Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Al Ilmi

THE EFFECT OF RESITATION LEARNING METHOD ON LEARNING RESULT OF X CLASS IN FUNGI MATERIAL Kurratul 'Aini; Muhammad Isnaini; Erie Agusta; Rini Anggraini
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5 No 1 (2016): Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the effect of resitation learning methods to cognitive learning results of students on Fungi material in the X class in one of senior high school in Palembang. Research method in this research is a quasi experimental with non-equivalent control group design research design. The technique of sampling is using the saturated sampling technique. The instruments used in this research are a test to measure the students' understanding of the cognitive basis with categories reserved C1-C4. Based on the results of data analysis using t-test obtained results that there is a difference of the second posttest average group retrieved value amounted to 5,328 whereas significant extent values by 5%. This shows that the alternative hypothesis was received and zero hypothesis was rejected. This indicates that resitation learning method effects on cognitive learning result of students on the fungi material. Keywords: cognitive, learning methods, material, fungi resitation, the results of the study
THE EFFECT OF MIND MAPPING METHOD TO THE LEARNING ACTIVITIES OF VII CLASS STUDENT IN SCIENCE Dini Afriansyah; Muhammad Isnaini; Erie Agusta; Delta Amelia
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6 No 1 (2017): Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the influence of method of Mind Mapping to learning activities of students on classification of living things material in VII Class at one of Junior High School in Palembang. Research methods used in this research is a Quasi Experimental Design. The population in this research is the whole students in VII class of Junior High School that consist of 2 classes numbered 64 students. Sampling that used is purposive sampling technique. The sample of this research is VII.1 class with 32 students as experiment class and VII.2 class with 32 students as a control class. On the process of learning, experimental class taught by using Mind Mapping method and the control class by using the conventional methods (discussion group). Data collection is using the observation sheet of student learning activities that have been tested using the formula of Aiken's v. The results of this study showed that the average student learning activities on the experimental class in 2 meetings i.e. 79, 2% of students who have been active with very active category. On the control class that the percentage of liveliness is 73,90% students with active category. The results of data analysis is using t-test with significant level 0,05 obtained tarithmetic = 3,775 while ttable = 1,671 so tarithmetic > ttable. Therefore Ha is received and H0 is rejected. It can be inferred that Mind Mapping methods can affect tostudent learning activities. Keywords: classification of livings learning activity, mind mapping, science
THE EFFECT OF APPLYING CONTEXTUAL LEARNING TO SCIENTIFIC ATTITUDE ON ECOSYSTEM MATERIAL Jhon Riswanda; Tutut Handayani; Muhammad Isnaini; Listina Sekar Taufiqa
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6 No 2 (2017): Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contextual teaching and learning (CTL) is a conception that helps the teacher link the subject content to realworldsituations and motivate students to make connections between knowledge and application in their lives.This study aims to describe the effect of applying contextual learning model to the scientific attitude of juniorhigh school students on ecosystem material. This research is quasi experiment and uses the Matching OnlyPosttest-Only Control Group Design. The implementation of this study include of 33 students as experimentalclass and 32 students as control class in one of junior high school at East OKU. The research instrument used inin the form of rubric assessment, questionnaire, and observation sheet. Data was analyzed by using MicrosoftExcel and SPSS program 16. The statically result showed that contextual learning model had an effect onimproving students ’scientific attitude so that they could reach the minimum criteria. This is because the studentcan learn the lesson material presented through the context of their lives, and find meaning during the learningprocess, so that learning will become more meaningful and fun with the ecosystem material. This learningmodel can improve students’ scientific attitude through the syntax contained in it. Keywords: CTL learning model, scientific attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA Yuli Anggraini; Muhammad Isnaini; Resti Tri Astuti
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9 No 1 (2020): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit terhadap hasil belajar siswa dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pretes-postes kontrol grup. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas X IPA disalah satu SMA Negeri di Kabupaten OKI. Kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan X IPA 3 sebagai kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal pilihan ganda dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t berbantuan SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA dengan nilai signifikasinya kurang dari 0,05 (p = 0,036 < 0,05) dan peningkatan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dengan rata-rata sebesar 0,50 termasuk kedalam kategori sedang.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK MATERI UNSUR SENYAWA DAN CAMPURAN UNTUK SISWA Hasanah Hasanah; Muhammad Isnaini; Luthfia Ulva Irmita
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10 No 2 (2021): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelayakan, dan respon siswa terhadap media komik materi unsur, senyawa dan campuran untuk siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Model pengembangan ini terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian ini tidak dilaksanakan sampai tahap disseminate. Subjek uji coba yaitu siswa kelas VII di salah satu SMP Swasta di Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Media komik materi unsur senyawa dan campuran untuk siswa SMP dikembangkan sesuai dengan karakteristik produk yang terdiri dari sampul, salam perkenalan, kata pengantar, materi pelajaran, isi cerita komik, serta dilengkapi dengan Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), indikator dan tujuan pembelajaran. Kelayakan media komik di validasi oleh 4 orang ahli, yaitu 2 orang ahli media dan 2 orang ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media komik materi unsur senyawa dan campuran untuk siswa SMP berdasarkan nilai Aiken’s dari keseluruhan aspek yang dinilai oleh ahli materi sebesar 0,885 yang termasuk kategori validitas sangat tinggi dan ahli media dari keseluruhan aspek yang dinilai sebesar 0,7421 yang termasuk kategori validitas tinggi. Respon siswa terhadap media komik unsur senyawa dan campuran untuk siswa SMP berdasarkan hasil angket respon siswa sebesar 86,8% yang termasuk kategori sangat menarik sebagai media pembelajaran.
Efektivitas Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Learning Cycle 5E Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Larutan Penyangga di SMA Negeri 1 Pulau Beringin Tira Aisyah; Muhammad Isnaini; Luthfia Ulva Irmita; Ravensky Yurianty Pratiwi
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9 No 1 (2020): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul pembelajaran kimia berbasis learning cycle 5E terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga di SMA Negeri 1 Pulau Beringin. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperimen dengan jenis penelitian pra-experimental design melalui one group pretest-posttest design yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pulau Beringin. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA yang terdiri dari 69 siswa, pengambilan sampel yang terpilih menggunakan teknik simple random sampling. Kelas XI IPA A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar atau rata-rata posttest kelas XI IPA A 81,28. Nilai N-gain score hasil belajar peserta didik yang diperoleh sebesar 0,60 dengan kriteria sedang. Hasil uji hipotesis pada data hasil belajar siswa menggunakan uji Paired Sample t-test diperoleh sebesar 0,000 yang menunjukkan bahwa hasil uji paired sample t-test-hitung 0,000 ˂ 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran kimia berbasis learning cycle 5E efektif terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga kelas XI di SMA Negeri 1 Pulau Beringin.
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI KOLOID DI MA AL-FATAH PALEMBANG Sholeha Sholeha; Muhammad Isnaini; Moh. Ismail Sholeh
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9 No 2 (2020): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research and Development) yang bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan modul kimia berbasis Discovery Learning pada materi Koloid dan (2) respon peserta didik mengenai modul kimia berbasis discovery learning pada materi koloid. Prosedur pengembangan dari penelitian ini menggunakan pengembangan model 4D (Define, Design, Development, and Disseminate), namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap development saja. Teknik pengumpulan data ini menggunakan metode wawancara. Sementara teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan menganalisis data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini melibatkan tiga validator yaitu, validator ahli materi dari sekolah dan dosen Kimia program studi Pendidikan Kimia serta ahli media dari dosen Pendidikan Kimia UIN Raden Fatah Palembang. Subjek uji coba skala kecil dan skala menengah adalah peserta didik MA Al-fatah Palembang. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan angket responden peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul kimia berbasis Discovery Learning pada materi koloid dapat dikategorikan sangat layak oleh validator ahli materi dan validator ahli media dengan skor 3.53 dan 3.26. Respon peserta didik dalam uji coba skala kecil menghasilkan tanggapan menarik dan respon peserta didik dalam uji coba skala menengah menghasilkan tanggapan menarik..
