Articles
Klasifikasi Tweets Tindak Kejahatan Berbahasa Indonesia Menggunakan Naive Bayes
Siti Maghfiroh;
Setio Basuki;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 7 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i7.30760
Kasus tindak kejahatan konvensional seperti penganiayaan, penculikan, pencurian, dll masih jarang digunakan sebagai objek penelitian. Kasus kejahatan yang biasa diteliti hanya pada lingkup kejahatan cyber seperti pembajakan software, carding, penipuan online, dll. Maka dalam penelitian ini penulis mengangkat kasus kejahatan konvensional sebagai objek penelitian. Penulis mencoba mendapatkan informasi kejahatan dari media sosial, Twitter. Dari Twitter didapatkan data berupa cuitan para pengguna yang mengandung unsur kejahatan. Selanjutnya, akan dilakukan klasifikasi untuk menentukan mana di antara data tersebut yang benar-benar mengandung informasi kejahatan, dan bukan merupakan sebuah opini. Metode yang digunakan dalam pengklasifikasian data adalah algoritma Naive Bayes Classifier dengan 2 jenis dataset. Dataset pertama berisi fitur lexical atau bag of words dan dataset kedua berisi fitur sintaktik. Penulis menggunakan 2 dataset untuk membandingkan kinerja dari kedua fitur dalam proses klasifikasi data tweets. Rata-rata hasil akurasi model klasifikasi menggunakan fitur sintaktik adalah sebesar 88,1398% sedangkan pada fitur lexical atau bag of words sebesar 79,25%. Kemudian dari hasil klasifikasi, penulis mendapatkan lokasi di mana tindak kejahatan tersebut terjadi menggunakan metode Named Entity Recognition (NER). Dari proses NER tersebut, maka didapatkan hasil akurasi sebesar 65%.
Penerapan Metode K-Means Dengan Metode Elbow Untuk Segmentasi Pelanggan Menggunakan Model RFM (Recency, Frequency & Monetary)
Adnan Burhan Hidayat Kiat;
Yufis Azhar;
Vinna Rahmayanti
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 7 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i7.30762
Segmentasi pelanggan pada perusahaan merupakan tindakan yang dapat mempermudah perusahaan dalam mengambil keputusan ke depan. Pada penelitian ini data yang digunakan berasal dari perusahaan otomotif, PT Hasjrat Abadi Ambon. Data yang dipakai terdiri dari data transaksi dan pelanggan kendaraan bermotor. Penerapan model RFM dapat mengelompokkan pelanggan-pelanggan berdasarkan nilai variabel Recency, Frequency dan Monetary. Hasil dari model RFM akan memperoleh status baru pada tiap pelanggan dari skala terbaik sampai terburuk. Pelanggan yang telah memiliki status akan dikelompokkan menggunakan metode K-Means menjadi beberapa Cluster(kelompok). Dalam menentukan jumlah Cluster yang optimal maka diterapkan metode Elbow. Algoritma yang digunakan dalam pembentukan Cluster terdiri dari Euclidean Distance dan Manhattan Distance. Kedua algoritma akan dibandingkan kualitas pembentukan Clusternya menggunakan metode Silhoutte Coefficient. Hasil yang diberikan pada penelitian ini berupa data yang terbagi atas 5 kelompok dengan dilakukannya lima kali pengujian untuk menentukan centroid yang unggul. Cluster yang unggul akan dibuatkan visualisasi datanya untuk memudahkan perusahaan dalam mengambil keputusan. Berdasarkan penerapan Silhoutte Coefficient, algoritma yang lebih unggul yaitu Manhattan Distance dengan nilai s(i) sebesar 0.152695.
Implementasi Algoritma C5.0 Untuk Menganalisa Gejala Prioritas Pada Anak Yang Mengalami Bullying
Nabillah Annisa Rahmayanti;
Yufis Azhar;
Gita Indah Marthasari
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.30807
Bullying sering terjadi pada anak-anak khususnya remaja dan meresahkan para orang tua. Maraknya kasus bullying di negeri ini bahkan sampai menyebabkan korban jiwa. Hal ini dapat dicegah dengan cara mengetahui gejala-gejala seorang anak yang mengalami bullying. Kondisi seorang anak yang tidak dapat mengungkapkan keluh kesahnya, tentu membuat orang tua dan juga guru di sekolah sukar dalam mengerti apa yang sedang menimpanya. Hal tersebut bisa saja dikarenakan anak sedang mengalami tindakan bullying oleh teman-temannya. Oleh karena itu peneliti memiliki tujuan untuk menghasilkan fitur yang telah terseleksi dengan menggunakan algoritma C5.0. Sehingga dengan menggunakan fitur yang telah terseleksi dapat meringankan pekerjaan dalam mengisi kuisioner dan juga mempersingkat waktu dalam menentukan seorang anak apakah terkena bullying atau tidak berdasarkan gejala yang ada di setiap pertanyaan pada kuisioner. Untuk menunjang data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan kuisioner untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang berisi tentang gejala anak yang menjadi korban bullying. Jawaban dari responden akan diolah menjadi kumpulan data yang nantinya akan dibagi menjadi data latih dan data uji untuk selanjutnya diteliti dengan menggunakan Algoritma C5.0. Metode evaluasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 10 fold cross validation dan untuk menilai akurasi menggunakan confusion matrix. Penelitian ini juga melaukan perbandingan dengan beberapa algoritma klasifikasi lainnya yaitu Naive Bayes dan KNN yang bertujuan untuk melhat seberapa akurat algoritma C5.0 dalam melakukan seleksi fitur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma C5.0 mampu melakukan seleksi fitur dan juga memiliki tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan algoritma Naive Bayes dan KNN dengan hasil akurasi sebelum menggunakan seleksi fitur sebesar 92,77% dan setelah menggunakan seleksi fitur sebesar 93,33%.
Deteksi Defisiensi Unsur Hara Makro pada Tanaman Kopi berdasarkan Karakteristik Gejala Visual Daun menggunakan MTCD dan JST
Ahmad Annas Al Hakim;
Agus Eko Minarno;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.30815
Semua tanaman, termasuk kopi membutuhkan unsur hara yang cukup untuk penunjang pertumbuhan dan perkembangannya secara normal. Apabila kebutuhan hara tidak tercukupi dengan baik, tanaman akan kekurangan suplai makanan dan gejala khas muncul pada tanaman, seperti perubahan ukuran daun, klorosis, nekrosis dan lainnya yang akan terlihat jelas terutama pada organ daun. Gejala – gejala tersebut memberikan ciri khas atau pola pada daun berdasarkan defisiensi hara yang dialami suatu tanaman. Ciri khas tersebut kemudian diekstraksi menggunakan pengolahan citra digital (PCD) dengan menerapkan Multi Texton Cooccurrence Descriptor (MTCD). Metode MTCD akan melakukan penelusuran pada tiap bagian citra, kemudian mengekstrak piksel – piksel yang memiliki kesamaan nilai warna dan tepi. Fitur-fitur hasil ekstraksi digunakan untuk mewakili setiap citra dalam basis data, dan kemudian digunakan untuk klasifikasi dengan menerapkan jaringan saraf tiruan (JST). Hasil akurasi tertinggi yang dihasilkan klasifikasi adalah 0.706.
Prediksi Permintaan Kargo pada Cargo Service Center Tangerang City Menggunakan Metode Gated Recurrent Unit
Rifky Ahmad Saputra;
Yufis Azhar;
Vinna Rahmayanti
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.30830
Pada saat ini persaingan bisnis dalam bidang layanan kargo khususnya di Indonesia semakin ketat. Terdapat beberapa perusahaan layanan kargo di Indonesia, salah satunya yaitu Cargo Service Center Tangerang City. Untuk mengantisipasi persaingan bisnis tersebut, Cargo Service Center Tangerang City harus dapat menentukan strategi manajemen usaha, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang. Salah satunya hal yang dapat dilakukan yaitu prediksi permintaan kargo. Pada Cargo Service Center Tangerang City terdapat data transaksi kargo mulai dari Januari 2016 hingga Septermber 2019, oleh karena itu dilakukanlah penelitian yaitu mengimplementasikan metode Gated Recurrent Unit untuk melakukan prediksi permintaan kargo. metode Gated Recurrent Unit merupakan model pengembangan dari Recurrent Neural Network yang biasa digunakan untuk melakukan prediksi pada data sekuens. Pengujian model prediksi dalam penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai Root Mean Square Error terkecil dari beberapa percobaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model cukup baik dalam melakukan prediksi permintaan kargo, namun terdapat beberapa hasil prediksi metode Gated Recurrent Unit yang masih belum maksimal mendekati nilai aktual misalnya pada nilai aktual yang berada di titik puncak.
Sistem Perekomendasi Dosen Pembimbing berdasarkan Relevansi Topik Tugas Akhir menggunakan Metode Okapi BM25
Meilina Agustina;
Yufis Azhar;
Nur Hayatin
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 9 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i9.30871
Sistem rekomendasi adalah sebuah perangkat lunak untuk memberikan rekomendasi kepada pengguna mengenai produk yang dapat digunakannya. Masalah administrasi di kantor jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu permasalahan yang selalu dihadapi oleh para staf TU dan part timer. Penggunaan sistem manual yang masih berjalan saat ini dinilai kurang efektif terhadap waktu, tempat, dan tenaga sehingga diperlukan adanya bantuan berupa sistem informasi. Pada perancangan sistem informasi ini akan menggunakan metode Okapi BM25 dimana metode ini merupakan fungsi peringkat yang digunakan oleh mesin pencari (search engine) untuk peringkat dokumen pencocokan sesuai relevansinya dengan permintaan pencarian yaitu berupa topik tugas akhir. BM25 memiliki fungsi yang sesuai dengan 3 prinsip pembobotan yang baik, yaitu memiliki inverse document frequency (idf), term frequency (tf), dan memiliki fungsi normalisasi dari panjang dokumen (document length normalization).
Kontrol Presentasi Telapak Tangan Menggunakan Haar Cascade Classification
Dyah Ayu Irianti;
Agus Eko Minarno;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 9 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i9.30876
Abstract Presentasi yaitu suatu kegiatan yang dilakukan sebagai penyampaian ilmu oleh pengajar untuk memberitahukan hasil penelitian serta gagasan. Presentasi sudah menjadi aktivitas yang dilakukan di hampir semua bidang pekerjaan sehari-hari.Untuk melakukan presentasi, dibutuhkan sebuahkomputer, mouse, dan keyboard sebagai alat bantu dan sarana untuk menjalankan slide presentasi. Selain dibutuhkan alat bantu presentasi, saat presentasi juga dibutuhkan seseorang operator untuk mengendalikan komputer saat presentasi berlangsung. Dengan melihat kondisi tersebut, dibutuhkan teknologi yang dapat mengintegrasikan berbagai macam fungsi alat bantu presentasi dan pengendali komputer saat presentasi. Deteksi telapak tangan pada penelitian ini memakai bahasa pemrograman python dan juga sebuah library OpenCV untuk proses inputan. Metode yang digunakan untuk mendeteksi gerakan telapak tangan menggunakan metode Haar Cascade Classifier. Metode Haar Cascade Classifier dapat digunakan untuk mendeteksi objek telapak tangan dan mampu mengontrol slide dengantelapak tangan dengan webcam secara real time. Dalam pendeteksian harus ditentukan centroid agar dapat diketahui jumlah frame untuk memindahkan slide serta jarak dari webcam ke objek juga dapat mempengaruhi dalam mengontrol presentasi. Namun, sistem ini memiliki banyak kelemahan dan harus diperbaiki. Sensitifitas pendeteksian yang tidak terlalu baik yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu webcam yang kurang bagus, spesifikasi Personal Computer (PC) rendah, dataset yang meyebabkan false negative, serta pencahayaan ataupun pengaruh dari background.
Perancangan Aplikasi Simulasi UNBK dengan Metode Pengacak Linear Congruent Method Berbasis Web
Fiqri Azmi Fachir;
Ilyas Nuryasin;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 10 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i10.30879
Keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa seluruh SMP, SMA, dan SMK sederajat harus menerapkan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah dengan menggunakan media komputer. Beberapa sekolah bersiap untuk menghadapi UNBK dengan cara melatih siswa-siswi dengan melaksanakan ulangan harian ataupun ujian tryout dengan menggunakan media komputer sekolah. Aplikasi simulasi untuk mempersiapkan UNBK banyak beredar dan digunakan untuk melatih siswa-siswi dalam menghadapi UNBK. Pseudo random number generator (PRNG) merupakan algoritma yang menggunakan rumus matematis untuk menghasilkan deret angka secara acak. Salah satu metode yang menggunakan algoritma PRNG yaitu linear congruent method (LCM). LCM merupakan salah satu metode pembangkit bilangan acak yang memanfaatkan model linear untuk membangkitkan bilangan acak. LCM berhasil diterapkan kedalam aplikasi simulasi pengacak soal yang dibuat. Hasil dari pengujian sistem aplikasi yang dibuat, algoritma pengacak berhasil mengacak soal. Setiap soal berhasil teracak dan setiap siswa mendapatkan urutan soal yang berbeda-beda.
Integrasi Modern Honey Network Dengan Grafana Untuk Visualisasi
Novandha Yudyanto;
Syaifuddin Syaifuddin;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 10 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i10.30885
Internet merupakan komoditas utama dalam hal komunikasi pada saat ini. Namun seiring dengan perkembangan zaman, penyerangan dalam internet semakin bertambah. Demi mencegah serangan tersebut banyak sistem atau program yang telah dikembangakan salah satunya ialah Honeypot . Honeypot mampu menahan, mendeteksi, dan mencatat serangan yang diterima guna mencari informasi mengenai serangan tersebut. Dengan menggunakan informasi tersebut akan lebih mudah untuk mencegah kerusakan apabila terjadi serangan yang serupa. Akan tetapi Honeypot masih belum banyak diminati oleh komunitas keamanan jaringan dikarenakan oleh rumitnya pengelolaan dan pemeliharaannya. Modern Honey Network atau MHN merupakan program open-source yang mampu menjalankan beberapa Honeypot sekaligus mengumpulkan log serangan yang diterima Honeypot tersebut. MHN bertujuan untuk mengatasi masalah rumitnya pengelolaan dan pemeliharaan Honeypot . Namun MHN tidak memiliki visualisasi untuk menganalisis pola serangan yang diterima oleh Honeypot . Hal ini tentu menyulitkan pengguna terlebih dengan banyaknya log yang dapat dihasilkan oleh Honeypot . Karena itulah dibutuhkan program untuk visualisasi log tersebut. Dalam penelitian ini Grafana digunakan untuk visualisasi log pada MHN. Dengan mengintegrasikan Grafana dengan MHN diharapkan pengguna MHN tidak kesulitan dalam membaca dan menganalisa log Honeypot .
Sistem Pakar Diagnosa HIV/AIDS Menggunakan Metode Backward Chaining dan Certainty Factor
Jahtra Hidayatullah;
Yufis Azhar;
Wildan Suharso
Jurnal Repositor Vol. 2 No. 11 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i11.30958
Kemajuan teknologi di bidang komputer berkembang dengan sangat pesat, sehingga dapat membantu dalam penerapan pada berbagai bidang, seperti pada bidang ekonomi, pemerintahan, kesehatan, dan bidang lainnya. Seperti halnya studi kasus dalam penelitian ini yaitu pada bidang kesehatan khususnya penyakit HIV/AIDS, yang dapat mendiagnosa penyakit tersebut menggunakan sistem pakar. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah suatu penyakit yang belum diketemukan obat untuk menyembuhkannya. Virus HIV menyerang kekebalan tubuh para penderitanya. Metode yang digunakan pada penelitan kali ini yaitu backward chaining dan certainty factor. Metode backward chaining digunakan untuk pencocokan fakta atau pernyataan, sedangkan metode certainty factor untuk menunjukkan ukuran kepastian dari fakta atau pernyataan tersebut. Berdasarkan pengujian pakar yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil nilai yang didapat dengan menggunakan 20 data uji menghasilkan nilai akurasi sebesar 75%.