Claim Missing Document
Check
Articles

The Impact of Aerobic Dance Intensity on Blood Pressure Reduction in Physically Active Elderly Women Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo; Arimbi; Noortje Anita Kumaat; Heryanto Nur Muhammad
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i2.28983

Abstract

This study aims to determine the relationship between aerobic dance intensity and blood pressure reduction in active elderly women who routinely participate in community exercise programs. The research design used is correlational with a quantitative approach. The sample consists of members of the aerobic dance community in Taman Pakui Sayang (TPS), Makassar, comprising 20 elderly women aged 45–59 years who participate in aerobic dance at least twice a week for 8 weeks. Data were collected through blood pressure measurements before and after the intervention, as well as monitoring exercise intensity using the Borg RPE (Rating of Perceived Exertion) Scale. The results of the analysis showed a significant negative correlation between aerobic dance intensity and a decrease in systolic with r = -0.62; p = 0.001 and diastolic (r = -0.55; p = 0.004) blood pressure. These findings indicate that the higher the intensity of the exercise performed, the greater the decrease in blood pressure that occurs. Thus, moderate to high intensity aerobic dance can be an effective non-pharmacological strategy in the management of hypertension in elderly women. 
Peran Senam Aerobik terhadap Tumbuh Kembang Remaja Usia 18–20 Tahun: Kajian Fisik, dan Psikologis Arfanda, Poppy Elisano; Aprilo, Ians; Mappaompo, M. Adam; Arimbi; Nurulita, Retno Farhana
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam aerobik terhadap tumbuh kembang remaja usia 18–20 tahun, khususnya pada aspek kebugaran jasmani dan tingkat stres. Remaja pada fase ini berada pada masa transisi penting menuju dewasa awal, di mana mereka menghadapi tantangan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Aktivitas fisik, khususnya senam aerobik, diyakini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung keseimbangan perkembangan tersebut. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan model one group pre-test post-test design. Subjek penelitian adalah 36 mahasiswa perempuan berusia 18–20 tahun dari FIKK UNM, yang mengikuti program senam aerobik selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu dan durasi 50 menit setiap sesi. Intensitas latihan ditetapkan pada 50–75% HRmax. Instrumen pengukuran meliputi beep test untuk estimasi VO₂max dan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk tingkat stres. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada VO₂max (t = 5,963; p < 0,001) dan penurunan signifikan pada skor PSS (t = –4,062; p < 0,001). Dengan demikian, senam aerobik terbukti tidak hanya memperbaiki aspek fisiologis berupa kebugaran jasmani, tetapi juga memberikan manfaat psikologis berupa penurunan tingkat stres. Temuan ini memperkuat bukti empiris bahwa senam aerobik layak dijadikan program intervensi kesehatan preventif dan promotif bagi remaja.
Improving Athlete Performance Through Technology-Based Sports Learning Innovation Andika Marsuki; Andi Wirawan Risal; Ians Aprilo; Muhammad Sulfa; Ferdinandus Ardian Ali
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/02dw5210

Abstract

Innovation in sports learning is increasingly important to enhance athlete performance through advanced technologies and personalized training methods. Research in this area explores effective strategies to integrate technology for optimized sports education. This study aims to investigate the role and impact of technology-based innovations in sports learning to improve athlete performance. The study employed a library research approach, which involves systematically collecting and analyzing existing literature, journals, and academic sources related to sports learning innovation. Library research enables a comprehensive review of current knowledge and trends without new experimental data collection. Findings indicate that technological tools such as video analysis to virtual reality, artificial intelligence, and mobile applications significantly enhance athletes learning experiences and performance outcomes by enabling personalized and accessible training. The integration of technology also fosters interactive and immersive learning environments supporting better skill acquisition and motivation. The study highlights the necessity of adopting innovative technological methods in sports education to meet athletes individual needs and improve training effectiveness. It also emphasizes library research as a critical method to synthesize existing knowledge for advancing sports learning innovation. However, challenges such as the availability and accessibility of technology and complex data management still need to be addressed. Thus, technology will continue to drive progress in sports training and help athletes and coaches in the future.
PERAN STRATEGI PELATIH DALAM PEMBINAAN USIA DINI DAN PENGEMBANGAN TALENTA SEPAKBOLA DI DAERAH GOWA M. Adam Mappaompo; Arifuddin Usman; Iskandar Iskandar; Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan anak usia dini merupakan fondasi penting untuk mengembangkan atlet sepak bola berprestasi di masa depan. Penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan strategi pembinaan dalam perkembangan anak usia dini untuk mendukung pengembangan bakat sepak bola di Kabupaten Gowa. Metode implementasi meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pelatih dan pemain muda, serta pelatihan teknik dasar, taktik, dan sportivitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa strategi pembinaan yang terencana dan berkelanjutan dapat meningkatkan keterampilan teknis, disiplin, dan motivasi anak dalam pelatihan. Lebih lanjut, keterlibatan orang tua dan dukungan dari lembaga olahraga lokal merupakan faktor kunci keberhasilan pembinaan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peran strategis pelatih meluas melampaui aspek teknis hingga memotivasi, membimbing, dan mengarahkan karakter. Oleh karena itu, perkembangan anak usia dini perlu diimplementasikan dengan pendekatan holistik untuk memastikan pengembangan bakat sepak bola yang berkelanjutan di wilayah Gowa.
SOSIALISASI OLAHRAGA PICKLEBALL DI SINJAI Arifuddin Usman; M. Adam Mappaompo; Iskandar Iskandar; Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Sosialisasi Olahraga Pickleball di Kabupaten Sinjai dilaksanakan oleh Prof. Dr. H. Arifuddin Usman, M.Kes dan Dr. M. Adam Mappaompo, M.Pd dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Sinjai dan diikuti oleh siswa, guru Pendidikan Jasmani, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan olahraga Pickleball sebagai cabang olahraga baru yang menggabungkan unsur tenis meja, bulutangkis, dan tenis lapangan. Pickleball dinilai sangat cocok dikembangkan di lingkungan sekolah karena mudah dimainkan, menyenangkan, dan dapat meningkatkan kebugaran jasmani serta kerja sama tim. Selama kegiatan, peserta mendapat penjelasan mengenai sejarah, peraturan, dan teknik dasar permainan Pickleball. Selain sosialisasi melalui pemaparan materi, juga dilakukan demonstrasi dan praktik langsung agar peserta memahami cara bermain secara benar Hasil Kegiatan 1. Siswa dan guru menunjukkan minat besar terhadap olahraga Pickleball. Banyak peserta yang aktif mencoba teknik dasar seperti servis, voli, dan rally.2. Peserta memahami konsep dan aturan dasar permainan Pickleball serta mampu mempraktikkan beberapa teknik dasar dengan baik setelah pelatihan singkat.3. Kepala sekolah serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai memberikan apresiasi dan dukungan agar olahraga Pickleball dapat dikembangkan lebih luas di sekolah-sekolah.4. Akan dilakukan kegiatan lanjutan berupa pelatihan intensif untuk guru PJOK dan pembentukan klub Pickleball sekolah sebagai upaya membangun minat dan pembinaan jangka panjang di Kabupaten Sinjai. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan sukses dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan olahraga Pickleball dapat menjadi alternatif olahraga baru yang menyenangkan, mendukung pembelajaran PJOK, dan mendorong terciptanya budaya hidup sehat serta aktif di kalangan pelajar Kabupaten Sinjai.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Meningkatkan Hasil Belajar Bola Voli Siswa SMP Negeri 1 Bangkala Nurfadilah Amirah; Irvan Irvan; Ians Aprilo; Muhammad - Harliawan
Performa Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatar belakangi oleh permasalahan kedisiplinan dan rendahnya pencapaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan Jabatan khususnya pada materi bola voli yang menunjukkan kecenderungan siswa yang sering mengabaikan instruksi guru dan bertindak sesuai keinginan sendiri. Kondisi ini berdampak langsung pada tingginya tingkat kesalahan mekanika gerak saat transmisi teknik passing bawah dan servis. Data ketuntasan belajar tahap pra-siklus konfirmasi hal tersebut dari total 27 siswa, hampir setengahnya (44,4% atau 12 siswa) belum mencapai ketuntasan sedangkan 55,6% (15 siswa) telah tuntas. Kurangnya penguasaan teknik ini dihapuskan pada metode pembelajaran konvensional yang kurang menstimulasi motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Sebagai solusi peningkatan kinerja dan hasil belajar, Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Melalui pendekatan refleksi diri yang dilakukan secara bersiklus TGT diimplementasikan sebagai instrumen strategi untuk mengubah iklim kelas menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan menumbuhkan semangat kompetisi positif siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar passing bawah bola dari kondisi awal hingga pelaksanaan Siklus II. Kesimpulan model pembelajaran TGT terbukti menjadi pendekatan alternatif yang sangat efektif untuk menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan olahraga siswa di sekolah.
Pengaruh Latihan Koordinasi dan Reaksi terhadap Akurasi dan Kecepatan Servis Spin pada Atlet Tenis Junior Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 01 (2026): February Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i01.203

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the effect of coordination training and visual reaction training on improving the accuracy and speed of spin serves in junior tennis athletes in Makassar. Materials and methods: The research design used a quasi-experimental approach with a pretest–posttest control group model involving 20 athletes, divided into two groups: coordination training and visual reaction training. The training program was conducted over six weeks with a frequency of three times per week. Results: he t-test results showed a significant improvement in all variables (p < 0.05). Coordination training increased accuracy by 13.4%, while visual reaction training increased serve speed by 10.8%. ANOVA tests showed significant differences between groups on both variables. Conclusions: It can be concluded that both types of training are effective in improving spin serve performance, with coordination training having a greater effect on accuracy, while visual reaction training is more dominant in serve speed.
PERAN SENAM AEROBIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA: IMPLIKASI BAGI KESEHATAN DAN PERFORMA AKADEMIK Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6644

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kesehatan fisik, psikologis, dan performa akademik mahasiswa. Namun, berbagai tuntutan akademik, penggunaan perangkat digital yang berlebihan, serta rendahnya aktivitas fisik sering menyebabkan menurunnya kualitas tidur pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas senam aerobik dengan kualitas tidur mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan senam aerobik dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data intensitas senam aerobik diperoleh melalui kuesioner frekuensi, durasi, dan intensitas latihan, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Pearson Product Moment pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,412 pada variabel intensitas senam aerobik dan 0,687 pada variabel kualitas tidur. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas senam aerobik dengan kualitas tidur mahasiswa (r = 0,600; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang melakukan senam aerobik dengan intensitas lebih baik cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Dengan demikian, senam aerobik dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas tidur dan mendukung kesehatan mahasiswa.
Integration of Technology and Aerobics: The Effect of Interactive Video on Motivation and Exercise Consistency Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo; M. Adam Mappaompo; Arimbi
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the low consistency of student participation in aerobic exercise due to time constraints, limited access, and fluctuations in motivation. The use of interactive videos is seen as an innovative solution to enhance engagement in exercise in a flexible and structured manner. This study aims to analyse the effect of interactive videos on intrinsic motivation, extrinsic motivation, and exercise consistency. The method used was a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 60 students divided into experimental and control groups. Data collection was conducted via questionnaires and observation, whilst data analysis utilised validity and reliability tests, t-tests, and linear regression. The results of the study showed that the experimental group had a higher average motivation score (3.735) compared to the control group (3.347), with a  of 3.996 and . Regarding the participation variable, the experimental group also scored higher (3.667) than the control group (3.298), with  and . Regression analysis showed that interactive videos had a significant effect on exercise consistency ( ), contributing 49.6% ( ). In conclusion, interactive videos are effective in increasing motivation and consistency in aerobic exercise and support the sustainability of students’ physical activity.
Real-Time Video Feedback Training to Improve Tennis Serve Accuracy and Biomechanics in Junior Players Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda; M. Adam Mappaompo; Yasriuddin; Hasby Asyhari
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of real-time video feedback on improving serve accuracy and movement biomechanics in junior tennis athletes. The study used a quantitative approach with a pre-test–post-test control group design. The study sample consisted of 20 junior tennis athletes aged 14–16 years in Makassar City who were divided into an experimental group and a control group. Data were collected through the Hewitt Serve Test, biomechanical observations, and video documentation analyzed using Kinovea software. The experimental group was given real-time video feedback-based training for 8 weeks, while the control group underwent conventional training. Data analysis used a paired sample t-test and Cohen's d at a significance level of α = 0.05. The results showed a significant increase in serve accuracy from 62.4% to 81.7%. In addition, trunk rotation increased by 18%, elbow angle by 12%, and movement timing coordination by 15%. A t-value of 9.21 and Cohen's d of 3.22 indicate that the use of real-time video feedback significantly impacts the quality of junior tennis athletes' service techniques. The implications of this study suggest that the use of real-time video technology can be an effective training strategy to improve technical performance, biomechanical evaluation, and coaching efficiency of young tennis athletes.
Co-Authors . Hasbunallah AS ADIL, AHMAD Ahmad Adil Ahmad Zakaria Akbar Yusuf Aldi Aldi Andi Atssam Mappanyukki Andi Rizal Andi Wirawan Risal Andika Marsuki Anung Priambodo Arfanda, Poppy Elisano Arga, Arga Arifuddin Usman Arimbi Arimbi Asmawi, Moch. Asyhari, Hasby Awaluddin Awaluddin Awaluddin Benny Badaru Edi Setiawan Ferdinandus Ardian Ali Hasbi Asyhari Hasby Asyhari Hasmyati, Hasmyati Hasyim, Muhammad Qasash Heryanto Nur Muhammad HIKMAD HAKIM Ihsan, Andi Irvan Sir ISKANDAR Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Juhanis Juhanis Juhanis Kamil, Husnul Khairil Anwar M Adam Mappaompo M Imran Hasanuddin M. Adam Mappaompo M. Adam Mappaompo M. Adam Mappompo M. Sahib Saleh Mappaompo , M. Adam Mappaompo, M Adam Mappaompo, M. Adam Mappaompo, M. Adam - Mappompo, M. Adam Moch. Asmawi Muh. Ilham Aksir Muh. Syachrul Syamsuddin Muh. Syahrul Saleh Muhamamd Ivan Miftahul Aziz Muhammad , Heryanto Nur Muhammad Harliawan Muhammad Ivan Miftahul Aziz Muhammad Nadjib Bustan Muhammad Nur muhammad qasash hasyim Mulawarman, Andi Noortje Anita Kumaat Nurfadilah Amirah Nurliani Nurliani Nurliani Poppy Elisano Arfanda Poppy Elisano Arfanda Poppy Elisano Arfanda Pratiwi, Endang Pratiwi, Endang Puspodari, Puspodari Putera, Shidqi Hamdi Pratama Putra, Tri Permana Retno Farhana Nurulita Ricardo Valentino Latuheru Ricardo Valentino Latuheru Rizal, Andi Ruslan Abdul Gani Sadzali, Muhammad Sulfa, Muhammad Syafir, Muhammad Isnawan Syahruddin Syahruddin Syahruddin Syahruddin Syamsuddin, Muh Syachrul Tangkudung, James Tangkudung, James Usman, H. Arifuddin Wahid, Wahyana Mujari Yasriuddin Yasriuddin, Yasriuddin Yusnadi Yusnadi, Yusnadi Zainudddin, M. Said