Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESEJAHTERAAN PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DI YAYASAN PENDIDIKAN TUNANETRA SUMATERA (YAPENTRA) TANJUNG MORAWA Adilah, Asri; Berlianti, Berlianti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i10.12253

Abstract

Abstract Welfare is a condition where a human feels that his life is prosperous. The sense of well-being itself arises from freedom from fear and freedom from pressure. One of the welfare indicators is education and all citizens have the same right to quality education and this applies to Indonesian citizens with physical, emotional, mental, intellectual and social disabilities. Physical limitations such as blind people are not an obstacle to getting an education. The research was conducted at the Sumatra Blind Education Foundation (YAPENTRA) Tanjung Morawa. The aim of this research is to determine the welfare of people with disabilities at Yapentra Tanjung Morawa. The education provided by the Sumatran Blind Education Foundation (YAPENTRA) Tanjung Morawa is formal education and non-formal education. Formal education is education like regular children in general who study regular children's subjects. Non-formal education is a training and skills education program to form the independence of blind students at Yapentra Tanjung Morawa. The key informant is the Principal of the Yapentra Tanjung Morawa School. The main informants are the blind students of Yapentra Tanjung Morawa, as well as additional informants, namely two teaching staff and one parent of a blind person. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and literature study. The data obtained in the field was then analyzed by researchers who explained using qualitative methods. The results of the research show that the welfare of blind students at Yapentra Tanjung Morawa has been met in several indicators such as income, expenses, education, health and housing. Keywords: Welfare, education, blind people with disabilities. Abstrak Kesejahteraan adalah suatu kondisi dimana seseorang manusia merasa hidupnya sejahtera. Rasa sejahtera itu sendiri timbul akibat kebebasan dari ketakutan dan bebas dari tekanan-tekanan. Indikator kesejahteraan salah satunya ialah pendidikan dan semua warga memiliki hak yang sama atas pendidikan yang bermutu dan berlaku untuk WNI dengan cacat fisik, emosional, mental, intelektual, dan sosial. Keterbatasan fisik seperti penyandang disabilitas tunanetra tidak menjadi halangan untuk mendapatkan pendidikan. Penelitian dilakukan di Yayasan Pendidikan Tunanetra Sumatera (YAPENTRA) Tanjung Morawa. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kesejahteraan penyandang disabilitas di Yapentra Tanjung Morawa. Pendidikan yang diberikan oleh Yayasan Pendidikan Tunanetra Sumatera (YAPENTRA) Tanjung Morawa ialah pendidikan formal dan pendidikan nonformal. Pendidikan formal ialah pendidikan seperti anak reguler pada umumnya yang mempelajari mata pelajaran anak regular. Pendidikan nonformal ialah program pendidikan pelatihan dan keterampilan untuk membentuk kemandirian siswa-siswi tunanetra di Yapentra Tanjung Morawa. Informan Kunci yaitu Kepala Sekolah Yapentra Tanjung Morawa. Informan Utama yaitu siswa-siswi tunanetra Yapentra Tanjung Morawa, serta informan tambahan yaitu dua staf pengajar dan satu orangtua dari penyandang disabilitas tunanetra. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Data yang didapat di lapangan kemudian di analisis oleh peneliti yang dijelaskan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sudah terpenuhinya kesejahteraan siswa-siswi tunanetra yang berada di Yapentra Tanjung Morawa di beberapa indikator seperti pendapatan, pengeluaran, pendidikan, kesehatan, dan juga perumahan. Kata kunci : Kesejahteraan, pendidikan, penyandang disabilitas tunanetra.
Perkembangan Sosial dan Emosional pada Anak Sekolah Dasar Gultom, Lois Enjelina; Berlianti, Berlianti; Ritonga, Fajar Utama
Mitra Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/mabdimas.v3i1.1118

Abstract

Teaching Campus is a learning channel that provides opportunities for students to study off- campus for one semester to practice their ability to solve complex problems by becoming partners with teachers to innovate in learning, develop strategies and learning models that are creative, innovative and fun. Campus Policy Merdeka Learning aims to encourage students to master various fields of knowledge with their areas of expertise, so that they are ready to compete in the global world. Social Emotional Learning is closely related to the philosophy of thought 'Ki Hajar Dewantara' which states that the purpose of education is to guide all the strengths or natures that exist in children so that they can achieve the highest possible safety and happiness, and here I and we or the teacher's role is a driving force as an example of character education for students, creating an educational ecosystem, and organizing a learning environment that is full of comfort, safety and fun. That way positive emotions and moods will be created in children, and we can know them.
Kurangnya Fungsi Perlindungan Keluarga: Refleksi tentang Kegagalan Keluarga Anindita, Kayla Khairu; Zega, Nestapa; Agara, Imam Syuja; Gea, Yusti Kasih; Waruwu, Mestano; Berlianti, Berlianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28634

