Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Program e-KIE Pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil Sebagai Upaya Penurunan Stunting di Kota Tegal Astuti, Rahayu; Damayanti, Fitriani Nur; Hasanah, Nur
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 3 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i3.132

Abstract

Latar belakang: Stunting di Indonesia masih menjadi masalah nasional. Upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui promosi kesehatan dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Saat ini pada era transformasi digital, penerapan teknologi digital meluas pada berbagai aspek kehidupan, termasuk penggunaan teknologi digital di bidang kesehatan. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan calon pengantin dan ibu hamil tentang pencegahan stunting menggunakan media pembelajaran yang inovatif melalui e-KIE. Metode: Kegiatan edukasi menggunakan e-KIE dengan tahapan penyusunan e-booklet, penjaringan peserta kelompok calon pengantin dan ibu hamil dengan kader kesehatan setempat, penjaringan fasilitator dari ‘Karang Taruna’ dan pelaksanaan kegiatan edukasi secara online menggunakan grup WhatsApp. Materi diberikan dalam bentuk e-booklet dan pengukuran pengetahuan menggunakan google form sebelum dan setelah kegiatan dilaksanakan. Hasil: Pre-test pengetahuan calon pengantin, kategori ‘Baik’, ‘Sedang’ dan ‘Kurang’ secara berurutan adalah 0.0% 7.14%, dan 42.86%. Setelah mempelajari e-booklet, hasil post-test kategori ‘Baik’ menjadi 66,67% dan ‘Sedang’ 33,33%. Pre-test pengetahuan pada ibu hamil, kategori ‘Baik’ 29,87%, ‘Sedang’ 25,97% dan ‘Kurang’ 44,16%. Hasil post-test kategori ‘Baik’ menjadi 60,53%, kategori ‘Sedang’ dan ‘Kurang’ masing-masing hanya 23,68% dan 15,79%. Kesimpulan: Program e-KIE dapat meningkatkan pengetahuan partisipan tentang persiapan kehamilan untuk calon pengantin dan pemahaman tentang stunting dan kehamilan pada ibu hamil. Kata kunci: e-booklet, e-KIE, pengetahuan, stunting __________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Stunting in Indonesia is still a national problem. Reducing stunting can be done through health promotion and Communication, Information, and Education. Currently, in the digital transformation era, the application of digital technology extends to various aspects of life, including the use of digital technology in the health sector. Objective: Increase the knowledge of prospective brides and pregnant women about stunting prevention using innovative learning media through e-KIE. Method: Educational activities using e-KIE with stages preparation of e-booklets, selection of participants from groups of prospective brides and pregnant women with local health cadres, selection of facilitators from 'Karang Taruna', and implementation of educational activities online using the WhatsApp group. The material is provided in an e-booklet, and knowledge measurement using the Google form before and after the activity is done. Result: Pre-test knowledge of the bride and groom, categories of 'Good', 'Moderate', and 'Less' respectively were 0.0%, 7.14%, and 42.86%. After studying the e-booklet, the post-test results in the 'Good' category were 66.67% and 'Medium' 33.33%. The pre-test score of pregnant women's knowledge in, the 'Good' category is 29.87%, 'Medium' 25.97%, and 'Less' 44.16%. The post-test results for the 'Good' category were 60.53%, and the 'Medium' and 'Less' categories were only 23.68% and 15.79%, respectively. Conclusion: The e-KIE program can increase participants' knowledge about pregnancy preparation for prospective brides and understanding of stunting and pregnancy in pregnant women. Keywords: e-booklet, e-KIE, knowledge, stunting
UPAYA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 228 PALEMBANG Puspitasari, Maya; Agustina, Selvia; Rahmaddani, Ikhwan; Dwi Muntari, Rena; Ari Wibowo, Rahmat; Astuti, Rahayu; Agus Setiawan, Fatoni; Sriharyanti, Riska; Tamara Ilma, Dwika; Nurbaiti, Putri; Hudaidah, Hudaidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1934-1946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kegiatan ekstrakurikuler Pramuka yang dilakukan dalam kegiatan projek kepemimpinan terhadap perkembangan kreativitas peserta didik kelas VA di SDN 228 Palembang. Penelitian ini dilakukan pada 11 orang peserta didik yang mengikuti kegiatan pramuka di SDN 228 Palembang. Metode penelitian ini yaitu kualitatif desksripstif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta studi literatur untuk mengkaji pengembangan kreativitas peserta didik melalaui kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penerapan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan dengan rangkaian materi yang bermacam-macam seperti pengenalan konsep kepramukaan, tali temali dan semafor serta ditutup oleh pementasan Dance Semafor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstraskurikuler pramuka dapat mengembangkan kreativitas peserta didik seperti 1) Peserta didik dapat memiliki kepercayaan diri dalam mengungkapkan ide-ide/gagasan; 2) Peserta didik Berpikir kreatif dalam menemukan solusi untuk tantangan dan masalah; 3) Peserta didik mampu membuat berbagai bentuk pioneering dan hiasan dengan tali temali; 4) Peserta didik anggota Pramuka mampu menyusun sandi dengan sempurna hingga bisa dimengerti; 5) Dapat menghasilkan ide-ide baru dalam membuat gerakan Dance semafor.
Prediction Model for Infertility in Women of Reproductive-Age Couples (WRA) Zahrotul Fajrin Ramadhanti; Astuti, Rahayu; Wardani, Ratih Sari; Rejeki, Sri; Sayono
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1106

Abstract

Background: Infertility has affected millions of people worldwide but remains a frequently overlooked issue. Infertility is common among reproductive-age couples. Approximately one in six people experience infertility, and failed pregnancies among married reproductive-age couples are attributed to female factors in 40% of cases. Objective: To identify the factors influencing infertility in women of reproductive-age couples (WRA). Methods: A retrospective cohort study was conducted by collecting medical record data and interviewing 192 women of reproductive age at a hospital from January to December 2023. The sampling techniques used were quota sampling and consecutive sampling. Bivariate and multivariate analyses were used in this study to assess how risk variables affected infertility. Results: Women experiencing infertility had a higher proportion associated with age at menarche (p = 0.012), menstrual cycle (p = 0.010), nutritional status (p = 0.003), tubal disorders (p = 0.038), duration of marriage (p = 0.000), history of miscarriage (p = 0.016), history of surgery (p = 0.019), and coffee consumption (p = 0.043). The logistic regression equation is:Log (p / 1 – p) = -8.104 + 1.877 (age at menarche) + 1.598 (duration of marriage) + 1.192 (nutritional status) + 1.146 (history of miscarriage) + 0.805 (tubal disorders). Conclusion:Risk factors influencing infertility in women of reproductive age include age at menarche, nutritional status, tubal disorders, duration of marriage, and history of miscarriage. The most influential risk factor for infertility in reproductive-age women is age at menarche (p = 0.001) with an RR value of 6.535.  Keywords: Infertility; prediction model; infertility factors; reproductive-age women
Praktik Budaya Dalam Menyusui: Tinjauan Literatur Naratif Berbasis Prisma Adriani, Sri; Machmudah, Machmudah; Rejeki, Sri; Pohan, Vivi Yosafianti; Astuti, Rahayu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55451

Abstract

Praktik menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya, sosial, dan keluarga, yang dapat memengaruhi keberlanjutan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Pemahaman terhadap praktik budaya menyusui penting untuk mendukung intervensi yang efektif dalam promosi ASI. Tujuan untuk menyajikan gambaran komprehensif dan sintesis konseptual terkait praktik budaya dalam menyusui berdasarkan literatur ilmiah terkini periode 2021–2025. Metode desain Literature Review naratif dengan pendekatan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan strategi kombinasi kata kunci yang mencakup “breastfeeding” OR “exclusive breastfeeding” AND “cultural practices” OR “sociocultural factors”. Proses seleksi studi mengikuti pendekatan PRISMA versi naratif. Kriteria inklusi meliputi artikel peer-reviewed, tahun publikasi 2021–2025, teks lengkap, bahasa Inggris atau Indonesia, serta fokus pada praktik menyusui dan pengaruh budaya. Dari 1.410 artikel awal, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Mayoritas studi menggunakan pendekatan kualitatif dan mixed-method, dengan konteks penelitian di Indonesia (Sumba, Sumatera, Riau, Jawa, NTT, Nias) dan negara lain seperti Ghana. Kualitas metodologi dan risiko bias dinilai menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP), sedangkan data dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi tiga kelompok tema utama: (1) praktik perawatan payudara dan penggunaan herbal tradisional, termasuk pijat payudara, konsumsi jamu, serta pantangan makanan; (2) norma dan kepercayaan sosial-budaya, seperti pemberian makanan prelakteal, persepsi tentang kolostrum, dan konstruksi sosial mengenai kesehatan bayi; serta (3) peran keluarga dan komunitas, khususnya pengaruh nenek, ibu mertua, tokoh agama, serta tenaga kesehatan dalam pengambilan keputusan menyusui. Faktor norma dan nilai budaya terbukti menjadi determinan penting praktik ASI eksklusif, baik sebagai pendukung maupun penghambat. Kesimpulan praktik budaya memainkan peran penting dalam keberlanjutan ASI eksklusif. Promosi ASI yang efektif perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya, keyakinan, dan dukungan sosial di komunitas.
Co-Authors Aditriansyah, Muhammad Yoga Adriani, Sri Affani Sidqi, Mochamad Agus Setiawan, Fatoni Amelia Putri, Vita Ana Hidayati Anindya Sarathi, Fitri Ari Serawati P, Ari Ari Wibowo, Rahmat Arum, Siti Khumairoh Kusuma Aslam, Ananda Aurellia Salsabila, Shofi Bayu, Yoni Setyo Nugroho Bobonera, Teguh Theryana Cicilia Presska A.K Dewi, Anisa Candra Dwi Muntari, Rena Edy Soesanto Elthaufani, Lucky Endah Dwi Cahyani, Maulidya Erma Handarsari Fatmasari Sukesti Fitriani Nur Damayanti Hanafiah, Yuliana Hartini M.A, Sri Hartono, Seno Heni Rusmitasari Hidajah, Nur Hidayat, Nashiffa Thuraya Hudaidah Hudaidah Irfanul chakim, Irfanul Ismi Elya Wirdati Jadidah, Fikrotul Janah, Aniatul Kurnia Hadi, Adi Moh. Kurniawati, Ayu Khuzaimah Kusfaningrum, Adita Machmudah - Machmudah, Machmudah Maria Suryani Masjadi Masruroh, Riskha Maya Puspitasari, Maya Mekar Dwi Anggraeni Mohammad Fatkhul Mubin, Mohammad Fatkhul Navisah, Fitrotun Nur Hasanah Nurbaiti, Putri Nurina Dyah Larasaty, Nurina Dyah Nurjanah, Salisah Permata, Hesti Dian Pramana, Cipta Prasetio, Diki Bima Prasetyaningsih, Maria Prasetyo, Aljuned Purnomo Purnomo Rahmaddani, Ikhwan Ratih Sari Wardani Rizki Nurul Hayati Rokhyanti, Ika Salsabila, Annisa Shafa Saputra, Elton Krisna Sari Wardani, Ratih Sari, Juni Arum Satrianto, Iwan Savitri, Aisha Mutiara Sayono Sayono Sayono Selvia Agustina Sidik Awaludin Siti Aminah Siti Istiana Sri Hartini Mardi Asih, Sri Hartini Sri Rejeki Sriharyanti, Riska Tamara Ilma, Dwika TRI HARTITI Trixie Salawati Ulfa Nurullita Vivi Yosafianti Pohan Wahyu Handoyo, Wahyu Winanto, Wahyu Andika Wulandari Meikawati Yuliani Setyaningsih Zahrotul Fajrin Ramadhanti