This Author published in this journals
All Journal Prosiding Pendidikan Sains AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Jurnal Tadris Matematika Journal on Education Jurnal Pendidikan Edutama Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Educatio FKIP UNMA GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Berdaya Mandiri Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Eksponen TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Gender and Society Journal International Journal of Research in Education (IJRE) Indo-MathEdu Intellectuals Journal J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Innovative: Journal Of Social Science Research JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kualita Pendidikan Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Mathematical Pedagogy (JOMP) Jurnal Lentera Edukasi Jurnal Tadris Matematika Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Tipe HOTS Ditinjau dari Gaya Kognitif di Masa Pandemi Covid-19 Afinda Azimatul Khusna; Rizky Esti Utami; Farida Nursyahidah
Jurnal Tadris Matematika Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2021.4.1.77-94

Abstract

This research aimed to describe errors done by students in solving HOTS typed linear equation of two variables problem seen from the cognitive style in a Covid-19 pandemic era. This research uses a qualitative approach. Research subjects consist of 4 students selected among 31 students from class IX Junior High School 1 Petarukan, grouped into two students with cognitive style field-dependent (FD) and two students with cognitive style field-independent (FI). Subjects cognitive style was determined by Group Embedded Figures Test (GEFT) score, while errors in problem-solving were determined through TKPS and interviews. Field-dependent subjects tend to make errors in transformation and encoding with low or fair fallacy rate. On the other side, field-independent subjects tend to make errors in understanding the problems with low fallacy rate. The causes of errors made by field-dependent subjects are not being able to make complete mathematical models and not showing what they had searched. Meanwhile, field-independent subjects were incapable of making sketches perfectly. Other researchers' recommendation explains only errors in reading, transformation, processing capability, and encoding of students with cognitive style FD and FI. In this context, there are still a lot of other errors done by students. Therefore, the next researcher needs to conduct further research with better execution.
The Profile of Students’ Mathematical Communication Ability on Statistics Based on Adversity Quotient Amelia Okta Viyani; Rizky Esti Utami; Agnita Siska Pramasdyahsari
International Journal of Research in Education Vol 2, No 1 (2022): Issued in January 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v2i1.10819

Abstract

Mathematical communication skills have an important role in human life because humans are social creatures who cannot live individually but always relate and need other people. This type of research is descriptive qualitative research. This study aims to determine the profile of students' mathematical communication skills on statistical material in terms of Adversity Quotient (AQ) which are climbers (high), campers (medium), and quitters (low). This research was conducted on students of class XII MIPA 1 SMA Laboratorium UPGRIS. The research subjects were 6 students consisting of 2 subjects with climbers type (high), 2 subjects with campers type (medium), and 2 subjects with quitters type (low). The instrument used in this research is the ARP Adversity Quotient questionnaire and uses a communication skill test. The data analysis technique was carried out in 3 stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The validity of the data using source triangulation. The results of this study indicate that (1) Subjects with the quitters type have not met all indicators of communication skills including written text, drawing, and mathematical expression; (2) Subjects with the campers type meet the indicators of mathematical communication skills, namely written text and drawing, but do not meet the indicators of mathematical expression; (3) Subjects with the climbers type fulfills all indicators of mathematical communication skills including written text, drawing, and mathematical expression.
Analysis of Students' Critical Thinking Ability in Solving HOTS Type Problems in terms of Problem Solving Aulia Putri Faradisa; Rizky Esti Utami; Aurora Nur Aini
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi trigonometri. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kandangserang. Pemilihan subjek berdasarkan hasil tes kemampuan pemecahan masalah pada materi trigonometri. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan  keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat memenuhi keenam indikator kemampuan berpikir kritis diantaranya; interpretation, analysis, inference, evaluation, explanation dan selfregulation. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang dapat memenuhi lima indikator interpretation, analysis, inference, evaluation, dan explanation. Sedangkan, siswa dengan kemampuan pemecahan masalah rendah memenuhi tiga indikator berpikir kritis yaitu interpretation, analysis dan selfregulation. Kata kunci: Berpikir kritis, HOTS, Pemecahan masalah Abstract This study aims to determine students' critical thinking skills in solving Higher Order Thinking Skills (HOTS) types on trigonometry material. This research is qualitative descriptive research. The subjects of this study were students of class XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Kandangserang. Subject selection was based on the results of the problem-solving ability test on trigonometry material. Data collection techniques used in this study are tests, interviews, and documentation. Data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The technique of checking the validity of the data is by using the triangulation method. The results of this study indicate that students with high problem-solving abilities can meet the six indicators of critical thinking skills including; interpretation, analysis, inference, evaluation, explanation and self-regulation. Students with moderate problem-solving skills can fulfil the five indicators of interpretation, analysis, inference, evaluation, and explanation. Meanwhile, students with low problem-solving abilities fulfil three critical thinking indicators, namely interpretation, analysis and self-regulation.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Guna Pencegahan Tindak Perundungan Di SDN Sendangmulyo 02 Afrokhi Hasan; Suyoto Suyoto; Rizky Esti Utami; Yenny Rachmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.553

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini adalah (1) Banyaknya kasus yang berulang mengenai perundungan yang ada di sekolah tentu sangat membuat orang tua siswa khawatir keamanan anaknya saat berada di sekolah, (2) Perundungan seringkali masih menjadi sebuah tradisi buruk yang terus dilakukan oleh siswa di lingkungan sekolah dan sangat berbahaya secara fisik dan mental. Fokus penelitian ini adalah untuk mencegah terjadinya tindakan perundungan yang ada di sekolah melalui profil pelajar pancasila. Dengan menganalisis dan mendeskripsikan mengenai tindakan perundungan pada siswa kelas VI SDN Sendangmulyo 02 peniliti bisa memberikan hasil yang relevan dan objektif sehingga dalam seminar mampu memaparkan berdasarkan data yang ada. Hasil penelitian ini untuk mencegah terjadinya tindakan perundungan pada siswa di SDN Sendangmulyo 02 dimana tempat peneliti melakukan penelitian, perundungan merupakan permasalahan yang cukup serius di dunia pendidikan karena sangat mengkhawatirkan bagi orang tua siswa, tentu mengurangi kenyamanan kenyaanan siswa dalam belajar di sekolah. Saran untuk SDN Sendangmulyo 02 untuk senantiasa menjaga siswa agar terhindar dari kejadian perundungan, langkah preventif yang perlu dilakukan dengan cara secara rutin melakukan sosialisasi pada siswa dan guru mengenai perilaku perundungan secara fisik maupun non fisik/ verbal kemudian penerapan yang sesuai mengenai profil pelajar pancasila di sekolah.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas III Di Sekolah Dasar Negeri Pandean Lamper 01 Semarang Frida Laksmita Dewi; Rizky Esti Utami; Aries Tika Damayani; Kanti Kartika Sari
JANACITTA Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.372 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v6i1.2264

Abstract

Creative thinking is an ability that students must have, through creative thinking can gain broad insight. Creativity is part of the main aspects of students. The teacher becomes a source for students to process and find potential and talents in their fields. There is a provision of readiness for creative thinking to be able to competen in the future. This study aims to find out whether SDN Pandean Lamper 01 Semarang has implemented learning with aspects of creative thinking, and also describes the ability to think creatively in class IIIB using 3 student subjects. Selection of subjects based on high, medium, and low levels. This research method uses a qualitative description with observations according to indicators of creative thinking, namely fluency, flexibility, elaboration, and originality as well as interviews with class IIIB teachers. The research results obtained the level of creative ability as well as three indicators, namely fluency, flexibility, and elaboration. Categorized as moderately creative with moderate initial ability includes twu indicators, namely fluency and originality. Categorized as not creative for low initial ability does not include four indicator. Class IIIB teachers at SDN Pandean Lamper 01 Semarang have implemented character education with aspects of creative thinking in thematic learning.   Berpikir kreatif merupakan kemampuan yang harus dimiliki peserta didik, melalui berpikir kreatif dapat memperoleh wawasan yang luas. Kreativitas bagian dari aspek penting yang dimiliki peserta didik. Guru menjadi sumber untuk peserta didik mengolah dan menemukan potensi dan bakat di bidanya. Adanya bekal kesiapan sikap berpikir kreatif mampu bersaing untuk masa depan nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui SDN Pandean Lamper 01 Semarang sudah menerapkan pembelajaran dengan aspek berpikir kreatif, juga mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif di kelas IIIB dengan menggunakan 3 subjek peserta didik. Pemilihan subjek berdasarkan tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Metode penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif dengan pengamatan sesuai indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran berpikir (fleuency), kelenturan (flexibility), elaborasi dan keaslian (originality) juga wawancara dengan guru kelas IIIB. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat berpikir kreatif dengan kemampuan kreatif dikategorikan kemampuan awal tinggi mencakup tiga indikator yaitu fleuency, flexibility dan elaborasi. Dikategorikan cukup kreatif dengan kemampuan awal sedang mencakup dua indikator yaitu fleuency dan keaslian. Dikategorikan belum kreatif untuk kemampuan awal rendah tidak mencakup empat indikator. Guru kelas IIIB di SDN Pandean Lamper 01 Semarang sudah menerapkan pendidikan karakter dengan aspek berpikir kreatif di pembelajaran tematik.   
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Rizky Esti Utami; Aryo Andri Nugroho; Ida Dwijayanti; Anton Sukarno
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.49 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v2i2.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berlandaskan pada budaya baik itu konten materi maupun penyajiannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan 4-D (Four-D) Thiagarajan Semmel dan Semmel. Metode pengumpulan dan analisis data yang digunakan ialah metode dokumentasi, observasi, angket serta tes. Seluruh data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian pada tahap pendefinisian dan perancangan memunculkan unsur budaya daerah antara lain: tarian tradisional Jawa Tengah, bangunan bernilai budaya dan makanan khas daerah. Kemudian dilakukan tahapan pengembangan yaitu dengan validasi ahli dan uji keterbacaan pada e-modul pembelajaran matematika kelas VII SMP berbasis etnomatematika yang telah teruji valid  dengan rata-rata nilai dari validator media yaitu 90%, rata-rata nilai dari validator materi yaitu 93% dan rata-rata nilai dari validator budaya 88%. Sedangkan hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam e-model matematika berbasis etnomatematika adalah bahasa yang mudah dipahami dan tidak mengandung makna ganda.Kata Kunci: E-Modul, Etnomatematika, Budaya
Pemanfaatan Pojok Baca Dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Kelas II Sekolah Dasar Uswatun Khasanah; Noor Miyono; Rizky Esti Utami; Yenny Rachmawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.4813

