p-Index From 2021 - 2026
9.844
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Indonesian Values and Character Education Journal MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK Yuliani, Dwi; Antara, Putu Aditya; Magta, Mutiara
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan berhitung permulaan antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan video pembelajaran dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan media papan tulis (konvensional). Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Sebanyak 25 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Ath-Thooriq dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang anak kelompok B2 Taman Kanak-Kanak Nurul Huda dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Tehnik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik infirensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil kemampuan berhitung permulaan antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan video pembelajaran dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan media papan tulis (konvensional) kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai signifikan 0,00< 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak. Skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 31,92 dan skor rata-rata kelompok kontrol yaitu 26,40. Hal ini berarti skor rata-rata kelompok eksperimen>skor rata-rata kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan penerapan video pembelajaran berpengaruh terhadap kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok B. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan video pembelajaran dapat digunakan memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berhitung permulaan anak.Kata Kunci : berhitung permulaan, papan tulis, video This research aims to know the difference of the counting small numbers ability result between the children group which were taught by using video learning and the children group which were taught by using blackboard media (conventional way). This research is artificial experiments that use non-equivalent posttest only control group design. 25 children in B1 group in Ath-Thooriq kindergarden were involved as the experimental group and 20 children in B2 group in Nurul Huda kindergarden were involved as a control group. The data were collected using observation technique. The data collected were analyzed by descriptive statistic and statistical inferensial t-test. The result shows that there is significant difference between those two groups. It is shown by the significant value 0.00keyword : counting small number, chalkboard, video
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A TAMAN KANAK-KANAK GUGUS V KECAMATAN BULELENG GUGUS V KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2016/2017 Liwis, Ni Wayan Nipi; antara, Putu Aditya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara kelompok anak yang diberikan model pembelajaran matematika realistik dengan model pembelajaran ekspositori pada anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus V Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok A gugus V Kecamatan Buleleng yang berjumlah 198 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling dan hasilnya adalah kelompok A di TK Laksamana Singaraja berjumlah 13 anak sebagai kelompok eksperimen diberikan model pembelajaran matematika realistik dan kelompok A2 di TK Mutiara Singaraja berjumlah 16 orang yang diberikan pembelajaran eskpositori. Instrumen yang digunakan penelitian ini adalah lembar observasi kemampuan mengenal konsep bilangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis anava satu jalur. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thit=8,037 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% dan (dk) 27=2,052 dengan demikian thit>ttab. Maka H1 diterima yaitu terdapat perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara kelompok anak yang diberikan model pembelajaran matematika realistik dengan model pembelajaran ekspositori. Model pembelajaran matematika realistik berpengaruh terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus V Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : anak, konsep bilangan, matematika realistik This study is aimed to determine differences ability to recognize the concept of numbers between groups of children who are given realistic mathematics learning model with expository learning model in Kindergarten Group A Class V at Buleleng District for academic year 2016/2017. Type of research used in this study was a quasi experimental research with a “post-test design only control group design”. The population of this study was the entire class of group V A which amounted to 198 people. The sample technique applied in this study was random sampling technique. The result showed that group A at Laksmana Singaraja Kindergaten totals 13 children were given realistic mathematics learning model and group A2 in Mutiara Kindergaten Singaraja amounted to 16 people were given expository learning model. The instrument used in this study is the ability observation sheet in recognizing the concept of numbers. The findings showed that thit = 8,037 and tabel with 5 % significant level and (dk) 27 = 2,052 thit> ttab. Subsequently H1 is acknowledged since there were some differences founded in the ability to recognize the concept of numbers between groups of children who are given a realistic mathematical learning model with expository learning model.The model of realistic mathematics learning is influenced the ability to recognize the concept of number in the children of group A Kindergarten Class V Buleleng District for the Academic Year 2016/2017.keyword : childrens, concept of numbers, realistic mathematics.