Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Berbagai Jenis dan Ukuran Mulsa Organik Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa var. Aggregatum) Varietas Bauji Lazuardian, Faizal Achmad; Suminarti, Nur Edy; Baskara, Medha
Jurnal Produksi Tanaman Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1571

Abstract

Bawang merah (Allium Cepa var. Aggregatum) merupakan kelompok rempah yang tidak bisa digantikan oleh komoditas lain. Dalam lima tahun terakhir luas lahan bawang merah terus mengalami peningkatan, walaupun luas lahan terus meningkat namun produktifitas terus menurun tiap tahun.            Bawang merah sangat rentan terhadap iklim sehingga perlu dilakukan penanganan khusus agar bawang merah dapat berproduksi secara maksimal dengan iklim yang ada. Kelembaban tanah dan suhu tanah sangat berpengaruh terhadap perkembangan umbi bawang merah. Salah satu cara untuk mempertahankan suhu dan kelembaban adalah dengan menggunakan mulsa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang pada bulan Juli 2018 sampai dengan Agustus 2018. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan menempatkan jenis mulsa pada petak utama yang terdiri dari: Mendong, Jerami, Rumput Gajah. Sedangkan panjang mulsa ditempatkan sebagai anak petak, terdiri dari tiga ukuran yaitu: 50 cm, 25 cm, 5 cm. Masing – masing kombinasi diulang 3 kali sehingga diperoleh 27 petak kombinasi perlakuan. Pengamatan yang dilakukan terbagi menjadi 3 aspek yaitu (1) aspek lingkungan mikro tanaman, meliputi suhu tanah, dan kelembaban tanah (2) aspek pertumbuhan dari hasil tanaman serta (3) panen. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis dan ukuran mulsa tidak menunjukkan adanya interaksi, akan tetapi perlakuan jenis mulsa mendong dibandingkan dengan mulsa jerami dan rumput gajah dapat meningkatkan suhu minimum sebesar 5,5% dan 3,2%, menurunkan suhu maksimum sebesar 3,3% dan 2,5%, meningkatan jumlah anakan produtif sebesar 14% dan 8,3%, serta meningkatkan bobot kering sebesar 25% dan 18,8%.
PRINSIP PENGENDALIAN PERANCANGAN TAMAN BERMAIN ANAK DI RUANG PUBLIK Medha Baskara
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 3 No. 1 (2011): Jurnal Lanskap Indonesia (JLI)
Publisher : http://arl.faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.2011.3.1.%p

Abstract

Children playground is a place designed particularyfor children to play freely so they gain cheerfulness, joy and excitement. It also canbecome as a mean to develop their cognitive, social, physical, and emotional abilities. Children playgrounds managed by the government, private, schools and communities, currently do not have proper design standards to support the safety and health of users. Those which do not pay attention to safety, comfort, convenience, and health in the design is very risky causing accidents and further the main purpose of playing the game can not be achieved. Therefore, design control of children playground is required in order to minimize the negative impact of children playgroundand its facilities on children's safety and health. The design control also important to assure society that assigned functions of children playground workproperly. Criteria and indicators of children playground design are safety, health, comfort, convenience, security, and aesthetic. Components to be arranged in the design control of children playground are location, layout, game equipments, construction, and materials. This article reviews the design control of children playground and studies the case in Indonesia.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS STROBERI (Fragaria sp.) Marlina Sipayung; Hasim Ashari; Medha Baskara; Y.B. Suwasono Heddy
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.934 KB)

