Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

MANAGEMENT OF SCABIES IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: DEVELOPMENT OF EARLY DETECTION CADRES WITHIN THE TAHTUL YAMAN COMMUNITY HEALTH CENTER AREA, JAMBI CITY, 2024 Hanina; Fitriyanti, Fitriyanti; Lipinwati; Hasna Dewi; Ahmad Syauqy; Attiya Istarini; Ivo Amrina Rasyada
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Scabies is a skin disease that is often found in Indonesia caused by Sarcoptes scabei. The prevalence of scabies in Islamic boarding school environments in Jambi is around 4.9%. Sandra Widaty et al. from the Faculty of Medicine, University of Indonesia, have developed a Deskab (Early Detection of Scabies) form that can be used by ordinary people (cadres) very easily, and the results are relatively similar to those carried out by medical personnel. The method is to present cadres and resource persons, conduct a pretest, provide scabies material, posttest, and training on how to directly apply the Deskab form by cadres and be assessed by a doctor. There were 18 participants from four Islamic boarding schools. The majority of participants were male (67%) and adults (19-59 years) (67%). The average pretest and posttest score was 79.64 (80%) and 83.78 (83%). The average score for the Deskab results is 95.12 (95%), and all cadres have a score above 79. All cadres are declared to have passed and are expected to be able to carry out early detection screening on santri so that efforts to control scabies in the work area of the Tahtul Yaman Health Center can be realized as planned. Keywords: scabies, Deskab, cadre, boarding school
EVALUATION OF BLOOD PRESSURE, CHOLESTEROL, GLUCOSE, AND URIC ACID LEVELS IN PATIENTS AT THE OLAK KEMANG HEALTH CENTRE IN JAMBI CITY Attiya Istarini; Lipinwati; Hasna Dewi; Wulandari, Putri Sari; Samsirun Halim; Amatullah, Afifah; Hafizah; Denok Tri Hardiningsih
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a chronic elevation of systemic arterial pressure beyond a level that may damage the endothelium. Individuals with hypertension typically demonstrate increased levels of blood glucose, cholesterol, and uric acid. Hyperlipidemia, age, and hypertension exhibit a complicated interplay that profoundly influences cardiovascular risk. Inadequate management of blood pressure and insufficient public awareness regarding the early detection of metabolic syndrome continue to significantly worsen the global prevalence of cardiovascular disease.This community service initiative assessed blood pressure and blood chemistry to identify early risk factors for cardiovascular disease. Olak Kemang Health Centre, affiliated with Jambi University's Faculty of Medicine and Health Sciences, conducts community service projects. Patients of the Regular Olak Kemang Health Center engaged in this research. Following an 8-hour fasting period, all individuals underwent assessments of their blood pressure, cholesterol levels, glucose, and uric acid concentrations. This study evaluated the blood pressure and clinical chemistry of 44 subjects. Seven patients (15.9%) exhibited pre-hypertension, twelve (27.3%) presented with stage 1 hypertension, and eleven (25%) were diagnosed with stage 2 hypertension. The majority of individuals with hypertension were aged 46 to 55 years. In the community service, 4 participants exhibited elevated uric acid levels, 9 had elevated glucose levels, and 7 had elevated cholesterol levels. Eight patients with stage 1 hypertension exhibited higher blood chemistry levels. Considering that glucose, cholesterol, and uric acid are associated with cardiovascular disease risk, it is advisable for patients with hypertension to have their levels regularly monitored. Their connection highlights the need for integrated management strategies to improve patient care and prevent complications.  Keywords: Elderly, Hypertension, Hyperlipidemia, Hyperglicemia, Hyperuricemia.   ABSTRAK Hipertensi adalah peningkatan kronis tekanan arteri sistemik di atas level yang dapat merusak endotelium pembuluh darah. Individu dengan hipertensi biasanya menunjukkan peningkatan kadar glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Hiperlipidemia, usia, dan hipertensi menunjukkan interaksi yang meningkatkan resiko kejadian penyakit kardiovaskular. Manajemen tekanan darah yang tidak memadai dan kurangnya kesadaran publik mengenai deteksi dini sindrom metabolik terus memperburuk prevalensi penyakit kardiovaskular global secara signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemeriksaan tekanan darah dan kimia darah untuk mengidentifikasi lebih awal faktor risiko penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini diinisiasi oleh Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi bekerja sama dan dilaksanakan di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi. Pasien Puskesmas Reguler Olak Kemang terlibat dalam kegiatan ini. Setelah puasa selama 8 jam, semua individu menjalani penilaian tekanan darah, kadar kolesterol, glukosa, dan konsentrasi asam urat. Studi ini mengevaluasi tekanan darah dan kimia klinis dari 44 peserta. Tujuh orang (15,9%) menunjukkan pra-hipertensi, dua belas orang (27,3%) menunjukkan hipertensi stadium 1, dan sebelas orang (25%) didiagnosis hipertensi stadium 2. Mayoritas individu dengan hipertensi berusia 46 hingga 55 tahun. Dalam pengabdian masyarakat, empat orang menunjukkan peningkatan kadar asam urat, sembilan orang memiliki peningkatan kadar glukosa, dan tujuh orang memiliki peningkatan kadar kolesterol. Delapan pasien dengan hipertensi stadium 1 menunjukkan kadar kimia darah yang lebih tinggi. Mengingat bahwa glukosa, kolesterol, dan asam urat berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular, disarankan bagi pasien hipertensi untuk memantau kadar kimia darah secara teratur. Hubungan antara hipertensi dan sindrom metabolik menunjukkan perlunya strategi manajemen terpadu untuk meningkatkan perawatan pasien dengan hipertensi dan mencegah komplikasi. Kata kunci: Lansia, Hipertensi, Hiperlipidemia, Hiperglikemia, Hiperurisemia
Penerapan Strategi Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm di Muara Sabak Timur Sindi; Lukluil Mukarromah; M. Arif Musthofa; Hasna Dewi
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Swakarya: Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/swakarya.v2i2.276

Abstract

Penerapan strategi pemasaran digital telah menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Muara Sabak Timur. Dengan menggunakan platform digital seperti media sosial, UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan visibilitas produk, dan berinteraksi langsung dengan konsumen. Hal ini memungkinkan UMKM untuk mendapatkan umpan balik cepat dan memperbaiki produk serta layanan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran digital di kalangan UMKM di Muara Sabak Timur dan dampaknya terhadap peningkatan daya saing mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam dan analisis data sekunder dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang menerapkan strategi pemasaran digital dengan baik mengalami peningkatan penjualan dan loyalitas pelanggan. Penggunaan pemasaran digital membantu UMKM menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan peluang pembelian berulang. Penelitian ini membuktikan bahwa pemasaran digital adalah alat yang penting untuk membantu UMKM bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar.
PENGELOLAAN KEARSIPAN SURAT MASUK DAN KELUAR DI KANTOR CAMAT MENDAHARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Reza Harianto; Hasna Dewi; Zaenal Abidin
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/swakarya.v3i2.321

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengelolaan surat masuk dan surat keluar, kendala yang dihadapi, dan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan surat masuk dan surat keluar di Kantor Kecamatan Mendahara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bersifat deskriptif. Informan kunci adalah Sekretaris Kecamatan dan Staf Sub Bagian Umum, sedangkan informan pendukung adalah Kepala Seksi PPM, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, dan Kepala Sub Bagian Umum. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Untuk menguji keabsahan data, digunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik melalui analisis deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, 1) Pelaksanaan pengelolaan surat di Kantor Kecamatan Mendahara sudah berjalan dengan baik karena pengelolaan surat sudah sesuai dengan protokol pengelolaan surat dalam setiap kegiatan operasionalnya. Surat yang sudah diolah dikembalikan ke bagian Sekretariat untuk diarsipkan, sedangkan surat yang sudah diarsipkan dikirim ke masing-masing bagian untuk proses penyimpanan arsip di Kantor Kecamatan Mendahara. Setiap komponen merupakan bagian dari Paket Surat Masuk dan Keluar dan hanya menyimpan arsip di Lemari.. Kata Kunci: pengelolaan surat, surat masuk dan surat keluar
Cafe Talabat sebagai Model Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal M. Fahrurrozi; Lukluil Mukarromah; Erwina Kartika Devi; Hasna Dewi
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/swakarya.v3i1.350

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat adalah melalui pemberdayaan ekonomi. Ilustrasi kecil dari tatanan sosial dapat ditemukan di tingkat daerah, di mana terdapat kemungkinan untuk pembangunan. Tindakan pemberdayaan itu sendiri menawarkan keuntungan atau menciptakan peluang bagi masyarakat untuk menemukan potensi suatu tempat. Secara alami, ada kearifan lokal di masyarakat daerah yang sangat terkait dengan identitas masyarakat. Dengan menghasilkan pendapatan berdasarkan kapasitas masyarakat untuk mewujudkan potensi daerahnya, pengetahuan lokal ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menemukan model pemberdayaan ekonomi usaha mikro, kecil, dan menengah di Kecamatan Talang Babat Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan memanfaatkan kearifan lokal. 2) Untuk mengetahui bagaimana implementasi model pemberdayaan ekonomi pemberdayaan ekonomi berkelanjutan berbasis kearifan local di Kecamatan Talang Babat Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan metodologi kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Talang Babat Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, visualisasi data, dan penarikan simpulan atau verifikasi.
The Relationship between Leukocyte Count and Left Ventricular Ejection Fraction in Patients with ST-Elevation Myocardial Infarction Muhammad Atha Muafa; Evi Supriadi; Fairuz; David Ramli; Hasna Dewi
Journal of Medical Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v5i1.43281

Abstract

ABSTRACT Background: ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) causes significant myocardial damage and increases heart failure risk. Inflammation, reflected by leukocyte count, is considered to play a crucial role in STEMI's pathophysiology, potentially affecting cardiac function. This study aimed to evaluate the relationship between leukocyte count and left ventricular ejection fraction (LVEF) in STEMI patients. Methods: A cross-sectional study was conducted from August to September 2024 at RSUD Raden Mattaher Jambi. Data from 80 patient medical records, including leukocyte count at admission and LVEF measured via echocardiography, were analyzed using Fisher's Exact and Spearman's correlation tests. Results: Most patients were male (82.5%), with high leukocyte counts (67.5%) and low LVEF (82.5%). The mean age was 57.8 years. Prevalences of hypertension, diabetes, and dyslipidemia were 38.8%, 33.8%, and 47.5%, respectively. Statistical analysis revealed no significant relationship between leukocyte count and LVEF (Fisher's p=0.497; Spearman's p=0.078; r=0.16). Conclusion: This study found no significant association between leukocyte count and LVEF in STEMI patients. Keywords: STEMI; Leukocyte; Ejection fraction
Inovasi dan Strategi Adaptif dalam Pengelolaan Burung Walet untuk Penguatan Ekonomi Desa: Studi di Simpang Datuk : Penelitian Reliyanti; Haeran; Hasna Dewi; Sitti Fatimah; Nilfatri; Alisyah Pitri; Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2099