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B ., Ni Made Sri Laksmi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan konsep bilangan pada anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran make a match dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok B di TK Gugus VI Singaraja. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah TK Gugus VI Singaraja dengan jumlah 385 orang. Sampel penelitian ini adalah TK Negeri Pembina Singaraja dengan jumlah 15 orang sebagai kelas eksperimen dan TK Aisyiyah Singaraja dengan jumlah 25 orang sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung = 3,28 dan ttabel = 2,024 pada taraf signifikansi 5% dengan db = 38, dengan membandingkan hasil thitung dengan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan konsep bilangan pada anak yang dibelajarkan dengan model pembelajaran make a match dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Singaraja.Kata Kunci : Konsep bilangan, make a match, model pembelajaran. The purpose of this research is to know the difference of the ability of the concept of the number of children that is taught by the model of make a match learning and which is taught by the conventional learning model in group B in Kindergarten Gugus VI Singaraja. This research is classified as quasi experiment with post-test only control group design. The population in this research is Kindergarten Gugus VI Singaraja with 385 people. The sample of this research is Kindergarten Negeri Pembina Singaraja with 15 people as experimental class and Kindergarten Aisyiyah Singaraja with 25 people as control class. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis method and t-test. The result of t-test is obtained tcount = 3.28 and ttable = 2.024 at the 5% significance level with db = 38, by comparing tcount results with ttable it can be concluded that tcount > ttable, then H0 is rejected and H1 accepted, so the results showed that there are differences in the ability of the concept of the number of children who were taught by the model of make a match and that was taught by the conventional learning model in group B in Kindergarten Gugus VI Class Singaraja.keyword : The concept of numbers, make a match, conventional learning model.
PENGARUH RAGAM HIAS GEOMETRI TERHADAP KECERDASAN VISUAL-SPASIAL PADA ANAK GUGUS V KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kecerdasan visual-spasial antara anak yang mendapat pembelajaran ragam hias geometri dengan anak yang mendapat pembelajaran konvensional (exspositori) kelompok B di gugus V Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan menggunakan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus V Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang berjumlah 148 orang. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah anak-anak kelompok B1 di Taman Kanak-Kanak Sartika Nyitdah yang berjumlah 15 orang anak sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran ragam hias geometri dan anak kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Cipta Karya II Pejaten yang berjumlah 14 orang anak sebagai kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional (exspositori). Data hasil kecerdasan visual-spasial anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 7,770 dan ttabel dengan taraf siginifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 27 adalah 2,052 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan visual-spasial antara anak yang mendapat pembelajaran ragam hias geometri dengan anak yang mendapat pembelajaran konvensional (exspositori). Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan pembelajaran ragam hias geometri yaitu 56,33 lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan pembelajaran konvensional (exspositori) yaitu 29,30. Dari penelitian ini dapat disarankan agar sekolah membuat program pengembangan kecerdasan visual-spasial dengan treatment yang terbukti unggul yakni pembelajaran ragam hias.Kata Kunci : ragam hias, kecerdasan visual-spasial The aimed of this study is to find out the significant different of visual-spatial intelligence between the students who were treated by geometric ornamental learning and those who were treated by conventional learning (expository) in group B cluster V in Kediri District, Tabanan Regency in academic year 2016/2017. It was a quasi-experimental research which used non-equivalent control group design. The population of this study was 148 students from group B in cluster V in Kediri District, Tabanan Regency. In addition, the samples of this study were selected by administering cluster random sampling. From that population, the samples of this study were 15 students of group B1 in Kartika Sartika Nyitdah Kindergarten as experimental group treated by geometric ornamental learning and 14 students of group B2 in Cipta Karya II Pejaten Kindergarten as control group treated by conventional learning (expository). The data of visual-spatial intelligence were