Abstract

Produksi buah stroberi yang dihasilkan belum bisa memenuhi permintaan pasar. Untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin hari semakin meningkat, beberapa alternatif teknik budidaya dapat dilakukan terhadap tanaman stroberi yaitu penggunaan varietas unggul dan penggunaan media tanam yang tepat. Tujuan dari penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos sampah kampus terhadap pertumbuhan dan hasil stroberi serta menentukan jenis varietas yang memiliki pertumbuhan dan hasil yang lebih baik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2015 di Kebun Percobaan Kliran Desa Sumber Brantas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor I = pemberian kompos. Faktor II = varietas. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tanah : kompos : pupuk kandang (1:3:1) memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah stolon, jumlah buah panen, diameter buah dan derajat kemanisan. Sedangkan varietas Earlibrite memberikan hasil terbaik pada parameter pengamatan bobot basah total tanaman, bobot kering total tanaman, jumlah stolon, jumlah buah panen, diamater buah dan bobot buah panen.
KEBERHASILAN PERTUMBUHAN STEK GERANIUM (Pelargonium sp) PADA APLIKASI 2 JENIS MEDIA DAN ZAT PENGATUR TUMBUH Pratama Wahyu Hidayat; Medha Baskara; Sitawati Sitawati
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.924 KB)

Abstract

Tanaman Geranium (Pelargonium sp) merupakan tanaman hias pot yang memiliki bunga yang beraneka warna dan biasa di perbanyak dengan cara stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan jenis media dan zat pengatur tumbuh yang memberikan keberhasilan pertumbuhan yang optimal perbanyakan stek tanaman Geranium. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 sampai Juni 2016 di Eco Green Park, Jalan Oro-oro Ombo, No. 9A, Kota Batu, dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pasir dan Rootone-F mampu meningkatkan persentase keberhasilan tumbuh sebesar 47,5%, jumlah daun sebesar 83,1% pada umur 86 hst dan luas daun meningkat 34,78% dibandingkan perlakuan media pasir tanpa zat pengatur tumbuh. Aplikasi media pasir dengan penambahan zat pengatur tumbuh air kelapa mampu mempercepat saat munculnya tunas 5 hst serta meningkatkan panjang tanaman 23,43% pada umur 86 hst, jumlah akar 37,83%, panjang akar 47,23%, bobot kering total akar per tanaman 33,33%, bobot kering total tunas per tanaman 87,5% dan rasio Shoot/Root 55,99% dibanding penggunaan media pasir yang tidak diberi zat pengatur tumbuh.
Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan di Kawasan Stadion Gajayana Di Kota Malang Agung Dharmawan, Fadlian; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.05

Abstract

Kota Malang memiliki 8 tahap perencanaan kota yang dinamakan Bouwplan I hingga VIII yang memiliki tujuan utama dari perluasan ini yaitu pengendalian bentuk kota yang diakibatkan dari pertambahan penduduk serta kemajuan ekonomi. Kota Malang sendiri kerap ditimpa cuaca yang tidak menentu dan musim hujan dengan angin kencang yang memicu banyak pohon yang tumbang yang dapat menimbulkan korban jiwa. Penelitian ini dilaksanakan disekitar kawasan Stadion Gajayana di Kota Malang Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi sebaran jenis pohon dan mengidentifikasi tingkat kesehatan pohon tepi jalan di kawasan Stadion Gajayana di Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu sensus dan dianalisis menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Berdasarkan hasil penelitian kelas jalan kolektor sekunder memiliki populasi tertinggi yaitu sebanyak 621 pohon yang didominasi oleh spesies palem raja (Roystonea regia). Kelas jalan lokal sekunder memiliki indeks keanekaragaman pada Jalan Taman Slamet menunjukan hasil yang tertinggi yaitu dengan nilai sebesar 2,34 dan kelimpahan dengan nilai kelimpahan sebesar 42,22%. Kemerataan vegetasi tertinggi terdapat pada Jalan Arjuno dan Jalan Widodaren yang memiliki kelas jalan lokal sekunder dengan nilai sebesar 0,85. Kondisi kesehatan pohon tepi jalan tertinggi dengan kondisi sakit ringan sebesar 41% didomiasi pada kelas jalan kolektor sekunder. Lokasi kerusakan didominasi pada batang bagian bawah dengan persentase sebesar 82,19% dan jenis kerusakan terbanyak yaitu lain-lain (vandalisme dan rayap) dengan persentase sebesar 52,54% yang didominasi pada kelas jalan kolektor sekunder.
Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan di Kawasan Perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt) Kota Malang Maudina, Riva Syafira; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.06

