Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Hasil Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium Ram.) Agzarida, Indyana; Baskara, Medha; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unsur hara merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya tanaman krisan. Pemberian pupuk  yang tepat dan unsur hara yang seimbang dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil bunga krisan yang di inginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan dosis pupuk kandang dan pupuk nitrogen yang tepat dalam pertumbuhan dan produksi bunga krisan potong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2019 di dalam rumah lindung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) sederhana dengan 10 perlakuan dan mendapat ulangan sebanyak 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan P9 : dosis pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 + Pupuk nitrogen 52,5 kg ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan krisan potong meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang dan meningkatkan hasil krisan potong meliputi panjang tangkai, diameter bunga, umur panen dan lama kesegaran bunga.
Pengaruh Suhu Dan Curah Hujan Terhadap Produktivitas Bawang Merah (Allium Ascolonicum L.) Di Sentra Produksi Kabupaten Nganjuk Susanto, Mochammad Fahmi; Baskara, Medha; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman semusim yang dimanfaatkan sebagai sayuran bumbu. Tanaman ini menjadi salah satu komoditas hortikultura yang sangat penting di Indonesia, karena hampir semua masakan membutuhkan komoditas ini. Selain digunakan sebagai bahan bumbu masakan, dunia medis dan nutrisi diyakini bahwa bawang merah memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan antara lain membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Sentra produksi bawang merah di Jawa Timur adalah kabupaten Nganjuk. Terdapat lima Kecamatan penghasil bawang merah di Kabupaten Nganjuk yaitu kecamatan Bagor, Sukomoro, Wilangan, Gondang, dan Rejoso. Cuaca di Indonesia akhir-akhir ini sulit diprediksi, pada saat musim kemarau suhu udara begitu tinggi, sedangkan pada musim hujan memiliki curah hujan sangat tinggi. Adanya perbedaan produksi pada musim kemarau dan musim penghujan, mengakibatkan fluktuasi produksi selalu terjadi pada usaha tani bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sawahan, Kecamatan Bagor, dan Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur pada bulan November – Desember 2019. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan antara suhu dengan produktivitas bawang merah diberbagai dataran di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, hasil dari uji korelasi antara Suhu dengan produktivitas dan Curah hujan dengan produktivitas Bawang merah. dihasilkan dari kecamatan Sawahan, Kecamatan Bagor, dan Kecamatan Sukomoro. Kecamatan Sawahan yang mempuyai pengaruh paling tinggi yaitu sebesar 97,9%, Kecamatan Bagor yaitu sebesar  55,4%,  sedangkan Kecamatan Sukomoro pengaruhnya rendah yaitu sebesar 32,1%.
Pengaruh Berbagai Jenis dan Ukuran Mulsa Organik Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa var. Aggregatum) Varietas Bauji Lazuardian, Faizal Achmad; Suminarti, Nur Edy; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 8 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium Cepa var. Aggregatum) merupakan kelompok rempah yang tidak bisa digantikan oleh komoditas lain. Dalam lima tahun terakhir luas lahan bawang merah terus mengalami peningkatan, walaupun luas lahan terus meningkat namun produktifitas terus menurun tiap tahun.            Bawang merah sangat rentan terhadap iklim sehingga perlu dilakukan penanganan khusus agar bawang merah dapat berproduksi secara maksimal dengan iklim yang ada. Kelembaban tanah dan suhu tanah sangat berpengaruh terhadap perkembangan umbi bawang merah. Salah satu cara untuk mempertahankan suhu dan kelembaban adalah dengan menggunakan mulsa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang pada bulan Juli 2018 sampai dengan Agustus 2018. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan menempatkan jenis mulsa pada petak utama yang terdiri dari: Mendong, Jerami, Rumput Gajah. Sedangkan panjang mulsa ditempatkan sebagai anak petak, terdiri dari tiga ukuran yaitu: 50 cm, 25 cm, 5 cm. Masing – masing kombinasi diulang 3 kali sehingga diperoleh 27 petak kombinasi perlakuan. Pengamatan yang dilakukan terbagi menjadi 3 aspek yaitu (1) aspek lingkungan mikro tanaman, meliputi suhu tanah, dan kelembaban tanah (2) aspek pertumbuhan dari hasil tanaman serta (3) panen. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis dan ukuran mulsa tidak menunjukkan adanya interaksi, akan tetapi perlakuan jenis mulsa mendong dibandingkan dengan mulsa jerami dan rumput gajah dapat meningkatkan suhu minimum sebesar 5,5% dan 3,2%, menurunkan suhu maksimum sebesar 3,3% dan 2,5%, meningkatan jumlah anakan produtif sebesar 14% dan 8,3%, serta meningkatkan bobot kering sebesar 25% dan 18,8%.
Pengaruh Lama Perendaman Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway Novianti, Zafina Eka; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Rumput bermuda (Cynodon dactylon) merupakan salah satu tanaman dari keluarga rumput-rumputan umum digunakan sebagai tanaman hias pembuat taman lanskap. Rumput membutuhkan pupuk untuk membantu pertumbuhannya. NPK dapat dikombinasikan dengan PGPR untuk meningkatkan pertumbuhan dan memenuhi kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan interaksi antara lama perendaman PGPR dan dosis NPK pada pertumbuhan rumput Bermuda. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada bulan Januari hingga April 2024. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama lama perendaman PGPR terdiri dari 3 taraf yaitu, 0 jam (tanpa perendaman) (P0), 2 jam (P2) dan 4 jam (P4). Faktor kedua dosis NPK terdiri dari 3 taraf 50 % (N50), 75% (N75) dan 100% (N100). Pengamatan meliputi persentase penutupan rumput, warna daun, jumlah anakan, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan laju pertumbuhan relatif. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan Uji BNJ pada taraf 5%. Terdapat interkasi antara lama perendaman PGPR dan dosis NPK, Perlakuan lama perendaman PGPR selama 4 jam dan NPK 50% belum mampu mengurangi kebutuhan dosis NPK, namun lama perendaman PGPR 4 jam mampu mengurangi penggunaan dosis NPK menjadi 75% dari dosis yang disarankan dan mampu memberikan hasil yang baik bagi pertumbuhan rumput bermuda.
Ruang Terbuka Hijau sebagai Katalis Urban dalam Revitalisasi Kawasan Kota Lama Trunojoyo Malang Baskara, Medha
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 5 No. 4 (2016): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v5i4.224

Abstract

Penurunan kualitas dan vitalitas pada kawasan kota lama Trunojoyo Malang akibat berkurangnya kinerja kawasan dan terjadinya ketidaksesuaian antara kemampuan kawasan dengan kebutuhan masa kini. Studi ini bermaksud untuk menguji ruang terbuka Trunjoyo mampu menciptakan kawasan kota lama berkarakter unik yang mampu berperan skala kota dengan vitalitas yang tinggi secara fisik, sosial dan ekonomi. Secara spesifik ruang terbuka hijau sebagai katalis urban menekankan pada terbentuknya kawasan sebagai destinasi baru, yang selaras dan terintegrasi secara fisik maupun visual dengan lingkungan kota lama maupun kawasan lain disekitarnya. Studi berkesimpulan bahwa pengembangan strategis elemen katalis urban pada ruang terbuka hijau didasarkan pada karakteristik ruang terbuka di kawasan Trunojoyo dengan pengembangan kegiatan-kegiatan yang tepat yang dapat menjadi alternatif penggerak revitalisasi kawasan kota lama Malang.
Pemanfaatan Citra Satelit SPOT 6 untuk Monitoring Kesehatan Pohon Trembesi (Samanea saman) di Kota Malang Menggunakan Metode NDVI Raihan, Muhammad Azmi; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Penggunaan pohon trembesi sebagai elemen penghijauan di Malang dipengaruhi oleh rekomendasi Karsten, yang menilainya efektif untuk menciptakan iklim mikro yang nyaman. Namun, kondisi kesehatan pohon trembesi saat ini menjadi perhatian serius, terutama karena banyaknya pohon tua dengan berbagai kerusakan akibat aktivitas manusia dan cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang. Di Malang, dari tahun 2018 hingga 2019, terjadi 75 kasus pohon tumbang yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Upaya untuk memantau kesehatan pohon dengan metode FHM mengalami kendala, sehingga dilakukan penelitian menggunakan citra satelit SPOT 6 dan metode NDVI. Penelitian ini bertujuan memperkirakan kesehatan pohon trembesi (Samanea saman) dan menganalisis korelasi antara nilai kesehatan pohon dan indeks vegetasi. Dilakukan di Kota Malang pada empat jalan yang didominasi pohon trembesi: Jl. Bandung, Jl. Jakarta, Jl. Tenes, dan Jl. Raya Langsep, dari Maret hingga Mei 2024, penelitian ini menggunakan survei dan penginderaan jauh citra satelit dengan NDVI, diolah menggunakan ArcGIS 10.8 dan QGIS 3.4.11. Sebanyak 25 sampel survei lapangan dikumpulkan menggunakan aplikasi CiBORS untuk memvalidasi data citra. Hasil uji korelasi antara Nilai Indeks Kerusakan (NIK) dan NDVI menunjukkan korelasi lemah (r = -0,22) dan (r = -0,2). Hal ini disebabkan karena kerusakan pada batang dan cabang tidak mempengaruhi warna daun, sementara NDVI mengukur kehijauan vegetasi. Dengan demikian, indeks vegetasi NDVI tidak efektif untuk menduga kesehatan pohon trembesi jika kerusakan tidak mempengaruhi daun.
Pengaruh Pengendalian Gulma Mekanis dan Kimiawi dengan Waktu Aplikasi Berbeda pada Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers) Miladya, Navilla; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.02

Abstract

Rumput bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers) merupakan salah satu jenis turfgrass atau tanaman penutup tanah yang berupa rumput-rumputan. Rumput bermuda banyak dibudidayakan karena memiliki keunggulan seperti tumbuh dan menyebar dengan cepat, memiliki kanopi yang sama, serta toleransi terhadap kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan rumput bermuda terhadap pengendalian gulma mekanis dan kimawi dengan waktu aplikasi yang berbeda serta untuk mengetahui kombinasi dosis dan waktu aplikasi herbisida yang terbaik dalam mengendalikan gulma pada rumput bermuda. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit rumput bermuda, herbisida metil metsulfuron, herbisia 2,4-D, surfaktan, pupuk kandang, dan pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2024 di Kebun Arboreal Kanopi Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kombinasi perlakuan dosis dua herbisida dan waktu aplikasi herbisida yang diberikan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan rumput bermuda dan berpengaruh nyata terhadap skor visual daya racun pada rumput bermuda serta bobot kering gulma total. Perlakuan herbisida juga berpengaruh nyata pada persentase penutupan rumput, jumlah tunas, panjang akar, bobot segar dan bobot kering rumput. Perlakuan kombinasi herbisida metil metsulfuron 15 g/ha + 2,4-D 600 g/ha dan waktu aplikasi 3 MST memberikan skor visual daya racun dan hasil bobot kering gulma total terhadap tanaman utama yang paling rendah daripada perlakuan yang lainnya.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS STROBERI (Fragaria sp.) Sipayung, Marlina; Ashari, Hasim; Baskara, Medha; Heddy, Y.B. Suwasono
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi buah stroberi yang dihasilkan belum bisa memenuhi permintaan pasar. Untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin hari semakin meningkat, beberapa alternatif teknik budidaya dapat dilakukan terhadap tanaman stroberi yaitu penggunaan varietas unggul dan penggunaan media tanam yang tepat. Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos sampah kampus terhadap pertumbuhan dan hasil stroberi serta menentukan jenis varietas yang memiliki pertumbuhan dan hasil yang lebih baik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2015 di Kebun Percobaan Kliran Desa Sumber Brantas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor I = pemberian kompos. Faktor II = varietas. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tanah : kompos : pupuk kandang (1:3:1) memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah stolon, jumlah buah panen, diameter buah dan derajat kemanisan. Sedangkan varietas Earlibrite memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan bobot basah total tanaman, bobot kering total tanaman, jumlah stolon, jumlah buah panen, diamater buah dan bobot buah panen.
KEBERHASILAN PERTUMBUHAN STEK GERANIUM (Pelargonium sp) PADA APLIKASI 2 JENIS MEDIA DAN ZAT PENGATUR TUMBUH Hidayat, Pratama Wahyu; Baskara, Medha; Sitawati, Sitawati
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Geranium (Pelargonium sp) merupakan tanaman hias pot yang memiliki bunga yang beraneka warna dan biasa di perbanyak dengan cara stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan jenis media dan zat pengatur tumbuh yang memberikan keberhasilan pertumbuhan yang optimal perbanyakan stek tanaman Geranium. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Eco Green Park, Jalan Oro-oro Ombo, No. 9A, Kota Batu, dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pasir dan Rootone-F mampu meningkatkan persentase keberhasilan tumbuh sebesar 47,5%, jumlah daun sebesar 83,1% pada umur 86 hst dan luas daun meningkat 34,78% dibandingkan perlakuan media pasir tanpa zat pengatur tumbuh. Aplikasi media pasir dengan penambahan zat pengatur tumbuh air kelapa mampu mempercepat saat munculnya tunas 5 hst serta meningkatkan panjang tanaman 23,43% pada umur 86 hst, jumlah akar 37,83%, panjang akar 47,23%, bobot kering total akar per tanaman 33,33%, bobot kering total tunas per tanaman 87,5% dan rasio Shoot/Root 55,99% dibanding penggunaan media pasir yang tidak diberi zat pengatur tumbuh.
Co-Authors Adi Kurniawan Agung Dharmawan, Fadlian Agus Nurchaliq Agus Suryanto Agus Suryanto Agzarida, Indyana Andi Kurniawan Anshori, Muhammad Farhan Noorwidaad Aprilyanto, Wahyu Aprilyanto, Wahyu Ardiansyah, Moh. Ardiansyah, Moh. Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Asep Deny Permana, Asep Deny Bambang Guritno Devi Erlinda Mardiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Mila Kumala Dianita Risky, Dianita Eko Widaryanto Fadhillah, Ghani Ilman Fadhillah, Ghani Ilman Faisol, Rizki Eka Fitriani Faisol, Rizki Eka Fitriani Febrisusanto, Permadi Addy Febrisusanto, Permadi Addy Febriyanto Andika Kurniawan Haryono, Budi Haryono, Budi Hasim Ashari Hasim Ashari Hatta Gumilang Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B.Suwasono Hendra Wahyu Pratama Hidayat, Pratama Wahyu Husni Thamrin Sebayang Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Jody Moenandir Joko Susilo Karuniawan Puji Wicaksono Kurniawan, Adi Lazuardian, Faizal Achmad Lilik Setyobudi Mardiyanti, Devi Erlinda Marlina Sipayung Maudina, Riva Syafira Miladya, Navilla Monica, Silva Monica, Silva Muasyaroh, Siti Muasyaroh, Siti Mudji Santosa Muhammad Luthfi Murti, Borhan Wisnu Murti, Borhan Wisnu Muthahara, Eva Muthahara, Eva Natasya Zuitshi Shima Ninuk Herlina Novianti, Zafina Eka Nugraha, M.Yody Nugraha, M.Yody Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Selly Putri Widia Nugroho, Selly Putri Widia Nur Edy Suminarti Nurchaliq, Agus Nursalam, Yunita Ekaputri Nursalam, Yunita Ekaputri Nurul Fathia, Luki Anisa Nurul Fathia, Luki Anisa Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Permana, Asep Deny Pratama Wahyu Hidayat Pratama, Hendra Wahyu Pratiwi, Anggraeni Hadi Putri, Nur Fitriana Edi Putri, Nur Fitriana Edi Putripertiwi, Dwija Putripertiwi, Dwija Rahmawan, Rafi Raihan, Muhammad Azmi Reza Ardian Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Risky, Dianita Safitri, Syanel Zalza Sebayang, Husni Thamrin Sebayang, Husni Thamrin Setyaji, Kurniawan Setyawan, Angga Ady Setyawan, Angga Ady Setyobudi, Lilik Setyono Yudo Tyasmoro Sindi Puspita Sari Sipayung, Marlina Sitawati Sitawati Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sugiarto, Bayu Sugiarto, Bayu Sumarsono, Arachis Ratnasari Sumarsono, Arachis Ratnasari Susanto, Mochammad Fahmi Susilo, Joko Suwanti, Suwanti Tarigan, Fathir Muhammad Tarigan, Fathir Muhammad Titin Sumarni Utomo, M. Dika Cahyo Utomo, M. Dika Cahyo Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Wardoyo, Ega Fay Putro Wardoyo, Ega Fay Putro Wijanarko, Aditya Pratama Wulansari, Atikah Wulansari, Atikah Y.B. Suwasono Heddy Y.B.Suwasono Heddy Yogi Sugito Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Zainal Abidin Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah