p-Index From 2021 - 2026
9.844
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Indonesian Values and Character Education Journal MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE BERMAIN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK NEGERI DESA TIGAWASA-BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Kadek Suartini; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak pada kelompok A semester II di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng tahun Pelajaran 2015/2016 setelah menerapkan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 12 orang, 8 anak laki-laki dan 4 anak perempuan pada anak kelompok A semester II tahun ajaran 2015/2016 di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng. Data tentang kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dilanjutkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) pada siklus I sebesar : 55% berada pada kriteria rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 82,55% berada pada kriteria tinggi. Peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) dari siklus I sampai siklus II sebesar 27,55%.Kata Kunci : metode bermain, media flashcard (kartu kata bergambar), kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the ability to speak Indonesian children in group A in the second semester of State TK-Tigawasa Village Buleleng 2015/2016 academic year after applying the method of play flashcard. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were 12 people, 8 boys and 4 girls on children in group A the second half of the 2015/2016 school year in kindergarten-Buleleng Tigawasa Rural Affairs. Data about the ability to speak Indonesian children in group A continued using the method of observation with the instrument in the form of observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistics and qualitative analysis. The result showed that an increase in the ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (illustrated word cards) in the first cycle of: 55% are in the low criteria and on the second cycle increased to 82.55% in the high criteria. Increased ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (pictorial word card) from the first cycle to the second cycle of 27.55%.keyword : method of playing, flashcard (picture word cards), speech
Penerapan Bermain Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Kelompok B1 di TK Widya Sesana Sangsit ., Km Cahya Swastrini; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama melalui kegiatan bermain ular tangga pada anak kelompok B1 semester II tahun 2015/2016 di TK Widya Sesana Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 orang anak pada Kelompok B1 Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan nenggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama anak kelompok B1 TK Widya Sesana Sangsit, setelah diterapkan metode bermain menggunakan media ular tangga sebesar 14,84%. Ini terlihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan kerjasama anak pada siklus I sebesar 67,38% yang berada pada kategori sedang dan siklus II sebesar 82,22% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : metode bermain, media ular tangga, kemampuan kerjasama This study aims to determine the increase collaboration skills through play snakes and ladders on children in group B1 in the second semester of the 2015/2016 kindergarten Widya Sangsit Sesana. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a stage plan of action, action, observation/ evaluation and reflection. Subjects in this study were 15 children in the group B1 Semester II Academic Year 2015/2016. Data collected research on the ability of cooperation with nenggunakan observation method with instruments such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result showed that there was an increase cooperation skills of children in group B1 TK Widya Sesana Sangsit, once implemented method using a media playing snakes and ladders of 14.84%. This is evident from the increase in the average percentage of cooperation skills of children in the first cycle of 67.38% which are in the moderate category and the second cycle of 82.22% which is at the high category.keyword : method of playing, media snake ladder, cooperation skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SAIWA DHARMA BANYUNING TAHUN AJARAN 2015/2016. ., Ketut Seni Lestari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun di TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan kegiatan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 2 kelompok yaitu kelompok B1 dan kelompok B2. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat digambarkan bahwa, hasil kemampuan kerjasama anak kelompok eksperimen mencapai M% = 93,6% dan tergolong pada kriteria sangat tinggi sedangkan hasil kemampuan kerjasama anak kelompok kontrol mencapai M% = 88,0% dan tergolong pada kriteria tinggi. Kemudian dari perhitungan uji hipotesis melalui uji-t ditemukan nilai t sebesar 2,317 dengan sig.α 0,02. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan kegiatan model pembelajaran berbasis proyek di TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 berpengaruh positif terhadap hasil kemampuan kerjasama anak. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis proyek, kemampuan kerjasama, eksperimen This study aims to determine differences in the ability of cooperation of children aged 5-6 years in kindergarten Saiwa Dharma Banyuning 2015/2016 school year through the implementation of project-based learning model activities. This study is a quasi-experimental research (quasi experiment) with the study design of post-test control group design. The population in this study is the whole group B TK Saiwa Dharma Banyuning the school year 2015/2016. Samples were taken by purposive sampling technique that involves 2 groups: group B1 and B2. Data were collected by observation. Collected data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. Based on data analysis can be drawn that, the results of our joint capabilities child reaches the experimental group M% = 93.6% and classified at very high criteria while the result of joint capabilities child reaches the control group M% = 88.0% and classified at high criteria. Then from the calculation of hypothesis testing via t-test was found t value of 2.317 to 0.02 sig.α. Any significant differences indicate that the implementation of activity-based learning model kindergarten project in Saiwa Dharma Banyuning 2015/2016 school year a positive influence on the results of our joint capabilities of children. keyword : project-based learning model, the ability of co-operation, experiment
PENGARUH PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL (STUDI EKSPERIMENPADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016) ., Luh Winda Krisdayani; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7798

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca awal anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan pada anak TK Kelompok B Gugus VIII Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel ditentukan melalui teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Populasi berjumlah 311 orang. TK Dharma Kumara sebagai kelompok Eksperimen, TK Wisata Kumara sebagai kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor hasil setelah diberikan perlakuan didapatkan post-tes kelompok eksperimen adalah 18,10 dan kelompok kontrol adalah 16,97, data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil thitung yaitu (2,276) dengan taraf signifikansi a=5% diperoleh ttabel yaitu (2,00). Karena thitung>ttabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dinyatakan bahwa anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment ada perbedaan signifikan dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan terhadap kemampaun membaca awal anak. Disarankan bahwa pembelajaran edutainment dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajara edutainment terhadap kemampuan membaca awal anak kelompok B. Kata Kunci : Pembelajaran Edutainment, Kemampuan Membaca Awal abstract The research objective was to determine differences in reading ability of children who receive treatment early learning edutainment children who do not get treatment in children TK Group B Cluster VIII District of Buleleng. This research is experimental samples was determined through random sampling techniques. The methods used in data collection are observation sheets. A population of 311 people. TK Dharma Kumara as a group experiment, Travel TK Kumara as the control group. The results showed that the mean score obtained the results after the treatment was given post-test experimental group was 18.10 and the control group was 16.97, the data were analyzed using t-test, the obtained results are tcount (2,276) with a significance level a = 5% obtained ttable namely (2.00). Because thitung> ttabel mean H0 rejected and H1 accepted. So it is stated that children who receive treatment edutainment learning is no significant difference with children who do not get treatment kemampaun early childhood reading. It is suggested that learning edutainment can be used as an alternative in learning. It can be concluded that there edutainment pembelajara influence on the ability to read the beginning of children in group B. keyword : Edutainment Learning, Early Reading Ability
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK ., Anggreni Ni Made; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak di TK Negeri Bangli Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 dengan jumlah 20 anak. Anak laki- laki berjumlah 12 orang dan anak perempuan berjumlah 8 perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dengan menggunkan instrument observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif . Data siklus I dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Hasil rata-rata presentase kempamuan berbicara anak sebesar 68.43 yang berada pada kategori sedang. Diklus II dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan dengan rata-rata presentase kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 89.37 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi metode bercerita dapat meninggkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B2 tahun ajaran 2015/2016 dari kategori sedang meningkat menjadi tinggi. Kata Kunci : implementasi metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the child's ability to speak in TK Bangli of Academic Year 2015/2016. The research is a classroom action research conducted in two cycles of the first cycle and the second cycle. The subjects were children in group B2 with a number of 20 children. Boys numbering 12 people and girls were 8 girls. Methods of data collection conducted in this study were interviews, observation by using instrument observations. Data analysis was performed using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis method. Data cycle I do as many as 12 meetings. The average yield percentage at 68.43 speech of children who are in the moderate category. In the second cycle executed as many as 8 meetings with an average percentage of children's speech increased to 89.37 are included in the high category. It can be concluded that the implementation of the method of storytelling can increase speaking skills of children in group B2 of the 2015/2016 school year was increased to the high category.keyword : implementation of the storytelling, the ability to speak
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GOAK MALING PITIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI LAMBANG BILANGAN PADA ANAK ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional goak maling pitik terhadap kemampuan memahami lambang bilangan pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan post-test only control grup design. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok B1 dan B2 di TK Asih Kumara sebanyak 54 anak. Metode pengumpulan data berupa observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan rumus polled varians. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan berupa permainan tradisional goak maling pitik memperoleh nilai rata-rata sebesar 24,57, median 24,94, modus 25,83, standar deviasi 2,53, dan varian sebesar 6,40, dan hasil konversi skala lima diperoleh nilai rata-rata kemampuan memahami lambang bilangan dengan menerapkan permainan tradisional goak maling pitik adalah 24,57 yang berada pada kelas interval 23,3 – 29,9 yang termasuk kategori tinggi. Hasil analisis deskriptif kelompok kontrol yang mendapat kegiatan konvensional memperoleh nilai rata-rata 18,92, median 18,94, modus 19,3, standar deviasi 2,78, dan varian sebesar 7,73, dan hasil konversi skala lima diperoleh nilai rata-rata kemampuan memahami lambang bilangan dengan kegiatan konvensional adalah 18,92 yang berada pada kelas interval 16,7 – 23,3 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji-t diperoleh nilai thitung adalah 8,07, sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan dk=52 adalah 1,67 dengan demikian thitung > ttabel = 8,07 > 1,67. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan permainan tradisional goak maling pitik terhadap kemampuan memahami lambang bilangan pada anak.Kata Kunci : permainan tradisional goak maling pitik, lambang bilangan, anak usia dini This study aims to determine the influence of the traditional game Goak maling pitik on the ability to understand the emblem of numbers in children. This research is a quasi experimental with post-test only control group design. Subjects in this study were children of the group B1 and B2 in kindergarten Asih Kumara many as 54 children. Data collection methods such as observation. Methods of data analysis used the t-test with the formula polled variance. The results of descriptive statistical analysis showed that the experimental group who received treatment in the form of traditional games Goak thief pitik scored an average of 24.57, median 24.94, 25.83 mode, standard deviation of 2.53, 6.40 and variants, and five-star scale conversion results obtained by the average value of the symbol of the ability to understand numbers by applying traditional game Goak thief pitik is 24.57 which is in a class interval from 23.3 to 29.9 were categorized as high. Descriptive analysis control group who received conventional activities scored an average 18.92, median 18.94, 19.3 mode, standard deviation of 2.78, and a variance of 7.73, and a five scale conversion results obtained average value average number with the ability to understand the epitome of conventional operations is 18.92 which is in a class interval from 16.7 to 23.3 the medium category. T-test results obtained t value is 8.07, while t table with a significance level of 5% and 1.67 df = 52 is t value > t table = 8.07 > 1.67. It can be concluded that there is significant influence of traditional games Goak maling pitik on the ability to understand the emblem of numbers in children.keyword : traditional game Goak maling pitik, emblem of numbers, early childhood
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DI TK CATUR PARAMITA ., Putu Mila Puspita; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media kartu gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 semester II di TK Catur Paramita Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah anak 25 orang, laki-laki 16 orang dan perempuan 9 orang. Data penelitian tentang kemampuan berbicara anak dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data pada siklus I sebesar 68%. yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,33% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbicara anak sebesar 14,33%. Dari hasil penelitian tersebut berarti penerapan pendekatan saintifik berbantuan media kartu gambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B1 semester II di TK Catur Paramita Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Kata – kata kunci: pendekatan saintifik, media kartu gambar, kemampuan berbicara This research was aimed at investigating the improvement of children speaking skill by using picture-number-card-media-assisted scientific approach. This research was classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were B1 group in second semester in CaturParamita kindergarten Gianyar sub-district 2015/2016 academic year with number 25 children consisted of 16 male children and 9 female children. The data of the children speaking skill was obtained through observational method by using observation sheet instrument.The obtained data was analyzed by utilizing descriptive statistical analysis method and quantitative analysis method. The analysis result showed that in the first cycle was 68% at average category experienced improvement in the second cycle into 83,67% at high category. Thus, there was improvement by the implementation of picture-number-card-media-assisted scientific approach could improve the children speaking skill at B1 group in the second semester in CaturParamita kindergarten in Gianyar sub-district 2015/2016 academic year.keyword : Keyword: scientific approach, picture card media, speaking skill
Hubungan Intensitas Perilaku Menonton Televisi dengan Resiko Obesitas pada Anak Usia 5-6 Tahun ., Putu Susanti Elma Warmias; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas pada anak usia 5-6 tahun di Gugus VI Kecamatan Buleleng Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan jumlah subjek sebanyak 30 orang anak yang ada di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng. Data tentang intensitas perilaku menonton televisi dengan obesitas anak usia 5-6 tahun diperoleh dengan menggunakan metode skala kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik korelasi Product Moment Pearson berbantuan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan intenistas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas dengan nilai siginifikansi 0,556 (p>0,005) dan hasil koefesien determinasi (r2)sebesar 0,36 atau 36% resiko obesitas dipengaruhi oleh intensitas perilaku menonton televisi. Hasil korelasi ini positif berarti semakin tinggi intensitas perilaku menonton televisi maka semakin tinggi pula tingkat resiko obesitas yang dapat terjadi pada anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci : Anak, Intensitas, Obesitas,Televisi This research aims to determined the correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years in Cluster VI District of Buleleng Bali. This research is a correlation study with a number of subjects were 30 children in kindergarten Cluster VI District of Buleleng. Data on the intensity of television viewing behavior television with obese children ages 5-6 years was obtained using a questionnaire scale. Data were analyzed using statistical analysis Pearson Product Moment Correlation-assisted program SPSS 17.0 for Windows. The results showed that there is a correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years by siginificance value of 0.556 (p> 0.005) and the results of determination coefficient (r2) of 0.36 or 36% lower risk of obesity is influenced by the intensity of television viewing behavior. The results of this correlation is positive, that means the higher the intensity of television viewing behavior, the higher the risk level of obesity that can occur in children aged 5-6 years.keyword : Children, Intensity, Obesity, Television
Pengaruh Permainan Congklak Bali Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok B Di RA Baitul Mutaallim Tegalinggah Tahun Ajaran 2015/2016 ., Martiana Musdalifah; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B di RA Baitul Mutaallim Tegalinggah tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang diperoleh melalui wawancara dengan guru yang menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan menunjukkan kualifikasi yang masih rendah. Kenyataan yang ditemui di lapangan juga menunjukkan bahwa, anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain video game, smartphone, dan beberapa teknologi canggih yang lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelompok B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah berjumlah 46 anak yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas B1 dan B2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi. Berdasarkan analisis, penelitian menyimpulkan bahwa kegiatan permainan congklak berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji hipotesis dengan uji-t, bahwa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel), yaitu thitung = 7, 250 dan ttabel (db = 23 + 23 – 2 = 44 dan taraf signifikan 5%) = 1,684. Sedangkan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 15,86 dan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang tidak mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 13,17. Berdasarkan temuan –temuan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan kegiatan bermain khusunya permainan tradisional congklak berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B Semester II RA Baitul Muta’allim Tegalinggah Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : permainan congklak, mengenal konsep bilangan This study aims to determine the effect on the ability to know the game congklak concept of numbers of children in group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah the academic year 2015/2016. The study was based on the results of preliminary observations obtained through interviews with teachers who show that ability to know the concept of numbers indicate the qualification is still low. The fact that encountered in the field also showed that, children spend more time playing video games, smartphones, and some other advanced technologies. This study is a quasi-experimental research. Subjects in the study were all students group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah totaling 46 children were divided into two classes, namely classes B1 and B2. Data collected by using observation. Based on the analysis, the study concludes that game activities congklak positive effect of increasing numeracy skills beginning in early childhood. It can be seen from the results of hypothesis testing using t-test, that obtained t is greater than t table (tcount> ttable), ie t = 7, 250 and ttabel (db = 23 + 23-2 = 44 and a significance level of 5%) = 1.684. While the average score of the ability to know the concept of the number of children who attend the game play activities congklak was 15.86 and the average score of the ability to know the concept of the number of children who do not follow the game play activities congklak is 13.17. Based on the findings above, it can be concluded that learning to use the traditional game play activities especially congklak positive effect on children's ability to recognize the concept of numbers group B Semester II RA Baitul Muta'allim Tegalinggah Academic Year 2015/2016.keyword : congklak games, know the concept of numbers
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN REGULASI DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN ., Nyoman Radin Amanda Diningrat; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II Kecamatan Buleleng tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi anak TK di gugus II Kecamatan Buleleng, Bali Tahun 2016. Pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik Sampling dengan cara undian. Jumlah sampelnya adalah 60 orang anak. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis statistic regresi sederhana dengan memanfaatkan program SPSS 21.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terjadi hubungan yang signifikan antara pola asuh dan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II kec. Buleleng. Jadi semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Pola asuh orang tua berpengaruh sebesar 71,9 % terhadap regulasi diri anak. jika pola asuh orang tua meningkat maka regulasi diri anak juga akan meningkat, semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Begitupun sebaliknya semakin buruk pola asuh orang tua pada anak maka semakin rendah pula regulasi diri anak. Dengan demikian hasil penelitian ini telah memenuhi tujuan penelitian.Kata Kunci : pola asuh, regulasi diri This research aims to know the relationship of parenting parents with the self-regulatory children aged 5-6 years in the cluster II sub district of Buleleng in 2016. This research is the research of korelasional with a population of kindergarten in cluster II sub district of Buleleng, Bali 2016. This research subject retrieval using Sampling techniques by means of a lottery. The number of sampelnya is 60 children. Data collected by questionnaire method. Furthermore the data analyzed by simple regression statistics analysis by utilizing the program SPSS 13.0 For Windows. The results showed that there is a significant relationship between parenting and self-regulatory children aged 5-6 years in kec II cluster. Buleleng. So the better parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. Parenting parents effect of 71.9% against self regulation. If parenting parents increases children's self regulation then will also increase, more excellent parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. As is otherwise worse parenting parents on children then the lower self regulation anyway. Thus the results of this research have fulfilled the purpose of the researchkeyword : parenting parents, the child's self regulation
Co-Authors ., Anak Agung Istri Intan Ari Lastari ., Anggreni Ni Made ., Ayu Putu Puspa Ariyani ., Beta Al Kautsar Islamiyya ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dita Destari Iin Riski Indryani ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Elsa Shara Nabila ., Ida Ayu Putu Cikita Kristianti ., Kadek Dwi Arinoviani ., Kadek Suartini ., Ketut Ria Astuti ., Ketut Seni Lestari ., Km Cahya Swastrini ., Luh Ayuning Sundari ., Luh Sri Apriani ., Luh Winda Krisdayani ., MADE DWI ARISADEWI ., Martiana Musdalifah ., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Komang Ari Citra Dewi ., Ni Komang Novi Tri Aryastuti ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati ., Ni Luh Putu Mila Astari ., Ni Luh Putu Suciani ., Ni Luh Suantari ., Ni Made Dian Pertiwi ., Ni Made Sri Laksmi ., Ni Md. Malini Mas Udayani Rangkan ., NI NENGAH DARMAYANTI ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri ., Ni Putu Alit Sariati ., Ni Putu Ratna Udyani Putri ., Ni Wayan Armadi ., Ni Wayan Eka Praba Dewi ., Ni Wayan Rian Astami ., Nyoman Radin Amanda Diningrat ., Pandan Sari Luh Putu ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Mila Puspita ., Putu Susanti Elma Warmias ., Rina Ayu Widiasari ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari ., Winda Sutiana Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Andari, Ida Ayu Made Yuni Angelina Sonia Iju Anggreni, Rani Aulya Anggun La Patissera Antari, Luh Desy Antariani, Kadek Mei Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ariani, Komang Arizka Salsabila Hidayat Aryani, Kadek Ayu Astiwi, Kadek Perdinna Tri astra arsiana, kadek evan Azis, Dinah Maisarah Branislav Pupala, Branislav Cahyani, Ni Kadek Dian Dhita Chruasita Dewi Prabarini Putri E.S. Damayanti, Risma Desak Putu Parmiti Devi, I Gusti Ayu Fitria Devi, Indri Arista Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewi Ayu Surya Jayanti Dewi Puspita Dewi, Luh Gede Diah Prapti Dewi, Ni Putu Sinta Dewi, Putu Sinta Dewi, Putu Sri Darma Dewo Agung Nugroho Narosaputra Diana, Feny Aries Dinah Maisarah Azis Drs. Nyoman Wirya . dwi purwati Dwi yuliani Dwinanto, Arif Dwipadmini, Ade Lestari Dwiyanti, Maelani Elisabeth Putu Putri Patricia Farah Attamimi Fikri, Mu'tasim Gayatri, Ni Nyoman Elma Triana Gede Wira Bayu Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Tara Ari Suryani Hidayat, Arizka Salsabila I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Sudirtha I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Gusti Ayu Putu Sintya Hendrayani I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Citra Wibawa I Made Setiana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Ardana I Wayan Sujana I Wayan Widiana Ida Ayu Gede Purna Astiti Idam Cholik Intan Melina Kristy Irfa Khuril Maula Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Kadek Maharani Kresna Astiti PS Kadek Perdinna Tri Astiwi Kadek Wiwin Pratiwi Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Ayu Dipla Denia Kurnia Widiastuti Giri Lestariani, Luh Putu Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Liwis, Ni Wayan Nipi Luh Ayu Tirtayani M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . Made Vina Arie Paramita Made Vina Arie Paramita Maha Riska Eca Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marcelina, Putu Dian Mascintya, I Gusti Ayu Agung Maulani, Ani Mega Eni Lestari Melya Nurul Oktavianty Muslimah, Bekti Mutiara Magta N Dantes Ni Kadek Sintayani Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni ni made sri sukmawati Ni Nyoman Chintya Ari Putri Ni Nyoman Ganing Ni P Rizky Wulandari Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Jyoti Kamala Ni Putu Sinta Dewi Ni Wayan Lestari Ni Wayan Meli Udayani Nice Maylani Asril Ningtyas, Ni Putu Diah Rahayu Nunuk Trisukma Aceh Pande Kadek Rama Patissera, Anggun La Pebriani, Ni Luh Putu Purhita Perdana, Gede Rian Pratama, I Kadek Wahyu Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . PUPUNG PUSPA ARDINI Purnama, Luh Anggralia Purwaningrat, Ketut Widhia Putra, I Made Candra Wahyudi Putu Gita Cintya Dewi Putu Rahayu Ujianti Putu Sinta Dewi Putu Sri Darma Dewi Rasmini, Ni Wayan Rawanti, Sri Rendy Setyowahyudi Rismayanti, Kadek Yuni S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saraswati, Kadek Emi Sembiring, Sim Br Sheila Julia Ningrum sri sukmawati, ni made Suantini, I Gusti Ayu Ketut Ari Suciasih, Ni Nyoman Lemes Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sugiantiningsih, Ida Ayu Sugiantiningsih, Ida Ayu Sumartini, Luh Putu Ayu Sumiani, Wayan Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Utami, Gusti Ayu Istya Verawati, Ni Komang Rai Wahyuni, Sevi Wayan Mulyartini, Ni Wayan Widiana, I Wedani, Putu Widiasmini, Ni Luh Eni Widyastika, Gede Eri Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Zeptyani, Ditha