Abstract

Perencanaan dan perluasan Kota Malang dijabarkan melalui Bouwplan I-VIII dengan konsep “garden city”. Bouwplan I merupakan kawasan pemukiman elit untuk golongan orang Eropa sejak tahun 1918. Pada fasilitas ruang terbuka hijau terdapat pohon pelindung yang dilestarikan sampai sekarang. Namun, pohon-pohon tepi jalan yang telah ditanam sejak masa kolonial sudah menjadi pohon tua dan biasanya rentan terkena penyakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi penyebaran jenis pohon, tingkat kesehatan pohon tepi jalan dan mengevaluasi penyebab kerusakan pohon tepi jalan di kawasan perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt). Penelitian berfokus pada beberapa jalan di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu sensus dan dianalisis menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Berdasarkan hasil identifikasi penyebaran jenis pohon tepi jalan, pada kawasan arteri sekunder memiliki hasil keanekaragaman yang lebih tinggi yaitu sebanyak 633 pohon, sedangkan pada kawasan kolektor sekunder hanya terdapat 339 pohon. Berdasarkan hasil identifikasi tingkat kesehatan pohon menunjukkan bahwa kedua kawasan tersebut memiliki tingkat kesehatan pohon yang tinggi, karena hasil persentase sakit parah di kawasan arteri sekunder hanya sebesar 11% dan pada kawasan kolektor sekunder sebesar 14%. Kerusakan yang paling banyak ditemukan terdapat pada lokasi cabang dan batang bagian bawah dengan tipe kerusakan cabang patah atau mati dan vandalisme Faktor penyebab kerusakan pohon tepi jalan dapat disebabkan oleh tata guna lahan dan umur pohon yang relatif tua.
Pengaruh Pemberian Dosis Biourine Sapi terhadap Pertumbuhan Rumput Gajahan (Axonopus compressus) Dan Rumput Manila (Zoysia matrella) Natasya Zuitshi Shima; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.08

Abstract

Rumput lanskap merupakan tanaman penutup tanah yang menutupi permukaan dengan cepat. Seiring waktu, peminat rumput lanskap semakin besar dan kebutuhan meningkat. Untuk mendukung kebutuhannya didukung pula dengan ketersediaan unsur hara. Oleh karena itu, alternatif pupuk lokal seperti biourine sapi yang mengandung unsur hara dalam merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman. Tujuan mengetahui respon pertumbuhan rumput gajahan terhadap dosis biourine sapi dan dosis yang optimal untuk pertumbuhannya, serta mengetahui respon pertumbuhan rumput manila terhadap dosis biourine sapi dan dosis yang optimal untuk pertumbuhannya. Penelitian dilaksanakan bulan Februari – Mei 2023 di Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan dua percobaan secara seri dan 4 ulangan yaitu Axonopus compressus dan Zoysia matrella yang diberikan 6 dosis biourine sapi. Hasil penelitian rumput gajahan dengan dosis biourine sapi menunjukan pengaruh terhadap pertumbuhannya. Dosis biourine sapi 2500 L ha-1 menunjukan perlakuan terbaik dengan memberikan jumlah tunas, panjang akar, bobot segar, dan bobot kering tanaman lebih tinggi, serta memiliki presentase penutupan sebesar 90%. Pemberian biourine sapi hingga 2500 L ha-1 meningkatkan bobot kering rumput gajahan secara linier (y = 0,0008x + 2,5483). Rumput manila dengan dosis biourine sapi menunjukan pengaruh terhadap pertumbuhannya. Dosis biourine sapi 2500 L ha-1 menunjukan perlakuan dengan meningkatkan jumlah tunas, panjang akar, bobot segar, dan bobot kering yang lebih tinggi, serta persentase penutupan sebesar 89%. Pemberian biourine sapi hingga 2500 L ha-1 meningkatkan bobot kering rumput manila secara linier (y = 0,0007x + 2,3457).
Respon Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon) Terhadap Panjang Bibit dan Berat Stolon Sindi Puspita Sari; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.12.06

