Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MELAWAN STIGMA INFERIORITAS PEREMPUAN: KAJIAN NOVEL MIDAH (SI MANIS BERGIGI EMAS) KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN NOVEL DI BALIK KERLING SAATIRAH KARYA NINIK M. KUNTARTO Robiatul Adawiyah; Muakibatul Hasanah
LITERA Vol 19, No 3: LITERA NOVEMBER 2020
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v19i3.35662

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, tradisi yang mengengkang kebebasan kaum perempuan mulai diperjuangkan untuk dihapuskan melalui gerakan feminisme. Penyuaraan hak-hak perempuan tidak hanya dilakukan melalui gerakan-gerakan secara nyata, namun juga dilakukan secara halus dengan memasukkan ideologi-ideologi feminsime melalui karya sastra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender dan bentuk perlawanan perempuan terhadap stigma inferioritas yang selama ini melekat pada diri perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Sumber data penelitian adalah novel Midah (Si Manis Bergigi Emas) karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Di Balik Kerling Saatirah karya Ninik M. Kuntarto. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data-data bentuk feminisme yang ada di dalam kedua novel tersebut adalah dengan membaca kritis dan membaca berkesinambungan. Analisis dilakukan dengan cara (1) kodifikasi data, (2) pengelompokan data, (3) interpretasi makna teks, (4) deskripsi bentuk ketidakadilan gender dan bentuk perlawanan gender, serta (5) penyimpulan hasil analsisis. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, ketidakadilan gender dialami oleh dua sosok perempuan dalam dua novel berbeda, yaitu Midah dan Saatirah. Midah mendapatkan perlakuan tidak adil dari perjodohan yang dilakukan oleh orangtuanya dan dia juga mendapatkan ketidakadilan dari sosok pria yang menjadikannya budak pemuas nafsu. Saatirah mendapatkan perlakuan tidak adil dalam hubungan rumah tangganya. Kedua, bentuk perlawanan yang dilakukan oleh Midah dan Saatirah adalah dengan berusaha bangkit dari keterpurukan untuk membuktikan eksistensinya dan berusaha memperoleh kebahagian dengan cara yang mereka kehendaki tanpa ada campur tangan dari orang lain. Kata Kunci: stigma, inferioritas, marginal, feminismAGAINST THE STIGMA OF WOMEN’S INFERIORITY IN MIDAH (SI MANIS BERGIGI EMAS) A NOVEL BY PRAMOEDYA ANANTA TOER  AND DI BALIK KERLING SAATIRAH A NOVEL BY NINIK M. KUNTARTO AbstractAlong with the development of the times, struggles for traditions that curb the freedom of women began to be eliminated through the feminism movement. Voicing women's rights is not only done through real movements, but also subtly by incorporating feminine ideologies through literary works. This study aims to describe the form of gender injustice and the form of women's resistance to the inferiority stigma that has been attached to women. This study uses a feminist literary criticism approach. Sources of research data are the novel Midah (Si Manis Bergigi Emas) by Pramoedya Ananta Toer and the novel Di Balik Kerling Saatirah by Ninik M. Kuntarto. The technique used to collect data on the forms of feminism in both novels is critical reading and continuous reading. The analysis was carried out by (1) data codification, (2) data grouping, (3) interpretation of the meaning of the text, (4) descriptions of forms of gender injustice and forms of gender resistance, and (5) concluding the results of the analysis. The research results are as follows. First, gender injustice is experienced by two female figures in two different novels, namely Midah and Saatirah. Midah received unfair treatment from an arranged marriage by her parents and he also received injustice from a male figure who made her a slave to the satisfaction of lust. Saatirah received unfair treatment in her household relationship. Second, the form of resistance carried out by Midah and Saatirah is to try to rise from adversity to prove their existence and try to get happiness in the way they want without interference from others. Keywords: stigma, inferiority, marginal, feminine
METAFORA DALAM KUMPULAN PUISI SAJAK-SAJAK LENGKAP 1961-2001 KARYA GOENAWAN MOHAMAD Nabila, Ula; Hasanah, Muakibatul
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v5i22021p239-249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) komponen metafora dan (2) kategori metafora berdasarkan ruang persepsi manusia dalam kumpulan puisi Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 karya Goenawan Mohamad. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model kajian stilistika. Komponen metafora yang ditemukan ada yang bersifat eksplisit dan bersifat implisit dengan metafora implisit lebih mendominasi. Kategori metafora berdasarkan ruang persepsi manusia yang ditemukan terdiri atas 9 kategori. Kategori metafora keadaan dan metafora manusia lebih mendominasi pada keseluruhan puisi.Kata kunci: metafora, kumpulan puisi, komponen metafora, kategori metafora
PERSEPSI SISWA TERHADAP KETAHANUJIAN TOKOH DALAM NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE Putri, Nanda Islamia; Hasanah, Muakibatul
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v5i22021p229-238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai ketahanujian tokoh dan persepsi siswa terhadap ketahanujian tokoh dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian resepsi sastra. Hasil penelitian menunjukkan (1) nilai ketahanujian dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye meliputi aspek: a) kendali diri, b) asal-usul dan kepemilikan, c) jangkauan, dan d) daya tahan. (2) pada persepsi siswa pemahaman dan identifikasi perilaku ketahanujian kategori baik sedangkan proyeksi diri kategori kurang. Kata kunci: ketahanujian tokoh, persepsi siswa, novel
Desain Pembelajaran Berbicara Untuk Mengenalkan Nilai-Nilai Moral Kemanusiaan Melalui Bermain Peran Hermansyah, Agus Kichi; Suyono, S; Hasanah, Muakibatul
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 1: Maret 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i1.5089

