Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa/i Sekolah Dasar Melalui Program Merdeka Belajar – Kampus Mengajar (MBKM) Tampubolon, Piter H D; Berlianti, Berlianti
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Artikel Periode Desember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v1i02.3017

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar perserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spriritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya dan masyarakat. Untuk menciptakan generasi muda yang aktif, cerdas, dan kreatif, tentunya di perlukan generasi muda yang memiliki wawasan luas dan minat belajar yang tinggi. Peneliti merancang program Literasi berupa Pojok Baca untuk meningkatkan minat baca sisiwa/I dengan melakukan kegiatan yang menarik, juga lingkungan belajar yang produktif, nyaman, dan menyenangkan. Program literasi yang dilakukan berfokuskan dengan membuat sudut baca atau pojok baca yang menarik, agar siswa/siswi memiliki ketertarikan untuk membaca. Literasi adalah suatu kemampuan individu dalam mengolah dan memahami informasi ketika melakukan kegiatan membaca dan menulis. Dimana literasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari.  Dimana untuk meningkatkan minat baca siswa/I dengan melakukan Pojok Baca. Dengan memotivasi keinginan membaca siswa/I SD 060937 Medan Johor dengan menggunakan sudut kelas sebagai tempat yang nyaman, menyenangkan dan mudah di akses siswa/I SD 060937 untuk meningkatkan minat baca. Dengan kehadiran program yang di lakukan yaitu Pojok Baca siswa/I di SD 060937 memiliki antusias untuk membaca. Dengan akes untuk membaca yang mudah di temukan, lingkungan belajar yang nyaman, juga temapat untuk belajar yang menarik siswa/i. selain menciptakan Pojok Baca, penulis juga merancang program Literasi. Metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini menggunakan metode intervensi pada ranah Mezzo. Metode group work di gunakan sebagai bagian dari metode intervensi, karena dengan memanfaatkan kelompok sebagai metode terapi, membangun interaksi dan relasi, dan mengembangkan potensi individu – individu agar mampu mengatasi permasalahan di dalam kelompok. Dalam melaksanakan kegiatan ini melakukan tahapan-tahapan intervensi yang dilakukan, seperti: engagement (Pendekatan), Assesment, Perencanaan, Intervensi, Evaluasi, dan terminasi.
PEMENUHAN HAK SIPIL ANAK DISABILITAS DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Supsiloani, Supsiloani; Siregar, Indah Permatasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.51485

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan setiap orang yang mengalami keterbatasan  fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu yang lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Salah satu hak anak disabilitas yang harus terpenuhi adalah hak sipil berupa kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta lahir. Akan tetapi, di lapangan diketahui bahwa masih banyak anak disabilitas yang hak sipik mereka belum terpenuhi. Salah satunya anak disabilitas yang terdapat di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan hak sipil anak disabilitas, metode yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Sumatera Utara adalah melakukan transfer knowledge mengenai Pemenuhan Hak Anak Disabilitas. Sedangkan rencana tindak lanjut yang dilakukan adalah pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak disabilitas.
Implementation of Job Loss Guarantee Program in Medan City Triani, Emi; Berlianti, Berlianti; Asbi, Erni Asneli
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i1.7324

Abstract

The purpose of this study is to analyze how the implementation of the Job Loss Guarantee Program in Medan City and the factors that influence the implementation of Government Regulation No. 37 of 2021. This research will use a qualitative research method with a descriptive approach. By using data collection techniques, namely by conducting primary data with interviews, observation and documentation and secondary data obtained from the literature. Data analysis techniques through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results show that the Job Loss Guarantee Program (JKP) is a new scheme in employment insurance that protects workers who lose their jobs due to termination of employment (PHK). This program is implemented by BPJS Ketenagakerjaan which provides benefits for 24 months with a 12-month contribution period. Participants must be enrolled in all BPJamsostek programs, including Work Accident Insurance, Old Age Insurance, Death Insurance, Pension Insurance, and National Health Insurance. The Medan City Government through the Manpower Office provides recommendations to laid-off workers to receive JKP benefits and forwards them to the BPJS Ketenagakerjaan Office for cash benefits. The program also includes Job Training programs for beneficiaries, job fair activities, and job market information.
Penerapan Metode Casework dalam Meneliti Perkembangan Berhitung Siswa/i di Sekolah Dasar Negeri 060894 Medan Baru Griselda, Rensina; Berlianti, Berlianti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v2i3.2577