Abstract

Fenomena kurangnya fungsi perlindungan dalam keluarga menjadi prinsip sebagai lingkungan utama dalam membentuk nilai dan moral serta pengaturan sosial individu. Masalah ini mengevaluasikan tragedi yang terjadi belakangan ini di kota medan, dimana sepasang saudara kandung melakukan hubungan yang terlarang sehingga melahirkan seorang bayi, yang kemudian dibuang melalui jasa ojek online. Kasus ini mengindikasikan disfungsi serius dalam sistem keluarga, terutama pada pendidikan nilai, komunikasi antar keluarga. Kurangnya fungsi perlindungan keluarga termasuk bagian dari tempat yang aman bagi setiap setiap anggotanya, namun dalam kasus keluarga dapat gagal dalam menjalankan fungsi perlindungannya. Penelitian bertujuan untuk mengkajikan dan mengulas tentang kegagalan keluarga dalam menjalankan fungsi, dan kurangnya perlindungan keluarga memiliki dampak yang berarti pada kesejahteraan dan keamanan anggotanya. Maka dari itu dilakukan upaya agar meningkatkan kesadaran untuk kemampuan keluarga dalam menghadapi serta menjalani fungsi perlindungan keluarga.
Penerapan Budaya Patriarki dalam Keluarga dan Dampaknya terhadap Kesetaraan Gender Simbolon, Intan Avrillia Permata Sari; Mardotillah, Zahra Syifana; Syahputri, Lydia; Nasution, Muhassanah; Bangun, Chelsea Yulia Amanda Br.; Berlianti, Berlianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30159

Abstract

Budaya patriarki merupakan suatu kondisi atau keadaan di mana pria ditempatkan sebagai seseorang yang memiliki kuasa besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam lingkungan keluarga. Dalam budaya patriarki, wanita diletakkan pada posisi lebih rendah atau kurang penting. Wanita diposisikan sebagai istri yang bertugas untuk mendampingi, melayani, mengurus dan mendidik anak. Banyak istri menanggung beban kerja lebih lama dan tidak dihargai, yaitu sebagai pekerja rumah tangga. Pekerjaan rumah tangga yang tidak mengenal titik, dianggap sudah merupakan kewajiban istri. Hal ini diasosiasikan secara turun temurun oleh adat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh budaya patriarki dalam keluarga yang berdampak kepada kesetaraan gender, khususnya dalam pembagian kerja, serta akses terhadap pendidikan dan kesempatan. Dari hal tersebut wanita merasa kurang diperhatikan sehingga membuat wanita kurang percaya diri karena merasa tidak didengar, merasa tidak berharga dan enggan mengemukakan pendapat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif melalui kuesioner. Kuesioner adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan atau mengajukan seperangkat pertanyaan kepada para responden. Hasil penelitian ini menunjukkan responden sebanyak 40 orang. Beberapa di antaranya mengalami atau merasakan nilai-nilai patriarki masih diterapkan di keluarganya. Dapat disimpulkan bahwa budaya patriarki menjadi salah satu faktor besar dari banyaknya perlakuan diskriminatif kepada wanita sampai saat ini dikarenakan susunan kekuasaan pada berbagai aspek nyatanya didominasi oleh kaum laki-laki.
Pergeseran Peran Gender dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi Keluarga Kelas Menengah Multietnis di Kota Medan Zahara, Nazla; Rafta, Zahra Qomari; Simanjuntak, Rio Riswanto; Wijaya, Rangga; Nasution, Tania Eka Zahra; Berlianti, Berlianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30192

Abstract

Penelitian ini meneliti transformasi peran gender dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam keluarga kelas menengah di Medan, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis dan analisis tematik, penelitian ini melibatkan wawancara dengan tiga generasi, kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak dewasa, dari keluarga Batak, Tionghoa, Melayu, dan Jawa. Temuan menunjukkan adanya pergeseran bertahap dari struktur patriarki ke dinamika yang lebih egaliter, terutama di kalangan generasi muda. Faktor-faktor seperti pendidikan, rumah tangga berpenghasilan ganda, dan urbanisasi berkontribusi terhadap pergeseran ini, di samping perubahan ekspektasi budaya. Perempuan semakin berpartisipasi dalam keputusan keuangan, yang menandakan penyeimbangan kembali otoritas domestik. Meskipun terdapat perbedaan budaya di antara kelompok etnis, tren bersama menuju kesetaraan gender terlihat jelas. Perubahan ini meningkatkan komunikasi keluarga, rasa saling menghormati, dan kohesi. Studi ini menyimpulkan bahwa peran gender yang berkembang mencerminkan modernisasi masyarakat dan praktik budaya adaptif, yang menunjukkan definisi ulang yang lebih luas tentang hubungan kekuasaan keluarga dalam konteks perkotaan Indonesia.
Studi Pustaka Dinamika Pola Asuh Transnasional dan Kesejahteraan Anak Pekerja Migran di Indonesia Hutapea, Wenni Yohana; Adiningsih, Regita Cahyani; Jasmine, Aleeka; Sitanggang, Yolanda Plorensia; Manik, Anna Christy Br Ginting; Berlianti, Berlianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30216

Abstract

Fenomena pola asuh transnasional muncul sebagai akibat dari meningkatnya jumlah pekerja migran Indonesia yang meninggalkan anak di kampung halaman. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bentuk serta dinamika pengasuhan transnasional dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis sepuluh artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh dilakukan oleh kerabat dekat seperti kakek-nenek atau saudara kandung, dan bergantung pada komunikasi virtual antara anak dan orang tua. Dinamika pola asuh dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial budaya, dan relasi emosional dalam keluarga. Meski keberadaan remitansi dapat meningkatkan kondisi material anak, dampak psikologis akibat keterpisahan berkepanjangan tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak dan penguatan jejaring sosial di tingkat lokal untuk mendukung keluarga pekerja migran.
Analisis Sosiologis Faktor antar Generasi dalam Kekerasan Rumah Tangga Berlianti, Berlianti; Hutasoit, Yehezkiel Varrel Andreas; Silaban, Vivi Shinta Felicia; Sembiring, Samuel Sebastian; Solin, Nurul Fauziah Rahmadhany; Silfana, Rifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30221

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT merupakan salah satu bentuk kejahatan yang sering dialami dalam dinamika keluarga. Bentuk kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya dalam bentuk fisik tetapi juga dalam hal psikologis.Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor yang mempengaruhi tindak kekerasan pada rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga memiliki ciri khusus yaitu memiliki keterkaitan antara pelaku dengan korban dalam konteks kekeluargaan. Penelitian ini berargumen bahwa KDRT bukanlah insiden yang terisolasi, melainkan seringkali merupakan manifestasi dari siklus sosial yang lebih luas, di mana individu yang terpapar kekerasan di masa kecil cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi pelaku atau korban di kemudian hari. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor analisis sosiologis antar generasi yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga serta untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan setelah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif.
PEMENUHAN HAK SIPIL ANAK DISABILITAS DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Supsiloani, Supsiloani; Siregar, Indah Permatasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.51485

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan setiap orang yang mengalami keterbatasan  fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu yang lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Salah satu hak anak disabilitas yang harus terpenuhi adalah hak sipil berupa kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta lahir. Akan tetapi, di lapangan diketahui bahwa masih banyak anak disabilitas yang hak sipik mereka belum terpenuhi. Salah satunya anak disabilitas yang terdapat di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan hak sipil anak disabilitas, metode yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Sumatera Utara adalah melakukan transfer knowledge mengenai Pemenuhan Hak Anak Disabilitas. Sedangkan rencana tindak lanjut yang dilakukan adalah pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak disabilitas.
Implementation of Job Loss Guarantee Program in Medan City Triani, Emi; Berlianti, Berlianti; Asbi, Erni Asneli
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i1.7324

Abstract

The purpose of this study is to analyze how the implementation of the Job Loss Guarantee Program in Medan City and the factors that influence the implementation of Government Regulation No. 37 of 2021. This research will use a qualitative research method with a descriptive approach. By using data collection techniques, namely by conducting primary data with interviews, observation and documentation and secondary data obtained from the literature. Data analysis techniques through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results show that the Job Loss Guarantee Program (JKP) is a new scheme in employment insurance that protects workers who lose their jobs due to termination of employment (PHK). This program is implemented by BPJS Ketenagakerjaan which provides benefits for 24 months with a 12-month contribution period. Participants must be enrolled in all BPJamsostek programs, including Work Accident Insurance, Old Age Insurance, Death Insurance, Pension Insurance, and National Health Insurance. The Medan City Government through the Manpower Office provides recommendations to laid-off workers to receive JKP benefits and forwards them to the BPJS Ketenagakerjaan Office for cash benefits. The program also includes Job Training programs for beneficiaries, job fair activities, and job market information.
Penerapan Metode Casework dalam Meneliti Perkembangan Berhitung Siswa/i di Sekolah Dasar Negeri 060894 Medan Baru Griselda, Rensina; Berlianti, Berlianti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v2i3.2577

Abstract

Counting is one of the basic knowledge that must be acquired by the nation's generation who are still in school. This numeracy ability is useful for training children's general reasoning in dealing with a problem and children can process information and data that exist in everyday life. there are challenges nowadays, the impact of online learning since the covid-19 pandemic has made students not understand very clearly so that the subject matter received is not optimal which results in children's numeracy skills lacking. So in this case, the purpose of writing is to increase understanding in arithmetic in order to better understand and understand the basics of mathematics for everyday life. The location of the field work practice carried out by the author is on Jl. Rebab No. 99, Titi Chain, Kec. Medan Baru, Medan City, North Sumatra. With a total of 26 students. The campus teaching activities last for 3 months. The method used in this practical is the Casework method by Zastrow. The stages in the groupwork method include (1) Engagement, Intake, Contract, (2) Assessment, (3) Planning, (4) Intervention, (5) Monitoring, (6) Evaluation, and (7) Termination. The results of this practical activity showed an increase in learning and self-confidence of children in grades VI and IV at 060894 Public Elementary School. At the beginning of the meeting, the children had difficulty. After several meetings, the children began to be more fluent and dare to appear in front of the class to solve problems and explain how to solve them and there was an increase in grades in their school assignments.
Co-Authors Ade Indah Hutasoit Adilah, Asri Adiningsih, Regita Cahyani Afifah Azzahra Agara, Imam Syuja Andreas Simanjuntak Angelique Triana Anindita, Kayla Khairu Asbi, Erni Asneli Atikah Anjani Pohan Bangun, Chelsea Yulia Amanda Br. Bangun, Yolanda Oktari Br Brian Firman Norman Juan Hulu Cicilia Kimberly Oldy Saragih Cicilia Saragih Cindy Silviana Br. Sihotang Crystin Manullang Dalimunthe, Ritha F. Debora Manalu Devi Audea Dinda Pratiwi Elsi Apulina Br Tarigan Emi Triani Epri Rifdah Nabillah Fajar Utama Ritonga Fanny Pratiwi Fazia Zahra Felix Timothy Hasudungan Siburian Fitri Handayani Manalu Gea, Yusti Kasih Griselda, Rensina Gultom, Lois Enjelina Hairani Siregar Hairani Siregar Hanna Letare Winroriauli Hanna Sinaga Harahap, Karina Olivia Pricila Hariani Siregar Hutahaean, Resliana Hutapea, Wenni Yohana Hutasoit, Nisa Hutasoit, Yehezkiel Varrel Andreas Intan Maghdalena Jasmine, Aleeka Joice Margaretha Zebua Juventus Simangunsong Keysha Mumtazah Khairunnisya Rachman Lani, Wahyu Mei Maharani, Aisya Maisaroh, Anita Manik, Anna Christy Br Ginting Mardotillah, Zahra Syifana Mayang Febi Awaliah Muhammad Farid Syahreza Mutiara Violanda Sinaga Nadya Nurhaliza Nadya Putri Siregar Nasution, Muhassanah Nasution, Tania Eka Zahra Nawal Syakira Nurul Muslimah Permatasari Siregar, Indah Prima Sihombing Purba, Rachel Yohana Vatreciya Putri Juniman Zega Rafa Rafsanzani Rafta, Zahra Qomari Rahmah, Adzra Vania Rimma Putri Masta Napitupulu Riska Akila Zahra Ritonga, Fajar Utama Rizki Ananda Roihan Ramadhan S, Berlian Seladmai Yanti Saffanah Qanitah HS Sembiring, Samuel Sebastian Septira Razin Fadhilah Sera Dwi Wati Silaban, Vivi Shinta Felicia Silfana, Rifa Simangunsong, Michelle Simanjuntak, Putri Natalia Simanjuntak, Rio Riswanto Simbolon, Intan Avrillia Permata Sari Sinaga, Rini Yanti Sinaga, Siti Mahgriza Sipayung, Dwinata Novelia Siregar, Hairani Siregar, Indah Permatasari Sitanggang, Yolanda Plorensia Solin, Nurul Fauziah Rahmadhany Supsiloani Syahputri, Lydia Tamara Tambunan Tamara Yohana Tambunan Tampubolon, Piter H D Tampubolon, Piter H.D Tapian Nauli Siburian Tasya Fahreza Taty Kristina Malau Triani, Emi Vivi Rahmadani Siregar Waruwu, Mestano Widya Yossi Huttapea Wijaya, Rangga Yolanda Oktavia Naibaho Yuliance, Yuliance Zahara, Nazla Zega, Nestapa