siti Silfi; Armandari, Mari Okatini; Hidayah, Nurul; Tetha, Mediefa Ayu Raraendra Eday
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman serai atau yang lebih dikenal dengan Lemongrass tumbuh subur di Indonesia. Lemongrass mengandung minyak atsiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lemongrass Essential Oil (LEO), memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi bahan sediaan kosmetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan evaluasi minyak atsiri yang terkandung dalam Lemongrass. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis data kualitatif dengan mengambil bahan pustaka. Berdasarkan hasil studi pustaka yang dilakukan oleh penulis, pemanfaatan Lemongrass sudah dikenal sejak lama dan dapat dimanfaatkan sebagai obat dan bahan kosmetika sebagai perawatan kesehatan kulit dan wajah.
Peranan Juru Rias Pengantin Terhadap Pelestarian Tata Rias Solo Putri di Kabupaten Tangerang Chevytta, Kirana Dinda; Siregar, Jenny Sista; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peranan juru rias pengantin dalam pelestarian tata rias Solo Putri di Kabupaten Tangerang. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari empat juru rias pengantin dan dua pemandu adat sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: deskriptif, kategorisasi, dan koneksi. Validasi data dilakukan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin keabsahan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa juru rias pengantin memegang peran sentral, tidak hanya sebagai pelaku teknis tata rias, tetapi juga sebagai penjaga nilai budaya Jawa. Mereka melestarikan tata rias Solo Putri melalui edukasi kepada klien, regenerasi kepada calon perias muda, serta adaptasi kreatif yang tetap mempertahankan keaslian budaya. Strategi yang digunakan antara lain menyampaikan filosofi riasan kepada klien, membuat konten edukatif di media sosial, serta menyelenggarakan pelatihan informal. Informan berharap agar pelestarian tata rias Solo Putri didukung oleh berbagai pihak melalui komunitas, lembaga pelatihan, festival budaya, hingga kebijakan pemerintah daerah.
Hubungan Pengetahuan Bentuk Wajah Dengan Pemilihan Teknik Contouring Wajah Yang Tepat Untuk Wajah Segi Empat Pada Mahasiswa Pendidikan Tata Rias Ramadina, Nafia; Herawati, Eti; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman mengenai bentuk wajah sangatlah penting untuk dapat menentukan teknik rias wajah yang sesuai, khususnya teknik contouring agar dapat memberikan hasil contour yang lebih proporsional dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan bentuk wajah dengan pemilihan teknik contouring yang tepat untuk wajah segi empat pada mahasiswa Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Instrumen pengumpulan data berupa angket pilihan ganda yang terdiri dari 14 butir soal untuk variabel X (Pengetahuan Bentuk Wajah) dan 15 butir soal untuk variabel Y (Pemilihan Teknik Contouring Wajah yang Tepat untuk Wajah Segi Empat). Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 46 mahasiswa. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,732 dengan signifikansi < 0,001, yang berarti terdapat hubungan positif yang kuat antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,536 menunjukkan bahwa 53,6% variabel Y dipengaruhi oleh variabel X. Dengan demikian, semakin tinggi pengetahuan mahasiswa mengenai bentuk wajah, maka semakin tepat pula teknik contouring yang dipilih untuk wajah segi empat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan pembelajaran teknik tata rias berdasarkan karakteristik wajah.
Formulasi Sediaan Lipstik Dari Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sapitri, Desti Amalia; Irtawidjajanti, Sri; Ambarwati, Neneng Siti Silfi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20641

Abstract

Lipstick is a cosmetic product applied to the lips and is likely to be ingested along with saliva, food, or drink. The repeated use of harmful synthetic dyes in lipstick can have adverse effects on health. Therefore, safer natural dye alternatives are needed, such as mangosteen fruit peel extract (Garcinia mangostana L.), which contains anthocyanin compounds as natural dyes due to the purple-red color of the mangosteen fruit peel. This study aims to formulate and evaluate the physical quality of lipstick using natural dyes from mangosteen peel extract based on the standards SNI 16-4769-1998 and SNI 16-4399-1996. The method used was laboratory experimentation with maceration techniques using 96% ethanol as a solvent. Three lipstick formulas were created with varying concentrations of extract: F1 (3 grams), F2 (5 grams), and F3 (7 grams). The quality evaluation of the formulations included organoleptic testing, pH measurement, stability testing, homogeneity testing, adhesion testing, and melting point testing. The results showed that all formulas had good color, texture, aroma, and shape stability. Formulas 2 and 3 met the lip pH requirements (4.5-7), while formula 1 was below the safe limit, showing a pH value of 4.41. All three formulas showed good homogeneity with no coarse particles, adhesion of more than 4 seconds, and melting point that met the standard (52-53.5°C). Based on these evaluation parameters, it can be concluded that Formula 2 and Formula 3 are the most optimal formulations and have the potential to be further developed as cucumber fruit extract-based lip balm.
Tyrosinase Inhibitory Activity of The Extracts from Garcinia lateriflora Blume var. Javanica Boerl, Garcinia fruticosa Lauterb, and Garcinia xanthochymus Ambarwati, Neneng Siti Silfi; Elya, Berna
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/drty6950