Abstract

Rumput lanskap merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan sebagai penutup tanah. Peningkatan permintaan rumput akan menjadikan produksi rumput yang semakin naik. Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput adalah panjang bibit dan jumlah bahan tanam stolon. Semakin panjang bibit yang digunakan, masa pemulihannya semakin lambat, karena panjang bibit juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Selain itu, pengoptimalan pertumbuhan rumput dapat dilakukan dengan melakukan pengaturan berat stolon dalam penanamannya. Tujuan dari peneitian ini adalah mempelajari pengaruh dan menentukan rekomendasi panjang bibit dan berat stolon terhadap pertumbuhan rumput bermuda (Cynodon dactylon). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2023 di Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan panjang bibit yaitu 3 taraf yang terdiri dari P1 (7 cm), P2 (10 cm), dan P3 (13 cm) sedangkan faktor berat stolon 3 taraf yang terdiri dari S1 (2200 kg ha-1), S2 (2400 kg ha-1), dan S3 (2600 kg ha-1). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat interaksi perlakuan pada panjang bibit 7 cm + berat stolon 2400 kg ha-1, panjang bibit 10 cm + berat stolon 2600 kg ha-1, dan panjang bibit 13 cm + berat stolon 2200 kg ha-1menunjukkan hasil terbaik secara umum pada parameter pengamatan.
Pengaruh pupuk kandang dan pupuk kalium pada pertumbuhan dan hasil jagunganis (zea mays saccharata sturt.) Varietas Talenta Setyaji, Kurniawan; Sumarni, Titin; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.01

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan meninggalkan residu di dalam tanah sehingga dapat menurunkan kualitas tanah. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik dapat mengurangi dampak negatif akibat penggunaan pupuk anorganik serta dapat memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Februari 2023 di Agrotechnopark Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam meningkatkan panjang tanaman, luas daun, berat kering tanaman, diameter tongkol, total padatan terlarut, bobot segar tongkol dengan kelobot, bobot segar tongkol tanpa kelobot dan bobot tongkol per hektar. Perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan KCl 250 kg ha-1 sehingga penambahan pupuk kandang dapat mengurangi penggunakan pupuk KCl. Hasil analisis R/C ratio menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 menunjukkan nilai R/C ratio 1,40 sehingga usahatani jagung manis menggunakan perlakuan tersebut menguntungkan. Kata kunci: jagung manis, pupuk kandang ayam, pupuk kalium
Pengaruh Pemberian Konsentrasi Eco-Enzyme dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway Safitri, Syanel Zalza; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.07

