Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

URGENSI KECERDASAN INTERPERSONAL BAGI GURU DI MTsS AD-DAKWAH ISLAMIC SCHOOL KABANJAHE Br Barus, Nurjannah; Harahap, Hotni Sari; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.24077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kecerdasan interpersonal guru di MTsS Ad-Dakwah Islamic School Kabanjahe, bagaimana usaha sekolah dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal bagi guru di MTsS Ad-Dakwah Islamic School Kabanjahe, dan bagaimana faktor penghambat dan pendukung dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal di MTsS Ad-Dakwah Islamic School Kabanjahe. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan diperkuat oleh teknik analisis data dengan display data, verfikasi data dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas guru merupakan suatu komponen penting bagi kemajuan dunia pendidikan serta masa depan suatu bangsa. Guru adalah komponen penting dalam pendidikan. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki seorang guru agar dapat memotivasi siswa secara efektif untuk bekerja baik sebagai guru maupun sebagai sarjana. Kompetensi intinya meliputi keterampilan profesional, pendidikan, praktis, dan sosial. Sejak saat ini, peningkatan keahlian profesional dan pedagogi guru secara konsisten menjadi fokus utama upaya meningkatkan kualitas guru. Namun, pengembangan keterampilan sosial guru dan keterampilan kepribadian profesional seringkali menimbulkan permasalahan. Oleh karena itu, keterampilan sosial dan profesional seorang guru sangat diperlukan dalam proses penentuan watak anak didiknya. Dalam teorinya tentang kecerdasan , Howard Gardner hanya berfokus pada satu kecerdasan: kecerdasan interpersonal. Arti penting dari hal ini adalah menekankan pada kapasitas seseorang untuk menjalin hubungan sosial yang positif dengan indikator antara lain, empati, dukungan sosial, pengendalian diri, pemecahan masalah yang efektif, dan keterampilan komunikasi. Untuk sepenuhnya memenuhi kebutuhan ini, guru tentunya perlu memiliki kompetensi kepribadian dan sosialnya.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM TAHFIDZ ALQURAN DI MTS ULUMUL QURAN KELURAHAN TELADAN BARAT KECAMATAN MEDAN KOTA Harahap, Hotni Sari; Ridwan, Ahmad; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27086

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kepala Sekolah dalam melaksanakan program tahfidz Alquran di MTS Ulumul Quran Kelurahan Teladan Barat Kecamatan Medan Kota. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah menggunakan beberapa strategi, termasuk memperkuat komitmen dan motivasi siswa, melibatkan orang tua dalam mendukung program, serta mengatur jadwal dan fasilitas yang mendukung pembelajaran tahfidz. Selain itu, Kepala Sekolah juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas program. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program tahfidz Alquran di sekolah-sekolah lain.
EFEKTIFITAS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI SHALAT DALAM MENINGKATKAN MEMORI SISWA BIDANG STUDI FIQIH KELAS II SD AL WASHLIYAH BROMO Nasution, Umy Fitriani; Harahap, Hotni Sari; Harahap, Mega
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27872

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis Sedangkan dalam penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman siswa dalam menggunakan media gambar dalam pembelajaran materi shalat di bidang studi fiqih kelas II di SD Al Washliyah Bromo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa, dan analisis dokumentasi. Partisipan penelitian adalah siswa kelas II yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan media gambar. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, display, dan verifikasi. Hasil ini menegaskan bahwa penggunaan media gambar dapat efektif dalam meningkatkan pembelajaran materi shalat, memberikan dukungan empiris yang kuat bagi pendekatan pembelajaran visual dalam konteks pendidikan agama di tingkat dasar.
Transforming Character Education through Islamic Philosophy in the Modern Era Harahap, Nikmah Royani; Gajah, Nina Badriah; Harahap, Hotni Sari; Jannah, Fathul
FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol 11, No 2 (2025): 10 Articles, Pages 157-370
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/fitrah.v11i2.16965

Abstract

This conceptual study examines how Islamic philosophy provides a transformative ethical foundation for moral education by synthesizing the key ideas of classical thinkers such as Al-Farabi, Al-Ghazali, and Ibn Miskawayh. In response to the global moral crisis and the limitations of behaviorist approaches in education, the study critically explores four interrelated concepts ʿaql (reason), tazkiyah (moral purification), adab (refined conduct), and hikmah (wisdom) as philosophical frameworks for character formation. Using a qualitative conceptual research design, the study employs library research and thematic content analysis to reinterpret classical Islamic texts and contemporary academic literature. The findings reveal that reason serves as the foundation for ethical judgment and autonomy, moral purification strengthens internal discipline and sincerity, refined conduct represents the external expression of virtue in social life, and wisdom integrates intellectual, ethical, and spiritual maturity. Practically, these principles can guide educators in developing value-based curricula, reflective learning, and ethical role modeling in both Islamic and pluralistic educational contexts. Collectively, the study proposes an Islamic philosophical framework for rehumanizing moral education and bridging the gap between knowledge and virtue in contemporary learning environments.
Pengaruh Kedisiplinan Beribadah dan Pengetahuan Aqidah Islam terhadap Perilaku Sosial Remaja di SMP Amalia Siregar, Nur Asyiah; Harahap, Hotni Sari; Nasution, Umy Fitriani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan beribadah dan pengetahuan aqidah Islam terhadap perilaku sosial remaja di SMP Amalia, dengan latar belakang meningkatnya tantangan moral di kalangan generasi muda yang ditandai dengan rendahnya empati sosial dan meningkatnya perilaku menyimpang. Dalam konteks pendidikan agama Islam, penting untuk menggali bagaimana aspek spiritual dan teologis dapat membentuk karakter sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 122 siswa dan dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kedisiplinan beribadah maupun pengetahuan aqidah Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial remaja, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,780 menunjukkan bahwa 78% variasi perilaku sosial dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan ibadah dan aqidah yang benar dapat menjadi fondasi penting dalam pembinaan moral remaja di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, integrasi pendidikan keagamaan yang menyentuh aspek praktik dan pemahaman menjadi krusial dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan peduli sosial.
Strategi Inovatif Pembelajaran Al-Qur’an Hadist Berbasis Kurikulum Merdeka di MTS Alwashliyah 16 Perbaungan Meizzaluna, Izqi; Yurmaini, Yurmaini; Harahap, Hotni Sari
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1223

Abstract

This study analyzes innovative learning strategies for Al-Qur’an Hadith based on the Merdeka Curriculum at MTs Al Washliyah 16 Perbaungan. Islamic education faces significant challenges from modernization, digitalization, and learning quality gaps, exacerbated by low technological readiness and the dominance of conventional methods. The research aims to explore and analyze the innovative strategies implemented by Al-Qur’an Hadith teachers within the Merdeka Curriculum framework, integrating local values and the spirit of the Al Washliyah organization. Employing a qualitative descriptive case study approach, data were collected through observations, interviews (teachers, students, vice-principal), and documentation. The findings indicate that the implementation of innovative strategies—including project-based learning (making video recitations of verses), differentiation, utilization of digital media (projectors, interactive quizzes), and the integration of Islamic and local wisdom values (Qur'an recitation, memorization of Surah As-Saff verses 10-11)—has been effective. These strategies successfully enhanced active participation, conceptual understanding, students' reflective skills, and character development in line with Merdeka Curriculum principles. However, implementation faces multidimensional challenges such as limited facilities, varied student readiness, resistance to new methods, and the need for more adequate training and institutional support.
Pembelajaran Kitab Arba’in Nawawiyah di MTS Alwashliyah Petumbukan Yuliawati, Yuliawati; Harahap, Hotni Sari
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembelajaran Kitab Arba’in Nawawiyah di MTs Alwashliyah Petumbukan, serta mengevaluasi penerapan nilai-nilai hadis dalam pembentukan karakter siswa dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam proses pengajaran. Kitab Arba’in Nawawiyah, karya Imam Nawawi, berisi 42 hadis yang mencakup aspek akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah, dan memiliki potensi besar dalam membentuk karakter Islami siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Arba’in Nawawiyah dilakukan dengan strategi kooperatif, inquiry-based learning, dan metode diskusi yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode seperti think-pair-share, diskusi kelompok, dan eksplorasi topik dunia nyata memungkinkan siswa tidak hanya menghafal hadis, tetapi juga menginternalisasi dan mengaplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai-nilai hadis berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya dalam hal keikhlasan, tutur kata yang baik, pengendalian amarah, dan rasa malu sebagai bagian dari iman. Nilai-nilai ini memperkuat integrasi ajaran Islam dalam sikap dan perilaku siswa secara nyata. Namun, proses pembelajaran menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan siswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai spiritual, pengaruh negatif teknologi digital, lingkungan sosial yang kurang mendukung, serta keterbatasan waktu dan perbedaan pemahaman agama antar siswa. Faktor-faktor ini memengaruhi efektivitas pembelajaran dan menuntut pendekatan yang lebih kontekstual dan adaptif.
Penerapan Self Healing dalam Mendukung Pemulihan Mental Siswa Pasca Stress Akademik di SMP Swasta Al-Fityan Medan Munthe, Puja Amalia; Harahap, Hotni Sari
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknik self-healing dalam mendukung pemulihan mental siswa pasca stres akademik di SMP Swasta Al-Fityan Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami stres akademik yang bersumber dari beban belajar yang tinggi, target hafalan Al-Qur’an yang ketat, serta tuntutan adaptasi terhadap sistem pendidikan integratif antara umum dan agama. Manifestasi stres tampak dalam bentuk gangguan biologis, tekanan psikologis, dan penurunan motivasi belajar, terutama pada siswa kelas atas. Dalam menghadapi tekanan tersebut, siswa menerapkan teknik self-healing melalui pendekatan psikologis modern seperti mindfulness dan expressive writing, serta pendekatan spiritual Islam seperti shalat, dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, sabar, dan tawakkal. Teknik mindfulness dilakukan secara intuitif melalui latihan pernapasan dan pencarian ruang tenang, sementara expressive writing menjadi sarana ekspresi emosi yang tidak terungkap secara verbal. Pendekatan spiritual terbukti menjadi fondasi utama dalam membangun ketenangan batin dan regulasi emosi. Selain itu, dukungan sosial dari teman, guru, dan keluarga memainkan peran signifikan dalam proses pemulihan mental siswa. Dukungan ini hadir dalam bentuk emosional, instrumental, penghargaan, dan informasional, yang secara sinergis memperkuat efektivitas self-healing mandiri. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan self-healing dan dukungan sosial dalam strategi pemulihan mental siswa di lingkungan pendidikan berbasis integratif.
Strategi Guru PAI dalam Memanfaatkan Teknologi untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Generasi Z Di SMP Al Fityan School Medan Silvanida, Kholizah; Yurmaini, Yurmaini; Harahap, Hotni Sari
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1233

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan minat belajar siswa Generasi Z di SMP Swasta Al Fityan School Medan. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, karakteristik siswa Generasi Z yang merupakan digital natives memerlukan penyesuaian pendekatan pengajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh guru PAI dalam mengintegrasikan teknologi, seperti presentasi multimedia, video pembelajaran, dan aplikasi pembelajaran interaktif, guna membuat pendidikan agama lebih menarik dan relevan bagi siswa saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMP Swasta Al Fityan School Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi pemanfaatan video pembelajaran, aplikasi interaktif seperti Kahoot dan Quizizz, game edukasi, serta pembelajaran berbasis proyek. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan empat indikator minat belajar: perasaan senang, ketertarikan, keterlibatan aktif, dan perhatian siswa. Namun, implementasi strategi ini menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi, koneksi internet yang tidak stabil, keterbatasan waktu pembelajaran, serta tantangan disiplin digital siswa.
Pemahaman Hukum Waris Islam dan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Pembagian Warisan Siregar, Nur Asyiah; Harahap, Hotni Sari
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1247

Abstract

This study aims to analyze the effect of understanding the legal basis of Islamic inheritance law (X1) and understanding the principles of ashab al-furudh and asobah (X2) on students' ability to solve inheritance division problems (Y). The research uses an associative quantitative approach with a sample of 170 students from the Islamic Education Program at the University of Al-Washliyah Medan, from the 5th and 7th semesters. The sample was determined using the Slovin formula and stratified random sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests, normality tests, Pearson correlation, and multiple linear regression with the help of SPSS version 24. The results show that the instruments are valid and reliable, and the data is normally distributed. Simultaneously, X1 and X2 significantly influence Y (F = 208.724; sig. < 0.001) with an R² of 0.714. Partially, X1 has a positive and significant effect, while X2 has the most dominant influence. In conclusion, both normative and technical understanding are equally important in enhancing students' ability to solve faraid problems.