Claim Missing Document
Check
Articles

SPASIAL INDEKS KEKERINGAN DAERAH ALIRAN SUNGAI INDRAGIRI BERDASARKAN TEORI RUN Nahar Afrizal; Manyuk Fauzi; Imam Suprayogi
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 5, No 2 (2021): Vol 5 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v5i2.630

Abstract

The impact of drought, in addition to reduced availability and supply of water, also decreased food production, and land / forest fires. Drought provides an opportunity for serious forest fires to occur in various forest areas in Indonesia. Because of this, the drought index analysis was carried out in the Indragiri watershed in Riau Province. The drought index is analyzed using the Run Theory method. Limitations of observation station data in the Indragiri watershed, satellite data is used which is managed by The National Centers for Environmental Prediction (NCEP) from 1984 to 2013. The Run Theory method can be used to spatially analyze drought that occurs in drought that occurs in Indragiri watershed. Based on the results of the analysis of the drought index, the highest percentage of drought index occurred in 1984 with a value of 87.49% (normal classification), while the lowest percentage of drought index occurred in 1994 with a value of 61.68% (very dry classification).
Calibration of Numerical Model for Shoreline Change Prediction Using Satellite Imagery Data Sutikno, Sigit; Murakami, Keisuke; Handoyo, Dwi Puspo; Fauzi, Manyuk
Makara Journal of Technology Vol. 19, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents a method for calibration of numerical model for shoreline change prediction using satellite imagery data in muddy beach. Tanjung Motong beach, a muddy beach that is suffered high abrasion in Rangsang Island, Riau province, Indonesia was picked as study area. The primary numerical modeling tool used in this research was GENESIS (GENEralized Model for Simulating Shoreline change), which has been successfully applied in many case studies of shoreline change phenomena on a sandy beach.The model was calibrated using two extracted coastlines satellite imagery data, such as Landsat-5 TM and Landsat-8 OLI/TIRS. The extracted coastline data were analyzed by using DSAS (Digital Shoreline Analysis System) tool to get the rate of shoreline change from 1990 to 2014. The main purpose of the calibration process was to find out the appropriate value for K1 and K2 coefficients so that the predicted shoreline change had an acceptable correlation with the output of the satellite data processing. The result of this research showed that the shoreline change prediction had a good correlation with the historical evidence data in Tanjung Motong coast. It means that the GENESIS tool is not only applicable for shoreline prediction in sandy beach but also in muddy beach.
Sumbangan Teknologi Pemanenan Air Hujan Skala Individu Rumah Tangga Tipe 220 m2 Atap Pelana Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Siak Kabupaten Siak Ela Fitriana; Imam Suprayogi; Manyuk Fauzi; Nurdin Nurdin
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.3

Abstract

Tujuan penelitian adalah melakukan analisis sumbangan curah hujan untuk kebutuhan air bersih di Desa Rampak Kecamtan Siak Kabupaten Siak Provinsi Riau melalui penerapan teknologi pemanenan air hujan skala individu rumah tangga. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah penerapan Model Behaviour dengan mensimulasikan suatu algoritma dari sistem operasi volume yang ada dalam tampungan berdasarkan konsep keseimbangan massa untuk selang waktu tertentu menggunakan program bantu Rain Cycle 2.0 dengan data input model terdiri dari luas efektif atap rumah tangga (m2), jumlah hujan tahunan (mm/tahun), koefisien pengaliran atap dan data kebutuhan air berdasarkan jumlah anggota keluarga (m3/hari). Data curah hujan bersumber dari Bagian Hidrologi BWS III Sumatera dengan lokasi stasiun pencatat curah hujan Siak tahun 2015 sampai 2020. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan simulasi model menggunakan sampel luas atap 93 m2 jenis atap pelana 220 serta jumlah penghuni rumah sebanyak 4 orang. Hasil utama penelitian membuktikan bahwa curah hujan merupakan parameter yang sangat sensitip terhadap pemenuhan hidrologi kuantitatif guna pemenuhan kebutuhan air bersih skala individu rumah tangga untuk mitigasi dinamika perubahan iklim global yang cenderung mereduksi ketersediaan air seiring meningkatnya suhu bumi melalui gerakan pemanenan air hujan.
Analisis Penelusuran Banjir Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Pada Sungai Indragiri (Studi Kasus Ruas Pulau Berhalo – Peranap) Fauzan Mahdinal; Manyuk Fauzi; Tri Maijoni
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelusuran Banjir di wilayah Riau dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu tinggi muka air pada wilayah sungai, pengolahan data tinggi muka air menggunakan program Jaringan Saraf Tiruan dengan Metode Backpropagation. Pengolahan data tinggi muka air yang dilakukan adalah memprediksi muka air yang ada dibagian hilir dengan menggunakan data tinggi muka air dibagian hulu dan data tinggi muka air bagian hilir. Metode Backpropagation mampu menghasilkan pengolahan data yang berkorelasi antara data input dan data target. Hal ini dapat dilihat selama proses pelatihan, pengujian dan validasi data. Perancangan atau pemodelan jaringan saraf tiruan menggunakan program MATLAB, adapun parameter yang digunakan yaitu Epoch, lr atau learning rate, dan nilai momentum atau mc. Data yang digunakan sebanyak 2550 data tinggi muka air dari tahun 2010-2016 dengan pengelompokan data menjadi 70% sebagai data pelatihan dan 30% sebagai data pengujian serta data validasi sebanyak 100%, dalam pengujian aplikasi ini diperoleh hasil prediksi yang keandalannya kurang bagus karna nila RMSE yang terlalu besar maka dengan itu dilakukan transformasi data ke dalam bentuk Logaritma, data pengolahan hasil logaritma mampu menurunkan nilai RMSE yang lumaya bagus akan tetapi korelasi antara data di hulu dan data di hilir sangat signifikan sehingga mempengaruhi hasil prediksi.
Evaluasi Ketelitian Model Mock Dalam Prediksi Aliran Rendah (Daerah Aliran Sungai Rokan Pos Duga Air Pasir Pangaraian) Dickky Yusman; Manyuk Fauzi; Yohanna Lilis Handayani
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Mock merupakan model hujan-aliran yang sering digunakan untuk menganalisis sistem DAS dalam prediksi respon hidrologi dari suatu masukan kejadian hujan. Model Mock memerlukan pengujian kalibrasi dan verifikasi untuk memperoleh variasi parameter model terbaik dan hasil debit simulasi mengikuti pola data debit lapangan. Pengujian model Mock dilakukan dengan 7 parameter yaitu koefisien infiltrasi musim basah (WIC), koefisien infiltrasi musim kering (DIC), faktor resesi aliran tanah (K), singkapan lahan (m), kapasitas kelembaban tanah (SMC), kelembaban tanah awal (ISM), penyimpanan air tanah awal (IGWS) dan analisis berdasarkan beberapa kriteria penilaian kinerja model. Kriteria penilaian kinerja model yang digunakan yaitu koefisien korelasi (R) dan koefisien efisiensi model Nash-Sutcliffe. Hasil uji kalibrasi didapatkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,999 yang termasuk kategori kuat dan setelah di verifikasi menjadi sebesar 0,120 yang termasuk kategori rendah. Nilai kalibrasi koefisien efisiensi Nash-Sutcliffe sebesar 0,064 dan setelah diverifikasi menjadi sebesar -0,242.
Analisis Kebutuhan Air Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang (Studi Kasus : DAS Batang Arau Kota Padang) Marta Yudha Ozman; Manyuk Fauzi; Lita Darmayanti
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan salah satu tahap penting yang diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Berdasarkan hal tersebut, maksud penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dengan tujuan mendapatkan prediksi nilai kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah studi dalam hal ini Daerah Irigasi DAS Batang Arau Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Luas daerah irigasinya seluas 1.425 Ha. Sumber air irigasinya berasal dari Sungai Batang Arau. Faktor-faktor untuk menentukan kebutuhan air irigasi antara lain penyiapan lahan, penggunaan konsumtif, perkolasi dan rembesan, pergantian lapisan air dan curah hujan efektif. Perhitungan dilakukan dengan cara konsep KP-01 dimulai dari periode kedua November menggunakan pola tanam padi-padi-bera. Perhitungan manual (konsep KP-01) kebutuhan air maksimun didapat sebesar 2,14 m3/dt terjadi pada periode kedua Desember dan kebutuhan minimum didapat sebesar 0,59 m3/dt terjadi pada periode pertama bulan Maret.
