Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Master Bahasa

Bahasa Makian dalam Masyarakat Pesisir Kabupaten Pidie Safrizal, Andi; Bahrun, Bahrun
Master Bahasa Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.275 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i2.11657

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan (1) bentukbentuk bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie, (2) referensi yang terdapat pada bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie, (3) makna yang terdapat pada bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie, dan (4) tujuan bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie. Makian adalah sebuah ungkapan yang biasanya berkonotasi negatif, diucapkan sebagai bentuk ekspresi keadaan psikologis yang dirasakan seseorang. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dan data yang dikumpulkan adalah data lisan. Data penelitian ini adalah percakapan yang terjadi di kecamatan Muara Tiga dan kecamatan Batee. Pengolahan data dilakukan dengan beberapa tahap, pertama data diseleksi sesuai dengan daerah dan kebutuhan penelitian, kemudian ditraskripsi, dan terakhir analisis data. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahap, pertama adalah tahap interpreasi bentuk-bentuk makian, kemudian interpretasi referensi dan makna makian, serta interpretasi tujuan penggunaan bahasa makian. Hasil penelitian mengungkapkan bahasa makian sebagai berikut: (1) bentuk-bentuk bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie terdiri atas bentuk monomorfemik, polimorfemik, frase, klausa dan kalimat, (2) referen bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie terdiri atas binatang, makhluk halus, benda-benda, istilah agama, bagian tubuh manusia, kekerabatan, manusia, sifat, aktivitas, sumpah, profesi, penyakit, dan seru, (3) Makna yang terdapat dalam bahasa makian masyarakat pesisir kabupaten adalah makna denotatif dan makna konotatif (4) tujuan bahasa makian dalam masyarakat pesisir kabupaten Pidie adalah untuk mengungkapkan kemarahan, mengungkapkan kekesalan, mengintimidasi lawan bicara, mengekspresikan keheranan, menghina, sebagai gurauan dan mengakrabkan suasana.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Abdul Hadi Agustinah Setyaningrum, Agustinah Alaidin, Alaidin Amrizal Amrizal Anwar Anwar Arfansyah, Arfansyah Artania Adnin Tri Suma Badrawati, Kadek Susi Caribu Hadi Prayitno Cut Morina Zubainur Deliana, Ida desy wulandari Devayani, Erlina Eko Hendarto Elfiana, Reni Erlina Erlina Geh, Nyak Hasmidar, Hasmidar Hayatun Nufus HENDRIAWAN, HENDRIAWAN Hizir Sofyan Husnidar, Husnidar Ibrahim, Husaini Ichsan Ichsan Ismail Ismail Ismawati, Nurliza Jali, Jafalizan Md. Kamaruzzaman Kamaruzzaman, Kamaruzzaman Khairuddin - Khoiriyah Khoiriyah Labanni, Arniati M. Duskri Maisura Maisura Midriani, Noni Muh Ade Artasasta Muhammad Irfan Muhammad Nasir Mulia, Vani Monita Multhaza, Multhaza Munasik Munasik Murniati . Murniati AR, Murniati Murniati, murniati AR Musa, Bulkis Mushadi, Mushadi Muslem, Asnawi MW, Yayuk Nasir Usman Nastarika, Sintia Nessa, Rahmatun Niswanto Niswanto, Niswanto Nufus, Syukratun Nunuk Hariani Soekamto Nur Hidayat Nuranda, Puji Putri, Karmila Eka Rabiatul Adawiyah Rahmah Johar Rahmatullah Rahmatullah Rahmi Wardah Ningsih Rasyid, Herlina Rasyid, Suparta Rizka, Sitti Muliya Rizki Maulana, Rizki Rosmiati Rosmiati Rusli Yusuf S Siswanto Safinatunnaja, Safinatunnaja Safrianti, Riza Safrida, Usma Riza Safrizal, Andi Santos, Mariano Dos Septina, Phuja Tawilla Sepyana, Anisa Sholehah, Faridatun Sigar, Ihsan Yosinanda SITI NAILA FAUZIA, SITI NAILA Solly Aryza Syahrir, Nur Hilal A. Syaridin, Syaridin Syarifudin, Ahmad Tebe, Sry Rasyiidu Thalib Thalib Triana, Mailis Usman, Nasir Usman Valgunadi, Dharmaseno Wiasti, Ika Anggie Wijiatmo, Agan Yanti, Yulisma Yuhrizal, Yuhrizal Yulianti Yulianti Yusrizal Yusrizal Yusuf, Mohammad Taufik Zakaria, Nurhijrah Binti Zari, Aufa Rafika Zari