Abstract

Counting is one of the basic knowledge that must be acquired by the nation's generation who are still in school. This numeracy ability is useful for training children's general reasoning in dealing with a problem and children can process information and data that exist in everyday life. there are challenges nowadays, the impact of online learning since the covid-19 pandemic has made students not understand very clearly so that the subject matter received is not optimal which results in children's numeracy skills lacking. So in this case, the purpose of writing is to increase understanding in arithmetic in order to better understand and understand the basics of mathematics for everyday life. The location of the field work practice carried out by the author is on Jl. Rebab No. 99, Titi Chain, Kec. Medan Baru, Medan City, North Sumatra. With a total of 26 students. The campus teaching activities last for 3 months. The method used in this practical is the Casework method by Zastrow. The stages in the groupwork method include (1) Engagement, Intake, Contract, (2) Assessment, (3) Planning, (4) Intervention, (5) Monitoring, (6) Evaluation, and (7) Termination. The results of this practical activity showed an increase in learning and self-confidence of children in grades VI and IV at 060894 Public Elementary School. At the beginning of the meeting, the children had difficulty. After several meetings, the children began to be more fluent and dare to appear in front of the class to solve problems and explain how to solve them and there was an increase in grades in their school assignments.
Model Pelayanan Sosial Panti dan Non Panti di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Anak Gembira Debora Manalu; Berlianti, Berlianti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i1.3109

Abstract

This research aims to find out the implementation of home-based and non-antibased social service models implemented at the Child Social Welfare Agency (LKSA) Anak Gembira. LKSA Anak Gembira is an institution that provides social services for children who need protection and welfare. The research method in this study is descriptive qualitative which describes the model of social services based on orphanages and non-orphanages. Data were collected through observation, interviews, and analysis of related documents. Consisting of 10 research informants, 1 key informant, 6 main informants and 3 additional informants. The institution-based social service model applied is an institutional-based social service model. The non-anti-based social service model uses a family-based social service model. The implementation of the institution-based and non- institution-based social service models at LKSA Anak Gembira still has several shortcomings, including the unoptimal use of the Rumah Pertolongan in providing social services to children outside the orphanage, the absence of BPJS Health cards for children living in the orphanage, and the unavailability of professional social workers who can provide counselling services to children in the orphanage and the absence of a special room to carry out counselling activities in the orphanage. The result of this research is that in providing social services at LKSA Anak Gembira, it has implemented two social service models, namely the orphanage and non-orphanage models, so that this can be an encouragement for other orphanages or LKSA to also implement this social service model.
Dukungan Keluarga pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) melalui Program di SDLBN 033702 Hutasoit, Nisa; Berlianti, Berlianti
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berjudul “Dukungan Keluarga pada anak berkebutuhan khusus (tunagrahita) melalui program kemandirian di SDLBN 037702 Sidikalang”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data primer yang didapat langsung oleh penulis merupakan berasal dari wawancara dengan informan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari tulisan dan dokumen yang dibutuhkan dengan topik yang bersangkutan dengan tema/judul skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dukungan Keluarga memiliki hubungan positif pada anak tunagrahita dalam mengembangkan kemandirian melalui program yang disediakan sekolah. Dalam penelitian ini keempat informan sudah memberikan 4 dukungan keluarga dengan baik, adapun empat dukungan dalam penelitian ini diantaranya dukungan penilaian, dukungan instrumental,dukungan informasional dan dukungan emosional. Adapun program kemandirian yang disediakan sekolah diantaranya: merawat diri, mengurus diri, menolong diri, komunikasi,sosialisasi dan adaptasi, keterampilan hidup, dan mengisi waktu luang. Dalam mencapai kemandirian keempat informan sudah membantu anak dengan baik meskipun kesulitan dalam meluangkan waktu luang pada anak karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.
Tanggung Jawab Sosial PT Charoen Pokphand Jaya Farm 6 Medan Pada Masyarakat di Desa Pegajahan Sinaga, Siti Mahgriza; Berlianti, Berlianti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12808548

