Articles
PERANCANGAN LOGO UMKM ARIESNA WK
Silvia Nur Rohmi;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AriesNa WK merupakan UMKM yang berada di kelurahan Mangundikaran, kabupaten Nganjuk. Nama UMKM ini sendiri diambil dari nama pemilik UMKM yaitu Ariesna Krisdiana yang didirikan pada tahun 2007. Usaha ini ialah usaha yang bergerak pada bidang makanan. AriesNa WK sebagai usaha makanan memiliki produk yang unggul yaitu wajik kletik, usaha ini merupakan usaha yang turun temurun dari keluarga pemilik UMKM. Pada awalnya pemilik UMKM hanya menggunakan nama saja sebagai identitas produk dan label yang dibuat menggunakan gambar yang ada di internet, hingga saat ini AriesNa WK belum memiliki logo. Hal ini disebabkan karna pemilik belum begitu paham tentang desain dan pentingnya sebuah logo. Terkait hal ini penulis melakukan observasi produk kemudian berdiskusi dengan pemilik dan hasil yang didapat adalah diperlukan penguatan identitas pada AriesNa WK karena produk AriesNa WK akan dipasarkan secara online, sehingga dibutuhkan desain logo yang sesuai dengan produk supaya lebih dikenal masyarakat luas, tidak hanya konsumen lama saja tapi konsumen baru yang akan beli online, pemilihan metode perancangan yaitu menggunakan metode 5W+1H. melalui metode ini dapat disimpulkan bahwa AriesNa WK membutuhkan logo sebagai penguat identitas,. Perancangan logo AriesNa WK menggunakan jenis logogram yang terdiri dari gambar ilustrasi wajik kletik dan juga logotype bertuliskan AriesNa WK bewarna hijau seperti warna produknya.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KERIPIK SINGKONG "RENYAK" UNTUK MEMPERLUAS PASAR DI SURABAYA
Althof Mochamad Nurcholis Majid;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Desain Grafis Aplikatif
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AFGHANI CRIP (Keripik Bu Ida Wati) merupakan UMKM yang memproduksi dan menjual cemilan keripik, bertempat di Kota Surabaya. Keripik Bu Ida Wati ini memiliki pasar yang cukup baik, akan tetapi strategi pemasaran yang digunakan masih lebih condong ke konvensional sehingga sulit dalam menjangkau target pasar yang lebih luas. Oleh karena hal itu maka dilakukan-lah perancangan yang bertujuan untuk membantu memperluas pasar UMKM Keripik Bu Ida Wati dengan mempromosikan produk Keripik Singkongnya melalui brand Renyak yang tercipta dari projek KKN yang berkolaborasi bersama UMKM Keripik Bu Ida Wati, rancangan yang digunakan dalam media promosi ialah desain label kemasan dan konten media sosial. Dalam perancangan ini mengaplikasikan metode kualitatif karena menonjolkan landasan praktis dan teoritis dari hasil perancangan tersebut. Perancangan ini menerapkan analisis SWOT untuk mencari informasi mengenai kelebihan, kekurangan, dan keunikan produk milik UMKM tersebut. Hasil perancangan tersebut berupa Desain Label Kemasan dan Gondola(Rak Display) sebagai media utama, media sosial Instagram dan Tiktok sebagai media pendukung, lalu beberapa media pendukung lainnya seperti Sticker, Gantungan Kunci, X Banner, Poster, Kartu Nama, Jaket dan Kantong Plastik
PERANCANGAN KARTU KUARTET MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK USIA 9--12 TAHUN
Arif Nata Wibowo;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Desain Grafis Aplikatif
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan tips hidup sehat yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang dengan cara yang menyenangkan untuk menambah wawasan pengetahuan tentang makanan sehat dan tips hidup sehat kepada anak usia 9 – 12 tahun. Maka dirancanglah produk mainan kartu kuartet makanan sehat yang dilengkapi dengan deskripsi penjelasan. Menggunakan data primer berupa wawancara sedangkan untuk data sekunder berasal dari internet untuk mengumpulkan data refrensi sampai data untuk deskripsi objek ilustrasi. Kemudian menggunakan teknik analisis data 5W + 1H. Diawali dengan pembentukan kelompok kartu berasal dari “Isi piringku” bentuk ringkasnya dari tumpeng gizi seimbang menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. Maka terbentuklah 7 kelompok kartu. Selanjutnya lanjut ke tahap konsep kreatif, kemudian visualisasi karya, lalu lanjut ke pemotongan serta pengemasan kartu tersebut hingga menjadi produk siap jual saat pameran dan dapat dijual melalui media social Instagram. Perancang juga membuat media pendukung diantaranya ialah feed Instagram, x – banner, poster, kartu nama, kartu terimakasih, sticker pack dan paper bag. Untuk uji coba dilakukan terhadap target penggunanya yaitu anak – anak usia 9 – 12 tahun, kartu tersebut sudah layak dimainkan karena mereka sangat senang dan menyukainya serta mereka juga tidak kesulitan memainkannya.
Perancangan Visual Branding Temulawak Mbah Munah
Ahmad Fadil;
Asidigisianti Surya Patria;
Irhamna Nirbhaya Carreca
Desgrafia Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Temulawak Mbah Munah merupakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang didirikan oleh Ibu Maimunah asal Wonokromo, Surabaya. Berdiri sejak 2020, usaha ini menjual olahan temulawak minuman yang dikemas dalam botol 600ml. Selama 10 tahun berjualan, temulawak Mbah Munah belum mimiliki visual branding seperti logo dan label kemasan. Hal ini membuat produk dari temulawak Mbah Munah susah untuk dikenal dan susah untuk menjangkau lebih banyak pembeli. Tujuan penelitian ini adalah membuat visual branding yang professional bertujuan untuk penguatan identitas merek dari temulawak Mbah Munah. Perancangannya meliputi Logo dan Label kemasan botol sebagai media utama, serta media pendukung meliputi xbanner, poster, totebag, papercup dan sticker. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa wawancara dan observasi yang dilakukan langsung terhadap Mbah Munah. Serta untuk metode pengumpulan data yang digunakan adalah 5W + 1H yang bertujuan untuk mendalami identitas dan data dari brand temulawak Mbah Munah yang akan di branding. Kesimpulan dari penelitian yang sudah dibuat ini adalah sebagai desainer kita harus berpikir kritis dan kreatif untuk menyelesaikan suatu masalah. Manfaat yang didapat dalam perancangan ini adalah penguatan identitas merek yang dapat membuat brand bisa mudah dikenal masyarakat sehingga brand bisa lebih terlihat professional.
PERANCANGAN STORYLINE & LABEL INFORMASI RUANG KESEHARIAN MAJAPAHIT UNIT PENGELOLAAN INFORMASI MAJAPAHIT
Muhammad Habib Al Muqsith;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Desain Grafis Aplikatif
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia mempunyai ribuan peninggalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai situs warisan budaya yang tersebar di seluruh Indonesia. Trowulan diyakini merupakan bekas kota Kerajaan Majapahit atau nenek moyang Nusantara. Unit Pengelolaan Informasi Majapahit merupakan sebuah museum yang terletak di sisi kanan jalan pada simpang Trowulan di Mojokerto. Unit Pengelolaan Informasi Majapahit menyimpan peninggalan Kerajaan Majapahit dan peninggalan bersejarah lain yang berada di wilayah Jawa Timur. Namun di lingkungan Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, informasi menjadi salah satu faktor yang membuat kenyamanan dalam berwisata kurang maksimal. Dengan banyak koleksi benda peninggalan yang dimiliki oleh Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, tentunya sistem media informasi sangatlah penting bagi para pengunjung agar dapat mengakses informasi yang ada, sekaligus sebagai penunjang eksplorasi wisata. Dari latar belakang masalah diatas, metode perancangan yang tepat pada perancangan ini ialah metode 5W+1H. Melalui metode ini dapat disimpulkan bahwa Unit Pengelolaan Informasi Majapahit mengalami kendala dalam menginformasikan koleksi benda peninggalan kepada pengunjung, sehingga membuat pengunjung kurang nyaman dalam berwisata. Maka dari itu diperlukan storyline dan label informasi. Storyline akan dipajang di dinding, sedangkan label informasi akan diletakkan disamping koleksi benda peninggalan. Dengan adanya storyline dan label informasi, akan mempermudah pengunjung dalam menggali informasi mengenai sejarah dan koleksi benda peninggalan yang ditampilkan ditempat tersebut.
PERANCANGAN MEREK KOPI LELET SEBAGAI UPAYA PEMBUATAN IDENTITAS VISUAL
Maulana Alvian Sulistyo;
Asidigisianti Surya Patria;
Irhamna Nirbhaya Carreca
Desgrafia Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam proses perancangan merek untuk identitas visual UMKM Kopi Lelet, tahap pertama adalah dengan identifikasi data melaui proses wawancara dan observasi dengan pemilik UMKM berserta konsumen. data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode 5W1H untuk mendapatkan wawasan mendalam, skematika dalam perancangan akan dilakukan kedalam pembuatan Thumbnail, Tight tissue, dan Final artwork. Hasil perancangan akan di aplikasikan kedalam berbagai media meliputi media utama seperti logo, kemasan, GSM, dan papan nama beserta media pendukung seperti cangkir, kartu nama,poster dan turunanya. Kesimpulan pada perancangan ini adalah upaya dalam memperkuat identitas UMKM Kopi Lelet melalui bentuk pembuatan merek sebagai identitas visual yang berguna untuk menunjang keberlangsungan UMKM.
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL MAMOCHI DI MOJOKERTO UNTUK MENINGKATKAN CITRA PRODUK
Tania Dwi Prastywi;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mamochi merupakan sebuah UMKM di Mojokerto yang berdiri pada tahun 2023 dengan visi untuk menghadirkan kenikmatan dalam bentuk mochi yang lezat dan inovatif. UMKM Mamochi merupakan camilan unggulan yang banyak dinikmati karena rasanya yang khas dan unik, namun karena kurangnya awareness owner terhadap brand membuat Mamochi monoton dari kompetitor-kompetitor lain, sangat disayangkan jika produk tersebut tidak didukung dengan identitas merek yang menarik. Perancangan identitas visual ini bertujuan sebagai sarana komunikasi visual yang digunakan Mamochi untuk mempromosikan produknya dengan menciptakan elemen desain yang kreatif dan artistik di berbagai media seperti kemasan, graphic standard manual, dan berbagai media promosi lainnya. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi analisis 5W1H, dengan pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil perancangan menunjukkan bahwa identitas visual Mamochi dirancang dengan baik mencakup logo, warna, tipografi, dan elemen grafis yang menggambarkan karaketristik produk mochi. Implementasi identitas visual ini diterapkan di berbagai media konvensional, diharapkan dapat meningkatkan persepsi positif terhadap merek dan produk untuk memperluas pasar. Perancangan ini memberikan kontribusi bagi UMKM serupa dalam upaya mereka untuk memperkuat brand identity dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Keywords: Camilan; Mojokerto; Identitas Visual; Mochi
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI INSTAGRAM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN KERIPIK PISANGON
Wildan Maulidan Badar;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pisangon merupakan brand baru yang masih belum dikenal oleh masyarakat luas sehingga dibutuhkannya media promosi sebagai sarana untuk memperkenalkan produknya. Selama ini Pisangon memasarkan produknya dengan membuka stand di event-event tertentu seperti bazar , sehingga belum memanfaatkan strategi pemasaran melalui digital. Dalam proses perancangan media promosi Pisangon, metode pengumpulan data yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif, dalam metode ini pengumpulan data diambil dari data kusioner, survei atau observasi untuk mengetahui kecenderungan responden ketika dihadapkan pada suatu objek. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT dan USP. Hasil dari perancangan media promosi instagram sebagai upaya meningkatkan penjualan keripik pisangon adalah feeds Instagram, video Instagram, highlight Instagram serta media pendukung, antara lain media X-Banner, poster, wobbler, serta merchandise berupa stiker dan gantungan kunci.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI PADA ORGANICA FOOD MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Adhim Dwi Nurwicaksono;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Organica Food ialah sebuah usaha kecil di sektor kuliner asal Kota Surabaya yang berdiri pada tahun 2023, menawarkan produk makanan sehat siap santap. Organica Food memiliki kesulitan menjangkau target konsumen melalui kegiatan promosi yang pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah membantu Organica Food menjangkau target konsumen dengan memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi langsung terhadap konsumen. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode SWOT dan USP guna mencari tahu keunggulan dan peluang yang dapat ditonjolkan untuk membantu menyusun konsep strategi media dan merancang konsep desain yang sesuai dengan kebutuhan untuk promosi. Dengan berbagai fitur yang tersedia di Instagram seperti Feed, Story, Highlight, dan Reels Organica Food dapat menjalin komunikasi interaktif dengan konsumen dan dapat dengan mudah melancarkan kegiatan promosi melalui berbagai unggahan yang ditujukan untuk meningkatkan penjualan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan telah menghasilkan solusi dari permasalahan yang timbul serta menghasilkan beberapa manfaat. Manfaat utama yang didapat adalah penguatan citra merek dan komunikasi kepada konsumen yang mendukung proses kegiatan promosi dan pemasaran. Selain itu juga dapat membantu membangun kesadaran merek dan meningkatkan penjualan produk.
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL APPLEPEA BITE
Alizzah Zulfania Arianti;
Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Desgrafia
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Applepea Bite adalah produk kue yang merupakan ide praktik usaha oleh mahasiswa peserta program Wirausaha Merdeka 2023. Jangkauan wilayah utamanya berada di Surabaya. Applepea Bite belum memiliki komunikasi merek yang baik, karena selama program Wirausaha Merdeka hanya fokus pada produksi dan penjualan. Minimnya waktu pengembangan praktik usaha selama program Wirausaha Merdeka membuat kurangnya perhatian pada pembentukan citra merek Applepea Bite. Oleh karena itu, Applepea Bite membutuhkan identitas visual untuk meningkatkan citranya. Dalam proses perancangan identitas visual ini dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data dari hasil wawancara dan observasi, analisis data 5W+1H, konsep perancangan, proses perancangan meliputi konsep desain, visualisasi desain, desain final. Hasil karya identitas visual diterapkan melalui perancangan kemasan, penyusunan Graphic Standart Manual (GSM) serta brosur/leaflet. Perancangan identitas visual ini membantu peningkatan penjualan, kekuatan promosi produk dan lebih mudah jika hendak melakukan pengembangan usaha.