Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon var. tifway) Dan Rumput Gajahan (Axonopus compressus) Rahmawan, Rafi; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 05 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.05.08

Abstract

Kegiatan budidaya rumput lanskap membutuhkan keterampilan dalam teknik penanamannya untuk menghasilkan pertumbuhan rumput yang seragam dan mampu persentase penutupan 100% yang cepat. Terdapat beberapa teknik budidaya yang dapat digunakan untuk menunjang kecepatan tumbuh rumput, seperti pemilihan jenis rumput yang tepat dan pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi terbaik antar jenis rumput dengan pupuk organic untuk menghasilkan pertumbuhan terbaik. Bahan yang digunakan dalam penelitia ini meliputi pupuk kandang sapi, kambing, ayam, kompos daun, rumput bermuda (Cynodon dactylon var. tifway) dan rumput gajahan (Axanopus compressus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan total 10 perlakuan dan terdiri dari 3 ulangan. Penelitian berlangsung dari bulan Januari 2023 hingga Mei 2023. Penelitian dilaksanakan di daerah Kepanjen, tepatnya di Jl. Sumedang no 118A, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pupuk kandang kambing dan pupuk kandang ayam mampu menghasilkan persentase penutupan lahan 100% untuk rumput bermuda dan rumput gajahan pada umur 10 MST. Pupuk kandang kambing mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik untuk rumput bermuda dan pupuk kandang ayam mampu menghasilkan pertumbuhan terbaik untuk rumput gajahan.
Pengaruh Dosis Asam Humat dan Pupuk Kalsium terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon) Hatta Gumilang; Baskara, medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.08.03

Abstract

Perkembangan ruangan publik baik itu taman dan fasilitas olahraga membutuhkan rumput. Penggunaan asam humat bermanfaat sebagai bahan penggembur tanah dan sebagai tambahan masukan bahan organik, asam humat dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi pada media tanam. Kalsium diperlukan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, khususnya pada akar dan tunas tanaman. Penelitian dalam upaya meningkatkan produktivitas rumput dengan menggunakan kombinasi antara asam humat dan pupuk kalsium pada rumput bermuda masih belum banyak dilakukan. Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kombinasi asam humat dan pupuk kalsium terhadap pertumbuhan rumput bermuda serta mengetahui dosis asam humat serta pupuk kalsium yang tepat untuk pertumbuhan yang terbaik pada rumput bermuda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei. Penelitian dilaksanakan di Kepanjen, Jawa Timur. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan. Parameter hasil yang diamati yaitu jumlah rumah, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Jika dalam sidik ragam pada taraf 5% terdapat pengaruh nyata, maka uji perbedaan nilai tengah perlakuan diuji dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan perlakuan dosis asam humat 40 kg ha-1 + pupuk kalsium 0 kg ha-1 sudah menunjukkan respon yang cukup baik pada pertumbuhan rumput bermuda. Perlakuan pada dosis tersebut lebih menghemat biaya dibandingkan dosis perlakuan dengan tambahan pupuk kalsium yang tidak terlalu menunjukkan perbedaan yang nyata.
Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan Utama Poros Utara - Selatan Kota Malang Anshori, Muhammad Farhan Noorwidaad; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 06 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.06.02

Abstract

Saat ini beberapa pohon peninggalan masa kolonial ditemukan dengan kondisi rusak dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, sehingga perlu dilakukan penelitian guna mengidentifikasi serta mengevaluasi kesehatan pohon. Penelitian dimulai dari bulan September hingga Desember tahun 2022. Pelaksanaannya dilakukan di 16 jalan utama sepanjang poros utara dan selatan Kota Malang. Penelitian menerapkan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, serta dilaksanakan dengan metode survei lapang. Pelaksanaannya meliputi identifikasi pohon, pengukuran Diameter Breast Height (DBH), tinggi pohon, lebar tajuk, dan evaluasi kesehatan pohon. Proses evaluasi kesehatan pohon dilakukan menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Hipotesis pada penelitian ini adalah pohon tepi jalan dengan usia tua memiliki nilai indeks kerusakan berat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2210 pohon di sepanjang lokasi penelitian dan didominasi pohon Tanjung (Mimusops elengi), serta Jalan S. Supriadi sebagai jalan dengan populasi pohon terbanyak. Hasil evaluasi kesehatan pohon menunjukkan lebih dari 90% dari total populasi memiliki kondisi sangat sehat dan sehat, sedangkan sisanya mengalami kerusakan beragam yang didominasi oleh tindakan vandalisme dan epifit. Rekomendasi yang diberikan berupa perawatan dan peninjauan kondisi fisik secara rutin, lalu tindakan preventif berupa pengaplikasian pelindung pohon yang tepat, pembuatan instalasi bioswale, pemerataan ID Pohon, serta pembuatan papan interpretasi pada pohon dengan nilai historis (heritage tree)
Pengaruh Penggunaan Jenis Media dan Zat Pengatur Tumbuh Alami terhadap Pertumbuhan Stek Kopi Robusta (Coffea canephora L.) Wijanarko, Aditya Pratama; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 04 (2025): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kopi (Coffea canephora L.) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang penting di Indonesia. Diperlukan adanya perbaikan kualitas bibit kopi salah satunya dengan perbanyakan vegetatif melalui metode stek. Penggunaan air sebagai media tanam dapat menjadi solusi karena memiliki beberapa kelebihan antara lain dapat dilakukan pada lahan yang terbatas, pertumbuhan tanaman akan lebih cepat karena nutrisi yang dibutuhkan tanaman dapat terserap dengan baik oleh akar, lebih hemat dan efisien. Zat pengatur tumbuh (ZPT) diperlukan untuk merangsang dan mempercepat proses pembentukan akar dan tunas pada stek. Terdapat dua jenis ZPT yang umumnya digunakan yaitu ZPT sintetis dan ZPT alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tanam dan zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan stek kopi robusta.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober 2023 di Jalan Terusan Lilin Mas, Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi gunting stek, cangkul, sekop, pisau, meteran, penggaris, gelas ukur, ember, sprayer, paranet, alvaboard, polybag, botol plastik, plastik, tali, karet, bambu, timbangan analitik, blender, oven, leaf area meter, kamera, dan alat tulis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi entres kopi robusta, ZPT auksin (Rootone-F), air kelapa tua, air kelapa muda, ekstrak bawang merah, lidah buaya, tanah, dan air. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial yang tersusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 30 plot percobaan. Parameter yang diamati terdiri dari pengamatan non destruktif dan pengamatan destruktif.
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Tanaman Hias Di Desa Bokor Sitawati, Sitawati; Suryanto, Agus; Nurlaelih, Euis Elih; Permanasari, Paramyta Nila; Wicaksono, Karuniawan Puji; Baskara, Medha; Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i2.5107

Abstract

Desa Bokor memiliki potensi sebagai Desa Wisata berbasis pertanian dan bentang alam serta letak yang strategis pada jalur wisata. Pada pengabdian masyarakat sebelumnya sudah dilakukan peningkatan ketrampilan perbanyakan tanaman hias dan analisis TWIN dalam pengembangan Desa Wisata di Desa Bokor. Sehingga, dalam mendukung program desa sebagai Desa Wisata diperlukan lomba kreativitas dan edukasi edukasi tanaman hias untuk meningkatkan keindahan dan kualitas lingkungan Desa Bokor. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah: 1) Memanfaatkan lahan kosong atau tegal kosong dan pekarangan untuk budidaya tanaman hias, 2) Meningkatkan kualitas lingkungan desa dan meningkatkan keindahan desa, dan 3) Menggiatkan dan memotivasi warga desa untuk mewujudkan Desa Wisata. Masyarakat mengetahui dan memahami teknologi budidaya tanaman hias, manfaat, dan luaran pada kegiatan ini adalah: a) Masyarakat mengetahui dan memahami teknologi budidaya tanaman hias, b) Masyarakat dapat mengoptimalkan lahan pekarangan untuk tempat budidaya tanaman hias, dan c) Masyarakat desa menjadi termotivasi untuk mewujudkan desa agrowisata.
