Articles
Pengaruh Video Tur Museum MPU Tantular terhadap Kemampuan Siswa Mengenali Budaya Daerah
Adelia Putri Maharani;
Vanda Rezania
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61227/arji.v8i2.702
Kajian pada penelitian ini menunjukkan rendahnya kemampuan siswa dalam mengenali budaya daerah pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang masih bersifat verbal. Padahal, pemahaman budaya lokal memiliki peran penting dalam membangun identitas dan karakter siswa sejak dini. Alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pemanfaatan media video tur museum sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video tur museum MPU Tantular terhadap kemampuan siswa kelas IV dalam mengenali budaya daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimen one group pretest—posttest. Pelaksanaan penelitian di SD Islam Tarbiyatul Ummah dengan populasi seluruh siswa kelas IV berjumlah 34 siswa yang sekaligus dijadikan sampel melalui sampel jenuh. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh melalui tes tertulis untuk mengukur kemampuan siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan SPSS 27, diperoleh uji normalitas data berdistribusi normal. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil perhitungan nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05. Selain itu, besarnya pengaruh peningkatan didapat melalui uji N-Gain sebesar 0,56 dengan kategori sedang. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada kemampuan siswa mengenali budaya daerah serta mampu meningkatkan kemampuan siswa pada kategori sedang.
Analisis Pembentukan Nilai Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Aktivitas Permainan Tradisional
Monica Indra Sari;
Vanda Rezania
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61227/arji.v8i2.737
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terbentuknya nilai kolaborasi pada siswa sekolah dasar melalui aktivitas permainan tradisional di Kampung Lali Gadget. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian menggunakan (single case), yaitu siswa sekolah dasar yang secara konsisten dan berkelanjutan melakukan aktivitas permainan tradisional di Kampung Lali Gadget. Teknik pengumpulan data dilakukan secara runtut melalui tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan jenis data berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu mengelompokkan data (coding), mereduksi data, dan menarik kesimpulan yang sudah di verifikasi melalui triangulasi data. Dari hasil analisis dan keabsahan data, dapat disimpulkan bahwa nilai kolaborasi yang muncul yaitu pembagian peran dan tanggung jawab, kerja sama dan saling membantu, partisipasi dan kontribusi aktif, serta menghormati dan menghargai pendapat. Nilai kolaborasi tersebut muncul secara alami melalui interaksi sosial dalam permainan tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa Kampung Lali Gadget berperan sebagai ruang pendidikan karakter nonformal yang efektif dalam menumbuhkan nilai kolaborasi siswa sekolah dasar, serta memberikan kontribusi ilmiah dalam memperkuat kajian pendidikan karakter berbasis komunitas melalui pemahaman kontekstual mengenai proses internalisasi nilai kolaborasi secara alami dan berkelanjutan.
Learning While Preserving: The Effectiveness of Project-Based Recycling Learning
Vivi Yunita Sari;
Vanda Rezania
Proceeding International Symposium on Global Educatiorg Psychology, and Cultural Synergy Vol 1 No 1 (2024): PROCEEDING INSPIRE 2024: INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON GLOBAL EDUCATION, PSYCHOLOGY,
Publisher : P3I UMSurabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/psychoseries.v1i1.25198
This study aims to examine the effectiveness of project-based learning in increasing environmental awareness of elementary school students. Through experimentation, students who participated in project-based learning were compared with a control group. The results showed that students in the experimental group experienced significant improvements in knowledge, positive attitudes, and recycling behavior compared to the control group. This finding indicates that project-based learning is not only effective in the transfer of knowledge about recycling, but also successfully fosters awareness of the importance of environmental conservation. This is in line with the concept of 'learning while preserving', where the learning process is integrated with real actions to protect the environment.
Javanese Culture In Elementary School Class II Fine Arts Education For The Preservation Of Local Wisdom
Aprilia Dita Maliana;
Vanda Rezania
Proceeding International Symposium on Global Educatiorg Psychology, and Cultural Synergy Vol 1 No 1 (2024): PROCEEDING INSPIRE 2024: INTERNATIONAL SYMPOSIUM ON GLOBAL EDUCATION, PSYCHOLOGY,
Publisher : P3I UMSurabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/psychoseries.v1i1.25204
The integration of local Javanese culture into Fine Arts education for second-grade elementary students is a strategic response to globalization challenges, emphasizing the need to strengthen cultural identity from an early age. This research explores the significance of embedding local culture in Fine Arts education, highlighting its accessibility and relevance to young learners. A qualitative methodology is adopted, with data collected through interviews, observations, documentation, and literature reviews. Instruments include observation sheets, interview templates, and documentation forms. The study is conducted at a State Elementary School recognized for effectively incorporating local cultural preservation within its curriculum. Findings indicate that integrating Javanese culture in Fine Arts education enables students to connect directly with their environment, fostering a deeper appreciation for local wisdom and ensuring its sustainability. This initiative underscores the role of education in nurturing cultural identity, preparing students to navigate global influences while preserving their heritage.
Strategi Guru dalam Menguatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar
Wulan Maulidyah;
Vanda Rezania
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/pgsd.v3i3.2660
Pembelajaran berbasis karakter merupakan suatu pendekatan untuk membebaskan diri dari kendala-kendala permasalahan karakter peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila. Memahami karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik sekolah dasar, dimana kompetensi tersebut mengamati dua faktor meliputi faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi, yang memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam tentang strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV A SDN Ganting. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila di sekolah dasar mulai dari kegiatan pembelajaran dan kegiatan pembiasaan lainnya guru telah terlatih dalam mengklasifikasi seluruh kegiatan peserta didik
Pengaruh Media Diorama Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Keragaman Sosial Budaya: Studi Kuasi-Eksperimen Di Sekolah Dasar
Muhammad Nur Huda;
Vanda Rezania
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4720
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media diorama terhadap kemampuan kognitif peserta didik dalam memperdalam pemahaman mereka tentang keragaman sosial budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain kontrol grup nonekvivalen. Dua kelompok siswa kelas 4 di SDN Sawotratap 2 dilibatkan dalam eksperimen ini. Kelompok eksperimen menggunakan diorama "PETA PARUT", sedangkan kelompok kontrol menggunakan pendekatan ceramah konvensional. Hasil penting menunjukkan bahwa nilai post-test kelompok eksperimen meningkat secara signifikan menjadi 81,82 dibandingkan dengan nilai kontrol 70,33. Untuk kelompok eksperimen, nilai N-Gain adalah 0,58, lebih tinggi dari 0,36 untuk kelompok kontrol, menunjukkan efektivitas kategori "Sedang". Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa penggunaan media diorama meningkatkan kemampuan kognitif siswa secara signifikan. Menurut penelitian ini, diorama dapat menjadi alat bantu belajar yang sangat efektif untuk membuat pembelajaran lebih menarik, sesuai, dan bermakna, dan membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik. Menurut penelitian ini, media diorama harus digunakan secara lebih luas dalam berbagai konteks pembelajaran karena akan meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar mereka secara keseluruhan.
The Effect of Religious Values-Based Multiculty Learning on Elementary School Students' Bullying Behavior
Lailatul Fitriyah;
Muhlasin Amrullah;
Vanda Rezania
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/kpd.v4i4.p613-624
This study aims to determine the effect of multicultural learning based on religious values on bullying behavior of students in elementary schools. The method used is quantitative with a true experimental design with a pretest-posttest control group model. The subjects of the study were third-grade students of Purwodadi 2 Public Elementary School who were divided into experimental and control groups. Data collection was carried out through tests, observations, interviews, and documentation. The results of the analysis using the independent sample t-test showed a significance value of 0.004 (p < 0.05), which indicates a significant difference between the experimental and control groups. Multicultural learning that integrates religious values such as tolerance, compassion, and mutual respect has been proven to be able to reduce bullying behavior significantly. These findings indicate that a learning approach based on religious values not only impacts cognitive aspects but is also effective in shaping the character of students who are tolerant and moral. Thus, this strategy can be used as an alternative in creating a safe, inclusive school environment and supporting holistic character development.
Hubungan Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik (VAK) dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SD
Lailiyatul Masrifah;
Vanda Rezania
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37630/jpi.v16i2.4230
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil belajar Ilmu Sosial (IPS) di sekolah dasar berhubungan dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dan metodologi kuantitatif. Dua puluh dua siswa kelas empat dari Sekolah Dasar Lebo di Sidoarjo selama tahun ajaran 2025–2026 dijadikan subjek penelitian. Kuesioner dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik (VAK) siswa diidentifikasi menggunakan kuesioner. Sementara itu, data tentang hasil belajar studi sosial yang diperoleh dari nilai tes harian (UH) siswa didapatkan melalui dokumentasi. Instrumen kuesioner diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan dalam penelitian untuk memastikan kelayakannya. Perangkat lunak SPSS kemudian digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Uji Shapiro-Wilk digunakan untuk pengujian normalitas guna memastikan apakah data terdistribusi secara normal atau tidak. Selain itu, Pearson Product Moment dan Spearman Rank digunakan dalam analisis korelasi untuk memastikan hubungan antara hasil belajar siswa dan gaya belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar dan hasil belajar studi sosial tidak berkorelasi secara signifikan. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi masing-masing gaya belajar yang lebih tinggi dari 0,05, menunjukkan bahwa faktor tambahan lainnya mungkin juga berdampak pada hasil belajar siswa.
Media e-Komik Berbasis Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran IPS Sekolah Dasar Materi Keanekaragaman Bangsa
Farah Isnani;
Vanda Rezania
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 3 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i1.1011
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai apakah media e-comic berbasis pendidikan multikultural layak untuk digunakan sebagai penunjang pada pembelajaran IPS materi keberagaman budaya Bangsa Indonesia dan mampu memberikan pemahaman kepada peserta didik terkait pentingnya toleransi budaya, agama dan ras dalam kehidupan sehari-hari serta senantiasa bersyukur dapat menikmati karunia Tuhan dengan hidup di negara yang multikultural.Penelitian ini menggunakan metode R and D dengan model ADDIE. Namun, penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan saja dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil dari uji kelayakan media e-comic berbasis pendidikan multikultural ini mencapai persentase 91,6 persen untuk aspek materi dan ilustrasi. Aspek bahasa sebanyak 83,3 persen dan tampilan media sebanyak 100 persen. Skor rata-rata dari keseluruhan aspek ialah 91,5 persen. Sehingga dapat dikatakan media e-comics berbasis pendidikan multikultural layak untuk digunakan dengan sedikit revisi.
Pengaruh LKPD Berbasis Deep Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Sefrina Elva Rosyada;
Vanda Rezania
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4684
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis deep learning terhadap hasil belaajr Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) peserta didik kelas IV SDN Balonggabus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest posttest dengan subjek penelitian seluruh peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001), serta peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,6072. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis deep learning berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SDN Balonggabus, sekaligus mendukung pembelajaran bermakna yang mendorong keterlibatan aktif, pemahaman konseptual, serta pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi.