Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PENYAKIT SCABIES PADA NELAYAN DI DESA RHEUM BAROH KABUPATEN BIREUEN Masyudi, Masyudi; Darusman, Darusman
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v1i2.816

Abstract

Berdasarkan data yang didapatkan di Puskesmas, daf tar 10 penyaki t terbesar di Puskesmas Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen Tahun 2016 sampai Maret Tahun 2017 peny aki t kulit skabies merupakan salah satu dari 10 penyaki t terbanyak. Menurut survei awal peneliti di Desa Rheum Baroh kabupaten Bireuen Tahun 2017 saat melakukan wawancara, didapatkan 10 dari 15 orang nelayan tidak memperdulikan penyakit kulit apa yang sedang dialami, dan 5 orang nelayan lainnya mereka mereka mengatakan penyakit skabies itu adalah penyakit biasa dan tidak perlu dikhawatirkan. Penelitian ini bersifat Survei Analitik dengan desain cross sectional studi. Dengan jumlah Sampel yang diambil yaitu 51 responden. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Tempat penelitian ini dilakukan di Desa Rheum Baroh Kabupaten Bireuen Tahun 2017. Dari hasil uji statistik chi-square dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Lama Bekerja terhadap terjadinya Penyakit Scabies Pada Nelayan (P-value 0,029 0,05), antara Hubungan Personal Hygiene terhadap terjadinya Penyakit Scabies Pada Nelayan (P-value 0,001 0,05), dan antara Sanitasi Lingkungan terhadap terjadinya Penyakit Scabies Pada Nelayan (P-value 0,008 0,05), di Desa Rheum Baroh Kabupaten Bireuen Tahun 2017. Diharapkan kepada nelayan untuk meningkatkan pengetahuan tentang personal hygienenya dalam bekerja maupun di rumah tangga masing-masingKata Kunci: Penyakit Scabies. Pekerjaan.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PABRIK PENGOLAHAN KELAPA SAWIT LEMBAH BHAKTI KABUPATEN ACEH SINGKIL Masyudi, Masyudi; Lizam, T. Cut
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v2i1.882

Abstract

Data dari PT. Lembah Bhakti dari tahun 2015 tercatat kasus meninggal 3 pekerja, luka berat seperti patah tulang , kehilangan anggota tubuh adalah 40 pekerja, luka ringan seperti tergores benda tajam tertusuk duri atau kaca adalah 35 pekerja dan penyakit akibat kerja seperti gangguan pernafasan, penyakit kulit dan gangguan organ tubuh lain nya adalah 40 orang.   Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 November 2015, Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 200 pekerja, dengan sampel 67 orang, pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat.  Dari hasil uji statistik chi-square dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh regulasi terhadap risiko kecelakaan kerja (P.Value 0,000 α = 0,05), ada pengaruh skill terhadap risiko kecelakaan kerja (P. Value 0,021α = 0,05), ada pengaruh lingkungan kerja terhadap risiko kecelakaan kerja (P. Value 0,000 α = 0,05), di di PT. Perkebunan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Lembah Bhakti Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2015. Diharapkan kepada pimpinan untuk meningkatkan skill pekerja dengan cara memberikan penyuluhan serta pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan agar pekerja bisa bekerja dengan profesional dan menurunnya angka kecelakaan kerja,diharapkan kepada pekerja agar bekerja sesuai dengan  prosedur serta  mengetahui regulasi/peraturan yang telah ditetapkan agar terhindar dari risiko kecelakaan kerja.Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Regulasi, Skill.
PENGARUH SANITASI DASAR TERHADAP KEPADATAN LALAT PADA WARUNG NASI DAN KANTIN (Studi Kasus Di Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya) Masyudi, Masyudi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v1i1.633

Abstract

Menurut laporan bidang kesehatan lingkungan dan epidemiologi tahun 2016 daerah Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya menduduki peringkat pertama dalam angka kesakitan diare, sebanyak 78 kasus. Jumlah warung makan, dan kantin yang ada di Kecamatan Tangan-tangan mencapai 132. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sanitasi dasar terhadap kepadatan lalat di kecamatan Tangan-tangan  Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini bersifat analitik  yaitu untuk melihat pengaruh sanitasi dasar kepadatan lalat pada warung nasi dan kantin  di Kecamatan Tangan-tangan, dengan jumlah responden sebanyak 57 yang diperoleh dari hasil rumus slovin. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada pengaruh penyediaan air bersih pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat, dengan nilai p-value 0.581 . Tidak ada pengaruh pengelolaan sampah pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat, dengan nilai p-value 0.110 . Ada pengaruh sanitasi dasar tingkat kepadatan lalat pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat di Kecamatan Tangan-Tangan, dengan nilai p-value 0.031 . Disarankan kepada pihak karyawan atau penjamah serta pengelola rumah makan/warung nasi  khususnya untuk dapat meningkatkan dan menjaga lebih baik lagi sanitasi dasar rumah makan/ warung nasi  khususnya dalam pengelolaan sampah agar  terhindar dari lalat yang dapat menyebarkan berbagai penyakit baik pada makanan maupun pengunjung.Kata Kunci: Sanitasi Dasar, Kepadatan Lalat, Warung Nasi.
PENGARUH PENYULUHAN DENGAN METODE CERAMAH DAN MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA masyudi, masyudi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 3, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v3i1.2023

Abstract

Indonesia masih menghadapi masalah gizi ganda yaitu gizi kurang termasuk pendek (stunting) dan gizi lebih termasuk obesitas. Pengetahuan gizi yang kurang berdampak kurangnya pengetahuan atau informasi tentang gizi untuk menerapkan informasi tersebut dikehidupan sehari-hari. Masalah gizi juga menyangkut aspek pengetahuan, sikap dan juga perilaku yang kurang dalam menciptakan pola hidup yang sehat. Tujuan pada penelitian ini Untuk mengetahui Pengaruh Metode Ceramah dan Media Lembar Balik Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang bersifat Quasi Eksperiment (eksperimen semu) dengan menggunakan desain pretest- posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini sebanyak 60 ibu balita gizi kurang. Seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini yang dilakukan pada tanggal 5 s/d 10 Desember 2019. Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah penggunaan media pada penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan serta sikap ibu balita dibuktikan dengan p-value 0,000 yang bermakna terdapat perbedaan yang signifikan, pada kedua media tersebut yang paling berpengaruh terhadap peningkatan nilai pengetahuan adalah menggunakan media lembar balik. Disarankan kepada tempat penelitian di wilayah kerja puskesmas krueng barona jaya agar memberikan konseling kesehatan kepada masyarakat menggunakan media dan metode yang beragam.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, PENGETAHUAN, PENDAPATAN DAN POLA ASUH DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DI DESA MEUDHEUN KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA TAHUN 2016 Masyudi Masyudi; Khadijah Khadijah
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 4, No 2 (2016): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v4i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif, pengetahuan, pendapatan dan pola asuh dengan tumbuh kembang anak balita di Desa Meudheun Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya tahun 2016. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional Study. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di Desa Meudheun berjumlah 74 orang. Sampel penelitian adalah total populasi sebanyak 74 orang, Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuesioner dan observasi yang dilakukan dari tanggal 18 Juli sampai dengan 22 Juli 2015. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-square dengan α = 0,05. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif (p value 0,009), pengetahuan (p value 0,006), pendapatan keluarga ( p value 0,009) dan pola asuh (p value 0,012) dengan tumbuh kembang anak balita di Meudheun Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya tahun 2016. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Pengetahuan, Pendapatan, Pola Asuh, Tumbuh Kembang
Pemeriksaan Haemoglobin Ibu Hamil di Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam Masyudi Masyudi
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 6, No 1 (2018): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v6i1.599