DINAMIKA KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN PASCA PERTANAMAN PADI Mardiyanti, Devi Erlinda; Wicaksono, Karuniawan Puji; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempelajari tingkat keanekaragaman, dominasi, serta pola sebaran  spesies tumbuhan pada ekosistem sawah, dan mengetahui pengaruh sejarah penggunaan lahan terhadap perubahan kondisi ekosistem sawah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2012 - Juli 2012 di Desa Bandung Sekaran, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Indeks Shanon-Wienner berkisar antara 2,10 - 3,04 yang berarti tingkat keanekaragaman tumbuhan pada lahan penelitian tergolong dalam kategori sedang. Indeks Simpson berkisar antara 0,06 - 0,18 yang berarti tidak terjadi dominasi individu spesies tumbuhan pada lahan penelitian. Nilai Indeks Morisita berkisar antara 0,00-3,00. Pola sebaran tumbuhan di lahan I dan II adalah berkelompok, sedangkan lahan III adalah merata. Spesies tumbuhan yang paling banyak dijumpai pada lahan penelitian I dengan sejarah penggunaan lahan Jagung - Padi - Bera, yaitu Hedyotis corymbosa L., Euphorbia hirta dan Leptochloa chinensis; Lahan Penelitian II dengan sejarah penggunaan lahan Bera - Padi - Bera adalah Mecardonia procumbens dan Scrophulariaceae(2); Lahan Penelitian III dengan sejarah penggunaan lahan Kacang Hijau - Padi - Bera adalah Eclipta prostrata dan Ischaemum rugosum.
PENGARUH DOSIS PUPUK N, P, K DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL WIJEN (Sesamum indicum L.) Kurniawan, Febriyanto Andika; Baskara, Medha; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman wijen ialah salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang mempunyai potensi agroindustri cerah khususnya aneka industri dan minyak makan (Mardjono, et al., 2007). Produksi wijen di Indonesia hanya 2.500 ton per tahun, sedangkan kebutuhan konsumsi dalam negeri mencapai 4.500 ton per tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil produksi wijen di dalam negeri lebih kecil dibandingkan tingkat konsumsinya (Anindita, 2007). Kendala utama dalam pengembangan wijen adalah rendahnya hasil panen. Salah satu cara untuk meningkatkan produktifitas yaitu dengan cara pemupukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk N, P, K dan pupuk kandang sapi serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil wijen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2013 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kec.Kromengan, Kab. Malang. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 3 ulangan. Adapun perlakuannya sebagai berikut : faktor pertama yaitu pemberian dosis pupuk N, P dan K, faktor kedua yaitu pemberian dosis pupuk kandang sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi 1000 kg ha-1 dan pupuk anorganik 100 kg ha-1 Urea + 50 kg ha-1 SP-36 + 50 kg ha-1 KCl dapat meningkatkan hasil panen, jumlah polong jumlah biji per polong dan jumlah cabang per tanaman. Pemberian pupuk kandang kandang sapi 1500 kg ha-1 dan pupuk anorganik 150 kg ha-1 Urea + 100 kg ha-1 SP-36 +100 kg ha-1 KCl dapat meningkatkan berat kering total tanaman, bobot total biji per polong, bobot kering total gulma. Kata kunci : wijen, dosis pupuk, anorganik, pupuk kandang sapi
PENGARUH JUMLAH DAN WAKTU PEMBERIAN AIR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum) Nurchaliq, Agus; Baskara, Medha; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin sempitnya luas lahan pertanian yang diikuti oleh semakin menigkatnya jumlah penduduk, mengakibatkan belum tercapainya  suatu titik keseimbangan an-tara jumlah penyediaan bahan pangan dengan tingkat permintaannya. Se-hubungan dengan permasalahan tersebut, maka satu di antara beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pe-manfaatan sumber bahan pangan lain yang dapat berpotensi sebagai sumber karbohidrat, yaitu umbi-umbian. Umbi talas adalah satu diantara beberapa komoditas umbi-umbian yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan pangan alternatif selain beras yang bersifat sehat dan aman. Tanaman talas hanya di tanam 1 kali dalam 1 tahun, yaitu hanya pada awal musim penghujan. Sehubungan dengan per-masalahan tersebut dan dalam upaya untuk meningkatkan ketersediaan umbi talas, serta agar umbi talas tetap tersedia sepanjang musim, maka penelitian untuk mengetahui tingkat kebutuhan air pada tanaman talas perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon tanaman talas pada berbagai tingkatan jumlah dan waktu pemberian air serta untuk menentukan jumlah dan waktu pemberian air yang tepat pada tanaman talas. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2012 hingga Maret 2013 di green house Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian, Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa tanaman talas yang diairi sebanyak 1500 mm per musim yang diberikan 1 hari sekali, menunjukkan hasil yang paling tinggi pada seluruh komponen pertumbuhan dan hasil. Kata kunci: Talas, jumlah air, pemberian air, cekaman air
PENGARUH UKURAN BIJI DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Pratama, Hendra Wahyu; Baskara, Medha; Guritno, Bambang
Produksi Tanaman Vol. 2 No. 7 (2014)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) adalah salah satu tanaman sayur yang mempunyai prospek penting di Indonesia. Kedalaman tanam dan ukuran biji merupakan komponen utama dalam bercocok tanam, hal ini dikarenakan kedalaman tanam mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman sedangkan ukuran biji akan mempengaruhi daya perkecambahan benih. Ukuran biji sangat berpengaruh dalam perkecambahan karena dalam biji terdapat cadangan makanan (endosperm) yang sangat berfungsi untuk menyuplai makanan bagi benih saat proses perkecambahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memgetahui pengaruh kedalaman tanam dan ukuran biji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Penelitian ini dilaksanakan di desa Banjardowo, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 16 perlakuan yang diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu kedalaman tanam 1,3,5 dan 7 cm, faktor kedua yaitu ukuran biji 4,5,6 dan 7 mm. Data dianalisis menggunakan uji F dengan taraf 5%,apabila berbeda nyata antar perlakuan diuji dengan BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi yang nyata pada parameter jumlah daun dan perkecambahan. Perlakuan kedalaman 5 cm dan ukuran biji 7 mm memiliki persentase perkecambahan dan jumlah daun yang lebih baik daripada perlakuan lain. Perkecambahan pada 5 cm dan 7 mm memiliki daya perkecambahan 100 % karena biji 7 mm memiliki energi yang besar untuk tumbuh serta ditunjang kedalaman yang ideal bagi tanaman. Namun, pada parameter hasil kedua faktor tidak menimbulkan interaksi yang nyata pada semua parameter hasil. Kata Kunci: Zea mays saccharata Sturt., Ukuran biji, Kedalaman tanam, Perkecambahan
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP FRUIT SET TANAMAN JERUK MANIS (Citrus sinensis Osb.) VAR. PACITAN Wahyu Ramadhan, Reza Ardian; Baskara, Medha; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk merupakan salah satu komoditi hortikultura penting yang mempunyai permintaan cukup besar dari tahun ke tahun dan prospektif untuk dikembangkan. Permintaan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produktivitas tanaman. Produksi jeruk cenderung menurun dari 1.818.949 ton tahun 2011 ke 1.609.482 ton pada tahun 2012. Indonesia telah masuk di jajaran 10 besar produsen jeruk dunia (posisi ke sembilan) (BPS, 2013). Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para petani jeruk manis adalah keberhasilan pembungaan dan fruit set, kedua fase tersebut sangatlah penting karena bunga akan melangsungkan penyerbukan serta pembuahan dan fruit set adalah bakal buah jeruk manis yang akan jadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK terhadap keber-hasilan fruit set tanaman jeruk manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2013 sampai dengan Agusutus 2013. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Berada di ketinggian 670-700 m di atas pemukaan laut, jenis tanah Inceptisol. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yang diulang 3 kali, yaitu (P0) : 0 gram NPK/tanaman, (P1) : 200 gram NPK/ tanaman dengan satu kali pemupukan, (P2) : 400 gram NPK/tanaman dengan satu kali pemupukan (P3) : 200 gram NPK/tanaman dengan dua kali pemupukan, (P4) : 400 gram NPK/tanaman dengan dua kali pemupukan. Kata Kunci: Jeruk manis, Fruit Set, Pupuk NPK dan Dosis.
Co-Authors Adi Kurniawan Agung Dharmawan, Fadlian Agus Nurchaliq Agus Suryanto Agus Suryanto Agzarida, Indyana Andi Kurniawan Anshori, Muhammad Farhan Noorwidaad Aprilyanto, Wahyu Aprilyanto, Wahyu Ardiansyah, Moh. Ardiansyah, Moh. Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Asep Deny Permana, Asep Deny Bambang Guritno Devi Erlinda Mardiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Mila Kumala Dianita Risky, Dianita Eko Widaryanto Fadhillah, Ghani Ilman Fadhillah, Ghani Ilman Faisol, Rizki Eka Fitriani Faisol, Rizki Eka Fitriani Febrisusanto, Permadi Addy Febrisusanto, Permadi Addy Febriyanto Andika Kurniawan Haryono, Budi Haryono, Budi Hasim Ashari Hasim Ashari Hatta Gumilang Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B.Suwasono Hendra Wahyu Pratama Hidayat, Pratama Wahyu Husni Thamrin Sebayang Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Jody Moenandir Joko Susilo Karuniawan Puji Wicaksono Kurniawan, Adi Lazuardian, Faizal Achmad Lilik Setyobudi Mardiyanti, Devi Erlinda Marlina Sipayung Maudina, Riva Syafira Miladya, Navilla Monica, Silva Monica, Silva Muasyaroh, Siti Muasyaroh, Siti Mudji Santosa Muhammad Luthfi Murti, Borhan Wisnu Murti, Borhan Wisnu Muthahara, Eva Muthahara, Eva Natasya Zuitshi Shima Ninuk Herlina Novianti, Zafina Eka Nugraha, M.Yody Nugraha, M.Yody Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Selly Putri Widia Nugroho, Selly Putri Widia Nur Edy Suminarti Nurchaliq, Agus Nursalam, Yunita Ekaputri Nursalam, Yunita Ekaputri Nurul Fathia, Luki Anisa Nurul Fathia, Luki Anisa Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Permana, Asep Deny Pratama Wahyu Hidayat Pratama, Hendra Wahyu Pratiwi, Anggraeni Hadi Putri, Nur Fitriana Edi Putri, Nur Fitriana Edi Putripertiwi, Dwija Putripertiwi, Dwija Rahmawan, Rafi Raihan, Muhammad Azmi Reza Ardian Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Risky, Dianita Safitri, Syanel Zalza Sebayang, Husni Thamrin Sebayang, Husni Thamrin Setyaji, Kurniawan Setyawan, Angga Ady Setyawan, Angga Ady Setyobudi, Lilik Setyono Yudo Tyasmoro Sindi Puspita Sari Sipayung, Marlina Sitawati Sitawati Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sugiarto, Bayu Sugiarto, Bayu Sumarsono, Arachis Ratnasari Sumarsono, Arachis Ratnasari Susanto, Mochammad Fahmi Susilo, Joko Suwanti, Suwanti Tarigan, Fathir Muhammad Tarigan, Fathir Muhammad Titin Sumarni Utomo, M. Dika Cahyo Utomo, M. Dika Cahyo Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Wardoyo, Ega Fay Putro Wardoyo, Ega Fay Putro Wijanarko, Aditya Pratama Wulansari, Atikah Wulansari, Atikah Y.B. Suwasono Heddy Y.B.Suwasono Heddy Yogi Sugito Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Zainal Abidin Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah