Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GRAFIS DI SDN 2 MANDATI II WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Amelia, Lia
JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Vol 1 No 01 (2022): JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jimr.v1i01.209

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III.A Sekolah Dasar Negeri 2 Mandati II Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi . Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dengan pendekatan media grafis. Berdasarkan hasil penelitian sebelum tindakan rata-rata nilai siswa 47,90 (cukup), ketuntasan individual hanya 5 siswa dan ketuntasan klasikal 15,15%; pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar 65,20 (cukup), ketuntasan individual diperoleh 21 siswa dan ketuntasan klasikal 63,63% %; dan pada siklus II nilai rata–rata 81,15 (baik) dan ketuntasan klasikal adalah sebanyak 33 siswa atau 100%. Dengan demikian penggunaan media grafis berhasil atau dapat meningkatkan hasil belajar jasmani olahraga dan kesehatan siswa Kelas III.A Sekolah Dasar Negeri 2 Mandati II Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi
Implementation of Semi Fowler Position to Reduce Shortness of breath on Congestive Heart Failure (CHF) Amelia, Lia; Karlina, Nonok; Muadi, Muadi
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 2 (2025): Infectious Diseases
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i2.11587

Abstract

Patient  with congestive heart failure(CHF) often experience shortness of breath due to fluid buildup in the lungsIn the Emergency Department, shortness of breath is a primary complaint requiring prompt and appropriate treatment. Incorrect body positioning can exacerbate symptoms. The semi-Fowler's position is a simple intervention that can increase lung expansion and decrease heart workload. The purpose of this studyTo determine the effectiveness of the semi-Fowler position in reducing shortness of breath in congestive heart failure (CHF) patients in the Emergency Department. The focus of the study is highly relevant to emergency clinical conditions and contributes to nursing practice in the ER, particularly in the initial management of shortness of breath symptoms due to CHF. The study used a case study design, which is appropriate to describe the direct effects of nursing interventions on individual patients in acute conditions. The duration of the intervention (1x7 hours) and respiratory rate measurements are appropriate steps to evaluate clinical changes. The results showed a decrease in respiratory rate from 30x/minute to 24x/minute after the semi-Fowler position intervention, which indicates an improvement in respiratory conditions, indicating that the breathing pattern was partially resolved, meaning the intervention provided benefits but had not completely resolved the problem of shortness of breath. These results are in line with the physiological theory that the semi-Fowler position can reduce diaphragmatic pressure and increase lung expansion.
IDENTIFIKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MASYARAKAT DUSUN VIII DESA SUKAJAYA LEMPASING KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Triyono, Triyono; Murtianingsih, Erni; Amangsa Mas Gede, Aranda; Kurniane Hartono, Bella; Amelia, Lia; Nawawi, Achmad; Waser, Waser
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.2042-2051

Abstract

Aktivitas penyuluhan kesehatan bertujuan untuk memperbaiki keinginan dan daya dukung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan, dimulai dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dengan memperhatikan lingkungan sosial dan budaya setempat, agar masyarakat mampu membantu dirinya sendiri dalam hal kesehatan. Tujuan dari ini adalah untuk meningkatkan pemahaman responden mengenai PHBS dan DAGUSIBU serta mengurangi penyakit menular, penyakit tidak menular, pencemaran lingkungan, dan dampak negatif lainnya. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan adalah melalui sosialisasi, wawancara, dan pengisian kuesioner. Agar penyampaian materi lebih mudah, digunakan alat bantu seperti Banner, Proyektor, Laptop, Kamera, dan Alat Pengeras Suara. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Januari 2025 dengan tema “Identifikasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Upaya Peningkatan DAGUSIBU di Masyarakat Dusun VIII Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran”. Target dari kegiatan penyuluhan adalah seluruh warga desa Sukajaya yang berjumlah 100 orang, termasuk lansia dan non-lansia. Kegiatan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang DAGUSIBU. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dengan tingkat keberhasilan meningkat dari 47% menjadi 100%. Ini mengindikasikan bahwa intervensi melalui penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang aman dan tepat.
Evaluasi Efektivitas Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2019 dalam Melindungi Hak Cipta E-Book Amelia, Lia; Putri, R. Eriska Ginalita Dwi
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 3, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2025)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v3i02.209

Abstract

Pembajakan e-book merupakan salah satu tantangan utama dalam perlindungan hak kekayaan intelektual di era digital, yang berdampak negatif terhadap pencipta, penerbit, dan industri kreatif secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta terkait perlindungan e-book serta mengevaluasi efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta e-book di Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana perlindungan hukum yang diatur oleh Undang-Undang Hak Cipta terhadap e-book, kendala apa saja yang dihadapi dalam penegakan hukum terhadap pembajakan e-book, serta bagaimana peran pemerintah dalam menanggulangi pembajakan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan studi kepustakaan sebagai sumber utama data, serta pengumpulan data tambahan melalui wawancara dengan penulis dan penerbit yang berpengalaman serta informasi dari sumber daring. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan membandingkan ketentuan hukum dengan fakta empiris terkait pelanggaran hak cipta e-book. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 sudah memberikan perlindungan yang memadai terhadap hak cipta khususnya e-book, termasuk hak moral dan hak ekonomi pencipta serta sanksi pidana bagi pelanggar. Namun, implementasi hukum masih menghadapi berbagai hambatan seperti lemahnya pengawasan di platform digital, keterbatasan sumber daya penegak hukum, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan pelanggaran. Peran pemerintah, terutama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, sangat penting dalam penguatan penegakan hukum dan edukasi publik. Penanggulangan pembajakan e-book memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, platform digital, dan masyarakat agar perlindungan hak cipta dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“GAMA” SEBUAH KARYA PENCIPTAAN TARI TERINSPIRASI DARI KESENIAN BADAWANG RANCAEKEK Yadiyatullah, Ghasanni Ashabul Jannah; Amelia, Lia
Jurnal Seni Makalangan Vol. 10 No. 2 (2023): "Tari Dalam Genggaman Tradisi"
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/mklng.v10i2.3397

Abstract

ABSTRAK Karya tari dengan judul Gama ini diambil dari bahasa Sanksekerta yang memiliki arti perjalanan. Perjalanan ini dimaksudkan pada upaya para seniman untuk mempertahankan Kesenian Badawang di lingkungan masyarakat yang mulai acuh terhadap kesenian lokal. Kesenian Badawang dijadikan sumber inspirasi dalam mencipta karya ini karena didukung pula oleh pengalaman empiris penulis menyaksikan industrialisasi yang terjadi di daerah Rancaekek Kabupaten Bandung. Masyarakat setempat saat ini tidak mengenali secara utuh bentuk Kesenian Badawang yang merupakan kesenian asli Rancaekek, bahkan tidak sedikit masyarakat tidak mengetahuinya sama sekali. Faktor yang disinyalir menjadi penyebab dari kondisi tersebut adalah pengaruh globalisasi membuat teknologi dan informasi semakin maju serta berkembang pesat. Banyak lahan persawahan diubah, dijadikan sebagai lahan industri serta dibangun gedunggedung tinggi hanya untuk kepentingan negara luar. Profesi warga setempat berubah drastis dan mengharuskannya tetap bertahan hidup dengan bekerja di perusahaan tersebut hingga meninggalkan kegiatan berkesenian. Minoritas warga Rancaekek memiliki jiwa seni yang diklaim sebagai seorang seniman, bersikeras memperkenalkan Kesenian Badawang kepada mayoritas masyarakat yang lebih modern. Semangat juang tersebut diusung ke dalam karya Tari Gama yang dikemas ke dalam bentuk tari kelompok dengan metode pendekatan kontemporer serta tipe garap dramatik. Terciptanya karya tari Gama ini berlandaskan teori Doris Humphrey, di mana sumber gerak yang digunakan merupakan hasil dari desain, dinamika, irama atau ritme dan motivasi, serta gerak yang melalui proses distrorsi dan stilisasi dari gerak khas Boneka Badawang, juga gerak keseharian. Semua itu tersusun dan membentuk karya Tari Gama. Kata Kunci: Kesenian Badawang, Dramatik, Kontemporer, Semangat Juang. ABSTRACT “GAMA” A WORK OF DANCE CREATION INSPIRED BY THE ART OF BADAWANG RANCAEKEK, DECEMBER 2023. The dance work entitled Gama is taken from Sanskrit which means journey. This journey is aimed at the artists' efforts to maintain Badawang Art in a community that was starting to become indifferent to local art. Badawang art is used as a source of inspiration in creating this work because it is also supported by the author's empirical experience of witnessing industrialization that occurred in Rancaekek area, Bandung Regency. The local community currently does not fully recognize the Badawang art form, which is the original art of Rancaekek, in fact, quite a few people do not know about it at all. The factor that is thought to be the cause of this condition is the influence of globalization making technology and information increasingly advanced and developing rapidly. Many rice fields were converted, used as industrial land and tall buildings were built only for the benefit of foreign countries. The local residents' professions changed drastically and required them to survive by working for the company and abandoning artistic activities. A minority of Rancaekek residents have artistic souls and claim to be artists, insisting on introducing Badawang art to the majority of more modern society. This fighting spirit is carried into the work of Gama Dance which is packaged in the form of group dance with a contemporary approach and dramatic type of work. The creation of the Gama dance work is based on Doris Humphrey's theory, while the source of movement used is the result of design, dynamics, rhythm and motivation, as well as movements that go through a process of distortion and stylization from the typical Badawang Doll movements, and daily movements. All of this is arranged and forms the work of Gama Dance. Keywords: Badawang Arts, Dramatic, Contemporary, Fighting Spirit
Implementation of Islamic Educational Leadership in the Digital Era Among Gen Z Mashuri, Mashuri; Junaidi, Junaidi; Ramadona, Aulia; Amelia, Lia; Yusri, Yusnimar
International Journal of Educational Narratives Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v3i4.2342

Abstract

Background. The digital era has brought about significant changes in communication, learning, and leadership patterns, including in the context of Islamic education. Generation Z, born and raised alongside the development of digital technology, possesses unique characteristics such as technological literacy, critical thinking, and individualistic tendencies. Purpose. This study aims to examine how to implement effective Islamic educational leadership in the digital era, especially in fostering and guiding students from Generation Z. The main focus is to identify appropriate leadership models, strategies used, and challenges faced in managing contextual and digital-friendly Islamic education. Method. This research employed a qualitative approach with a literature review. Data were collected from various scientific journals, books, and relevant research reports on Islamic educational leadership, the characteristics of Gen Z, and the influence of digitalization in education. The analysis was conducted descriptively and critically to identify significant thematic patterns and synthesize them. Results. The study results show that transformational and participatory leadership that utilizes digital platforms such as social media, e-learning, and online communication is very effective in reaching Gen Z. Educational leaders who are able to act as spiritual and digital role models have a significant influence on the formation of Islamic character in this generation. Conclusion. Implementing Islamic educational leadership in the digital era requires leaders who are adaptive, visionary, and capable of integrating Islamic values with digital technology. For Gen Z, a collaborative, communicative, and digitally savvy approach is more effective in creating a religious, dynamic, and relevant learning environment.
Penyuluhan Hukum Mengenai Pergaulan Bebas Kalangan Remaja Dari Perspektif Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak di MTsN 1 Kota Palangka Raya Hairiana, Rizky; Jaitun, Almas; Amalya Azzahra, Atiqah; Amelia, Lia; Selvia, Vega; Hidayati, Sri; Salmah; Setiarno Putera, Luthfi
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2024): Sewagati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v3i3.83

Abstract

Abstract This community service through legal counseling aims to enhance students' understanding of the dangers of free association and introduce Law No. 11 of 2012 on the Juvenile Criminal Justice System (UU SPPA) at MTsN 1 Kota Palangka Raya. Free association among adolescents has significant negative impacts, including the risk of involvement in criminal acts. The methods used included planning, implementation, and evaluation through pretests and posttests to measure effectiveness. The results showed an improvement in students' understanding, with the majority shifting from low knowledge levels (81.7%) to high (73.3%) after the counseling. Factors such as lack of self-control, limited religious education, and the influence of social media and the environment were identified as major triggers. This counseling proved effective not only in increasing knowledge but also in equipping students with legal understanding to foster a positive social environment and help them avoid risky behaviors. Abstrak Pengabdian masyarakat melalui penyuluhan hukum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas serta memperkenalkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) di MTsN 1 Kota Palangka Raya. Pergaulan bebas di kalangan remaja memiliki dampak negatif yang signifikan, termasuk risiko keterlibatan dalam tindak pidana. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari mayoritas kategori rendah (81,7%) menjadi tinggi (73,3%) setelah penyuluhan. Faktor-faktor seperti kurangnya kontrol diri, pendidikan agama, dan pengaruh media sosial serta lingkungan diidentifikasi sebagai pemicu utama. Penyuluhan ini terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman hukum untuk menciptakan lingkungan sosial yang positif dan menghindarkan mereka dari perilaku berisiko.
Artikel Penelitian Sari, Rimpi Laila; Wirdanengsih, Wirdanengsih; Amelia, Lia
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor penyebab pernikahan dini yang terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena pernikahan dini di Nagari Situjuah Ladang Laweh mengalami peningkatan dibandingkan nagari lain di Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Temuan dianalisis dengan teori Struktural Fungsional dengan skema AGIL oleh Talcott Parsons dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh Penentuan informan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah informan sebanyak 18 orang yang terdiri dari kriteria yaitu pasangan yang menikah dini, orang tua, tokoh masyarakat, kepala KUA dan penghulu. Wawancara mendalam kepada masyarakat untuk melihat faktor penyebab pernikahan dini. Studi dokumentasi diperoleh dari arsip Kantor Wali Nagari dan KUA. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman, langkah–langkahnya yaitu reduksi data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab terjadinya pernikahan dini pada masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh diantaranya pertama, Mariage by Accident (Seks Pranikah). Kedua keinginan sendiri. Ketiga, Faktor Ekonomi. Keempat, Faktor Pendidikan dan Kelima Budaya.
Performance materials with variations of tractor drive wheel fin angle and low-cost manufacturing analysis saraswati, Sherly octavia; Purnomo, Endra Dwi; Aziz, Amiruddin; Nandar, Cuk Supriyadi Ali; Utomo, Setyo Margo; Marsalyna, Marsalyna; Nugroho, Fandy Septian; Amelia, Lia; Mubarak, Achmad Ridho; Hotma, Lambert
Jurnal Polimesin Vol 22, No 3 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v22i3.4649

Abstract

Nowadays, the demand for workers in the agriculture industry has decreased and there is a need for rising mechanization in the agriculture process. The agriculture process that requires mechanization is cultivating. The rice cultivator has to be as light as possible, so requires a lighter material but is also strong enough. The correlation between the rice transplanter tool and the wheels is closely related to soil conditions. The selection of wheel materials is considered based on the characteristics of the planting area. In addition, another influence variable is the angle of the fin in the rice transplanter wheel. Material of rice transplanter wheel has been established, these are 1023 carbon steel sheet, AISI 1020 steel cold rolled, AISI 316 stainless steel. The angle of the fin was varied, these are 30, 35, and 40, this fin will give an effect on the traction result of rice transplanter wheel movement. The combination of lightweight material and the appropriate fin angle of the rice transplanter wheel has the best traction result. As a result of this research, the suitable material for the rice transplanter wheel was carbon steel and the fin’s angle was 30. This research involved a comparison and analysis of material strength under various fin angles. The evaluation of stress criteria was conducted using design values to determine the most reliable final product design. The paper contributes by illustrating how to represent the final decision on the combination of design and materials, incorporating a cost index assessment.
Peran Good Corporate Governance dalam Mencegah Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang Amelia, Lia; Erry Sunarya; Tuah Nur
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 3 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i3.6766

