Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN BPJS DALAM MEMBERIKAN LAYANAN ASURANSI PADA MASYARAKAT DI KLINIK PRATAMA Hairani Siregar; Tasya Fahreza; Putri Juniman Zega; Angelique Triana; Berlianti, Berlianti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7575

Abstract

Layanan asuransi kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara jaminan kesehatan nasional (JKN) bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial kepada seluruh lapisan masyarakat, baik yang mampu maupun yang tidak mampu secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana BPJS Kesehatan memberikan layanan asuransi kesehatan kepada masyarakat, serta tantangan dan dampak dari program ini terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini menemukan bahwa meskipun BPJS memberikan akses kesehatan yang lebih merata, masih terdapat kendala terkait dengan keterbatasan fasilitas, antrian panjang, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban peserta. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sosialisasi, perbaikan fasilitas, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas layanan BPJS.
Ketimpangan Distribusi Kartu Indonesia Pintar: Sebuah Kajian terhadap Akses dan Implementasi di Indonesia Simanjuntak, Putri Natalia; S, Berlian Seladmai Yanti; Simangunsong, Michelle; Berlianti, Berlianti
AHKAM Vol 3 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v3i4.4251

Abstract

This study aims to examine the distribution inequality of the Indonesia Smart Card (KIP) Program as one of the Indonesian government's efforts to improve access to education for the poor and vulnerable poor. This program is expected to reduce school dropout rates and provide more equitable educational opportunities. However, its implementation still faces various obstacles, such as inaccurate targeting of recipients, delays in fund disbursement, lack of assistance, and the amount of assistance that is considered insufficient. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews, observation, and document analysis to explore the factors that influence the success and failure of KIP distribution in various parts of Indonesia. The results show that while the program provides short-term benefits in easing the economic burden of recipient families, its impact on improving long-term economic independence is limited. This study recommends improvements in the data collection mechanism, beneficiary verification, and more intensive mentoring to ensure program effectiveness. Thus, it is expected that KIP can be more optimal in supporting education equity and poverty alleviation in Indonesia.
Dampak Sosial Program PKH dan PBI BPJS pada Penerima Bantuan: Perspektif Masyarakat Purba, Rachel Yohana Vatreciya; Maharani, Aisya; Harahap, Karina Olivia Pricila; Berlianti, Berlianti
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 4 (2024): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14233120

Abstract

This study aims to analyze the social impact of the Family Hope Program (PKH) and BPJS Contribution Assistance Recipients (PBI) from a community perspective. The approach used in this study is qualitative with an in-depth interview method with program beneficiaries to measure changes in social welfare. The results of the study indicate that PKH contributes to improving the ability to fulfill basic needs, children's education, and health services. BPJS PBI opens wider access to health services for vulnerable groups. However, several challenges were found, including the distribution of assistance that was not on target, social stigma against beneficiaries, and the quality of services that were still partly inadequate. In addition, this program also has an impact on increasing social participation in the community, such as involvement in beneficiary meetings (KPM) which strengthen community solidarity. Thus, the PKH and BPJS PBI programs have great potential to reduce social inequality in a sustainable manner.
PENGARUH ASURANSI KESEHATAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PEKERJA INFORMAL DI KOTA MEDAN Elsi Apulina Br Tarigan; Mutiara Violanda Sinaga; Rizki Ananda; Hairani Siregar; Berlianti, Berlianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i6.7129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asuransi kesehatan terhadap kualitas hidup pekerja informal di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam bagaimana asuransi kesehatan mempengaruhi kehidupan pekerja informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuransi kesehatan, khususnya melalui program BPJS Kesehatan, memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup pekerja informal. Dampak tersebut meliputi berkurangnya beban psikologis terkait risiko kesehatan, terciptanya rasa aman secara finansial, dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan. Meski demikian, masih terdapat tantangan dalam implementasi program seperti proses pendaftaran yang birokratis, kesulitan pembayaran iuran rutin karena pendapatan yang fluktuatif, serta kurangnya pemahaman dan sosialisasi program. Penelitian merekomendasikan perlunya upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan melalui pemberian subsidi iuran, penyederhanaan proses pendaftaran, dan peningkatan sosialisasi program untuk memaksimalkan manfaat asuransi kesehatan bagi pekerja informal.
EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN SEBAGAI JAMINAN SOSIAL DI KECAMATAN MEDAN LABUHAN Felix Timothy Hasudungan Siburian; Khairunnisya Rachman; Fazia Zahra; Berlianti, Berlianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i7.7228

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu inisiatif pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PKH sebagai jaminan sosial di Kecamatan Medan Labuhan, yang memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, dengan subjek penelitian berupa keluarga penerima manfaat (KPM) dan pendamping sosial PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH berhasil meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi keluarga miskin, seperti mendorong partisipasi anak-anak dalam sekolah dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Namun, meskipun bantuan tunai mampu meringankan beban ekonomi, tantangan utama terletak pada mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Beberapa keluarga masih bergantung pada bantuan, dan pemahaman mengenai kewajiban bersyarat program juga masih rendah. Untuk meningkatkan efektivitas PKH, diperlukan penguatan pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi agar keluarga dapat mandiri secara ekonomi.
PERSEPSI GEN Z PADA GENDER DAN DISKRIMINASI GENDER DI SOSIAL MEDIA Rahmah, Adzra Vania; Lani, Wahyu Mei; Berlianti, Berlianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i8.7470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi Generasi Z (Gen Z) mengenai gender dan diskriminasi gender yang mereka temui di media sosial. Gen Z, yang lahir antara tahun 1995 hingga 2012, dikenal sebagai generasi yang sangat bergantung pada teknologi dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan analisis konten media sosial untuk memahami pandangan serta pengalaman Gen Z terkait isu gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z memiliki pemahaman yang progresif tentang gender, melihatnya sebagai konstruksi sosial yang melibatkan peran dan ekspresi yang berbeda dari sekadar jenis kelamin biologis. Meskipun banyak dari mereka terlibat dalam kampanye yang mendukung kesetaraan gender dan melawan diskriminasi, penelitian ini juga menemukan bahwa bias dan stereotip gender masih sering muncul di platform media sosial. Hal ini menciptakan tantangan bagi Gen Z dalam membentuk sikap yang inklusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran media sosial dalam membentuk persepsi dan sikap Gen Z terhadap gender, serta bagaimana platform ini dapat menjadi alat untuk meningkatkan kesadaran sosial. Selain itu, peran pekerja sosial sebagai fasilitator, edukator, dan advokat sangat penting dalam mendukung perubahan positif dalam pandangan Gen Z terhadap gender. This study aims to explore Generation Z's (Gen Z) perceptions of gender and the gender discrimination they encounter on social media. Gen Z, born between 1995 and 2012, is known as a generation that relies heavily on technology and social media in their daily lives. Using a qualitative approach, this study collected data through in-depth interviews and social media content analysis to understand Gen Z's views and experiences regarding gender issues. The results show that Gen Z has a progressive understanding of gender, seeing it as a social construct that involves different roles and expressions than simply biological sex. While many of them are involved in campaigns that support gender equality and fight discrimination, the research also found that gender biases and stereotypes still frequently appear on social media platforms. This creates challenges for Gen Z in shaping an inclusive attitude. This research emphasizes the important role of social media in shaping Gen Z's perceptions and attitudes towards gender, and how these platforms can be a tool to raise social awareness. In addition, the role of social workers as facilitators, educators and advocates is crucial in supporting positive change in Gen Z's views towards gender.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat oleh YBM Brilian dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Berlianti, Berlianti; Bangun, Yolanda Oktari Br; Maisaroh, Anita; Sipayung, Dwinata Novelia
Al-DYAS Vol 4 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v4i1.4206

Abstract

Community empowerment is the first step in achieving social welfare. One of the things that is done in an effort to improve social welfare is social security through social assistance provided by institutions, both government and non-government institutions. One of them is the Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRILIaN). YBM BRILIan is committed to providing social assistance as stated in the programs offered. In this case, YBM BRILIaN not only provides social assistance to the community, but also provides programs where the purpose of this program is an effort to empower the community to create an empowered community and can develop the potential that exists in the community. The strategies carried out reach various aspects of life, ranging from economics, education, health, preaching and social humanity.
Meningkatkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa/i Sekolah Dasar Melalui Metode Fun Learning Hutahaean, Resliana; Berlianti, Berlianti; Sinaga, Rini Yanti
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Artikel Riset Periode Desember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v1i02.3003

Abstract

Pengembangan kreativitas sangat penting dikembangkan sejak usia dini karena kreativitas sangat berpengaruh sekali dalam pengembangan aspek-aspek perkembangan anak pada bangku Sekolah Dasar, apabila kreativitas anak tidak dikembangkan sejak dini maka kemampuan kecerdasan dan kelancaran dalam berfikir anak akan ikut berpengaruh juga. Sedangkan membangunkan kepercayaan diri pada sangat penting untuk dibangun dalam fase pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena dengan cara ini, seorang anak bisa tampil lebih imajinatif,kreatif, bahagia, ceria dan empatik. Kedua sikap ini berperan sama penting seiring perkembangan dan pertumbuhan anak. Untuk mendukung dan menumbuhkan sikap ini bagi Siswa/i UPT SD Negeri 060938, maka dilaksanakan melalui metode Fun Learning dengan recreation group (kelompok rekreasi). Metode ini merupakan salah satu jenis kelompok dalam tahap penyelesain masalah pada social group work. Dalam kelompok rekreasi maka kelompok anak akan diberikan permainan dan edukasi yang mampu mengembangkan kedua sikap yang diharapkan dalam pengabdian ini. Tahapan pelaksanaanya sesuai dengan tahapan pertolongan yang pekerjaan sosial yang secara umum digunakan yaitu engagement (pendekatan), assessment, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan terminasi. Pelaksanaan kegiatan ini diadakan dalam 4 bulan. Di akhir pelaksanaan program, siswa-siswi ini terus diupayakan mampu melanjutkan pengembangan kreativitas dan pengembangan diri sikap ini melalui kegiatan mereka selama di Sekolah Dasar.
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa/i Sekolah Dasar Melalui Program Merdeka Belajar – Kampus Mengajar (MBKM) Tampubolon, Piter H.D; Berlianti, Berlianti
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Artikel Riset Periode Desember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v1i02.3011

Abstract

Menciptakan generasi muda yang aktif, cerdas, dan kreatif, tentunya di perlukan generasi muda yang memiliki wawasan luas dan minat belajar yang tinggi. Peneliti merancang program Literasi berupa Pojok Baca untuk meningkatkan minat baca sisiwa/I dengan melakukan kegiatan yang menarik, juga lingkungan belajar yang produktif, nyaman, dan menyenangkan. Program literasi yang dilakukan berfokuskan dengan membuat sudut baca atau pojok baca yang menarik, agar siswa/siswi memiliki ketertarikan untuk membaca. Teknik pengumpulan data yang di pakai dalam penelitian ini menggunakan teknik Observasi. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini menggunakan metode intervensi pada ranah Mezzo. Metode group work di gunakan sebagai bagian dari metode intervensi, karena dengan memanfaatkan kelompok sebagai metode terapi, membangun interaksi dan relasi, dan mengembangkan potensi individu – individu agar mampu mengatasi permasalahan di dalam kelompok. Dalam melaksanakan kegiatan ini melakukan tahapan-tahapan intervensi yang dilakukan, seperti: engagement (Pendekatan), Assesment, Perencanaan, Intervensi, Evaluasi, dan terminasi. Peneliti berinovasi untuk merancang suatu program sebagai bentuk pengabdian melalui Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan upaya meningkatkan minat baca siswa/I di SD 060937 Peneliti merancang program Literasi berupa Pojok Baca untuk meningkatkan minat baca sisiwa/I dengan melakukan kegiatan yang menarik, juga lingkungan belajar yang produktif, nyaman, dan menyenangkan. Dimana siswa/I sebelum memulai pembelajaran, siswa/I diajak untuk membaca buku yang mereka punya untuk siswa/I baca, lalu di rangkum dalam buku, serta di presentasikan apa yang telah mereka pelajari dari buku yang mereka baca.
Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa/i Sekolah Dasar Melalui Program Merdeka Belajar – Kampus Mengajar (MBKM) Tampubolon, Piter H D; Berlianti, Berlianti
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Artikel Riset Periode Desember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v1i02.3017

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar perserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spriritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya dan masyarakat. Untuk menciptakan generasi muda yang aktif, cerdas, dan kreatif, tentunya di perlukan generasi muda yang memiliki wawasan luas dan minat belajar yang tinggi. Peneliti merancang program Literasi berupa Pojok Baca untuk meningkatkan minat baca sisiwa/I dengan melakukan kegiatan yang menarik, juga lingkungan belajar yang produktif, nyaman, dan menyenangkan. Program literasi yang dilakukan berfokuskan dengan membuat sudut baca atau pojok baca yang menarik, agar siswa/siswi memiliki ketertarikan untuk membaca. Literasi adalah suatu kemampuan individu dalam mengolah dan memahami informasi ketika melakukan kegiatan membaca dan menulis. Dimana literasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari.  Dimana untuk meningkatkan minat baca siswa/I dengan melakukan Pojok Baca. Dengan memotivasi keinginan membaca siswa/I SD 060937 Medan Johor dengan menggunakan sudut kelas sebagai tempat yang nyaman, menyenangkan dan mudah di akses siswa/I SD 060937 untuk meningkatkan minat baca. Dengan kehadiran program yang di lakukan yaitu Pojok Baca siswa/I di SD 060937 memiliki antusias untuk membaca. Dengan akes untuk membaca yang mudah di temukan, lingkungan belajar yang nyaman, juga temapat untuk belajar yang menarik siswa/i. selain menciptakan Pojok Baca, penulis juga merancang program Literasi. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini menggunakan metode intervensi pada ranah Mezzo. Metode group work di gunakan sebagai bagian dari metode intervensi, karena dengan memanfaatkan kelompok sebagai metode terapi, membangun interaksi dan relasi, dan mengembangkan potensi individu – individu agar mampu mengatasi permasalahan di dalam kelompok. Dalam melaksanakan kegiatan ini melakukan tahapan-tahapan intervensi yang dilakukan, seperti: engagement (Pendekatan), Assesment, Perencanaan, Intervensi, Evaluasi, dan terminasi.
Co-Authors Ade Indah Hutasoit Adilah, Asri Adiningsih, Regita Cahyani Afifah Azzahra Agara, Imam Syuja Andreas Simanjuntak Angelique Triana Anindita, Kayla Khairu Asbi, Erni Asneli Atikah Anjani Pohan Bangun, Chelsea Yulia Amanda Br. Bangun, Yolanda Oktari Br Brian Firman Norman Juan Hulu Cicilia Kimberly Oldy Saragih Cicilia Saragih Cindy Silviana Br. Sihotang Crystin Manullang Dalimunthe, Ritha F. Debora Manalu Devi Audea Dinda Pratiwi Elsi Apulina Br Tarigan Emi Triani Epri Rifdah Nabillah Fajar Utama Ritonga Fanny Pratiwi Fazia Zahra Felix Timothy Hasudungan Siburian Fitri Handayani Manalu Gea, Yusti Kasih Griselda, Rensina Gultom, Lois Enjelina Hairani Siregar Hairani Siregar Hanna Letare Winroriauli Hanna Sinaga Harahap, Karina Olivia Pricila Hariani Siregar Hutahaean, Resliana Hutapea, Wenni Yohana Hutasoit, Nisa Hutasoit, Yehezkiel Varrel Andreas Intan Maghdalena Jasmine, Aleeka Joice Margaretha Zebua Juventus Simangunsong Keysha Mumtazah Khairunnisya Rachman Lani, Wahyu Mei Maharani, Aisya Maisaroh, Anita Manik, Anna Christy Br Ginting Mardotillah, Zahra Syifana Mayang Febi Awaliah Muhammad Farid Syahreza Mutiara Violanda Sinaga Nadya Nurhaliza Nadya Putri Siregar Nasution, Muhassanah Nasution, Tania Eka Zahra Nawal Syakira Nurul Muslimah Permatasari Siregar, Indah Prima Sihombing Purba, Rachel Yohana Vatreciya Putri Juniman Zega Rafa Rafsanzani Rafta, Zahra Qomari Rahmah, Adzra Vania Rimma Putri Masta Napitupulu Riska Akila Zahra Ritonga, Fajar Utama Rizki Ananda Roihan Ramadhan S, Berlian Seladmai Yanti Saffanah Qanitah HS Sembiring, Samuel Sebastian Septira Razin Fadhilah Sera Dwi Wati Silaban, Vivi Shinta Felicia Silfana, Rifa Simangunsong, Michelle Simanjuntak, Putri Natalia Simanjuntak, Rio Riswanto Simbolon, Intan Avrillia Permata Sari Sinaga, Rini Yanti Sinaga, Siti Mahgriza Sipayung, Dwinata Novelia Siregar, Hairani Siregar, Indah Permatasari Sitanggang, Yolanda Plorensia Solin, Nurul Fauziah Rahmadhany Supsiloani Syahputri, Lydia Tamara Tambunan Tamara Yohana Tambunan Tampubolon, Piter H D Tampubolon, Piter H.D Tapian Nauli Siburian Tasya Fahreza Taty Kristina Malau Triani, Emi Vivi Rahmadani Siregar Waruwu, Mestano Widya Yossi Huttapea Wijaya, Rangga Yolanda Oktavia Naibaho Yuliance, Yuliance Zahara, Nazla Zega, Nestapa