Instrument Two-Tier Multiple Choice Pada Materi Termokimia Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Inas Alhanifatus Syahidah; Pandu Jati Laksono; Muhammad Isnaini
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10 No 1 (2021): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada materi termokimia di dua sekolah yang berbeda kategorisasinya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan data sebagai penguatan keabsahan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil kemampuan berpikir kritis pada dua sekolah Sekolah A terdapat 7 siswa dengan intepretasi sangat tinggi, 20 siswa intepretasi tinggi,, 9 siswa intepretasi sedang, 3 siswa intepretasi rendah dan tidak ada siswa yang rendah. Pada intepretasi tersebut menunjukkan terdapat 17 siswa dengan intepretasi sangat tinggi, 17 siswa intepretasi tinggi, 4 siswa intepretasi sedang, 1 siswa intepretasi rendah. dan tidak ada siswa yang rendah. sekolah A siswa yang memiliki kategori berpikir kritis sangat tinggi 17,94%; kemampuan berpikir kritis tinggi 51,28%, kemampuan berpikir kritis sedang 23,07%; kemampuan berpikir kritis rendah 7,69%, dan kemampuan berpikir kritis sangat rendah 0%. sekolah B siswa yang memiliki kategori berpikir kritis sangat tinggi 43,59%; kemampuan berpikir kritis tinggi 43,59%, kemampuan berpikir kritis sedang 10,25%; kemampuan berpikir kritis rendah 2,56%, dan kemampuan berpikir kritis sangat rendah 0%. Berdasarkan kedua perbandingan diatas dapat dilihat sekolah B lebih unggul dalam kemampuan berpikir kritis secara keseluruhan.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Tutor Sebaya Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit Tutik Fitriani; Muhammad Isnaini; Moh. Ismail Sholeh
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9 No 1 (2020): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dikelas X MIA MA Al-Fatah Palembang, (2) mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tutor sebaya pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dikelas X MIA MA Al-Fatah Palembang, dan (3) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan tutor sebaya pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit di kelas X MIA MA Al-Fatah Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA MA Al-Fatah Palembang yang terdiri dari dua kelas yang berjumlah 58 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis tekniknya adalah sampling purposive yaitu siswa kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model jigsaw dengan N-gain sebesar 0,58 dikategorikan sedang, (2) terjadi peningkatan kemmapuan berpikir kritis siswa pada kelas kontrol dengan N-gain sebesar 0,53,dikategorikan sedang, (3) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dengan taraf signifikan = 0,05 diperoleh thitung 2,92 ³ ttabel 1,99.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI ZAT ADITIF Lusi Andriyani; Muhammad Isnaini; Moh. Ismail Sholeh
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10 No 2 (2021): Al 'Ilmi: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R & D (Research and Development) yang bertujuan untuk (1) mengetahui validitas lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains pada materi zat aditif , dan (2) mengetahui respon peserta didik terhadap lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains pada materi zat aditif. Lembar kerja peserta didik yang dikembangkan memiliki karakteristik sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dan menerapkan keterampilan proses sains. Prosedur penelitian dengan model pengembangan 4D dengan mengadopsi tiga tahapan yaitu tahap define (analisis kebutuhan), tahap design (perancangan) dan tahap development (pengembangan). Tahap define dilakukan melalui kegiatan observasi kelas, angket, wawancara, mengkaji kurikulum dan mengidentifikasi materi. Tahap design dilakukan dengan membuat lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains yang kemudian dikembangkan melalui tahap development untuk mengetahui validitas lembar kerja peserta didik berbasis keterampilan proses sains melalui proses validasi ahli dan respon peserta didik. Validasi ahli terdiri dari 4 orang ahli yaitu 2 ahli materi, 1 ahli bahasa dan 1 ahli media. Proses uji coba skala kecil melibatkan 10 orang peserta didik dan uji coba skala besar melibatkan 30 orang peserta didik di kelas VIII.7 di SMP Negeri 18 Palembang. Hasil validasi para ahli diperoleh persentase sebesar 86 % dalam kategori sangat valid. Respon peserta didik diperoleh persentase sebesar 86 % dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) lembar kerja peserta didik (LKPD) Berbasis keterampilan proses sains (KPS) pada materi Zat Aditif sangat valid digunakan; (2) Lembar kerja peserta didik (LKPD) pada materi zat aditif sangat baik untuk digunakan.