Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Rekonstruksi Konsep Siswa pada Soal Bangun Datar Segiempat dan Segitiga Ditinjau dari Teori APOS Dania Noviyla; Syaiful Syaiful; Maison Maison
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2631

Abstract

Ketika siswa dihadapkan pada situasi yang mengharuskan untuk menggunakan kembali konsep yang telah dimilikinya, maka siswa harus merekonstruksi kembali konsep yang ada. Siswa dan guru dapat menerapkan dan memanfaatkan prinsip-prinsip dalam Teori APOS untuk lebih memahami mata pelajaran. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana kemampuan rekonstruksi konsep siswa pada soal materi bangun datar segitiga dan segiempat ditinjau dari teori APOS di salah satu SMP Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan subjek menggunakan metode purposive sampling, subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII disalah satu SMP Kota Jambi. Instrumen penelitian ini terdiri dari soal tes uraian dengan think aloud dan wawancara. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan kemampuan rekonstruksi konsep siswa dalam pemecahan masalah pada materi bangun datar ditinjau dari teori APOS masih kurang memadai, hal ini dikarenakan subjek lupa dengan rumus, kemampuan yang dimiliki subjek masih kurang, subjek tidak terbiasa menyelesaikan masalah secara rinci, subjek kurang teliti dalam mencermati soal, subjek tidak terbiasa untuk mengembangkan pengetahuannya, subjek tidak terlatih dalam berhitung, pemahaman materi prasyarat subjek masih kurang. Manfaat yang didapatkan setelah mengetahui diharapkan agar peserta didik dapat memperoleh pembelajaran dengan strategi pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka sehingga mereka akan merasa nyaman ketika belajar dan diharapkan peserta didik dapat mengubah atau mengembangkan suatu permasalahan. Untuk guru dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran yang efisien dan efektif.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS QUANTUM LEARNING Annisa Aprilia; Syaiful Syaiful; Bambang Hariyadi Hariyad
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.5281

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ketika pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbasis quantum learning. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA III SMA 1 Muaro Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Data kemampuan pemecahan masalah dianalisis dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah, dan triangulasi dilakukan dengan menggunakan data wawancara. Selain itu, analisis data wawancara dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, validasi data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil survei, dari 32 siswa maksimum, 4 (12,5%) berada di kategori tinggi, 16 (50%) sedang, dan 12 (37, 5%) berada dalam kategori rendah. Dari penelitian ini, kemampuan pemecahan masalah siswa pada tahap pemahaman masalah, perencanaan strategis, dan implementasi strategi mampu melakukannya, tetapi indikator dapat digunakan untuk memvalidasi jawaban dari beberapa siswa yang belum mengerti.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS HOTS DAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS Renita Renita; M Rusdi; Syaiful Syaiful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.6932

Abstract

Abstract This study aims to produce HOTS-based LKPD products and Problem Based Learning on linear program material oriented towards increasing the mathematical creative thinking skills and to determine the feasibility of HOTS-based LKPDs through the application of PBL models to linear program material to improve students' mathematical creative thinking abilities educate. Data collection was carried out by means of document analysis, conducting surveys, and quetionnaires. This research uses the ADDIE model which consists of five development steps, namely analyze, design, development, implementation and evaluation. The subjects of this study The subjects in this study were students of class XI IPA MAN 3 Jambi City and the objects in this study were HOTS-based worksheets. Based on the research results the developed LKPD produces positive responses and can be used in the learning process and can improve students' mathematical creative thinking skills, and the effectiveness is obtained based on the product developed which can improve students' mathematical creative thinking abilities from the results of the pre-test and post-test through the N-gain test obtained a score of 0.62, namely in the medium category and the HOTS-Based LKPD and Problem Based Learning that was developed was effective.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN KREATIF MATEMATIS DALAM PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA INTROVERT Krisna Wati; Maison Maison; Syaiful Syaiful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.8151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis dalam pemecahan masalah materi barisan dan deret aritmatika pada siswa introvert di kelas XI SMA Xaverius 1 Kota Jambi. Masalah ini muncul karena perbedaan keterampilan berpikir dan proses berpikir siswa berdasarkan tipe kepribadian, yang awalnya ditemukan bahwa kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis rendah pada siswa dengan kepribadian introvert. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data angket kepribadian, soal tes, dan wawancara. Subjek penelitian dipilih dari siswa introvert berdasarkan hasil angket kepribadian dan lembar jawaban, dengan tiga siswa yang mewakili keempat kelompok jawaban yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa introvert memiliki kemampuan berpikir kritis matematis dalam memahami masalah, merencanakan, dan melaksanakan rencana. Namun, mereka cenderung kurang memeriksa kembali solusi mereka. Kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa introvert terutama mencakup fluency dan flexibility dalam memahami masalah, merencanakan, dan melaksanakan rencana, tetapi kurang dalam hal originality dan elaboration dalam pemecahan masalah. This research aims to analyze critical and creative mathematical thinking skills in solving problems regarding sequences and arithmetic series in introverted students in class XI SMA Xaverius 1 Jambi City. This problem arises because of differences in students' thinking skills and thought processes based on personality type, which was initially found that critical and creative mathematical thinking abilities were low in students with introverted personalities. This research uses a descriptive qualitative approach by collecting personality questionnaire data, test questions and interviews. The research subjects were selected from introverted students based on the results of a personality questionnaire and answer sheet, with three students representing the four answer groups. The research results show that introverted students have mathematical critical thinking skills in understanding problems, planning and implementing plans. However, they tend to check their solutions less. Mathematical creative thinking abilities in introverted students mainly include fluency and flexibility in understanding problems, planning and implementing plans, but lacking in terms of originality and elaboration in problem solving.
Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain dan Motivasi terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi SMPN 9 Merangin : (The Influence of Predict Observe Explaining Learning Models and Motivation Toward Students 'High Order Thinking Skills in Biology Lessons in Biology Subjects at SMPN 9 Merangin) Nurfadilah Nurfadilah; Revis Asra; Syaiful Syaiful
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.12064

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Predict Observe Explain learning model, and motivation on students' HOTS in the biology subject matter of the human respiratory system. This research is a quantitative research. The design used in this study is a quasi-experimental design. There are two types of instruments used as a means of collecting data (learning motivation questionnaire and learning test). The instrument used has been validated first by the validator. The results showed that the results of the control class with the pretest average were 68.90, the posttest was 72.65, while the pretest experimental class was 71.40, while the posttest was 79.45. posttest scores can be interpreted as follows: HOTS ability of students who use conventional learning models and have low motivation with an average score (mean) = 70.00. HOTS ability of students who use conventional learning models and have high motivation with an average score (mean) = 74.08. The HOTS ability group of students who use the Poe learning model and have low motivation with an average score (mean) = 72.29. While the HOTS Ability Group of students who use the Poe learning model and have high motivation with an average score (mean) = 83.31. Key words: Predic observe explain, Motivation, Higher order thinking skill Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain, dan motivasi terhadap HOTS siswa pada mata pelajaran biologi materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpulan data ini ada dua jenis (angket motivasi belajar dan tes belajar). Instrumen yang digunakan terlebih dahulu telah divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kelas control dengan rata-rata pretest yakni 68,90,posttest yakni 72,65, sedangkan kelas eksperimen pretest yakni 71,40, sedangkan posttest yakni 79,45. nilai postest dapat dintrepretasikan sebagai berikut: Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan memiliki Motivasi rendah dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 70.00. Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan memiliki Motivasi tinggi dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 74.08. Kelompok Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran Poe dan memiliki Motivasi rendah dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 72.29. Sedangkan Kelompok Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran poe dan memiliki Motivasi tinggi dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 83.31. Kata kunci: Predic observe explain, Motivasi, Higher order thinking skill
PENGARUH INTENSITAS PERGAULAN TEMAN SEBAYA, SIKAP, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP JIWA BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI JURUSAN TATA NIAGA SMKN 1 KOTA JAMBI Trysna Indah Utama; Syaiful Syaiful
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni 2020 - November 2020)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v1i2.280

