Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam tata kelola pemerintahan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dengan cara yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DISKOMINFO SP) Kota Surakarta telah memperkenalkan suatu inovasi bernama Solodata, yang ditujukan untuk memperbaiki layanan publik terutama dalam manajemen data pembangunan daerah. Penelitian ini dilakukan agar dapat menganalisis penerapan e-government pada aplikasi SoloData di Diskominfo SP Kota Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan alat ukur kinerja yaitu Balanced Scorecard e-Government oleh Richardus Eko Indrajit (2006), terdapat 5 dimensi sebagai fokus penerapan e-government. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi SoloData telah memenuhi 3 dari 5 dimensi utama pada alat ukur kinerja yang digunakan untuk penelitian ini. Penerapan aplikasi SoloData oleh Diskominfo SP Kota Surakarta merupakan contoh nyata manajemen perubahan dalam transformasi digital pemerintahan. Karena, masih terdapat kendala yang pada aplikasi SoloData seperti belum terhubungnya aplikasi SoloData dengan SDI (Satu Data Indonesia) dikarenakan keterbatasan sumber daya pada Diskominfo SP dan masih banyak masyarakat Kota Surakarta yang belum mengetahui tentang aplikasi pengolahan data pembangunan daerah berbasis web ini serta kegunaan dari aplikasi SoloData.