Abstract

Indonesia holds significant potential for the development of the edible bird’s nest industry, particularly in rural areas rich in natural resources and local wisdom. This study aims to examine the management strategies of swiftlet farming in enhancing community income in Simpang Datuk Village, Nipah Panjang Subdistrict, East Tanjung Jabung Regency. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that management strategies are implemented systematically and adaptively, including the construction of buildings that mimic the natural habitat of swiftlets, the use of acoustic attractants, and pest control measures. These strategies have had a significant impact on increasing community income, although the outcomes vary depending on the effectiveness of individual management practices. The study also highlights the importance of integrating spiritual values and Islamic business ethics, as well as the need for mitigation of inhibiting factors such as pests and environmental disturbances. These findings present a novel contribution by integrating local, technical, social, and spiritual approaches, and may serve as a foundation for the formulation of equitable and sustainable policy development in the bird’s nest industry.
Sosialisasi Regulasi Dan Implementasi Denda Pada Spam Pematang Rahim Melalui Pendekatan Komunitas Berbasis Media Sosial Bambang; Khusnul Yatima; Kurniawan; Hasna Dewi; Ahmad Ihya'ulumuddin
Gotong Royong Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i3.233

Abstract

This community service activity aims to increase public understanding and awareness of regulations and the implementation of fines in the Pematang Rahim Village Drinking Water Supply System (SPAM). Outreach was conducted through a community approach utilizing social media as a means of communication and education. Implementation methods included initial observation, educational content creation, and interactive online and offline discussions. The results of the activity showed an increase in public understanding of SPAM regulations from 45% to 87%, knowledge of the fine system from 32% to 80%, and compliance with timely payments from 58% to 90%. Furthermore, community participation in community discussions also increased from 40% to 85%, indicating growing awareness and active community involvement in the management of clean water services.
Korelasi antara Gambaran Ultrasonografi dengan Klasifikasi Histopatologi pada Pasien Nodul Tiroid di RSUD Raden Mattaher Jambi Ihsana Taufiqo Muflihah; Chairunnisa; Hasna Dewi
Journal of Medical Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v4i1.31936

Abstract

ABSTRACT Background: Thyroid nodules are swellings or masses in the thyroid gland. To establish the diagnosis of thyroid nodules requires ultrasound and histopathological examination. This study aims to determine the correlation between ultrasound results and histopathology in thyroid nodule patients at Raden Mattaher General Hospital Jambi. Method: This research is an analytical research, research method cross-sectional. Sampling with total sampling technique so that the total sample is 50 patients. Results: Of the 50 thyroid nodule patients, 46 patients (92.0%) were female, aged 46-55 years, 12 patients, 12 patients aged 46-55 years (28.0%), benign histopathological features, 6 patients (12.0%), malignant in 4 patients (8.0%), thyroid nodules in the dextra lobe in 22 patients (44.0%), nodule size > 1 cm in 28 patients (56,0%), the number multiple of 26 patients (52.0%), the cystic composition of 20 patients (40,0%), hypoechoic echogenicity of 18 patients (36.0%), edge irregular 20 patients (40.0%), microcalcifications in 13 patients (26.0%), hypervascularization in 10 patients (20%), benign histopathology in 30 patients (60.0%), adenomatous goiter in 18 patients (36.0%) and there is a significant correlation with a p-value < 0.05. Conclusion: There is a significant correlation between ultrasound results and histopathology in thyroid nodule patients. Keywords: Ultrasonography, Histopathology, Thyroid Nodules ABSTRAK Latar Belakang: Nodul tiroid merupakan pembengkakan atau massa pada kelenjar tiroid. Untuk menegakkan diagnosis nodul tiroid dibutuhkan pemeriksaan ultrasonografi dan histopatologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara hasil ultrasonografi dengan histopatologi pada pasien nodul tiroid di RSUD Raden Mattaher Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik, metode penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 50 pasien. Hasil : Dari 50 orang pasien nodul tiroid, didapatkan pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 46 pasien (92,0%), rentang usia 46-55 tahun sebanyak 12 pasien, usia 46-55 tahun sebanyak 12 pasien (28,0%), gambaran histopatologi jinak sebanyak 6 pasien (12,0%), ganas sebanyak 4 pasien (8,0%), nodul tiroid di lobus dextra sebanyak 22 pasien (44,0%), ukuran nodul > 1 cm sebanyak 28 pasien (56,0%), jumlah multipel sebanyak 26 pasien (52,0%), komposisi kistik sebanyak 20 pasien (40,0%), ekogenitas hipoekoik sebanyak 18 pasien (36,0%), tepi irreguler sebanyak 20 pasien (40,0%), mikrokalsifikasi sebanyak 13 pasien (26,0%), hipervaskularisasi sebanyak 10 pasien (20%), gambaran histopatologi jinak sebanyak 30 pasien (60,0%), adenomatous goiter sebanyak 18 pasien (36,0%) dan terdapat korelasi yang bermakna dengan nilai p value < 0.05. Kesimpulan: Terdapat korelasi yang bermakna antara hasil ultrasonografi dengan histopatologi pada pasien nodul tiroid. Kata Kunci: Ultrasonografi, Histopatologi, Nodul Tiroid
Analisis Kualitas Sediaan Histologi Menggunakan Beeswax Super Grade sebagai Alternatif Pengganti Paraffin Wax dalam Proses Embedding Nadia Wulansari; Hasna Dewi; Rita Halim; Tia Wida Ekaputri Hz; Erisca Ayu Utami
Journal of Medical Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Medical Studies
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/joms.v4i2.36452

Abstract

ABSTRACT Background: One of the procedures in making histological preparations is histotechnics. This tissue processing procedure consists of fixation, dehydration, clarification, embedding, blocking, block cutting, and coloring. The media commonly used for embedding and embedding is paraffin. However, paraffin wax contains up to 11 carcinogenic compounds, so an alternative is needed by using beeswax. This study aims to determine whether super grade beeswax can be used as an alternative to paraffin wax in the embedding process. Methods: This study uses a quantitative method with a descriptive analytic research design of an experimental type. The subject of this research was the long-tailed monkey (Macaca Fascicularis) organ. Samples were made of 10 preparations using paraffin and 10 beeswax preparations which would be assessed by the parameters of cell nucleus staining, cytoplasmic staining, color clarity and staining uniformity. The results of all parameters are summed and analyzed using the Mann Whiteney differential test. Results: The quality of histological preparations using beeswax showed adequate staining. The results were analyzed using the Mann Whitney statistical test on samples using paraffin and beeswax each obtained (p > 0.05) which showed that there was no difference. Conclusion: Beeswax can be used as an alternative to paraffin. Further research on block storage resistance and research on other tests such as immunohistochemistry is necessary. Keywords: Embedding, Beeswax, Paraffin ABSTRAK Latar belakang: Salah satu prosedur dalam membuat sediaan histologi adalah histoteknik. Prosedur pengolahan jaringan ini terdiri dari fiksasi, dehidrasi, penjernihan, embedding, blocking, pemotongan blok, dan pewarnaan. Media yang biasa digunakan untuk embedding dan penyematan adalah parafin. Namun, Lilin parafin mengandung hingga 11 senyawa karsinogenik sehingga diperlukan alternatif dengan menggunakan beeswax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah beeswax super grade dapat digunakan sebagai alternatif pengganti paraffin wax dalam proses embedding. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik yang berjenis eksperimental. Subjek penelitian ini berupa organ hewan coba monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis). Sampel dibuat 10 preparat menggunakan parafin dan 10 preparat beeswax yang akan dinilai dengan parameter pewarnaan inti sel, pewarnaan sitoplasma kejernihan warna dan keseragaman pewarnaan. Hasil seluruh parameter dijumlahkan dan diianalisis menggunakan uji beda Mann Whiteney. Hasil: Kualitas sediaan histologi menggunakan beeswax menunjukan pewarnaan adekuat. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik Mann Whitney pada sampel yang menggunakan parafin dan beeswax masing-masing diperoleh (p > 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan. Kesimpulan: Beeswax dapat digunakan sebagai alternatif pengganti parafin. Penelitian lebih lanjut mengena ketahanan penyimpanan blok dan perlu dilakukan penelitian pada tes lain seperti imunohistokima. Kata kunci: Embedding, Beeswax, Parafin