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan yang mengajarkan kewirausahaan adalah Sekolah Menengah Kejuruan. Sejalan dengan hal tersebut tujuan pembelajaran kewirausahaan sebenarnya untuk menjadi seorang wirausaha yang berdasarkan dengan adanya jiwa wirausaha. Dengan adanya semangat dan jiwa kewirausahaan dapat mendorong kesuksesan seseorang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap efikasi diri, Mengetahui pengaruh langsung sikap terhadap terhadap efikasi diri, Mengetahui pengaruh langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap jiwa kewirausahaan, Mengetahui pengaruh langung sikap terhadap jiwa kewirausahaan, Mengetahui pengaruh langsung efikasi diri terhadap jiwa kewirausahaan, Mengetahui pengaruh tidak langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap jiwa kewirausahaan melalui efikasi diri. Mengetahui pengaruh tidak langsung sikap terhadap jiwa kewirausahaan melalui efikasi diri. Penelitian ini termasuk dalam golongan asosiatif kausalitas. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analisys) yang bantu menggunakan alat SPSS 21.0. for windows yang digunakan dalam pengembangan model dan pengujian hipotesis. Hasil analisis yang dilakukan, terdapat pengaruh langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap efikasi diri sebesar 5,728, terdapat pengaruh langsung sikap terhadap efikasi diri sebesar 6,654, terdapat pengaruh langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap jiwa kewirausahaan sebesar 3,184, terdapat pengaruh langsung sikap terhadap jiwa kewirausahaan sebesar 4,118, terdapat pengaruh langsung efikasi diri terhadap jiwa kewirausahaan sebesar 6,437, terdapat pengaruh tidak langsung intensitas pergaulan teman sebaya terhadap jiwa kewirausahaan melalui efikasi diri sebesar 3,182, terdapat pengaruh tidak langsung sikap terhadap jiwa kewirausahaan melalui efikasi diri sebesar 4,542
PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERDASARKAN GAYA BELAJAR DENGAN PROJECT BASED LEARNING Sofnidar Sofnidar; Ajeng Riana Lestari; Syaiful Syaiful
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i4.9643

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diangkat karena hasil wawancara terhadap guru matematika di SMPN 18 Kota Jambi mengindikasikan bahwa kemampuan representasi matematis siswa Kelas VIII tergolong rendah serta tidak sedikit dari mereka yang pasif dalam belajar. Oleh karena itu, penelitian ini menitikberatkan pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar menggunakan model PjBL terhadap peningkatan representasi matematis siswa. Penelitian eksperimen ini menggunakan metode True Experimental Design dengan tipe Pretest-Posttest Control Group Design. Berdasarkan hasil pengambilan sampel acak, diperoleh kelas VIII F sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 28 siswa pada setiap kelasnya. Penelitian dilakukan pada materi SPLDV di semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Dalam memperoleh informasi digunakan instrumen berupa angket, lembar observasi dan tes. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar dengan Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Peningkatan tertinggi diperoleh oleh siswa dengan gaya belajar kinestetik, yang mencapai kriteria tinggi dengan skor peningkatan sebesar 0,743.The problem in this study was raised because the results of interviews with mathematics teachers at SMPN 18 Jambi City indicated that the mathematical representation skills of Class VIII students were low and many of them were passive in learning. Therefore, this study focuses on the application of differentiated learning based on learning styles using the PjBL model to improve students' mathematical representations. This experimental research uses the True Experimental Design method with the Pretest-Posttest Control Group Design type. Based on the results of random sampling, class VIII F was obtained as the experimental group and class VIII G as the control group with a total of 28 students in each class. The research was conducted on SPLDV material in the odd semester of the 2023/2024 school year. In obtaining information, instruments such as questionnaires, observation sheets and tests were used. The research findings show that the application of differentiated learning based on learning styles with Project Based Learning is effective in improving students' mathematical representation skills. The highest improvement was obtained by students with kinesthetic learning style, which reached high criteria with an improvement score of 0.743. 
Natural Phenomena in the Systematic Patterns of the Fibonacci Sequence and Fractal Patterns in the Context of Educational Philosophy Sri Mariana; Rayandra Asyhar; Asrial Asrial; Syaiful Syaiful
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.9148

Abstract

This research aims to describe the relationship between natural phenomena as reflected in the Natural Phenomena in the Systematic Pattern of the Fibonacci Sequence and Fractal Patterns in the Context of Philosophy of Education, particularly in the aspects of ontology, epistemology, and axiology in mathematics learning. The types of research used are descriptive research and library research. The findings in this article are that mathematical concepts such as the Fibonacci sequence and fractal patterns can be integrated into philosophy-based education learning. Natural patterns such as the Fibonacci sequence and fractals in mathematics teaching not only deepen the understanding of mathematical concepts ontologically but also enrich the reasoning process (epistemologically) and learning values (axiologically). This integration contributes to more contextual, relevant, and meaningful learning. The conclusion of this study emphasizes the importance of applying structured educational philosophy in mathematics teaching through the exploration of natural phenomena, thereby encouraging the development of students' understanding and critical thinking skills. This study recommends strengthening the integration of educational philosophy aspects in mathematics material through a systematic study of natural phenomena
Perkebunan Sawit dari Perspektif Lingkungan dan Sains Prima Soheti; Rayandra Asyhar; Asrial; Syaiful
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35852

Abstract

Kajian ini menyajikan analisis kritis terhadap praktik perkebunan sawit (Elaeis guineensis) dari perspektif filsafat lingkungan dan ilmu pengetahuan (sains). Analisis menggabungkan data kuantitatif terbaru mengenai luas lahan, produksi, dan dampak lingkungan, termasuk kaitannya dengan deforestasi dan emisi gas rumah kaca, dengan landasan teoretis seperti deep ecology, ecofeminism, dan etika lingkungan yang relevan untuk memahami dimensi normatif dan empiris dari ekspansi sawit. Metode yang digunakan adalah studi literatur kritis, sintesis data sekunder dari lembaga internasional dan nasional, serta pendekatan analitis interdisipliner. Temuan utama menunjukkan bahwa ekspansi sawit berkontribusi signifikan terhadap konversi lahan dan emisi, tetapi juga memiliki peran ekonomi yang besar bagi negara-negara produsen. Ketegangan antara kesejahteraan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan pada negara-negara tersebut menuntut kebijakan berbasis hukum yang lebih tegas, mekanisme tata kelola lahan yang transparan, serta tindakan restorasi pada lahan gambut yang terdampak. Rekomendasi praktis meliputi penguatan regulasi izin konsesi, insentif untuk praktik sawit berkelanjutan, rewetting lahan gambut, serta dukungan pada petani skala kecil untuk transisi ke praktik wanatani dan sertifikasi yang kredibel.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Ditinjau dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer Fergi Faranijza Fatri; Maison Maison; Syaiful Syaiful
Didaktik Matematika Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdm.v6i2.14179

Abstract

Mathematical representation skill is students' ability to express mathematical ideas (such as problems, statements, and definitions) in various ways to solve problems through multiple representations, such as images, words, tables, and symbols mathematics. Students are struggling in representing mathematical ideas. It hampers them in determining the solution of mathematical problems. They are careless in reading the word problems, lacking problem analysis, less thorough, and struggling to connect concepts. The subjects of this study were in two students from one of the junior high school in Jambi. The instruments used for this research were VVQ, Mathematical Representation Ability Test and interviews. This study used a descriptive qualitative method. The results showed that the representation abilities of students with visualizer and verbalizer style were quite good. However, each subject had a different way of solving problems. Visualizers were more interested in questions with image information in solving the problem. Verbalizer tended to prefer information with detailed wording.