Abstract

Rumput bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway. Merupakan salah satu jenis rumput lanskap yang paling sering digunakan sebagai sebagai penutup lahan. Hal ini menyebabkan permintaan rumput bermuda semakin meningkat. Untuk itu perlu mengoptimalkan kualitas maupun kuantitas rumput bermuda melalui pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik NPK Mutiara lokal dan pupuk organik eco-enzyme dapat diterapkan dalam budidaya rumput bermuda. Tujuan dari penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi eco-enzyme dan dosis pupuk NPK yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman rumput bermuda. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah konsentrasi eco-enzyme yang terdiri dari taraf perlakuan 0 ml L-1 (E0), 20 ml L-1 (E1), dan 40 ml L-1 (E2). Faktor kedua yaitu dosis pemupukan NPK yang terdiri dari taraf perlakuan 0 kg ha-1 (N0), 320 kg ha-1 (N1), dan 630 kg ha-1 (N2). Pengamatan yang dilakukan meliputi jumlah anakan, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Analisis Ragam dengan taraf koreksi 5%. Apabila pengaruh yang didapatkan nyata maka dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rumput bermuda dengan konsentrasi eco-enzyme 40 ml L-1 (E2) dan pupuk NPK 630 kg ha-1 (N2) mampu menghasilkan jumlah anakan, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Pada perlakuan konsentrasi eco-enzyme 40 ml L-1 (E2) mampu menghasilkan panjang akar.
Co-Authors Adi Kurniawan Agung Dharmawan, Fadlian Agus Nurchaliq Agus Suryanto Agus Suryanto Agzarida, Indyana Andi Kurniawan Anshori, Muhammad Farhan Noorwidaad Aprilyanto, Wahyu Aprilyanto, Wahyu Ardiansyah, Moh. Ardiansyah, Moh. Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Asep Deny Permana, Asep Deny Bambang Guritno Devi Erlinda Mardiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Mila Kumala Dianita Risky, Dianita Eko Widaryanto Fadhillah, Ghani Ilman Fadhillah, Ghani Ilman Faisol, Rizki Eka Fitriani Faisol, Rizki Eka Fitriani Febrisusanto, Permadi Addy Febrisusanto, Permadi Addy Febriyanto Andika Kurniawan Haryono, Budi Haryono, Budi Hasim Ashari Hatta Gumilang Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B. Suwasono Heddy, Y.B.Suwasono Hendra Wahyu Pratama Husni Thamrin Sebayang Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Hutapea, Matthew Nicholas Fransiskus Jody Moenandir Joko Susilo Karuniawan Puji Wicaksono Kurniawan, Adi Lazuardian, Faizal Achmad Lilik Setyobudi Mardiyanti, Devi Erlinda Marlina Sipayung Maudina, Riva Syafira Monica, Silva Monica, Silva Muasyaroh, Siti Muasyaroh, Siti Mudji Santosa Muhammad Luthfi Murti, Borhan Wisnu Murti, Borhan Wisnu Muthahara, Eva Muthahara, Eva Natasya Zuitshi Shima Ninuk Herlina Nugraha, M.Yody Nugraha, M.Yody Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Selly Putri Widia Nugroho, Selly Putri Widia Nur Edy Suminarti Nurchaliq, Agus Nursalam, Yunita Ekaputri Nursalam, Yunita Ekaputri Nurul Fathia, Luki Anisa Nurul Fathia, Luki Anisa Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Permana, Asep Deny Pratama Wahyu Hidayat Pratama, Hendra Wahyu Pratiwi, Anggraeni Hadi Putri, Nur Fitriana Edi Putri, Nur Fitriana Edi Putripertiwi, Dwija Putripertiwi, Dwija Rahmawan, Rafi Reza Ardian Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Risky, Dianita Safitri, Syanel Zalza Sebayang, Husni Thamrin Sebayang, Husni Thamrin Setyaji, Kurniawan Setyawan, Angga Ady Setyawan, Angga Ady Setyobudi, Lilik Setyono Yudo Tyasmoro Sindi Puspita Sari Sitawati Sitawati Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sugiarto, Bayu Sugiarto, Bayu Sumarsono, Arachis Ratnasari Sumarsono, Arachis Ratnasari Susanto, Mochammad Fahmi Susilo, Joko Suwanti, Suwanti Tarigan, Fathir Muhammad Tarigan, Fathir Muhammad Titin Sumarni Utomo, M. Dika Cahyo Utomo, M. Dika Cahyo Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Wardoyo, Ega Fay Putro Wardoyo, Ega Fay Putro Wijanarko, Aditya Pratama Wulansari, Atikah Wulansari, Atikah Y.B. Suwasono Heddy Y.B.Suwasono Heddy Yogi Sugito Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Yosandy AM, Dimas Sanda Onggy Zainal Abidin Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah