Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR Sitti Rahmah Tahir; St.Nur Humairah Halim; M. Zhaahir Nurjam
Infinity: Jurnal Matematika dan Aplikasinya Vol. 2 No. 2 (2022): Terbitan Keempat-2022
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/27458326-88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Likuboddong pada tahun ajaran 2020/2021 dalam menyelesaikan soal bangun datar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal bangun datar. Data yang dianalisis adalah data kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes essay dan wawancara. Soal yang digunakan dalam mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang berjumlah 3 soal adalah soal yang memuat indicator dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Soal-soal ini dikerjakan oleh 15 orang siswa dalam 35 menit dan wawancara bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam berfikir kritis matematis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII.B Mts. Muhammadiyah Likuboddong memenuhi indikator dari berpikir kritis matematis.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS VIII.B MTS MUHAMMADIYAH LIKUBODDONG KABUPATEN GOWA sitti rahmah tahir; St.Nur Humairah Halim; Muhammad Zhaahir Nurjam
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 4 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the mathematical critical thinking skills of eighth grade students of MTs Muhammadiyah Likuboddong in the 2020/2021 academic year in solving flat shape problems. This research is a research that uses a descriptive qualitative approach which is designed to determine the students' mathematical critical thinking skills in solving problems of flat shapes. The data analyzed is the data of students' mathematical critical thinking skills. The data collection method used is the provision of essay tests and interviews. The questions used in measuring students' mathematical critical thinking skills, totaling 3 questions, are questions that contain indicators of students' mathematical critical thinking abilities. These questions were done by 15 students in 35 minutes and the interviews aimed to determine the students' ability to think critically mathematically. Based on the results of the study, it can be concluded that the students' mathematical critical thinking skills in class VIII.B Mts fulfills the indicators of mathematical critical thinking
Optimalisasi Pembelajaran Virtual Melalui Workshop Penggunaan Aplikasi Microsoft Teams di SMP Unismuh Makassar dan SMA Unismuh Makassar Sitti Rahmah Tahir; St Nur Humairah Halim; Randy Saputra Mahmud; Sri Satriani
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.324 KB) | DOI: 10.29303/rengganis.v1i2.61

Abstract

This workshop on using the Microsoft teams application aims to help teachers at school Unismuh Junior High School in Makassar and Unismuh Senior High School in Makassar can further optimize learning virtual during the pandemic and after the pandemic, so that not only the professional competence of teachers in the IT field can increase but can also motivate students to be more motivated to improve their learning achievements, in addition to the features of Microsoft teams, project-based learning during this period pandemic and after the pandemic can be done more interactively. The method used in this implementation is training as well as mentoring, where the steps taken are (1) providing material about Microsoft development and introduction to Microsoft teams features using lecture and quiz methods, (2) training on the use of Microsoft teams in providing learning materials and assignments to students, and (3) mentoring and discussions with resource persons about the use of Microsoft Teams in the subjects taught by each teacher.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN TIPE KESALAHAN KASTOLAN DI SMP NEGERI 5 SATAP TONDONG TALLASA St.Nur Humairah Halim Halim; Sitti Rahmah Tahir; Nur Izzatil Hasanah
Aksioma Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i2.2472

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal systempersamaan linear dua variabel (SPLDV) menurut Kastolan dengan jenis kesalahan konseptual, kesalahanprosedural, dan kesalahan teknik yang dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Satap Tondong Tallasa. Jenispenelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini diikuti 15 siswadalam menyelesaikan soal tes, kemudian diambil 3 subjek untuk wawancara yang mewakili setiap jeniskesalahan menurut Kastolan yang dilakukan saat menyelesaikan soal SPLDV. Teknik pengumpulan data padapenelitian ini yaitu tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Analisis kesalahan siswa mengacu pada analisis kesalahan menurut Kastolanyang terdiri atas 3 jenis kesalahan, yaitu kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Darihasil penelitian diperoleh subjek yang melakukan kesalahan menurut Kastolan diantaranya: kesalahan konseptual(SKK) dengan indikator; (1) kesalahan dalam menerapkan rumus, (2) kesalahan menentukan model/persamaanmatematika, dan (3) kesalahan dalam menerapkan metode penyelesaian. Kesalahan prosedural (SKP) denganindikator; (1) kesalahan tidak menuliskan informasi yang diketahui, ditanya, serta permisalan, (2) langkah-langkah menyelesaikan soal tidak sesuai, dan (3) tidak menyelesaikan soal sampai tahap akhir. Dan kesalahanteknik (SKT) dengan indikator; (1) kesalahan dalam perhitungan, (2) kesalahan dalam mengekuivalenkanpersamaan, dan (3) ketidaksesuaian nilai dengan langkah berikutnya. Kata Kunci: Analisis, Kesalahan,Kastolan, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model project based learning Muhammad Rizal Usman; St Nurhumairah Halim; Nur Shafirah Faqih
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v11i2.5082

Abstract

Jenis penelitian ini pra eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan kelas eksperimen bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning pada siswa kelas VIII MTs An-Nashar Timor-Timur Makassar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dengan total 25 orang Teknik Pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar matematika siswa, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Data penelitian ini adalah dianalisis secara statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menujukkan bahwa efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning pada siswa kelas VIII MTs An-Nashar Timor-Timur Makassar efektif diterapkan dengan uraian sebagai berikut: (1) Peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model Project Based Learning berada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata gain ternomalisasi adalah 0,794, (2) Aktivitas siswa selama proses pembelajaran matematika melalui penerapan model project based learning berada pada kategori aktif dengan rata-rata siswa aktif sebanyak 82,60%, dan (3) Respon siswa terhadap proses pembelajaran matematika melalui penerapan model Project Based Learning mencapai 83,80 % yaitu positif.
DESKRIPSI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPERASI HITUNG PECAHAN Restu Khofifah; Ernawati Ernawati; St. Nur Humairah Halim
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/linear.v3i2.4845

Abstract

Matematika merupakan disiplin ilmu yang tersusun secara sistematis, setiap konsep dalam matematika saling berkaitan antara satu konsep dengan konsep lain. Menurut NCTM kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh siswa sejak dini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika materi operasi hitung pecahan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa dari masing-masing kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan awal, tes kemampuan koneksi matematis, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari kegiatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa berkemampuan tinggi dapat memenuhi ketiga aspek koneksi yaitu koneksi memodelkan, representasi, dan konsep-prosedur. Siswa dengan kategori tinggi dapat melakukan pemodelan matematika dan representasi yang baik serta menerapkan dan mengaitkan konsep dengan prosedur yang tepat. (2) Siswa kemampuan sedang dapat memenuhi aspek koneksi memodelkan, tetapi tidak memenuhi jenis koneksi representasi dan konsep-prosedur. (3) Siswa berkemampuan rendah tidak dapat memenuhi aspek koneksi memodelkan, representasi, dan konsep-prosedur.
DESKRIPSI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPERASI HITUNG PECAHAN Restu Khofifah; Ernawati Ernawati; St. Nur Humairah Halim
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/linear.v3i2.4845

Abstract

Matematika merupakan disiplin ilmu yang tersusun secara sistematis, setiap konsep dalam matematika saling berkaitan antara satu konsep dengan konsep lain. Menurut NCTM kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh siswa sejak dini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika materi operasi hitung pecahan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sungguminasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa dari masing-masing kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan awal, tes kemampuan koneksi matematis, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari kegiatan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa berkemampuan tinggi dapat memenuhi ketiga aspek koneksi yaitu koneksi memodelkan, representasi, dan konsep-prosedur. Siswa dengan kategori tinggi dapat melakukan pemodelan matematika dan representasi yang baik serta menerapkan dan mengaitkan konsep dengan prosedur yang tepat. (2) Siswa kemampuan sedang dapat memenuhi aspek koneksi memodelkan, tetapi tidak memenuhi jenis koneksi representasi dan konsep-prosedur. (3) Siswa berkemampuan rendah tidak dapat memenuhi aspek koneksi memodelkan, representasi, dan konsep-prosedur.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel St. Nur Humairah Halim; Sarah Latifah; Nursakiah Nursakiah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal tipe High Order Thinking Skill (HOTS) pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Kami menggunakan metode penelitian penelitian kualitatif dengan melibatkan tiga siswa (kategori tinggi, sedang, dan rendah) kelas X IPA SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Pengumpulan data data dilakukan dengan memberikan tes tertulis berupa tes kemampuan awal matematika dan tes kemampuan HOTS pada materi SPLTV. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) subjek kategori tinggi dan sedang memenuhi indikator HOTS pada ranah menganalisis (C4) & mengevaluasi (C5) namun masih kurang dalam ranah mencipta (C6); dan (2) subjek kategori rendah masih kurang dalam memenuhi indikator HOTS pada ranah C4, C5, dan C6.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI PENERAPAN PERMAINAN MONTESSORI SEBAGAI ALAT PERAGA MATEMATIKA PADA KELAS VI SDN MANGKURA IV MAKASSAR ST. Nur Humairah Halim; Bahar, Erni Ekafitria; Sitti Rahmah Tahir; Ikhbariaty Kautsar Qadry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1443