Abstract

Tyrosinase overexpression in humans increases melanin production in the skin, which may have hyperpigmentation-causing effects. In this study, various extracts from the Garcinia lateriflora Blume var. Javanica Boerl, Garcinia fruticosa Lauterb, and Garcinia xanthochymus plants were tested for their ability to inhibit the tyrosinase enzyme. The results showed that the G. fruticosa Lauterb stem bark hexane extract had the highest activity followed succesively by the G. lateriflora Blume var javanica Boerl leaf methanol extract, G xanthochymus mesocarp hexane extract, G. xanthochymus mesocarp methanol extract. The results show that the G. fruticosa Lauterb stem bark hexane extract has the highest tyrosinase inhibitory activity (45.61 ± 1.58%) among the four extracts and the tyrosinase inhibitory activity of kojic acid (65.07 0.86%).
Hedonic Test of Garcinia dulcis (Roxb.) Kurz Extract Peel-Off Gel Mask and Gel Serum Ambarwati, Neneng Siti Silfi; Irtawidjajanti, Sri; Armandari, Mari Okatini; Ana, Elsa Fitri; Triyani, Yulia
Journal of Pharmaceuticals and Natural Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): J. Pharm. Nat. Sci.
Publisher : B-CRETA Publisher (CV. Borneo Citra Kreatama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70392/jpns.v2i1.1927

Abstract

 The cosmetics industry is experiencing rapid growth as consumer awareness of the importance of safe and effective skincare products increases. This creates an excellent opportunity for natural ingredient cosmetics. Garcinia dulcis (Roxb.) Kurz has been proven to have bioactive activities, such as antioxidants and anti-elastase, which can potentially be used for skin care, such as preventing premature aging and maintaining skin elasticity. This study evaluates consumer preference levels for peel-off masks and Garcinia dulcis extract serums. The method used was a hedonic test with parameters of aroma, skin feel, texture, color, absorption, viscosity, and drying time on a scale of 1-5. Data were analyzed using the Mann-Whitney U test. The results were that 33.85% of the panelists were neutral towards the serum’s aroma, and 40% did not like the mask’s aroma. A total of 41.54% of the panelists liked the serum’s texture, and 33.85% of the panelists were neutral about liking the mask’s texture. The skin taste parameter showed that 58.46% of the panelists liked the serum, and 36.92% were neutral to liking the mask. The gel serum and peel-off gel mask colors were liked by 46.15% and 44.62% of the panelists, respectively. The gel serum’s absorption rate and the peel-off gel mask’s drying time were liked by 36.92% and 33.85% of the panelists, respectively. 33.85% of the panelists liked the gel serum’s viscosity. The statistical test showed significant differences in aroma, taste, and absorption (p < 0.05). In conclusion, the peel-off gel mask and serum of Garcinia dulcis (Roxb.) Kurz extract has good potential as a skincare product, although further development is needed to improve the aroma, taste, and drying time.
Pemanfaatan Tanaman Lokal Sebagai Bahan Kosmetika Alami di Desa Singasari Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor Yulia, Elvyra; Atmanto, Dwi; Silfi Ambarwati, Neneng Siti; Andani Putri, Rafifta Hasna; Yasmin, Salwa Nabilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.052.08

Abstract

Penggunaan tanaman lokal sebagai bahan baku kosmetika alami merupakan potensi besar untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan, namun pengetahuan masyarakat tentang hal ini masih terbatas. Penelitian ini difokuskan pada program pelatihan di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, di mana permasalahan utama adalah kurangnya sumber bacaan yang memadai mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan kosmetika alami. Hal ini menyebabkan banyak warga setempat tidak memiliki pemahaman cukup tentang manfaat tumbuhan endemik yang dapat diolah menjadi produk kosmetik ramah lingkungan. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat melalui penyediaan buku bacaan tentang pemanfaatan dan pengelolaan tanaman lokal, serta aplikasinya dalam wirausaha kosmetika alami. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan interaktif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas peserta belum menguasai materi, sedangkan post-test mengindikasikan peningkatan yang signifikan, dengan 10 peserta (77%) memperoleh nilai 100. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata persentase pelatihan mencapai 91,75%, yang mencerminkan peningkatan pengetahuan yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka Pembuatan Masker Badan Melalui Pemanfaatan Bahan Alam di Desa Singasari Jonggol: Pengabdian Nurul Hidayah; Neneng Siti Silfi Ambarwati; Mari Okatini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3618

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi pada ibu PKK dan remaja putri dalam membuat kosmetik perawatan badan berupa masker badan dengan memanfaatkan hasil alam yang ada di desa singasari, hasil alam yang dimaksud yaitu beras dan timun. Beras dan timun merupakan komoditas utama Masyarakat di desa ini. Desa singasari terkenal sebagai penghasil beras terbesar di wilayah jonggol jawa barat, selain beras hortikultura lainnya seperti timun, kacang-kacangan juga menjadi pendukung hasil alam setelah beras. Hasil alam ini dimanfaatkan untuk konsumsi harian Masyarakat, melihat potensi alam tersebut, maka dosen Tata rias, FT-UNJ melihat peluang besar untuk mendorong Masyarakat juga memanfaatkan hasil alam tersebut sebagai produk selain untuk konsumsi pangan sehingga adanya pendampingan dari Fakultas Teknik UNJ bekerja sama dengan BUMD menyelenggarakan program PKM untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam di desa singasari salah satunya dengan membuat produk masker perawatan badan. Metode pelaksanaan di diawali dengan observasi, wawancara dan implementasi kegiatan dengan ceramah dan demonstrasi pembuatan masker perawatan badan. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan Masyarakat dalam pembuatan masker perawatan badan. Kegiatan ini memberi pengaruh besar kepada masyarakat dalam membuat masker perawatan badan dan cara pengemasan serta bagaimana cara memasarkannya. Hasil pelatihan menyatakan terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 13,44 poin atau sekitar 22% dari nilai rata-rata awal.
Co-Authors . Azizahwati Adibah Muthi’ah Ahda Sabilla Ramadhani Aini Nurul Alifah Syahirah Syahirah Amanda, Kerin Nadila Amanda, Reistha Fazlia Amarila Malik Amelia Sabella Andani Putri, Rafifta Hasna Angela Zefanya Aniesa Puspa Arum Aniesa Puspa Arum Araminta Leilani Armandari, Mari Okatini Arum, Aniesa Puspa Asnia, Marisa Asri Fuji Astuti Atikah Nur Rahmawati Atmanto, Dwi Audrey Febrina Hidajatulloh Auriah Isahsyah Nathania Awalia, Fadilla Putri Ayudyah Khusuma Wardani Azizahwati Azizahwati Azkia Silmi Kaaffah Azminah Azminah Bagus Nur Listiyono Berna Elya Chanar Mutiara Putri Chandra, Amelia Chevytta, Kirana Dinda Devi Sulastiowati Dian Pertiwi Josua Dudung R, Agus Dwi Atmanto Dwi Atmanto Dwi Fitri Rachmawati Efri Sandi Elvyra Yulia Endang Hanani Endang Hanani Erfina Nurfitria Rifani Esti Suntari Eti Herawati Eti Herawati Faradilla, Jihan Farah Fatmasari Munandar Farah Zhafirah Feisal Farhanah, Aulia Filli, Btari Annisaa Firda Fairuz Karimah Fitri Ana, Elsa Fitri, Zulfa Fitria, Alfi Nur Gautama, Chika Gustanto, Zefanya Christy Hakim, Ratu Mayra Hanawara, Neta Hanita Omar Hasri Mutiara Putri Hidajatulloh, Audrey Febrina Hilman Syafei Syafei Imani, Cinta Kharisma Irwan Saputra Islamudin Ahmad Jenny Sista Siregar Kartika Agustina Karuniawaty, Aldes Kezia Pratiwi Khansa, Muthia Khoerunnisa, Echa Nabila Laksmi, Nilam Amelia Lidya Jesika Sinaga Lilis Jubaedah Lutfia Miftah Palah Mardiana Mulia Ningsih, Ajeng Mari Okatini Mari Okatini Armandani Mari Okatini Armandari Mari Okatini Armandari Mari Okatini Armandari Marisa Asnia Marketplace Mega Gladiani Sutrisno Minda Hurulaini Muhammad Hanafi Mutiah Azizah Nabila Aulia Rahmah Nabilah, Fildzah Nabillah, Naflah Lutfi Nada Afifah Naflah Lutfi Nabillah Norma Nurul Ilmi Novia Sagita Noviani, Yuslia NURINA AYUNINGTYAS Nurina Ayuningtyas, Nurina Nurmala Santi, Rafika Nurul Hidayah Nurul Hidayah NURUL HIDAYAH Putri Dwi Candra Putri, Hasri Mutiara Putu GMW Mahayasih Qonitah, Zahrah Rifa Raisa Aulia Hamid Ramadina, Nafia Rasifah restu, rizkya Riezqa Nur Attazqiah Rita Susesty Salma Indah Maharani Salsabila, Fahira Salvana Laviola Luciano Sapitri, Desti Amalia Sekar Jatiningsih Setia Budi Setia Budi Shynta Ramadhan Siregar, Jenny Sista Siska Marlina Sitti Nursetiawati Sri Irta Widjajanti Sri Irta Widjajanti Sri Irtawidjajanti SRI WULANDARI Supiani, Titin Tetha, Mediefa Ayu Raraendra Eday Tiara Fahriza Titin Supiani Triastity, Sarinah Triraharja, Shirley Gemilang Triyani, Yulia Valeria Vinta Marito Vira Tri Handriana Wafiq Nur Azizah Wahyudi, Dion Wengi, Lintang Ayu Panjer Yasmin Savitri Yasmin, Salwa Nabilah Yesi Desmiaty, Yesi Yolanti Yuditya Artha Yulia, Elvyra Yussi Pratiwi Zaeny, Lia Laelliyah Zahira, Alya Juwita