Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Parents in Training Deaf Children Rossi Iskandar; Asep Supena
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.038 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.02.03

Abstract

The purpose of this study is to find out how parents play in training the speech of deaf children. The research method used is qualitative with library research, namely a series of studies related to library data collection methods, or research objects whose research objects are excavated through various library information (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines, and documents). The results showed that parents have tried to train their children by getting used to talking continuously during learning from home using props and motivating the child to learn. Parents and teachers work together and consult on how to practice speech. The development of sound and rhythm perception communication is a program that is carried out to train the ability of deaf children. But at the time of the covid-19 pandemic parents became special companions as well as teachers while at home to train their children to speak the language daily in addition to being helped through listening aids guided by their teachers.
TREND RISET NEUROPEDAGOGI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN Neneng Maryam Jamaliah Nurul Janah; Asep Supena
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 13, No 1: January 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v13i1.22858

Abstract

This article aims to review the development of neuropedagogy research and its implementation in education. The method of writing this article is to use literature study (literature review). In this study twenty articles were chosen between the years 2016-2019 taken from google scholars' sources on the topic of neuropedagogy in education. Research on neuropedagogy has experienced significant developments, various scientific fields have sought to integrate neuropedagogy as an approach, technique and learning method to optimize student performance in learning. Various levels of education starting at the level of early childhood education until students have become the target of a neuropedagogical approach, but research on the implementation of neuropedagogy at the elementary school level has not been much researched. This is what underlies the authors to conduct a review of neuropedagogical research trends, so that it becomes a recommendation for further follow-up research, especially in the field of basic education.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR Alberth Supriyanto Manurung; Yufiarti Yufiarti; Asep Supena
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 4 (2022): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v12i4.40456

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pendidikan inklusi di sekolah tersebut. Subjek penelitian ini adalah semua siswa ABK dari kelas I sampai kelas VI yang berjumlah 30 orang yang terdiri 18 anak terlambat menulis dan  sisanya siswa yang hiperaktif dan cacat bawaan,  penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriftif. Dari hasil penelitian, maka nilai-nilai Pendidikan inklusi sudah terlaksana dengan baik. Tidak ada diskriminasi bagi siswa Anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak normal yang belajar dan menuntut ilmu pada sekolah ini. Pendidikan inklusi pun juga sudah dilaksanakan dengan sebaik mungkin.
Implementasi Pendidikan Inklusi Di SDN K1 Kabupaten Karawang Jayadi Jayadi; Asep Supena
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.725-736.2023

Abstract

The concept of inclusive education appears intended to provide a solution to discriminatory treatment in education services, especially for children with disabilities or children with special needs. Not many schools understand how to implement it by involving several communities in order to achieve adequate inclusive education. The purpose of this research is to provide a description of the implementation and problems in inclusive education programs. This research is a qualitative descriptive study using data collection in the form of interviews, observation and documentation. The results of this study are that the implementation model for the implementation of the inclusive education program is going well by making learning tools, implementing inclusion and also evaluating it. While the problem that arises is the lack of understanding from the community and parents about inclusive education so that its implementation needs to be optimized. Human resources owned by schools are still lacking so that they are not optimal in carrying out inclusive education activities and providing services to children with special needs.
Analisis Kemampuan Kognitif dan Perilaku Sosial pada Anak ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder) Fitriyani Fitriyani; Anna Maria Oktaviani; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4331

Abstract

Salah satu gangguan di dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak dengan gangguan ADHD menunjukan sikap dan  perilaku sosial yang kurang memadai dan disertai dengan gangguan sosial serta masalah di dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji kemampuan kognitif akademik dan perilaku interaksi social anak A yang mengalami gangguan ADHD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku social dan kemampuan kognitif akademik pada anak yang mengalami Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan akademik yang dialami siswa A baik dan mampu menerima pembelajaran dikelas, (2) interaksi social kurang bisa bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya. Permasalahan yang ada lebih pada ke perilaku yang dialami oleh anak A, yang mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan rekan-rekan yang ada di sekolah. Untuk itu diharapkan adanya Kerjasama yang baik orang tua dan guru sebagai pendidik di sekolah, agar mampu membimbing dan juga mengarahkan anak dengan gangguan ADHD mampu untuk meningkatkan kemampuan kognitif nya melalui prestasi akademik dan juga mampu mengontrol perilaku sosialnya.
Identifikasi dan Penanganan Emotional-Social Disorder (ESD) Anak di Sekolah Dasar Perawati Bte Abustang; Hana Triana; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta penanganan anak disekolah dasar. Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah dua orang anak dari kelas 3 dan kelas 5 yang mengalami hambatan emosinal sosial disorder Lokasi penelitian di SDIT Amalia Pakansari Kec. Cibinong Kab. Bogor dan SD Sekolah Citra Ciganjur Kec. Jagakarsa Kota Jakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, mengumpulkan data dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian 1) guru di sekolah dasar perlu menguasai dan memahami teknik untuk mengindentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta langkah-langkah dalam mengindentifikasi; 2) Identifikasi sangat penting bagi guru untuk membedakan anak dengan hambatan emosional sosial disorder dengan anak nakal, bermasalah tingkah laku, serta karakteristik anak khususnya pada komunitas di sekolah dasar; 3) Mengetahui keberadaan anak dengan emosional sosial disorder di sekolah dasar sangat penting untuk memberikan pendidikan khusus sesuai karakter mereka; 4) Proses identifikasi merupakan usaha penanganan untuk mengetahui apakah anak mengalami hambatan dalam tumbuh kembangannya dibandingkan dengan anak sebayanya. 
Analisis Kemampuan Kognitif dan Perilaku Sosial pada Anak ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder) Fitriyani Fitriyani; Anna Maria Oktaviani; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4331

Abstract

Salah satu gangguan di dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak dengan gangguan ADHD menunjukan sikap dan  perilaku sosial yang kurang memadai dan disertai dengan gangguan sosial serta masalah di dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji kemampuan kognitif akademik dan perilaku interaksi social anak A yang mengalami gangguan ADHD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku social dan kemampuan kognitif akademik pada anak yang mengalami Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan akademik yang dialami siswa A baik dan mampu menerima pembelajaran dikelas, (2) interaksi social kurang bisa bersosialisasi dengan lingkungan disekitarnya. Permasalahan yang ada lebih pada ke perilaku yang dialami oleh anak A, yang mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan rekan-rekan yang ada di sekolah. Untuk itu diharapkan adanya Kerjasama yang baik orang tua dan guru sebagai pendidik di sekolah, agar mampu membimbing dan juga mengarahkan anak dengan gangguan ADHD mampu untuk meningkatkan kemampuan kognitif nya melalui prestasi akademik dan juga mampu mengontrol perilaku sosialnya.
Identifikasi dan Penanganan Emotional-Social Disorder (ESD) Anak di Sekolah Dasar Perawati Bte Abustang; Hana Triana; Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta penanganan anak disekolah dasar. Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian ini adalah dua orang anak dari kelas 3 dan kelas 5 yang mengalami hambatan emosinal sosial disorder Lokasi penelitian di SDIT Amalia Pakansari Kec. Cibinong Kab. Bogor dan SD Sekolah Citra Ciganjur Kec. Jagakarsa Kota Jakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, mengumpulkan data dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian 1) guru di sekolah dasar perlu menguasai dan memahami teknik untuk mengindentifikasi anak dengan hambatan emosional sosial disorder serta langkah-langkah dalam mengindentifikasi; 2) Identifikasi sangat penting bagi guru untuk membedakan anak dengan hambatan emosional sosial disorder dengan anak nakal, bermasalah tingkah laku, serta karakteristik anak khususnya pada komunitas di sekolah dasar; 3) Mengetahui keberadaan anak dengan emosional sosial disorder di sekolah dasar sangat penting untuk memberikan pendidikan khusus sesuai karakter mereka; 4) Proses identifikasi merupakan usaha penanganan untuk mengetahui apakah anak mengalami hambatan dalam tumbuh kembangannya dibandingkan dengan anak sebayanya. 
Praktik Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Fatkhul Arifin; Asep Supena; Yufiarti Yufiarti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4191

Abstract

Peraturan pemerintah mengharuskan setiap sekolah menerima anak berkebutuhan khusus setidaknya 10% dari jumlah penerimaan siswa. Tentu harus ada kesiapan dari sekolah, baik dari kesiapan guru, fasilitas dan kurikulum dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dalam melaksanakan Pendidikan inklusi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analisis dekriptif. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu sekolah dasar negeri yang berada di wilayah Depok. Instrumen yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian dideskripsikan dan dikaji lebih mendalam dengan mengaitkan teori terkait dengan Pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pendidikan inklusi berjalan dengan baik. Proses penerimaan dilakukan dengan seleksi yang ketat, pembelajaran dilaksanakan dengan media dan bahan ajar ABK disesuaikan, instrument penilaian yang digunakan dirancang untuk siswa ABK. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan program Pendidikan inklusi yang dilaksanakan pada sekolah dasar negeri dilaksanakan dengan baik, hanya saja butuh dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah yang memfasilitasi sekolah untuk Pendidikan inklusi, jumlah guru pendamping khusus dan tentunya orang tua.
Implementasi Program Pendidikan Inklusi Pada Sekolah Dasar di Kota Serang Sastra Wijaya; Asep Supena; Yufiarti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program pendidikan inklusi serta aktifitas dukungan sekolah dan guru kepada siswa ABK dalam layanan pendidikan inklusi dan hambatan yang dihadapinya. Penelitian ini dilakukan terhadap sepuluh sekolah dasar negeri di kota serang pada bulan oktober sampai desember 2022. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan anak berkebutuhan khusus. Metode dalam penelitian menggunakan metode kualitatif melalui teknik analisis dekriptif dengan kajian studi kasus mengunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Berdasarkan penelitian pada proses layanan pendidikan inklusi ditemukan sebanyak 60% guru kesulitan dalam melakukan identifikasi dan asesmen awal, sebanyak 50% guru menyatakan belum dapat merencanakan pembelajaran terdiferensiasi, sebanyak 40% guru belum memahami pelaksanaan pembelajaran inklusif, sebanyak 70% guru belum membuat evaluasi/asesmen yang sesuai, dan sebanyak 30% guru mengalami kesulitan mengatur waktu dalam proses pembelajaran. Ditemukan faktor dominan yang menajadi penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar adalah tidak tersedianya guru pendamping khusus yang memiliki kompetensi dengan latar belakang pendidikan yang sesuai, minimnya sosialisasi kebijakan layanan sistem pendidikan melalui sekolah inklusi, keterbatasan anggaran layanan pendidikan inklusi di sekolah, tidak tersedianya sarana dan prasarana pendukung sekolah inklusi, koordinasi dan komunikasi yang kurang baik antara pihak dalam mendukung pelaksanaan sekolah inklusi.