Abstract

                Good Corporate Governance (GCG) plays a very important role in creating a transparent, accountable and integrity corporate environment. One of the main objectives of implementing GCG is to prevent corrupt practices and abuse of authority that can harm the company and society. This article discusses how GCG principles, such as transparency, accountability, clear division of authority, and anti-corruption policies, can reduce the risk of unethical actions in organizations. In addition, the role of effective internal and external controls is also key in detecting and preventing abuse of authority. By consistently implementing GCG, companies can enhance their reputation, strengthen stakeholder trust, and maintain corporate sustainability. Through leadership with integrity and a corporate culture that prioritizes ethics, GCG is expected to create a business environment that is clean and free from corruption. This study aims to describe the role of GCG in preventing corruption and abuse of power and provide recommendations to strengthen GCG implementation in Indonesian companies.
Co-Authors Amalya A., Atiqah Amalya Azzahra, Atiqah Amangsa Mas Gede, Aranda Andi Muhammad Yusuf, Andi Muhammad Aryastuti, Nurul Azhari, Melly Putri Aziz, Amiruddin Azzahra, Lathifah Azzahra, Najihah Buaton, Lusi Setiawaty Budi Sudiarto Delmira Syafrini Dewi Puspitasari Distya Riski Hapsari Dwi Hartanti Eka Asih Febriani Erry Sunarya Fadilah , Muhyiatul Fajri, Junaidi Ikhsan Fatmawati, Yuliana Friska, Laila Hairiana, Rizky Hamda, Annisa Zikhratul Hastuti, Arti Hayati, Auliya Aenul Hotma, Lambert ilahi, Rahmad Intan Kusumaningrum Jaitun, Almas Juliandhika, Muhammad Wahyu Junaidi Junaidi Karlina, Nonok Khoerunnisa, Sabina Kurniane Hartono, Bella Luqman Hakim Mandasari, Dewi Rianti Maria Ulfa Marsalyna, Marsalyna Mashuri Mashuri Meidy, Annisa Rosyifa Muadi, Muadi Mubarak, Achmad Ridho Muhammad Ibrahim Muhani, Nova Murtianingsih, Erni Nandar, Cuk Supriyadi Ali Nawawi, Achmad Nazarudin, Fauzan Nora Susilawati Nugroho, Fandy Septian Pawennari Hijjang Permata, Bunga Dinda Purnama, Andi Oktami Dewi Artha Ayu Purnomo, Endra Dwi Putera, M. Luhtfi Setiarno Putra, Irfan Setiawan Putri, Prameswari Aulia R Deni Muhammad Danial R.Eriska Ginalita Dwi Putri Rahmadani, Della Rahman, M Rizki Rahman, Sabar Aulia Ramadona, Aulia Reno Fernandes Rini Marwati Salmah Salmah Salmah Salsabila, Sarah Aulia Saputri, Fadilla Saraswati, Sherly Octavia Sari, Rimpi Laila Selvia, Vega Setiarno P., Luthfi Setiarno Putera, Luthfi Shariff, Fonda Octarianingsih Sri Hidayati Sunarya, Erry Suryandi, Asep Andi Triyono Triyono Tuah Nur Utomo, Setyo Margo Waser, Waser Wiraganti, Risna Wendy Wiranti, Irda Wirdanengsih, Wirdanengsih Yadiyatullah, Ghasanni Ashabul Jannah Yanti, Elsy Puspita Yolanda, May Nessa Yusri, Yusnimar Zamiarti, Diska Dwi