Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM SATU HARI SATU LEMBAR TERHADAP LITERASI DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Saliyah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9458

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan budaya literasi di sekolah dasar sebagai upaya untuk pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran program Satu Hari Satu Lembar terhadap literasi serta penanaman nilai-nilai karakter positif pada siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan guru dan siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru berperan besar dalam menjaga konsistensi pelaksanaan kegiatan, sementara ketersediaan bahan bacaan yang beragam turut memperkuat antusiasme siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini mampu menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan memahami teks, dan mengasah kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, program ini juga memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan belajar. Secara keseluruhan, program Satu Hari Satu Lembar terbukti efektif sebagai sarana pembiasaan literasi sekaligus media penguatan karakter di sekolah dasar, yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan lingkungan sekolah.
IMPLEMENTASI PROGRAM RABU BASAYANGAN TERHADAP SOSIAL-EMOSIONAL PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Difa sri utami; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Nunik Surani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9487

Abstract

This research aims to describe the implementation of the Rabu Basayangan Program (Affectionate Wednesday Program) as an effort to strengthen the social-emotional skills of primary school students. The program originated from the school's need to reduce mutual teasing behavior and build empathy through routine, culture-based activities. Utilizing a qualitative approach with a case study design, data was collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed thematically. The results showed that the program's core activities, such as eating together, sharing food, storytelling sessions, and anti-bully detective reports, were found to be effective because teachers successfully created a safe and inclusive environment, encouraging students to be braver in expressing emotions, showing care, and improving social relationships. However, a challenge was found in the form of weather constraints that limited interaction in open spaces, causing some activities to be less optimal. Overall, the program provided a positive impact on school culture and the social-emotional well-being of students, and is considered relevant as a learning model. Recommendations include providing alternative spaces during bad weather, strengthening teacher mentoring, and developing the evaluation and replication of the program according to the local context.
Implementasi Program Selasa Bagarakan Terhadap Psikomotorik Dan Kreativitas Siswa di Sekolah Dasar Ridhatul Jannah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9488

Abstract

Psychomotor development plays a crucial role in children's growth, providing positive influences that encompass various aspects of life. Freedom for students to hone their skills based on their interests and talents can foster creativity, which is a key factor in helping students think creatively and develop creative skills. This study aims to explore the phenomenon in depth in a limited context regarding the implementation of the Bagarakan Tuesday program on students' psychomotor skills and creativity at UPTD SDN 2 Kait-kait without treatment intervention. This study uses a qualitative approach with a case study design. The researcher uses semistructured interviews, non-participatory observation, and document study as data sources. The research sample consists of 1 program coordinator. The results of data analysis show that psychomotor and creativity development have a positive influence on students at UPTD SDN 2 Kait-kait.
IMPLEMENTASI KAMIS BAKISAHAN TERHADAP KETERAMPILAN 6C SISWA SEKOLAH DASAR syifaaulia; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9496

Abstract

Peningkatan keterampilan 6C menjadi tuntutan penting dalam pendidikan abad 21 sehingga sekolah perlu melakukan inovasi program literasi yang relavan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program Kamis Bakisahan terhadap keterampilan 6c siswa di UPTD SD Negeri 2 Kait-Kait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dan observasi non-partisipatif. Data yang didapat dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kamis Bakisahan dengan kegiatan seperti bercerita, bereksperimen, membuat mading, dan berpantun mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kereativitas, kolaborasi, komunikasi, karakter, dan kewarganegaraan siswa. Selain itu, program ini memberikan dampak positif bagi guru maupun siswa di UPTD SD Negeri 2 KaitKait. Penelitian ini juga menganalisis tantangan yang dihadapi dan upaya solutif yang dilakukukan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa program Kamis Bakisahan memberikan kontribusi signifikan terhadap keterampilan 6C siswa sekolah dasar.
PENGGUNAAN MISTERI BOX SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Winda; Miftahur Rizki; Mutia; Ahmad Suriansyah; Maimunah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9612

Abstract

The success of the learning process in education is greatly influenced by various aspects, one of which is the use of learning media. Learning media functions as a means used by teachers to convey material to students effectively through a combination of audio, visual, and audiovisual elements, so that information can be received more interestingly, clearly, and interactively. This research aims to design and develop Misteri Box learning media to increase students' interest in IPAS subjects at SDN Sungai Lumbah 1. This research is motivated by the low interest and understanding of students in learning IPAS, which is caused by learning methods that are still monotonous and do not involve students actively. The approach used is descriptive qualitative with a case study method. Limited trials were conducted on grade IV students at SDN Sungai Lumbah 1, and the results showed an increase in student interest in learning after using the Misteri Box media. This innovation is expected to be one of the alternative learning media solutions that are more fun, interactive, and make it easier for students to understand material about cultural diversity in Indonesia.
STUDI KASUS : ANALISIS STRATEGI GURU DALAM OPTIMALISASI MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Sulistri Mawaddah; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9678

Abstract

Motivasi merupakan unsur yang sangat penting dalam proses pendidikan di sekolahdasar, guru perlu memahami bentuk serta tingkat motivasi belajar yang dimiliki olehsiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan strategi guru dalam optimalisasimotivasi belajar siswa kelas tinggi yang bersifat tidak merata, yang disebabkankurangnya kecocokan variasi strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi strategi guru serta menganalisisoptimalisasi motivasi belajar siswa secara merata. Metode yang digunakan adalahpenelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus, Data dikumpulkan melaluiperolehan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan 1 orangguru kelas dan 14 siswa kelas IV di SDN Alalak Utara 2 Banjarmasin. Hasil analisismenunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran yangbervariasi dan interaktif, namun penerapannya belum merata pada seluruh matapelajaran. Hal ini menyebabkan motivasi belajar siswa cenderung bersifat selektifyang berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan strategi pembelajaran yang bervariasi, interaktif dan konsisten untukseluruh mata pelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Optimalisasi Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui tutor Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Nurlaila Dwe Khairiyati; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9679

Abstract

Setiap siswa memiliki kesiapan, kemampuan, dan minat belajar yang beragam. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha yang dilakukan agar kebutuhan belajar setiap siswa dapat terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 kategori siswa yaitu cepat, lambat, dan butuh perhatian. Penerapan metode tutor teman sebaya memberikan solusi praktis bagi guru guna menjangkau dan memenuhi kebutuhan belajar siswa dalam jam pembelajaran yang terbatas. Studi ini mengadopsi metode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Informasi diperoleh menggunakan triangulasi data, yaitu wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas, observasi non-partisipatif dengan tutor dan siswa yang dibimbing, serta studi dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tutor teman sebaya dalam pembelajaran berdiferensiasi berhasil meningkatkan hasil belajar siswa yang dibimbing. Peningkatan terlihat pada hasil kognitif dan aspek non-kognitif, seperti kepercayaan diri dan keterampilan sosial. Siswa yang berperan sebagai tutor mendapatkan tugas pengayaan yang lebih menantang untuk mempertahankan minat belajar mereka. Tantangan berupa frustrasi tutor saat membimbing berhasil dimitigasi melalui dukungan guru, termasuk intervensi langsung dan perubahan posisi duduk siswa yang kesulitan. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi tutor teman sebaya terbukti efektif dan strategis dalam mengoptimalkan pembelajaran berdiferensiasi. Secara praktis, guru disarankan untuk rutin mengadakan program pelatihan tutor sebaya yang berfokus pada keterampilan komunikasi dan mitigasi frustasi, bukan hanya penguasaan materi.
IMPLEMENTASI ENGLISH LANGUAGE HABITUATION DALAM PENGEMBANGAN 4 KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH DASAR Siti Noor Halisa; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9710

Abstract

Penguasaan Bahasa Inggris di Sekolah Dasar krusial untuk daya saing global, namun implementasinya dihadapkan pada tantangan struktural berupa alokasi waktu Kurikulum Merdeka yang terbatas yaitu 70 menit per minggu. Menganalisis secara mendalam mekanisme implementasi program English Language Habituation (ELH) dan kontribusinya terhadap pengembangan empat keterampilan berbahasa siswa yaitu, speaking, listening, reading, dan writing menjadi tujuan utama studi ini. Studi ini mengadopsi metodologi kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus Tunggal di MI Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin sebagai unit analisis. Data diperoleh menggunakan triangulasi dari wawancara menyeluruh partisipan kunci, observasi langsung kegiatan vocabulary dan frasa wajib harian, serta studi dokumen guru dan siswa, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Tematik. Hasil menunjukkan ELH berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan sangat memotivasi, efektif menurunkan Affective Filter siswa, yang berdampak positif pada peningkatan signifikan keterampilan Berbicara dan Mendengar melalui rutinitas harian. Keberhasilan program didukung oleh konsistensi guru, lingkungan belajar yang mendukung, serta penggunaan media yang variatif. Studi ini memperkuat validitas Affective Filter Hypothesis di konteks EFL dengan alokasi waktu minimal dan mengimplikasikan perlunya perluasan ELH menjadi kebijakan quasi-immersion di seluruh lingkungan sekolah serta integrasi Extensive Reading sebagai panduan praktis menghadapi kebijakan wajib Bahasa Inggris yang baru dan peningkatan pelatihan guru, penyediaan media pembelajaran yang menarik, serta kolaborasi dengan orang tua untuk memperkuat pembiasaan di luar sekolah.
STUDI LITERATUR : ANALISIS PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Sari Mubarokati; Naila Aniyah; Rose Widodari; Jauhar Latipah; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10569

Abstract

This study aims to analyze the influence of interactive digital-based learning media on fulfilling elementary school students’ learning needs. The research employed a literature study with a descriptive qualitative approach by analyzing various relevant previous studies. The results indicate that interactive digital learning media can enhance students’ learning motivation, active participation, and learning independence. Digital media also support the fulfillment of cognitive, affective, and social learning needs through engaging visual, audio, and interactive features. Theoretically, digital media align with the principles of constructivism, connectivism, and social learning theories, emphasizing active, collaborative, and adaptive learning experiences. Therefore, the use of interactive digital-based learning media serves not only as a technological tool but also as an effective pedagogical strategy to improve the quality of learning in elementary education.
TANTANGAN GURU SD DALAM IMPLEMENTASI MEDIA DIGITAL PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 Nur Rahmadaniyah; Noraisyah; Angela; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10803

Abstract

The use of digital media in fourth-grade elementary school IPAS (Science and Social Studies) learning is a 21st-century educational damand aimed at increasing student engagement and developing critical thinking skills. This study aims to identify and analyze the challenges faced by elementary school teachers in implementing digital media in IPAS learning. The method employed was a literature review of five scientific articles published between 2020 and 2025. Data analysis was conducted through stages of data reduction, categorization, and thematic interpretation. The results indicate that digital media such as interactive videos, augmented reality, and digital learning platforms can enhance students’ conceptual understanding and learning outcomes. However, teachers still encounter various challenges, including limited facilities and infrastructure, low levels of teachers’ digital competence, difficulties in classroom management, and the potential for student distraction during the use of digital media. Therefore, improving teachers’ competencies, providing adequate facilities, and implementing well-planned instructional strategies are necessary to ensure that the integration of digital media in IPAS learning can be carried out effectively and optimally.
Co-Authors Adelia Sofirin Agung Cahyo ramadhan Ahmad Khaliq Syamsalwa Ahmad Syahminan Aidatin Nufus Akhmad Riandy Agusta Alfina Dwi Saputri Ali Mustadi Amellia Saputeri Amisha Ramadhayanti Angela Anisa Rizki Maulida Arta Mulya Budi Harsono Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aulia Widi Astuti Ayu Anindia Ayu Mutia Sari Cindy Syahita Azzahra Difa sri utami Fatimah Azzahra Fetty Dachliani Sukma Hamidah Husnul Khotimah Hutri Hidayah Intan Diya Pitaloka Intan Qurrota Aini Iseu Widiartina Ismawiyah Ismawiyah Ismi Khairun Nisa Jauhar Latipah Jubaidah Julaiha Julaiha Karunia lestari Khairati Olfah Khalida Nabila Agustin Khoirunisa Eka Ramadhani Kristesia Elda Lestari, Nana Citrawati Lilis Apriyanti M. Hasbi Fadillah Maimunah Maimunah Maimunah Maulana Rizqi Metroyadi Metroyadi Miftahur Rizki Mina Zuyyina Ramadhani Muhamad Hasby Munawar Muhammad Ihsan Haris Muhammad Ikhsan Fahruraji Muhammad Qolbi Muhammad Rijali Hadi Muhammad Rustam Effendi Munawarah Mutia Nadya Febrina Naila Aniyah Najma Soraya Nayla Salsabila Nazella Putri Fadila Ni Wayan Kurnia Widya Wati Ni'matul Aufa Nida Adzkia Nofirman, Nofirman Noor Hafizah Nor Alifa Khalida Noraisyah Noraziza norazmi sari Nova Soraya Nunik Surani Nur Aisya Nur Rahmadaniyah Nur Ramadhanianti Nurlaila Dwe Khairiyati Nursyipa Nurul Erisa Octavia Ramadhani Patmawati Patmawati Putri Ade Utari Putri Andini Qurota Ayun Rahmadina Dina Ratna Purwanti ridha addiina soraya Ridhatul Jannah Riki Anggara Putra Risda Risma Widia Safitri Rizky Amelia Rose Widodari Rukhmana, Trisna Saliyah Salsabela Ashlin Sari Mubarokati Shaffira Rahmiati4 Shinta Dwi Nanda Shofiatun Najiah Sinta Puspa Ningrum Siska Lefheya Siti Noor Halisa Siti Zainab Muthia Ulfah Sulaiman Sulaiman Sulistiyana Sulistri Mawaddah Sunarno Basuki syifaaulia Tiara Tria Nur Qana’ah Wahdah Refia Rafianti Winda Zamzani Zamzani Zerdy Firnanda Ramadhan