Analisis Model Ketersediaan Air Pada Sungai Siak Bagian Hulu Dengan Menggunakan Model GR2M (Studi Kasus: Daerah Aliran Sungai Siak Bagian Hulu, AWLR Pantai Cermin) Raeni Evanta Br. Tarigan; Manyuk Fauzi; Bambang Sujatmoko
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi debit merupakan suatu proses untuk menghitung debit dengan data masukan berupa data hujan di lapangan. Terdapat beberapa metode perhitungan transformasi hujan – debit yang digunakan dalam penelitian di Indonesia seperti Mock, NRECA dan Tank Model. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode GR2M karena lebih sederhana dibanding dengan metode lainnya. GR2M hanya memiliki dua variabel yang akan digunakan dalam perhitungan. Lokasi penelitian di DAS Siak Bagian Hulu AWLR Pantai Cermin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas model GR2M dalam analisis hujan- aliran pada DAS Siak Bagian Hulu AWLR (Automatic Water Level Recorder) stasiun Pantai Cermin. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan metode GR2M yang sangat efisien dengan nilai ketelitian efiseinsi sebesar 90%.
Analisis Parameter Model Mock Dalam Prediksi Aliran Rendah (Studi Kasus : DAS Tapung Kiri Stasiun Duga Air Tandun) Alfianis Alfianis; Manyuk Fauzi; Yohanna Lilis Handayani
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi aliran (Rainfall-runoff transformation), pada proses hidrologi merupakan suatu proses yang sangat kompleks. Model Mock merupakan model hujan-aliran yang sering digunakan untuk menganalisis sistem DAS dalam prediksi respon hidrologi dari suatu masukan kejadian hujan. Model Mock perlu dilakukan pengujian kalibrasi dan verifikasi untuk memperoleh variasi parameter model terbaik dan hasil debit simulasi mengikuti pola data debit lapangan. Pengujian Model Mock dilakukan dengan 7 parameter dan analisis berdasarkan beberapa kriteria penilaian kinerja model. Kriteria penilaian kinerja model yang digunakan yaitu koefisien korelasi (R), volume error (VE), dan koefisien efisiensi (CE). Hasil uji kalibrasi didapatkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,92 yang termasuk kategori kuat setelah di verifikasi menjadi sebesar 0,25 yang termasuk kategori rendah. Nilai volume error (VE) pada kalibrasi sebesar 6,03; dan setelah di verifikasi menjadi sebesar 97,59; Nilai kalibrasi koefisien efisiensi (CE) sebesar 1,22; dan setelah di verifikasi menjadi 6,40
Analisis Indikator Klasifikasi DAS Kampar Kanan Berdasarkan Kriteria Tata Air Nafisah Nafisah; Manyuk Fauzi; Andy Hendri
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring dan evaluasi kinerja Daerah Aliran Sungai (DAS) penting dilakukan untuk mengetahui pengelolaan DAS. Berhasil atau tidaknya pengelolaan DAS berkaitan dengan indikator kinerja kelestarian DAS yaitu kelestarian lingkungan yang meliputi tata air. Berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Menteri Kehutanan tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengelolaan DAS No P.61/Menhut-II/2014, bahan monitoring dan evaluasi kinerja Sub DAS dibagi menjadi lima kriteria, salah satunya yaitu kondisi tata air. Kondisi tata air dinilai berdasarkan parameter yang meliputi koefisien regim aliran, indeks penggunaan air, koefisien aliran tahunan, banjir. Tujuan penilitian ini adalah untuk menganalisis indikator kriteria klasifikasi Sub DAS Kampar kanan sehingga diketahui hasil klasifikasi parameter yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan Koefisien Regim Aliran (KRA) diklasifikasikan sangat rendah dengan nilai 10,769, artinya aliran sungai pada DAS relatif konstan baik pada musim banjir maupun kemarau. Indeks Penggunaan Air (IPA) diklasifikasikan sangat rendah dengan nilai 0,008, artinya DAS Kampar masih menghasilkan air untuk wilayah di hilirnya. Koefisien Aliran Tahunan (KAT) diklasifikasikan sangat tinggi dengan nilai 1,309, artinya curah hujan yang jatuh menjadi limpasan langsung dan tidak terserap ke dalam tanah. Banjir dikategorikan sangat tinggi dengan frekuensi kejadian 2 (dua) kali dalam 1 tahun, artinya fungsi tata air dari DAS tersebut sudah semakin terganggu sehingga perlu segera untuk direhabilitasi.
Pendekatan Model Wasp Pada Pengendalian Pencemaran Sungai Dengan Parameter Uji Cod Randhi Saily; Manyuk Fauzi; Imam Suprayogi
INDONESIAN JOURNAL OF CONSTRUCTION ENGINEERING AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT (CESD) Vol. 2 No. 1 (2019): INDONESIAN JOURNAL OF CONSTRUCTION ENGINEERING AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT (CES
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.388 KB) | DOI: 10.25105/cesd.v2i1.6014

Abstract

The rapid development requires enormous natural resources. So it appears that in development there is an overuse of natural resources, which results in disruption of the water system balance. Various impacts will occur as a result of unbalanced use of natural resources, the use of unbalanced natural resources around the Siak river area, causing an increase in pollution entering the river. Regulation of the Minister of PUPR Number 4 of 2015 concerning Criteria and Designation of River Areas, Siak River is one of the major rivers that receive national attention and is also included in the national strategic river category. Control of river pollution is done by analyzing the WASP modeling and the existing condition of the Siak river, the effect of the levels on the parameters of the mainstay discharge and the mainstay discharge and the percentage of pollution load reduction carried out to meet the class II quality standards. The results showed that theoverall condition of the Siak river was polluted. The average excess capacity of the COD pollution load at the time of the depandable discharge is -454,516 kg/day. Then at the time of the depandable discharge isvalued at -181,087 kg/day. The control effort taken is to reduce the COD contamination load so that the capacity of the pollution load is +177,742 kg/day when the depandable discharge is maximum and +72,536kg/day when the depandable discharge is minimum. Percentage reduction of COD contamination load at the minimum and maximum depandable discharge to meet the class II quality standard of 50%.
Co-Authors Aisah kurnia utami Alfian Alfian Alfian Alfian Alfianis Alfianis Aminaton Marto Aminuyati Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Annisa Destiany Aqilla Aqilla Aqilla, Aqilla Aras Mulyadi Arbaini Ardi Wahyudi Ardiminsyah Ardiminsyah Ari Sandhyavitri Ari Sandhyavitri Ary Sandhyavitri Asda Usradinda Astari, Kemala Fitri Aswal Fitra Yadi Bambang Siswanto Bambang Sudjatmoko Bambang Sujatmoko Binhar, Mathrab Bochari - Bunga Rabby Zalfi Bunga Rafikah Zaki Cahyono, Sandi Citra Perdana Cuprtino Tamba Darmawan, Igeny Dwiana Deddy Prasetyo Utomo Dehas Abdaa Dent Siloana Dickky Yusman Dwi Puspo Handoyo Dwi Puspo Handoyo, Dwi Puspo Edwar AR Effendi Sianipar Ega Riana Tovani Eki Efrizal, Eki Ela Fitriana Ela Fitriana Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Erza Ismi Lariza Fachrunnisa Fakhri Fakhri Fakhri, Fakhri Fardian, Herry Farizki Afdalindra Ihsan Fatiha Nadia Fatiha Nadia, Fatiha Fauzan Mahdinal Ferry Fatnanta Fitri Landari Fitri Yuniar Handayani Ghiffa Syauqiyya Harahap Habrio Ilva YR Hafid Muhaimin Hasward Harahap, Ghiffa Syauqiyya Hardiman Hardiman Haryo Dipa Hasward, Hafid Muhaimin Hendra Muchlis Hendra Muchlis Herry Fardian Husaini, Rizki Ramadhan Husnah Husnah Imam Suprayogi Indra Kuswoyo Insan Ikhsan Isnandi, Ari Jusatria Keisuke Murakami Khairul Rizal Kiky Yahdita Lita Darmayanti Lovina, Fitri Luluk Masfufa M Ramadani M. Rizki E. Janrosl Maijoni, Tri Mailino, Vemby Malik Habibillah Mardan Fajri Mardani Sebayang Marganda Simamora Mariani Damanik Marisya Wahyuna Marta Yudha Ozman Mashuri Mathrab Binhar Matrab Binhar Mega Putri Komalasari Mifta Khairiah Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Mualifudin, Achmad Muhammad Ikhsan Muhammad Shalahuddin Muhammad Wildan Pahlevi Muhammad Yusa Muhardi Nafisah Nafisah Nahar Afrizal Nessa Riana Putri, Nessa Riana Niko Erdi Putra Novan, Andre Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhasanah Junia Nurhasanah Nurhasanah Raeni Evanta Br. Tarigan Rafit Mahendra Rahayu, Indah Tri Rahman Wahidin Miatullah Ramadhani Harahap Randhi Saily Rellyadi Saputra Laset Resty Agesti Handayani Resty Agesti Handayani Revi Lasmita Rianty Sihaloho Riau Satrya Alamsyah Ricca, Randi Rangkuti Putra Rico Ardiansyah Amri Rifardi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Rizal, Khairul Rizki Rianda Putra Rizky Eka Putra Rizky Eka Putra, Rizky Eka Rosmiati Ahmad Rumambi, Ridho S Siswanto S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa Sabihi Safari Tri Septanto Salvi Novita Sandi Cahyono Sharie, Barcha Yolandha Sigit Sitikno, Sigit SIGIT SUTOKNO Siswanto - Siswanto, Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sudarmanto Sudarmanto Sudjatmoko, Bambang Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit SUTOKNO, SIGIT Swary Aristi Syarifah Sophia Vinka Zafani Tampubolon, Hotmauli Thessalonika Thessalonika Thessalonika, Thessalonika Tiurma Monalisa Siahaan Tri Maijoni Trimaijon Trimaijon Trimaijon, Trimaijon Verawati Wahyuna, Marisya Wibowo Suarno Putra Widya Safitri Wiliya, Wiliya Yenita Morena Yohanna Lilis H Yulasni Astri Yuli Hendra Yundari, Yundari Zaky Ilhami Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain ZULKIFLI ZULKIFLI