Abstract

Minat baca merupakan suatu gairah atau ketertarikan seseorang untuk dapat mengartikan media kata-kata dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan pojok baca dalam menumbuhkan minat baca peserta didik kelas II SDN Sendangmulyo 02. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan pojok baca dalam menumbuhkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SDN Sendangmulyo 02 Semarang. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca berperan penting dalam menumbuhkan minat baca. Pemanfaatan pojok baca dalam menumbuhkan minat baca peserta didik di SDN Sendangmulyo 02 Semarang dilaksanakan dengan beberapa cara, yaitu: (1) pojok baca didesain sebagus mungkin; (2) buku disusun dengan rapi (3) adanya buku bacaan cerita atau nonfiksi. Wali kelas II juga berperan dalam memotivasi dan mendorong semangat siswa untuk terus membaca serta memperbaiki sistem pemanfaatan pojok baca ini sehingga pemanfaatan pojok baca berjalan dengan baik dalam menumbuhkan minat baca siswa kelas II di SDN Sendangmulyo 02 Semarang.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif dan Koneksi Matematis Siswa pada Materi Segiempat dan Segitiga Ditinjau dari Self-Concept Matematis Siswa Muhammad Rico Aulya; Nizaruddin Nizaruddin; Rizky Esti Utami
Jurnal Kualita Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kualita Pendidikan
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.703 KB)

Abstract

This study aims to describe students creative thinking abilities and mathematical connections in the quadrilateral and triangle material in terms of students mathematical self-concept. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The subjects of this study consisted of 29 students in class VIII E of SMP NEGERI 1 KALIWUNGU who were then selected based on the self-concept scale, namely 3 students with high self-concept, 3 students with moderate self-concept and 3 students with low self-concept. Data collection was carried out using a self-concept scale, written tests, interviews and documentation. Data analysis techniques were carried out in 3 stages, namely data reduction, data display and conclusion/verification. The validity of the data using technique triangulation and source triangulation. The analysis was developed based on indicators of creative thinking skills and mathematical connections by taking into account self-concept. Based on the results of the analysis it is known that subjects with high self-concept abilities are able to fulfill all indicators of creative thinking and all indicators of mathematical connection, subjects with moderate self-concept are able to fulfill three aspects of creative thinking ability, namely thinking fluently, thinking flexibly, thinking in detail and being able to fulfill all indicators of connection mathematically, subjects with low self-concept are unable to fulfill all indicators of creative thinking and all indicators of mathematical connection.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Tipe Open Ended Ditinjau dari Motivasi Belajar pada Materi SPLTV Hellen Dita Natassya; Rizky Esti Utami; Widya Kusumaningsih
Jurnal Kualita Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kualita Pendidikan
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.109 KB)