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik dengan cara yang menyenangkan yaitu dengan menerapkan permainan Montessori sebagai alat peraga. Hal ini karena pendidikan Montessori bertujuan bukan untuk menjejali seorang anak dengan fakta-fakta, tetapi menumbuhkan keinginan alami mereka untuk belajar dan ada banyak permainan yang bisa dimainkan dengan materi pengajaran. Tim merancang permainan yang berkaitan dengan konsep matematika yang akan dipelajari dengan dibantu alat peraga yang ada di sekitar mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan demonstrasi pada saat menyajikan materi, metode diskusi, metode observasi untuk melihat aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran, serta metode tes dan pemberian lembar respon peserta didik pada akhir kegiatan untuk mengukur keefektifan kegiatan yang telah dilaksanakan. Peserta kegiatan terdiri dari 40 orang peserta didik kelas VI. Hasil pengadian ini adalah: (1) 40% (16 orang) peserta memiliki pemahaman konsep sangat baik dan 60% (24 orang) berada pada kategori baik; (2) Rata-rata aktivitas positif peserta didik adalah 93,125 % yang menunjukkan bahwa peserta aktif selama kegiatan; (3) Peserta didik memberikan respon yang positif dan merasa mudah memahami materi melalui pembelajaran permainan montessori tersebut. Peserta didik mengemukakan bahwa pembelajaran dengan permainan montessori ini sangat menyenangkan karena mereka dapat belajar sambil bermain
PENDEKATAN ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS) PADA KINERJA GURU MATEMATIKA SMA NEGERI DI KOTA MAKASSAR DITINJAU DARI MOTIVASI KERJA, KOMITMEN KERJA, KOMPETENSI PROFESIONAL DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK Humairah, St Nur
Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya) Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.567 KB) | DOI: 10.24252/msa.v6i1.4843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru matematika baik secara langsung maupun tidak langsung melalui komitmen kerja, kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik guru matematika SMA Negeri di kota Makassar.Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar. Adapun jumlah sampel yang terkumpul dengan menggunakan stratified purposive random sampling sebanyak 85 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket komitmen kerja, angket motivasi kerja, tes kompetensi profesional, tes kompetensi pedagogik, dan dokumentasi kinerja guru matematika yang menjadi sampel penelitian. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis statistika deskriptif dan analisis jalur (path analysis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar memiliki komitmen kerja, motivasi kerja, kompetensi profesional, dan kompetensi pedagogik berada dalam kategori sedang, sedangkan untuk kinerja guru matematika berada dalam kategori baik; (2) Motivasi kerja secara langsung berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar pada  tingkat kepercayaan kurang dari 55%. Sedangkan secara tidak langsung, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar melalui komitmen kerja pada tingkat kepercayaan sekitar  98%. Selanjutnya, motivasi kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar melalui kompetensi profesional yang berada pada tingkat kepercayaan kurang dari 60%. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar melalui komitmen kerja kemudian kompetensi profesional yang berada pada tingkat kepercayaan kurang dari 55%. Kemudian, motivasi kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar melalui kompetensi pedagogik yang berada pada tingkat kepercayaan kurang dari 55%. Selanjutnya, motivasi kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja guru matematika SMA Negeri di Kota Makassar melalui komitmen kerja kemudian kompetensi pedagogik yang berada pada tingkat kepercayaan kurang dari 55%.