Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pembelajaran Index Card Match terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Sekolah Dasar Hanum Aulia Azzahra; Ni Luh Sakinah Nuraini; Erif Ahdhianto
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i22023p201-211

Abstract

This study was conducted to determine whether there are differences in learning outcomes when applying index card match learning with conventional learning to the mathematical problem solving ability of grade V elementary school students. The research method used is an experiment nonequivalent control group design. The sample of the study was 56 students from grade V of SDN Madyopuro 1. The description test was used for the data collection instrument in this study. The results showed that there were significant differences in learning outcomes when applying index card match learning and conventional learning to students' mathematical problem solving abilities.
Disaster Hazard Maps as Environmental Learning for Elementary School Students Putri Mahanani; Puri Selfi Cholifah; Khusnul Khotimah; Ni Luh Sakinah Nuraini; Azni Yati Binti Kamaruddin; Indriyani Rachman; Murae Fumitoshi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 34 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v34i12025p1-11

Abstract

Abstract: All regions in the world are at risk of disaster. As part of the world, Indonesia is also an archipelagic country that is prone to disasters. One of the areas that is the focus of this research and development is the Malang area in East Java province. This area is one of the areas that recently experienced disasters in the form of volcanic eruptions, floods, and landslides in 2021-2023. The purpose of this study is to produce a geological and climatological natural disaster hazard map for learning in elementary schools. The research method used is the ADDIE research and development model which has 5 steps, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research techniques and instruments that will be used are interviews, observation, and documentation. Data analysis in this study uses quantitative analysis with percentage techniques and qualitative analysis with a description of the product manufacturing and testing process. The results of the study showed that the geological and climatological natural disaster hazard map developed was declared valid by material experts and media experts with a percentage of 95% and 92%. After being tested in elementary schools, it received a 100% appeal rating from students. Student learning outcomes also show that 50% of students are included in the high category of learning outcomes improvement and 50% of students are in the medium category. These results indicate that the product can improve the quality of student learning. Abstrak: Seluruh wilayah di dunia mempunyai ancaman bencana. Sebagai bagian dari dunia, Indonesia juga merupakan negara kepulauan yang rawan terhadap bencana. Salah satu daerah yang menjadi fokus penelitian dan pengembangan ini adalah daerah Malang provinsi Jawa Timur. Daerah ini merupakan salah satu daerah yang baru-baru ini pada tahun 2021-2023 mengalami bencana berupa gunung meletus, banjir, dan tanah longsor. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan peta bahaya bencana alam geologi dan klimatologi untuk pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan ADDIE yang memiliki 5 langkah yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Teknik dan instrumen penelitian yang akan digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan teknik persentase dan juga kualitatif dengan deskripsi proses pembuatan dan pengujian produk. Hasil penelitian menunjukkan peta rawan bencana alam geologi dan klimatologi yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli materi dan ahli media dengan persentase 95% dan 92%. Setelah diuji coba di SD mendapat penilaian daya tarik 100% dari siswa. Hasil belajar siswa juga menunjukkan bahwa 50% siswa termasuk pada peningkatan hasil belajar kategori tinggi dan 50% siswa pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Di Kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p1-7