obtained by observation technique and analyzed quantitatively by using one way anava. It was found that tobs is 7.770 and ttable is 2.025 (α=0.05) in the degree of freedom (df) 27. Therefore, in terms of hypothesis testing, it showed that Ha is accepted. It means that there is a significant different of visual-spatial intelligence between the students who were treated by geometric ornamental learning and those who were treated by conventional learning (expository). Besides, it could be proven by the result of the mean score of both groups in which the mean score of experimental group (56.33) is higher than the mean score of control group (29.30). As a suggestion, the researcher propose geometric ornamental learning as media which was proven to develop visual-spatial intelligence of the students.keyword : geometric ornamental, visual-spatial intelligence
PENGARUH STRATEGI PERMAINAN IMAJINATIF TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Pandan Sari Luh Putu; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kreativitas yang antara kelompok anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori terhadap kreativitas pada anak Taman Kanak-kanak di gugus III Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 244 orang.Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah eksperimen pada kelompok B2 di TK Widya Kumara yang berjumlah 15 anak, dan kontrol pada kelompok B1 di TK Dana yang berjumlah 17 anak. Data hasil kreativitas anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 17,32 dan ttabel dengan taraf siginifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 30 adalah 2,0422 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kreativitas antara anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori. Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan strategi permainan imajinatif yaitu 41,33 lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan strategi pembelajaran ekspositori yaitu 18,88. Dari penelitian ini dapat disarankan agar sekolah membuat program pengembangan kreativitas dengan treatment yang terbukti unggul yakni strategi permainan imajinatif.Kata Kunci : anak, kreativitas, strategi The purpose of this research was to describe the differences of creativity between groups of children that taught an imaginative game strategy with children that taught an expository learning strategy on creativity in children kindergarten in gugus III Kecamatan Buleleng academic year 2016/2017. This research was a quasi-experimental research using posttest design only control group design. The research population was all children of group B gugus III Kecamatan Buleleng which belong to 244 people. The sample determination technique in this research uses cluster sampling technique. The samples of this research was experiment in group B2 in kindergarten Widya Kumara which belong to 15 children, and control group B1 in Dana kindergarten which amount 17 children. The data of children creativity was collected by observation technique which was analyzed by using one way anava analysis technique. Based on the result of analysis obtained tcount was 17,32 and ttable with significance level 5% and degrees of freedom (db) 30 is 2,0422 thus thitung> ttabel. Based on the criteria, then HA accepted that there was a significant difference in creativity between children that get an imaginative game strategy with children that get expository learning strategies. The average value of children group that was given an imaginative game strategy is 41.33 higher than the group with an expository learning strategy that is 18.88. From this research can be suggested that the school create creativity development program with a proven superior treatment that is imaginative game strategy.keyword : Keywords: child, creativity, strategy.
PENGARUH MODEL LINGUISTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK ., Desak Made Evha Sukma Wathi; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 55 orang yang diambil secara undian. Data hasil kemampuan berbicara dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Anava Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan berbicara anak diperoleh hasil thitung sebesar 73,497, sedangkan, ttabel sebesar 1,671. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (73,497>1,671). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model linguistik berpengaruh positif terhadap hasil kemampuan berbicara anak dibandingkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan model linguistik dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara. Kata Kunci : Anak, Kemampuan Berbicara, Model Linguistik This study aimed to examine the difference between a child’s ability that learned speaking with the linguistic model and the children that learned with the conventional model were children attending the group B in kindergarten Cluster II at Buleleng districts in even semester of the 2016/2017 academic year. The design of this study was quasi experiment, with post-test only control group design. The sample of this study amounted to 55 people taken by lot. The data of speaking ability was collected by using the observation instrument. This study uses descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics Anava One Stripe. The results showed there were differences of speaking ability between groups of children who were taught by linguistic model with the group of children who were taught by conventional model. The difference was seen from the score of children's speaking ability obtained tcount of 73.497, whereas, ttable of 1.671. The calculation results show that tcount is bigger than ttable (73,497> 1,671). The existence of significant differences indicates that linguistic model has a positive effect on children's speaking ability compared to conventional learning model. Based on the results of this study can be suggested linguistic model can be used to solve problems development of speaking ability.keyword : Children, Linguistic Model, Speaking ability