Abstract

Suatu desain pembelajaran perlu dirancang dengan baik oleh guru yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Perancangan desain pembelajaran tersebut tentunya memperhatikan standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran. Termasuk dalam pembelajaran berbicara perlu dirancang desain pembelajarannya. Pembelajaran berbicara yang dirancang dengan baik akan dapat bermakna bagi siswa dan mengajarkan nilai-nilai, termasuk nilai moral kemanusiaan, salah satu pembelajaran berbicara yang dapat diterapkan adalah melalui bermain peran. Oleh sebab itu, berikut akan dijabarkan desain pembelajaran berbicara melalui bermain peran untuk mengenalkan nilai-nilai moral kemanusiaan, yang terdiri dari: (1) pembelajaran berbicara, (2) nilai moral kemanusiaan, (3) ruang lingkup nilai-nilai kemanusiaan dalam sastra, (4) bermain peran, (5) langkah-langkah pembelajaran bermain peran, dan (6) teknik dan prosedur penilaian berbicara melalui bermain peran. Sehingga, melalui bermain peran, guru dapat menjadikan pembelajaran menjadi bermakna dan juga mengenalkan nilai-nilai moral kemanusiaan untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa. Kata Kunci : pembelajaran berbicara, nilai kemanusiaan, bermain peran.
KERAGAMAN PUISI ANAK DALAM ANTOLOGI UNTUK LITERASI-PUISI Hasanah, Muakibatul; Ariani, Dewi; Amaliah, Rizka; Ng, Yufita
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 2 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i22024p292-307

Abstract

Literasi sastra genre puisi memerlukan tersedianya antologi puisi anak yang memenuhi kriteria literer dan sesuai dengan perkembangan anak. Salah satu antologi yang dihasilkan dari penelitian yang memenuhi kebutuhan literasi-puisi untuk anak adalah Antologi Puisi Anak Tematik. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik puisi anak dilihat dari keragaman bentuk, isi, dan jenisnya. Untuk itu digunakan metode kajian kualitatif yang dipadu dengan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa puisi yang terdokumentasikan dalam antologi untuk literasi puisi cukup beragam dilihat dari bentuk, isi, dan jenisnya. Keragaman jenis puisi anak yang dibedakan atas puisi berima, puisi deskripsi, puisi pendek, puisi humor, dan puisi ekspresi; keragaman isi puisi anak meliputi keragaman tema, pesan, dan nilai; dan keragaman bentuk meliputi keragaman bunyi, diksi, citraan, majas, sarana retorika, dan tipografi.