Abstract

Abstract: This study aims to describe the level of errors and the types of errors made by grade II students of SD Se Gugus IV, Gempol District, Pasuruan Regency in working on addition and subtraction problems of whole numbers. This study uses a quantitative method with a quantitative descriptive approach. Data was collected by using test results and documentation techniques, namely by analyzing the error rate and types of errors in addition and subtraction questions that have been completed by each student. The results of this study indicate that the analysis of student errors when answering questions on addition and subtraction of whole numbers in class II SD Se-Cluster IV, Gempol District, Pasuruan Regency, found that there were still student errors when answering questions of adding and subtracting whole numbers. Errors working on questions made by students were 47.25 percent in addition operations, which included (1) errors in observing place values ​​when adding up units and 28.75 percent tens, (2) errors in combining tens and units when added up to 18, 50 percent. In addition, the error in working on the problem in the subtraction operation is 93.75 percent which includes (3) errors in observing the place value when subtracting large numbers from 55 percent small numbers, and (4) the fixed value of numbers after borrowing other numbers is 38.75 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas II SD Se Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan dalam mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik hasil tes dan dokumentasi, yaitu dengan menganalisis tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan pada soal penjumlahan dan pengurangan yang telah diselesaikan masing-masing siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, ditemukan masih adanya kekeliruan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Kesalahan mengerjakan soal yang dilakukan oleh siswa sebanyak 47,25 persen pada operasi penjumlahan, yang meliputi (1) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika menjumlahkan satuan dan puluhan 28,75 persen, (2) kesalahan dalam menggabungkan puluhan dan satuan saat dijumlahkan berjumlah 18,50 persen. Selain itu, kesalahan mengerjakan soal pada operasi pengurangan yaitu 93,75 persen yang meliputi (3) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika pengurangan bilangan besar dengan bilangan kecil 55 persen, dan (4) tetapnya nilai angka setelah dipinjam bilangan lain 38,75 persen.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal Evaluasi Berbasis Hots Pada Pembelajaran Matematika di SDN Torongrejo 2 Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p45-53

Abstract

Soal berbasis HOTS sangat penting bagi pola berpikir siswa. Soal evaluasi berbasis HOTS perlu dikenalkan kepada siswa sedini mungkin agar siswa dapat melatih kemampuannya dalam memecahkan masalah yang cukup rumit. Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, salah satunya dengan pemberian evaluasi yang berbasis HOTS. Namun pada kenyataannya guru mengalami kesulitan untuk menerepakannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi terkait kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS pada pembelajaran matematika yang meliputi (1) pemahaman guru terkait karakteristik soal evaluasi berbasis HOTS; (2) kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (3) faktor yang menyebabkan kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (4) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Peneliti sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Peneliti menjelaskan terkait kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS yang meliputi guru kesulitan dalam mengatasi kemampuan siswa yang berbeda-beda, guru kurang bisa membagi waktu, guru kesulitan dalam menyesuaikan indikator, dan guru kesulitan dalam menyampaikan stimulus.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning Menggunakan Live Worksheets pada Materi Perbandingan Di Kelas V Sekolah Dasar Fevy Marta Wijaya; Ni Luh Sakinah Nuraini; Fevy Marta Wijaya; Ni Luh Sakinah Nuraini; Siti Mas’ula
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i42022p368-379

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic that occurred around the world caused the inhibition of several areas of life, including education. Limited face-to-face activities become one of the problems that resulted in the process of delivering the material can not be done optimally. It takes a technology-based teaching materials that can help solve these problems, namely E-LKPD. The purpose of this research and development is to develop and determine the results of validation and practicality analysis of e-LKPD based Problem Based Learning using live worksheets in proportion material. The approach used in this study is R&D or Research and Development and the method used is ADDIE. The subjects of this study were 5th grade students of SDN Karangtengah 1 Blitar City. The trial was conducted on a small group of 6 students and a large group of 31 students. Product validation results from media experts obtained an average of 92 percent which is included in the valid category. Product validation results from material experts and teachers as users, respectively obtained 90 percent and 94 percent which are included in the valid category. The practicality of e-LKPD products from students showed a positive response with an average percentage of 95.27 percent in the very good category. So it can be concluded that E-LKPD product based on Problem Based Learning used in this proportion material is declared worthy use in learning. Abstrak: Pandemi Covid-19 yang dialami banyak negara sebabkan terhambatnya beberapa bidang kehidupan tak terkecuali bidang pendidikan. Terbatasnya kegiatan tatap muka jadi salah satu masalah yang mengakibatkan proses sampaikan materi tidak dapat dilakukan dengan maksimal. Dibutuhkan sebuah bahan ajar berbasis teknologi yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut, yaitu E-LKPD. Tujuan dari studi ini yaitu guna mengembangkan E-LKPD yang valid dan praktis yang berbasis “Problem Based Learning” memakai live worksheets pada materi perbandingan. Pendekatan studi ini memakai “Research and development” dengan metode ADDIE. Subjek dari studi ini ialah siswa kelas V SDN Karangtengah 1 Kota Blitar. Uji coba dilaksanakan pada kelompok kecil sebanyak 6 siswa dan kelompok besar dengan jumlah 31 siswa. Hasil dari validasi produk E-LKPD dari ahli media memperoleh rata-rata keseluruhan yakni 92 persen dalam kategori sangat valid. Validasi dari ahli materi diperoleh rata-rata keseluruhan yakni 90 persen dalam kategori sangat baik serta validasi dari Guru jadi pemakai memperoleh rata-rata keseluruhan yakni 94,2 persen dalam kategori sangat baik. Kepraktisan produk E-LKPD dari siswa menunjukkan respon positif dengan persentase rata-rata yakni 95,27 persen dalam kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa produk E-LKPD berbasis PBL yang digunakan pada materi perbandingan ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran.
Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD Kota Malang Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Davina Aurelia
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i112023p976-984

Abstract

Abstract: The initial study was conducted on one of the partners of the PGSD department of the State University of Malang, namely a state elementary school in Malang City. Initial studies have been carried out in the Teaching Material Development Training scheme, in general, on the collection of teaching module assignments only completed by about 60 percent of participants. During spontaneous interviews at the activity, data showed that teachers found it difficult to implement the Independent Curriculum. Based on the assessment of partner needs and problems, the solution to solving these needs is to hold training. The proposer team initiated an activity, namely "Training on the Development of Independent Curriculum Supplements Based on Local Wisdom for Elementary School Teachers in Malang City." This training was held in the context of continuous professional development for teachers in Malang City. The implementation method in this service activity is divided into 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. As a result, through training on the development of independent curriculum supplements based on local wisdom, it is able to provide benefits for partners, namely increasing understanding in developing supplements that are given the freedom to utilize the theme of local wisdom. Abstrak: Kajian awal dilakukan terhadap salah satu mitra dari departemen PGSD Universitas Negeri Malang yaitu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. Studi awal telah dilakukan dalam skema Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar, secara umum pada pengumpulan tugas modul ajar hanya diselesaikan oleh sekitar 60 persen partisipan. Pada saat dilakukan wawancara spontan pada kegiatan tersebut diperoleh data bahwa guru-guru merasa kesulitan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan kajian kebutuhan dan permasalahan mitra maka solusi untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut yaitu dengan mengadakan sebuah pelatihan. Tim pengusul menggagas sebuah kegiatan yaitu “Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka berbasis Kearifan Lokal untuk Guru-Guru SD di Kota Malang.” Pelatihan ini diadakan dalam rangka pengembangan keprofesionalan berkelanjutan bagi guru-guru di Kota Malang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasilnya, melalui pelatihan pengembangan suplemen kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal, mampu memberikan manfaat bagi mitra yakni peningkatan pemahaman dalam pengembangan suplemen yang diberi kebebasan memanfaatkan tema kearifan lokal.
Pengembangan Multimedia Interaktif Matematika Berbasis Ispring Materi FPB Dan KPK untuk Siswa Kelas IV Sekolah Sri Qayyuumu Gusti Mahartania; Ni Luh Sakinah Nuraini; Sri Qayyuumu Gusti Mahartania; Ni Luh Sakinah Nuraini; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.69 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i62021p430-439

Abstract

Abstract: This study aims to develop a media product in the form of interactive mathematical multimedia called MUTIF MATIKA material for GCD and LCM for grade IV elementary school students that is valid and practical. The research method is the Research and Development used model of ADDIE. Based on formative evaluation by media experts obtained 97 percent, material experts obtained 81.9 percent, trials to teachers obtained 92.5 percent, and trials to students gained 88.5 percent. Based on the percentage gain, it shows that the MUTIF MATIKA media is valid and practical so that it can be used in learning in grade IV in primary schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media berupa multimedia interaktif matematika yang disebut MUTIF MATIKA materi FPB dan KPK untuk siswa kelas IV sekolah dasar yang valid dan praktis. Metode penelitiannya adalah Research and Development menggunakan model ADDIE. Berdasarkan evaluasi formatif oleh ahli media diperoleh 97,2 persen, ahli materi diperoleh 84,7 persen, uji coba oleh guru diperoleh 92,5 persen, dan uji coba oleh siswa 88,5 persen. Berdasarkan perolehan persentase, menunjukkan bahwa media MUTIF MATIKA valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran di kelas IV sekolah dasar.
How project-based collaborative learning affect on numeracy ability of elementary school teacher education students Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Titis Angga Rini; Davina Aurelia; Silva Nabila
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/petier.v7i2.256

Abstract

Based on project-based collaborative learning, this study attempts to evaluate the numeracy skills of prospective elementary education teachers. The study design is pretest-posttest control group, and the research methodology is experimental and quantitative. Purposive sampling strategies are used to create experimental and control classes.While project assignments are completed individually in the control class, they are administered in groups to the experimental class. Ten multiple-choice and yes-or-no (objective) questions are used in the pre-test and post-test results to gather information on students' numeracy proficiency. Project-based collaborative learning research findings are applied to enhance the numeracy skills of prospective elementary education teachers. The score's outcomes after acquiring the experimental class were 0.001 and The experimental class used group projects, while the control class used individual projects. The control class's pre-test and post-test collaborative learning results differed by less than 0.001.
Integrasi differentiated instruction dan project-based learning untuk menguatkan critical thinking mahasiswa Unga Utari; Ni Luh Sakinah Nuraini; Ahmad Syawaludin; Sigit Wibowo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i3.110559

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Differentiated Instruction dan Project-Based Learning dalam menguatkan critical thinking mahasiswa PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPS SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest–posttest control group. Sampel terdiri atas dua kelas: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis Differentiated Instruction dan Project-Based Learning, serta kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kemampuan critical thinking diukur melalui tes yang mencakup indikator analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil uji independent-samples t-test dan ANCOVA menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai gain kelompok eksperimen mencapai 0,51, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,28. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Differentiated Instruction dan Project-Based Learning efektif meningkatkan critical thinking mahasiswa PGSD dan layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran abad ke-21. Integration of differentiated instruction and project-based learning to strengthen students' critical thinking Abstract: This study examines the effectiveness of integrating Differentiated Instruction and Project-Based Learning in enhancing the critical thinking skills of Elementary Teacher Education students. A quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed. The sample consisted of two classes: an experimental group receiving Differentiated Instruction combined with Project-Based Learning, and a control group engaged in conventional learning. Critical thinking was assessed using a test covering analysis, evaluation, and inference indicators. Independent-samples t-test and ANCOVA results revealed significant differences between groups, with the experimental group showing greater improvement. The gain score of the experimental group reached 0.51, compared to 0.28 in the control group. These findings indicate that the integration of Differentiated Instruction and Project-Based Learning is effective in strengthening students’ critical thinking and offers a relevant pedagogical strategy for 21st-century teacher education.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN “TALAKA” PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK SISWA KELAS V SD Hanifah Rana Istiqomah; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puji Fitrianingsih
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13658

Abstract

ABSTRACT The implementation of Pancasila Education within the Merdeka Curriculum emphasizes contextual learning experiences that foster students' character development. However, the teaching of Indonesian cultural diversity in elementary schools remains largely dependent on textbooks and conventional instructional methods, limiting students' ability to develop a comprehensive understanding of cultural diversity. This study was conducted to identify the need for developing TALAKA (Peta Jelajah Bhinneka) as an alternative learning medium tailored to the characteristics of fifth-grade students at SD Negeri Bunulrejo 2. A qualitative descriptive approach was employed through a needs analysis involving classroom observations, teacher interviews, and questionnaires administered to one fifth-grade teacher and 26 students. The findings revealed that interactive learning media had not yet been optimally integrated into Pancasila Education instruction. A total of 84.62% of students reported difficulties in understanding cultural diversity through conventional learning, while 92.31% expressed interest in educational game-based learning, and 88.46% preferred an interactive cultural map as a learning medium. Interview results further indicated that teachers required instructional media capable of visually presenting the geographical distribution of Indonesian cultures, promoting active student participation, and fostering attitudes of tolerance. These findings demonstrate that TALAKA has strong potential to be developed as a visual, interactive, and contextual learning medium, providing a solid foundation for subsequent stages of media development, expert validation, and effectiveness testing. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Kurikulum Merdeka menuntut terselenggaranya pengalaman belajar yang kontekstual dan berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi implementasinya di sekolah dasar masih menghadapi keterbatasan media yang mampu memvisualisasikan materi keberagaman budaya Indonesia secara konkret. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik lebih banyak menghafal informasi dibandingkan membangun pemahaman yang utuh mengenai keberagaman budaya. Atas dasar permasalahan tersebut, penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan media TALAKA (Peta Jelajah Bhinneka) sebagai alternatif media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas V SD Negeri Bunulrejo 2. Kajian dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan observasi, wawancara, dan penyebaran angket yang melibatkan satu guru kelas V serta 26 peserta didik sebagai sumber data utama. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif belum berlangsung secara optimal. Sebanyak 84,62% peserta didik mengaku mengalami kesulitan memahami materi keberagaman budaya melalui pembelajaran konvensional, 92,31% menunjukkan ketertarikan terhadap pembelajaran berbasis permainan edukatif, dan 88,46% memilih media berbentuk peta budaya interaktif. Guru juga mengemukakan kebutuhan akan media yang mampu menampilkan persebaran budaya Indonesia secara visual, mendorong partisipasi aktif peserta didik, serta menanamkan sikap toleransi. Hasil analisis tersebut menegaskan bahwa media TALAKA memiliki tingkat relevansi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai media pembelajaran visual, interaktif, dan kontekstual, sekaligus menjadi landasan bagi tahap pengembangan, validasi, dan pengujian efektivitas pada penelitian berikutnya.
Co-Authors Afifah, Rifdah Ahmad Syawaludin Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i Aurelia, Davina Azni Yati Binti Kamaruddin Azzahra, Hanum Aulia Bagus Cahyanto Camelia, Dwi Irkhamna Christianto Saputro Davina Aurelia Diantika Puji Astuti Diantika Puji Astuti Emil Cahayaning Pratiwi Erif Ahdhianto Erif Ahdhianto, Erif Febianti, Naina Fitri Fevy Marta Wijaya Fevy Marta Wijaya Goenawan Roebyanto Goenawan Roebyanto Handayani, Hanifah Hanifah Rana Istiqomah Hanum Aulia Azzahra Hermiati, Fridyana Klise Hidayah, I Fadhilah Dita Nur Huzaimah, Cempa Ika Feny Nur Aini Ike Yuli Kurniawati Indriyani Rachman Iruntyasari, Nevy Iva Sugiarti Kay Margetts Khusnul Khotimah Kinanti Pangestu LAILATUL FITRIAH Misye Agustin Tri Wahyuni Misye Agustin Tri Wahyuni Muchtar Muchtar Muchtar Muchtar Muhammad Abdul Ghofur MUHAMMAD ABDUL GHOFUR Muhammad Resnanda Anugerah Murae Fumitoshi Nafisah, Nada Ni Luh Sakinah Nuraini Ningsih, Wiwik Nurhayati Nurfadilla Yustina Putri Nurfadilla Yustina Putri Oktarianto, Muhammad Lutfi Prameswari, Caket Pratama, Surya Adi Puji Fitrianingsih Puput Intan Novita Putri Puput Intan Novita Putri Puri Selfi Cholifah Putri Mahanani, Putri Rifdah Afifah Rifdah Afifah Rindu Alriavindra Funny Roebyanto, Goenawan Rohmah, Adinda Syofiatur Sa'dun Akbar Santy Dinar Permata Sigit Wibowo Silva Nabila Silva Nabilla Silva Nabilla Siti Mas’ula Siti Umayaroh Sofirin, Ahmat Sri Qayyuumu Gusti Mahartania Sri Qayyuumu Gusti Mahartania Suhartono Suhartono SURAYANAH . Titis Angga Rini Ulanda Afika Sinta Ulanda Afika Sinta Unga Utari Wahyuni, Misye Agustin Tri Wiranta, Dwi Yoga Wisnu Cahyo Laksono Wuli Oktiningrum Wuli Oktiningrum, Wuli Wuriani, Eka Indah Yulia Linguistika Yulianti, Dita Yuniawatika