Abstract

This study aims to determine students' critical thinking skills in solving open ended type questions in terms of learning motivation on System of Linear Equations with Three Variables material. This research is a qualitative descriptive study. This research was conducted in class XI IPA 1 and XI IPA 2 SMA Institut Indonesia Semarang which were selected based on the results of the questionnaire test and the results of the test instrument trials. The research subjects were selected based on a learning motivation questionnaire from 24 students of class XI IPA 1, 3 students were selected consisting of one subject with high learning motivation, one subject with moderate learning motivation, and one subject with low learning motivation. Data collection techniques using learning motivation questionnaire instruments, written tests, documentation. In the research technique analysis is carried out, namely reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Data validity checking technique uses technical triangulation. The results showed that 1) students with high learning motivation were able to fulfill all indicators of critical thinking, namely interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation, 2) students with moderate learning motivation were only able to fulfill 4 indicators of critical thinking, namely analysis, evaluation, inference, and self-regulation, 3) students with low learning motivation are only able to meet the indicators of critical thinking analysis and evaluation.
Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Negeri Sendangmulyo 02 Riannisa Arumasharroh; Aryo Andri Nugroho; Rizky Esti Utami; Yenny Rachmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.2018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II di SD Negeri Sendangmulyo 02 melalui model Think Pair Share. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 28 orang. Data penelitian ini tentang hasil belajar yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Sendangmulyo 02 dengan persentase rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 77,14% yang berada pada kategori sedang dan pada siklus II mencapai 85% yang berada pada kategori tinggi. Dengan ketutasan belajar siswa pada siklus I sebesar 64% dan pada siklus II mencapai 86%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan penerapan model pemebelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Sendangmulyo 02.
Co-Authors Achmad Buchori Afinda Azimatul Khusna Afrokhi Hasan Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agung Handayanto Agung Handayanto Agustini, Ferina Ahsani, Farah Aulia Ali Shodiqin Amahsyah, Inaroh Ghoisani Amelia Okta Viyani Ami Ariyani Ami aryani ANGGRAENI, NURLAELA Anita Chandra Dewi Anton Sukarno, Anton Anton Sukarno,, Anton Arfilia Wijayanti Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani, Aries Tika Arisul Ulumuddin Arum Diyastanti Aryo Andri Nugroho Aulia Putri Faradisa Aurora Nur Aini Aurora Nur Aini Ayuningsih, Ranti Azizah, Annis Nur Azkiyah, Aulia Bambang Agus Herlambang, Bambang Budiarti, Risma Christina Purwaningsih Christina Yulia Susilo Cici Ekawati Cindarwati, Ruri Deviansyah, Putri Dhian Endahwuri, Dhian Diana Rachmawati Dina Prasetyowati Dinar Ibrahima Djoko Purnomo Dwijyanti, Ida Ellyana, Rohmah Endang Wuryandini Eny Hartadiyati W.H, Eny Ervina Eka Subekti F.X. Didik Purwosetiyono Farida Nursyahidah Fine Reffiane Fitri Novitasari Frida Laksmita Dewi Ganis Suprihatini Gunarti Krisnaningsih Harjati, Yohanes Maria Vianey Trisunu HARYANTI, ENY Hellen Dita Natassya Heni Purwati Heni Purwati Ida Dwijayanti Ida Nurjannah Intan Indiati Irkham Ulil Albab Ismatul Khasanah Isna Sa'adati Isworo, Diantri Nurjati JOKO SUSANTO Kanti Kartika Sari Khasanah, Maratus Khoirun Nisak, Elifatul Asif Kresni Winanti Krisnaningsih, Gunarti Kristi Indriana Lestari, Titis Anggraeni Lilik Ariyanto Lukman Harun Maria Goretty Maya Rini Rubowo Meisy Rahma Putri Budiyanti Muhammad Rico Aulya Muhtarom Mulyaningsih, Dwi Munna, Nailul Nagari, Nindhita Puspa Nizaruddin Nizaruddin Noor Miyono Nurfitriana Rachman Nurina Happy NURUL HIDAYAH Nurusyifa, Annisa Itsnain Oktaviani, Ika Ayu Padmi Susilawati Pran Yudi Setiawan Prasetyawati, Dina Putri, Fara Prissilia Putri, Ganenia Tristina Ulia Putriana, Difa Rachmawati, Diajeng Fitria Rasiman Rasiman Rasiman Riannisa Arumasharroh Rina Dwi S Rinowati, Awaliyah Risma Alfiyanti Khusna Rohman, Muhammad Abdul Safitri, Sekar Ayuning Saiful Hidayat Saiful Hidayat Saputro, Muhammad Boy Sari, Eva Martia Sari, Indah Atika Setyowati, Khoirunisak Setyowati, Rina Dwi Sholekhah, Zakiyatus Siti Badriyah Sri Mariyatun Sugiyanti Sugiyanti Sunandar Sunandar Supandi Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suwarti Suwarti Suyoto Tyas, Baiti Ni’mah Widaning Ulfi, Ulfiatul Inka Aprilia Ulul Hidayah Uswatun Khasanah Wibowo, Yohanes Maria Vianey Trisunu Harjati Wicaksono, Febri Eko Widiyatmoko, Fajar Ari Widya Kusumaningsih Widyastuti , Nora Widyastuti, Nora Wijayanti , Arfilia Wiyaka Wulandari, Rakasiwi Ayu Wulansari, Monica Dewi Yenny Rachmawati Yenny Rachmawati Yunita, Defri Yana