Abstract

Tanggung jawab sosial perusahaan atau sering disebut Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu hal yang penting yang ada di dalam suatu perusahaan dengan tujuan untuk mengurangi perbedaan lapisan dalam masyarakat kaya dan miskin di berbagai pelosok dunia. Perusahaan tidak dapat maju apabila di tengah masyarakat miskin atau lingkungan yang tidak menunjang keberadaannya, perusahaan harus menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan sosial yang ada di lingkungan masyarakat, karena perusahaan membutuhkan masyarakat untuk meningkatkan potensi kewirausahaan serta lingkungan demi keberadaan perusahaan dimasa depan. Namun tidak menutup kemungkinan di setiap perusahaan masih belum maksimal dalam menerapkan konsep CSR perusahaannya. PT Charoen Popkhand Indonesia adalah salah satu perusahaan yang berpijak pada triple bottom lines (profit, people, planet) sebagai perusahaan berdasarkan ketiga pilar berkelanjutan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaannya. Kegiatan perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial adalah melakukan berbagai kegiatan sosial, namun dinilai hanya keperluan untuk jangka pendek saja. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana program CSR yang ada di PT Charoen PopkhandIndonesia
Akses Lapangan Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas Di Kota Medan Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Dalimunthe, Ritha; Supsiloani, Supsiloani
Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) Vol. 10 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/antro.v10i1.62640

Abstract

Penyandang disabilitas masih banyak yang tidak dapat memiliki akses atau kesempatan seperti masyarakat non-disabilitas lainnya, salah satunya akses dalam memperoleh pekerjaan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam mengupayakan ketersediaan akses lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas di Kota Medan serta untuk melihat apa saja yang menjadi faktor penghambat tersedianya lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas baik dari sektor pemerintah maupun swasta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, FGD, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan kondisi tersebut, masih terdapat permasalahan yang dihadapi oleh para disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan. Diperlukan pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas guna meningkatkan skill dan kemampuan para disabilitas dengan tujuan dapat mencari pekerjaaan sesuai dengan keahlian para disabilitas, sangat dibutuhkan data berdasarkan jenis kedisabilitasan serta keahlian para disabilitas. Disamping itu perlu sosialisasi tentang kebijakan/ program dari Pererintah Kota Medan untuk pencari kerja disabilitas. There are still many people with disabilities who do not have access or opportunities like other non-disabled people, one of them is access to employment. The study aims to analyze the role of the government in ensuring the availability of access to employment for people with disabilities in Medan City and to see what factors hinder the availability of employment for people with disabilities, both from the government and private sectors. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using interviews, FGD, observation and documentation. Based on these conditions, there are still problems faced by people with disabilities in getting work. It is necessary to empower people with disabilities to improve the skills and abilities of people with disabilities with the aim of being able to find work according to the skills of people with disabilities. Data is really needed based on the type of disability and the skills of people with disabilities. Apart from that, there is a need to socialize policies/programs from the Medan City Government for job seekers with disabilities.
PELAYANAN INKLUSI PADA LEMBAGA UNTUK KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PELATIHAN BAHASA ISYARAT DI KOTA MEDAN Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Emi Triani; Permatasari Siregar, Indah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas rungu (tuli) masih menghadapi hambatan besar dalam mengakses layanan sosial. Minimnya kemampuan lembaga Pelayanan Sosial termasuk lembaga pelayanan sosial untuk kesejahteraan perempuan dan anak dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) dan mitra lainnya di Kota Medan dalam memberikan layanan inklusif melalui pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penyadaran, pembentukan kelompok belajar, pelatihan dasar bahasa isyarat, dan pembentukan komunitas berkelanjutan via media digital. Hasil menunjukkan bahwa para peserta pelatihan memiliki pengetahuan, kesadaran mengenai budaya tuli serta keterampilan dasar bahasa isyarat. Pelatihan ini juga membentuk fondasi bagi lembaga pelayanan sosial yang lebih ramah disabilitas.
Co-Authors Ade Indah Hutasoit Adilah, Asri Adiningsih, Regita Cahyani Afifah Azzahra Agara, Imam Syuja Andreas Simanjuntak Angelique Triana Anindita, Kayla Khairu Asbi, Erni Asneli Atika, Tuti Atikah Anjani Pohan Bangun, Chelsea Yulia Amanda Br. Bangun, Yolanda Oktari Br Brian Firman Norman Juan Hulu Cicilia Kimberly Oldy Saragih Cicilia Saragih Cindy Silviana Br. Sihotang Crystin Manullang Dalimunthe, Ritha F. Debora Manalu Devi Audea Dinda Pratiwi Elsi Apulina Br Tarigan Emi Triani Epri Rifdah Nabillah Fajar Utama Ritonga Fanny Pratiwi Fazia Zahra Felix Timothy Hasudungan Siburian Fitri Handayani Manalu Gea, Yusti Kasih Griselda, Rensina Gultom, Lois Enjelina Hairani Siregar Hairani Siregar Hanna Letare Winroriauli Hanna Sinaga Harahap, Karina Olivia Pricila Hariani Siregar Hutahaean, Resliana Hutapea, Wenni Yohana Hutasoit, Nisa Hutasoit, Yehezkiel Varrel Andreas Intan Maghdalena Jasmine, Aleeka Joice Margaretha Zebua Juventus Simangunsong Keysha Mumtazah Khairunnisya Rachman Lani, Wahyu Mei Lubis, Mia Aulina Maharani, Aisya Maisaroh, Anita Manik, Anna Christy Br Ginting Mardotillah, Zahra Syifana Mayang Febi Awaliah Muhammad Farid Syahreza Mutiara Violanda Sinaga Nadya Nurhaliza Nadya Putri Siregar Nasution, Muhassanah Nasution, Tania Eka Zahra Nawal Syakira Nurul Muslimah Permatasari Siregar, Indah Prima Sihombing Purba, Rachel Yohana Vatreciya Putri Juniman Zega Rafa Rafsanzani Rafta, Zahra Qomari Rahmah, Adzra Vania Rimma Putri Masta Napitupulu Riska Akila Zahra Ritonga, Fajar Utama Rizki Ananda Roihan Ramadhan S, Berlian Seladmai Yanti Saffanah Qanitah HS Sembiring, Samuel Sebastian Septira Razin Fadhilah Sera Dwi Wati Silaban, Vivi Shinta Felicia Silfana, Rifa Simangunsong, Michelle Simanjuntak, Putri Natalia Simanjuntak, Rio Riswanto Simbolon, Intan Avrillia Permata Sari Sinaga, Rini Yanti Sinaga, Siti Mahgriza Sipayung, Dwinata Novelia Siregar, Hairani Siregar, Indah Permatasari Sitanggang, Yolanda Plorensia Solin, Nurul Fauziah Rahmadhany Supsiloani Syahputri, Lydia Tamara Tambunan Tamara Yohana Tambunan Tampubolon, Piter H D Tampubolon, Piter H.D Tapian Nauli Siburian Tasya Fahreza Taty Kristina Malau Triani, Emi Vivi Rahmadani Siregar Waruwu, Mestano Widya Yossi Huttapea Wijaya, Rangga Yolanda Oktavia Naibaho Yuliance, Yuliance Zahara, Nazla Zega, Nestapa