Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Budidaya Pisang Tepat Guna Di Desa Gunung Rejo, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran Ardian, Ardian; Setiawan, Kukuh; Kamal, Muhammad; Setiawan, Wawan A; Yelli, Fitri; Hadi, Muhammad Syamsul; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8911

Abstract

Salah satu sentra produksi pisang terbesar di Pesawaran ialah Way Ratai.  Di tahun 2021, produksi pisang yang dihasilkan dari kecamatan ini telah mencapai 76.638,7 ton atau mencapai 20,91% dari total Produksi di Kabupaten Pesawaran. Kegiatan penanaman pisang telah berkembang secara cepat seiiring dengan semakin banyaknya permintaan buah segar pisang, serta harga jual pisang yang cenderung semakin meningkat dari tahun ke tahun.  Tanpa diimbangi dengan input serta teknik budidaya yang memadai, kegiatan pengusahaan tanaman pisang secara intensif akan banyak menguras sumberdaya tanah, baik berupa hara esensial (makro maupun mikro), bahkan juga kadang cenderung merusak struktur tanah seperti terjadinya pengerasan tanah akibat pemupukan anorganik secara intensif.  Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada petani pisang tentang pentingnya pemberian bahan organik,  kapur/dolomit dan Kalium di pertanaman pisang mereka dan menjawab permasalahan mengenai budidaya pisang di lahan mereka
Sosialisasi Pembuatan Tas Ramah Lingkungan Ecoprint di Desa Mulyo Harjo, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung Manik, Tumiar Katarina; Setiawan, Wawan A; Setiawan, Kukuh; Ardian, Ardian; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8913

Abstract

Ecoprint adalah teknik pencetakan dengan menggunakan pewarna alami dari bahan organik, seperti daun, bunga, atau kulit buah. Ecoprint sering kali digunakan dalam pembuatan kain untuk produk-produk ramah lingkungan dan berkelanjutan karena menggunakan bahan-bahan alami dan mengurangi penggunaan pewarna kimia. Teknik ini juga dianggap sebagai cara yang kreatif dan indah untuk menghasilkan desain tekstil yang unik dan organik. Artikel ini berusaha memaparkan dan memberi sosialisasi pembuatan tas ramah lingkungan, meliputi bahan dan alat, metode (pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar ecoprint, termasuk pemilihan bahan organik, teknik pencetakan, dan proses fiksasi warna), hasil, dan manfaatnya terhadap Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Mulyo Harjo. Artikel ini ditulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif untuk menjelaskan sosialisasi pembuatan tas ramah lingkungan ecoprint di Desa Mulyo Harjo. Hasil dari sosialisasi ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam menggunakan teknik ecoprint untuk menghasilkan tas yang unik dan berkelanjutan secara lingkungan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. Artikel ini juga berkontribusi dalam pengimplementasian poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs).
Sosialisasi Pemanfaatan Cacahan Batang Ubikayu Segar Sebagai Alternatif Sumber Hara Kalium di Sekincau Lampung Barat Setiawan, Kukuh; Hadi, Muhammad Syamsoel; Agustiansyah, Agustiansyah; Pramono, Eko; Kamal, Muhammad; Ardian, Ardian; Setiawan, Wawan A; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.9145

Abstract

Lampung is one of the biggest areas for cassava and also Indonesia gets the number five in the world for cassava production.  At harvest time, it would produce huge source of potassium (K) from the stem.  Unfortunately this source of K is not used yet until now.  Consequently, the objective of activity was to educate the farmers in order to use the fresh cassava stem by chipping in small size as potassium source.  This activity was conducted in Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat on January 31st 2024.  The method that was used in this activity was to discuss and present the way of producing small chip of fresh cassava stem.  The evaluation of farmer perception to understand the method was questionnaire containing 10 questions to be answered by farmers.  The result was before discussion, farmers still do not know or recognize yet that fresh cassava stem could be used as a K source.  However, after presenting the material of discussion, in general, they were interested in using small chip cassava stem for K source to fertilize the horticulture crops in their land. 
Pengaruh Content Marketing TikTok dan Influencer Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Melaui Brand Image Sebagai Variabel Intervening Pada Produk Brand Rucas (Studi Kasus Pada Kelompok Konsumen Gen Z di Kota Bandung) Ardian, Ardian; Artadita, Sherly
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri fashion lokal di Indonesia semakin kompetitif, khususnya dengan perkembangan pesat media sosial sepertiTikTok yang menjadi platform utama pemasaran digital. Rucas, sebagai salah satu brand fashion lokal,memanfaatkan Content Marketing di TikTok dan Influencer Marketing untuk meningkatkan brand image dankeputusan pembelian pada kelompok Z di Kota Bandung. Studi yang dilakukan mempergunakan pendekatankuantitatif yang mempunyai banyaknya responden sejumlah 100 individu yang merupakan pengguna aktif TikTokdan konsumen produk Rucas. Teknik pengambilan sampel mempergunakan purposive sampling, dan datadilaksanakan pengumpulan melalui memanfaatkan kuesioner online. Analisis data dilaksanakan mempergunakanStructural Equation Modeling (SEM) mempergunakan metode Partial Least Squares (PLS) melalui softwareSmartPLS 3.0. Temuan studi mengindikasikan jika Content Marketing berdampak positif dan signifikan padaKeputusan Pembelian, Influencer Marketing berdampak positif dan signifikan pada Keputusan Pembelian, BrandImage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, Content Marketing berpengaruh positifdan signifikan terhadap Brand Image, dan Influencer Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap BrandImage. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa Content Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadapKeputusan Pembelian melalui Brand Image, sedangkan Influencer Marketing tidak berpengaruh signifikanterhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Image.Kata Kunci: Content Marketing, Influencer Marketing, Brand Image, Keputusan Pembelian.
Development of Islamic Religious Education in a Multicultural Society Ardian, Ardian; Qur'aniyul Farid, Muh. Jillul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9342

Abstract

Islamic religious education in society is very important. Through education and teaching, it has an impact on good morals. Religious teachings are not merely rituals but also the actualization of religious teachings and values in everyday life. This paper aims to determine and discuss the development of Islamic religious education in society. The writing method is a literature review with a descriptive and exploratory approach. It can be concluded that the development/instillation of Islamic religious education values in society in an effort to improve the quality of faith includes (1) religious/faith education; (2) religious education that will be taught to children to build a young generation that is committed and accustomed to carrying out worship such as prayer, fasting, reading the Qur'an, and (3) moral education.
Implementation of Islamic Religious Education Learning in Forming Islamic Personal Character Ardian, Ardian; Habil, Abdul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 3 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i3.9341

Abstract

This study discusses the strategies of Islamic religious education teachers in teaching Islamic Religious Education as an effort to shape students' Islamic personalities. This type of research is qualitative research. The interdisciplinary research approach used includes: management, pedagogical, sociological, and psychological approaches. The primary data source of this study is Islamic religious education teachers. Secondary data sources in this study include school profile data, theories on the concept of learning strategies, Islamic religious education theories, and theories of Muslim personality formation. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found that Islamic religious education learning strategies in shaping students' Muslim personalities use two learning strategies, namely direct learning and indirect learning.
PENGARUH LAMA PEMANASAN BASAH DAN PERENDAMAN DALAM GIBERELIN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq.) Agustiansyah, Agustiansyah; Ardian, Ardian; Setiawan, Kukuh; Dewi, Erni Permata
Agrin Vol 24, No 1 (2020): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2020.24.1.508

Abstract

The aims of   this research to determined the effect wet heating and  immersion in gibberellins on breaking dormancy of  oil palm seed. The treatment was arranged in  factorially with two factors in the Completely Randomized Design. The first factors was wet heating which consists of five levels, (1) 20 days of heating; (2) 25 days of heating (3) 30days of heating (4) 35 days of heating (5) 40 days of heating.  The second factor was the concentrations of gibberellin in four levels,  (1) 0 ppm; (2) 100 ppm; (3) 200 ppm and (4) 300 ppm.  Based on the results  could be concluded that (1) wet heating could increased the percentage of germination, maximum growth potential, speed of germination, and time of emergence of sprouts, (2) 30 days wet heating treatment + immersion in 200 ppm giberelin was the best treatment in percentage of germination (64 % ± 1.3), maximum growth potential(70.7%±1.4), and speed of germination  (29% ± 1.0 per etmal).
PENGUJIAN BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN Ardian, Ardian; Deviona, Deviona; Nathisa, Dina
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3978

Abstract

Soybean (Glycine max L.) is one of the main food crop commodities in Indonesia which ranks third after rice and corn. The need for soybeans from year to year continues to increase, while domestic soybean production is unable to meet so that Indonesia must import soybeans. Efforts to reduce dependence on soybean imports can be made by increasing domestic soybean production. Increased soybean production is often less successful if faced with land conditions that experience stress, especially drought stress. The use of soybean varieties that are resistant to drought stress is needed to prevent the risk of yield reduction due to drought. This research was conducted using a 2-factor factorial completely randomized design (CRD). The first factor is the volume of water application, consisting of 4 levels: 100% water requirement, 80% water requirement, 70% water requirement, and 60% water requirement. The second factor is soybean genotype, consisting of 3 levels, namely: The parameters observed were: plant height, flowering age, harvesting age, root length, root dry weight, crown dry weight, root crown ratio, total number of pods per plant, number of pods, number of seeds per plant, and seed weight per plant. The research data were analyzed by analysis of variance and continued with Duncan's multiple range test at the 5% level. The results showed that the soybean variety Dering 3 can be recommended as a drought tolerant variety based on several parameters observed (plant height, flowering age, number of pods per plant, number of pods per plant, number of seeds per plant, seed weight per plant). Keywords: Growth, Yield, Soybean, Drought Tolerant INTISARIKedelai (Glycine max L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan utama di Indonesia yang menempati urutan ketiga setelah padi dan jagung. Kebutuhan kedelai dari tahun ke tahun terus meningkat, sedangkan produksi kedelai dalam negeri tidak mampu memenuhi sehingga Indonesia harus impor kedelai. Upaya dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. Peningkatan produksi kedelai seringkali kurang berhasil jika dihadapkan pada kondisi lahan yang mengalami cekaman, khususnya cekaman kekeringan. Penggunaan varietas kedelai yang tahan terhadap cekaman kekeringan diperlukan untuk mencegah resiko penurunan hasil akibat kekeringan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor pertama volume pemberian air, terdiri dari 4 taraf yaitu: kebutuhan air 100%, kebutuhan air 80%, kebutuhan air 70%, dan kebutuhan air 60%. Faktor kedua adalah genotipe kedelai, terdiri dari 3 taraf yaitu: varietas Devon 1, varietas Deja 1 dan varietas Dering 3. Parameter yang diamati yaitu: tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, panjang akar, berat kering akar, berat kering tajuk, rasio tajuk akar, jumlah polong total per tanaman, jumlah polong bernas, jumlah biji per tanaman, dan berat biji per tanaman. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasill penelitian menunjukkan bahwal varietas kedelai Dering 3 dapat direkomendasikan sebagai varietas toleran kekeringan berdasarkan beberapa parameter yang diamati (tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas per tanaman, jumlah biji per tanaman, berat biji per tanaman). Kata Kunci: Pertumbuhan, lHasil, Kedelai, Cekaman
TINGKAT KERUSAKAN TANAMAN KOPI AKIBAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH (Hypothenemus hampei ferr.) PADA PERTANAMAN KOPI DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Yudiawati, Effi; Ardian, Ardian; Febrialdi, Akhyarnis; Sopandi, Acep
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i2.1286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan tanaman kopi akibat serangan hama penggerek buah (Hypothenemus hampei Ferr.) pada pertanaman kopi di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilaksanakan selama 30 hari pada bulan September, dari tanggal 1–30 September 2023, lokasi penelitian di 3 Kecamatan dengan masing-masing desa terdapat 2 kebun kopi untuk pengambilan sampel yang terbagi atas 5 titik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi hama pada buah warna merah memiliki hubungan yang signifikan terhadap persentase kehilangan hasil. Tingkat kerusakan tertinggi terdapat di Desa Sepantai Renah sebesar 46,8% dan terendah terdapat di Desa Nilo dingin sebesar 12,93%. Persentase kehilangan hasil tertinggi terdapat pada warna merah sebesar 25,10% dan yang terendah pada warna hijau sebesar 1,18%. Rataan persentase kehilangan hasil di Kabupaten Merangin termasuk dalam serangan sedang karena rataan persentase kehilangan hasil menunjukkan serangan diatas 20% dari hasil tes didapat rataan serangan 23,95%, kepadatan populasi tertinggi terdapat pada stadia larva antara 6 – 2,96 dan populasi terendah terdapat pada stadia pupa yaitu 3,96 – 0,26.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR AIR KELAPA DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Ardian, Ardian; Syafrinal, Syafrinal; Nurbaiti, Nurbaiti; Sri Yoseva; Wulandari, Chicha
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 1 (2025): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i1.29

Abstract

Shallots (Allium ascalonicum L.) are an important horticultural commodity used as a cooking spice and medicinal raw material (Kuswardhani, 2016). Shallot production in Riau fluctuates with a decrease in 2022 and an increase in 2023, still far from community needs. Riau has variable fertility and is low in organic matter, so increasing land productivity is very important. One solution is the use of liquid organic fertilizer (POC) from coconut water waste, which can improve the physical, chemical and biological properties of the soil. The addition of inorganic fertilizer, especially potassium, is also needed to increase nutrient availability, which plays an important role in photosynthesis and tuber growth. This research aims to determine the effect of the interaction of POC coconut water and KCl fertilizer and to obtain the best treatment combination on the growth and production of shallots. The design used was a completely randomized design (CRD) with two factors: POC of coconut water (without, 200, 250 and 300 ml.l-1) and KCl dose (100, 150 and 200 kg.ha-1). There were 12 treatment combinations repeated three times, resulting in 36 experimental units. The results of the research showed that the combination of 300 ml.l-1 POC coconut water and 200 kg.ha-1 KCl fertilizer significantly increased plant height, number of leaves, harvest age, number of tubers per cluster, tuber diameter, fresh tuber weight per plant and storable tuber weight per plot.
Co-Authors , Agustiansyah , Deviona, , Affandy, Aldy Agus Karyanto Ahmad Syaifudin Amrul Khoiri Andini Widiasari Anggraini, Mia Ariffien Mansyoer, Ariffien Aritonang, Prasasti Dame Armaini, Armaini Arnawan Hasibuan Arnis En Yulia Arnis en Yulia Baehaqi Deny Setiawan Desi Sapitri, Desi Dewi Maya Sari Dewi, Erni Permata Effi Yudiawati Eko Pramono Elvira, Cut Yunita Elza Zuhri Erlida Ariani Erwin Yuliadi Febrialdi, Akhyarnis Febriansyah, Muhammad Fetmi Silvina Fetty Poerwita Sary Fitri Yelli FRINI KARINA ANDINI Gusmawartati Gusmawartati Habil, Abdul Hadi, Muhammad Syamsoel Hafiz Fauzana Handayani, Meutia Hayati Hayati Hilmi Hilmi Ichsan Ichsan Idwar, Idwar Indradewa, Rhian Kresna Kresna, Kresna Kristina Artika Kukuh Setiawan M. Zacky Faluti Maya Sari, Dewi MUHAMMAD ALI Muhammad Daud Muhammad Fuad Syah Muhammad Kamal Muhammad Syamsul Hadi, Muhammad Syamsul Murniati . Murniati Murniati Nathisa, Dina Noerwijati, Kartika Novpriansyah, Hery Nuratika, Suci Nurbaiti Nurbaiti Nurul Asyifa Oktarina, Diana Okya Pajri Ananta Yudha Putri, Fitri Mulria Qur'aniyul Farid, Muh. Jillul Ramayani, Dwi Rizki, Nisa Alifia Rizkia Devi, Rizkia Rugayah Rugayah Rusli Rustam Sa‘diyah, Nyimas Saifulloh, Al Azizu Salsabila, Unik Hanifah Sanjaya, Purba Sari, Rizki Jaenita Savitri Endah Lestari Setiawan, Wawan A Setyo Dwi Utomo Sherly Artadita Siregar, Widyana Verawaty Sopandi, Acep Sri Yoseva Sri Yoseva Sumantri, Nadya Eka Sungkono Sungkono Sunyoto Sunyoto Surtono, Arif Syafrinal, Syafrinal Syafrinal, Syafrinal Syaifudin, Akmad Talbani Farlian Tumiar Katarina Manik WAWAN ABDULLAH SETIAWAN, WAWAN ABDULLAH Wulandari, Chicha Yanto, Indri Yeli, Fitri Yusmalinda, Yusmalinda