Pengaruh Metode Edutainment Terhadap Kemampuan Klasifikasi Anak Taman Kanak-Kanak ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode edutainment terhadap kemampuan klasifikasi anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus IV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 96 orang. Dalam menentukan sampel digunakan teknik cluster sampling. Adapun sampel penelitian ini adalah kelompok A TKK Santo Rafael sejumlah 19 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelompok A TK Ganesa sejumlah 16 orang sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan klasifikasi dikumpulkan dengan metode observasi menggunakan instrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) dengan rumus polled varians. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, rata-rata kemampuan klasifikasi pada kelompok eksperimen sebesar 58,53 yang termasuk kategori sangat tinggi, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 38,44 yang termasuk kategori rendah. Dari hasil analisis dengan uji-t diperoleh thitung sebesar 9,761 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 33 sebesar 2,042, sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan metode edutainment terhadap kemampuan klasifikasi anak kelompok A Taman Kanak-Kanak Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : kemampuan klasifikasi, metode edutainment This research is aimed to find out the effect of edutainment method for children’s classification ability at group A of Kindergarten in Gugus IV of Buleleng Sub-district. This research belongs to quasi experiment with non equivalent control group. The population of this study is 96 children’s of Kindergarten at group A in Gugus IV of Buleleng Sub-district. This study makes use of cluster sampling technique in determining the sample of the study. The followings are the sample of the research: 19 children’s of group A in TKK Santo Rafael as the experiment group and 16 children’s of group A in TK Ganesa as the control group. The data of classification ability is collected by observation method which uses an instrument called observation sheet. The obtained data is analyzed by using the technique of descriptive statistic and inferential statistic (t-test) with the formula of polled varians. Based on the result of descriptive analysis, the average in experiment group is 58,53 in which it can be categorized as extremely high category, whereas the average in control group is 38,44 that can be categorized as low category. From the result of analysis which uses t-test, it is obtained the tcount is 9,761 and ttable in the level of significance is 5% with dk = 33 is about 2,042, it can be concluded that tcount > ttable, so H0 is refused and H1 is accepted. It means that there is significant effect of edutainment method for children’s classification ability at group A of Kindergarten in Gugus IV of Buleleng Sub-district in the academic year of 2017/ 2018.keyword : classification ability, edutainment method
PENGARUH PENDEKATAN KOMUNIKATIF BERBASIS TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DINI ANAK ., Ni Md. Malini Mas Udayani Rangkan; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi dini anak, antara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan komunikatif berbasis talking stick dengan anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan konservatif pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati berjumlah 510 anak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Adapun sampel penelitian ini adalah kelompok B1 TK Gita Maharani berjumlah 28 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 berjumlah 22 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil kemampuan literasi dini dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan instrument lembar observasi kemampuan literasi dini. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh t_hitung=12,597 dan dengan taraf signifikan 5%,dk = 48 diperoleh t_tabel = 2,021. Maka, thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan kemampuan literasi dini anak, antara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan komunikatif berbasis talking stick dengan anak yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan konservatif pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Melati Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak, kemampuan literasi dini, pendekatan komunikatif berbasis talking stick This study aims to determine differences in the ability of children's early literacy, between children who received learning using a communicative approach based on talking stick with children who received learning using a conservative approach based on talking stick in children of group B of Gugus Melati Kindergarten North Denpasar District academic year 2017/2018. This study included a quasi-experiment with a non-equivalent control group design. The population of this study is the children of group B Gugus Melati Kindergarten. The total amount of the children is 510. The sample is determined by simple random sampling technique. The sample is B1 TK Gita Maharani group of 28 children as the experiment group and B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 group of 22 children as the control group. The data is collected using observation technique as well as the observation sheet as the instrument. The data obtained is analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (T-test). The T-test result shows that t_hitung = 12.597 and with a significant level of 5%, dk = 48 obtained ttabel = 2.021. Thus, thitung> ttabel, moreover, H0 is rejected and HA is accepted. In conclusion, there are significant differences in early literacy ability of children, between children who received learning using a communicative approach based on talking stick with children who received learning using a conservative approach in children of group B of Gugus Melati District Kindergarten North Denpasar academic year 2017/2018.keyword : children, communicative approach based on talking stick, early literacy ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN PENGUKURAN ANAK TAMAN KANAK-KANAK ., NI NENGAH DARMAYANTI; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran, antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ekspositori pada anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus I Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli yang berjumlah 195 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Harapan Bunda yang berjumlah 16 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B1 TK Citra Widya yang berjumlah 17 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil pengukuran anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 6,908 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (db) 31 = 2,042. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pengukuran antara anak yang diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran contextual teaching and learning dengan anak yang diberikan model pembelajaran ekspositori.Kata Kunci : contextual teaching and learning, kemampuan pengukuran The aim of this study is to know the significant difference of measurement capability, between children who are given learning using contextual teaching and learning (CTL) model with children who are given learning using expository learning model in children group B of TK Gugus I Kecamatan Susut, District of Bangli Academic Year 2017 / 2018. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group TK Group I Susut District, Bangli regency. The total amount of population of this research is 195 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is the children of group B TK Harapan Bunda which consists of 16 children as experiment group and children of group B1 TK Citra Widya which consists of 17 children as control group. The data of children's measurement is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is thitung 6,908 and ttabel with significant level 5% at degrees of freedom (db) 31 = 2,042. The result of t-test shows that thitung> ttabel, then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it can be seen that, there is a significant difference in the ability of measurement between children who are given learning with contextual teaching and learning model with children who are given expository learning model.keyword : contextual teaching and learning, measurement capability
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA PADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Wayan Eka Praba Dewi; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning) terhadap kemampuan kerjasama anak Taman Kanak-kanak. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain nonequevalent pretest-posttest control group desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus III Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B2 Taman Kanak-kanak Widya Kumara Banjar Jawa yang berjumlah 21 anak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok B Taman Kanak-kanak Dana Punia yang berjumlah 26 anak sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang kemampuan kerjasama sebelum dan sesudah perlakuan. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel bersistribusi normal dan varians populasinya homogen, maka untuk menguji hipotesis digunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning) terhadap kemampuan kerjasama anak (t= 21,551, sig= 0.000).Kata Kunci : Kerjasama, metode pembelajaran berbasis proyek. This study aimed at determining the effect of project based learning method on the cooperation ability of children at Kindergarten. This study was quasi-experimental research using a nonequevalent pretest-posttest control group desaign. Population in this research were all children of group B Kindergarten in Cluster III of Buleleng Subdistrict in Academic Year 2017/2018. The sample in this research were group B2 Kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa which amounted to 21 children as experiment group and group B Kindergarten of Dana Punia which amounted to 26 children as control group. Data collection method used in this research was observation method used to collect data about the cooperation ability before and after treatment. From the test of normality and homogeneity variance, it was known that the sample were normally distributed and the variance was homogeneous, so to test the hypothesis t-test was used with 5% significance level. The result of the research showed that there was an effect of project based learning method on the cooperation ability of children (t = 21,551, sig = 0.000). keyword : Cooperation, project-based learning method.
Co-Authors ., Anak Agung Istri Intan Ari Lastari ., Anggreni Ni Made ., Ayu Putu Puspa Ariyani ., Beta Al Kautsar Islamiyya ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dita Destari Iin Riski Indryani ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Elsa Shara Nabila ., Ida Ayu Putu Cikita Kristianti ., Kadek Dwi Arinoviani ., Kadek Suartini ., Ketut Ria Astuti ., Ketut Seni Lestari ., Km Cahya Swastrini ., Luh Ayuning Sundari ., Luh Sri Apriani ., Luh Winda Krisdayani ., MADE DWI ARISADEWI ., Martiana Musdalifah ., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Komang Ari Citra Dewi ., Ni Komang Novi Tri Aryastuti ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati ., Ni Luh Putu Mila Astari ., Ni Luh Putu Suciani ., Ni Luh Suantari ., Ni Made Dian Pertiwi ., Ni Made Sri Laksmi ., Ni Md. Malini Mas Udayani Rangkan ., NI NENGAH DARMAYANTI ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri ., Ni Putu Alit Sariati ., Ni Putu Ratna Udyani Putri ., Ni Wayan Armadi ., Ni Wayan Eka Praba Dewi ., Ni Wayan Rian Astami ., Nyoman Radin Amanda Diningrat ., Pandan Sari Luh Putu ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Mila Puspita ., Putu Susanti Elma Warmias ., Rina Ayu Widiasari ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari ., Winda Sutiana Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Andari, Ida Ayu Made Yuni Angelina Sonia Iju Anggreni, Rani Aulya Anggun La Patissera Antari, Luh Desy Antariani, Kadek Mei Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ariani, Komang Arizka Salsabila Hidayat Aryani, Kadek Ayu Astiwi, Kadek Perdinna Tri astra arsiana, kadek evan Azis, Dinah Maisarah Branislav Pupala, Branislav Cahyani, Ni Kadek Dian Dhita Chruasita Dewi Prabarini Putri E.S. Damayanti, Risma Desak Putu Parmiti Devi, I Gusti Ayu Fitria Devi, Indri Arista Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewi Ayu Surya Jayanti Dewi Puspita Dewi, Luh Gede Diah Prapti Dewi, Ni Putu Sinta Dewi, Putu Sinta Dewi, Putu Sri Darma Dewo Agung Nugroho Narosaputra Diana, Feny Aries Dinah Maisarah Azis Drs. Nyoman Wirya . dwi purwati Dwi yuliani Dwinanto, Arif Dwipadmini, Ade Lestari Dwiyanti, Maelani Elisabeth Putu Putri Patricia Farah Attamimi Fikri, Mu'tasim Gayatri, Ni Nyoman Elma Triana Gede Wira Bayu Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Tara Ari Suryani Hidayat, Arizka Salsabila I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Sudirtha I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Gusti Ayu Putu Sintya Hendrayani I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Citra Wibawa I Made Setiana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Ardana I Wayan Sujana I Wayan Widiana Ida Ayu Gede Purna Astiti Idam Cholik Intan Melina Kristy Irfa Khuril Maula Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Kadek Maharani Kresna Astiti PS Kadek Perdinna Tri Astiwi Kadek Wiwin Pratiwi Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Ayu Dipla Denia Kurnia Widiastuti Giri Lestariani, Luh Putu Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Liwis, Ni Wayan Nipi Luh Ayu Tirtayani M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . Made Vina Arie Paramita Made Vina Arie Paramita Maha Riska Eca Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marcelina, Putu Dian Mascintya, I Gusti Ayu Agung Maulani, Ani Mega Eni Lestari Melya Nurul Oktavianty Muslimah, Bekti Mutiara Magta N Dantes Ni Kadek Sintayani Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni ni made sri sukmawati Ni Nyoman Chintya Ari Putri Ni Nyoman Ganing Ni P Rizky Wulandari Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Jyoti Kamala Ni Putu Sinta Dewi Ni Wayan Lestari Ni Wayan Meli Udayani Nice Maylani Asril Ningtyas, Ni Putu Diah Rahayu Nunuk Trisukma Aceh Pande Kadek Rama Patissera, Anggun La Pebriani, Ni Luh Putu Purhita Perdana, Gede Rian Pratama, I Kadek Wahyu Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . PUPUNG PUSPA ARDINI Purnama, Luh Anggralia Purwaningrat, Ketut Widhia Putra, I Made Candra Wahyudi Putu Gita Cintya Dewi Putu Rahayu Ujianti Putu Sinta Dewi Putu Sri Darma Dewi Rasmini, Ni Wayan Rawanti, Sri Rendy Setyowahyudi Rismayanti, Kadek Yuni S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saraswati, Kadek Emi Sembiring, Sim Br Sheila Julia Ningrum sri sukmawati, ni made Suantini, I Gusti Ayu Ketut Ari Suciasih, Ni Nyoman Lemes Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sugiantiningsih, Ida Ayu Sugiantiningsih, Ida Ayu Sumartini, Luh Putu Ayu Sumiani, Wayan Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Utami, Gusti Ayu Istya Verawati, Ni Komang Rai Wahyuni, Sevi Wayan Mulyartini, Ni Wayan Widiana, I Wedani, Putu Widiasmini, Ni Luh Eni Widyastika, Gede Eri Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Zeptyani, Ditha