Abstract

Anemia masih merupakan suatu masalah manusia di permukaan bumi. Anak anak dan ibu hamil menduduki peringkat tertinggi yang mengalami anemia. Anemia disebabkan oleh kekurangan hemoglobin. Karena itu pemeriksaan hemoglobin menjadi hal yang penting bagi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemeriksaan hemoglobin sewaktu hamil di Puskesmas Penanggalan Kota subulussalam. Jenis penelitian ini bersifat deskriftif analitik dengan desain cross sectional populasi dalam penelitian ini sebanyak 290 orang.Sampel ditentukan dengan purposive sampling sebanyak 75 orang.Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan data diolah dengan program computer dengan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan ibu hamil dengan pemeriksaan hemoglobinP.Value= 0,743 artinya nilai P.Value
Analisis Faktor Kunjungan Antenatal Care (Anc) Ibu Hamil Di Puskesmas Lampulo Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2020 Yuliani Safmila; Yetty Yetty; Nurul Sakdah; Husna Husna; Nurfitri Antina; Masyudi Masyudi
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 9, No 1 (2021): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v9i1.2939

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu upaya pencegahan awal dari faktor risiko kehamilan. Pelayanan antenatal dapat dipantau melalui cakupan K1 dan cakupan K4. Pemeriksaan antenatal care yang tidak lengkap menyebabkan komplikasi kehamilan pada ibu tidak terdeteksi dan bisa menyebabkan resiko kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Faktor Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil Di Puskesmas Lampulo Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2020. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lampulo berjumlah 529 orang dan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus slovin yaitu berjumlah 85 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 5 – 10 September 2020. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan (P value = 0,002) dan dukungan keluarga (P value = 0,016) serta tidak ada hubungan paritas (P value = 0,875) dengan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil Di Puskesmas Lampulo Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2020. Diharapkan kepada Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan mengadakan kelas ibu hamil di setiap desa secara rutin minimal 1 bulan sekali dengan memberikan penyuluhan dan arahan kepada ibu hamil dan memberikan pelatihan kader serta pertemuan rutin kader minimal 1 bulan sekali terkait program KIA dan pendataan.Kata Kunci : pengetahuan, dukungan keluarga, paritas, ANCABSTRACTAntenatal Care (ANC) is an effort to prevent early pregnancy risk factors. Antenatal care can be monitored through K1 coverage and K4 coverage. Incomplete antenatal care examinations cause pregnancy complications to the mother that are not detected and can cause the risk of maternal death. The purpose of this study was to determine the analysis of factors for antenatal care visits (ANC) for pregnant women at the Lampulo Public Health Center, Kuta Alam District, Banda Aceh in 2020. This research is analytical in nature with a cross sectional design. The population in this study were all pregnant women in the work area of Puskesmas Lampulo totaling 529 people and the sample in this study was taken using the Slovin formula, amounting to 85 people. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The study was conducted on 5 - 10 September 2020. The data were processed univariate and bivariate. The results showed that there was a relationship between knowledge (P value = 0.002) and family support (P value = 0.016) and there was no relationship between parity (P value = 0.875) with Antenatal Care Visit (ANC) for pregnant women at Lampulo Public Health Center, Kuta Alam District, Banda Aceh. 2020. It is hoped that Puskesmas can increase public knowledge by holding classes for pregnant women in each village regularly at least once a month by providing counseling and direction to pregnant women and providing cadre training and regular cadre meetings at least once a month related to the KIA program and data collection. Keywords: knowledge, family support, parity, ANC
Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di SMA Negeri 2 Takengon Maya Maulida Fitri; Masyudi Masyudi
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 5, No 1 (2017): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v5i1.275

Abstract

Penelitian Kesehatan reproduksi merupakan unsur yang paling penting dalam kesehatan umum baik wanita maupun pria. Proses reproduksi dilakukan untuk mendapatkan keturunan yang menjadi tanggung jawab bersama antara pria dan wanita.Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang mempengaruhi remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi di SMA Negeri 2 Takengon Kabupaten Aceh Tengah tahun 2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan pendekatan crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri sebanyak 51 orang. Penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang berpengetahuan rendah lebih banyak pernah mengalami kesehatan reproduksi yaitu 19 orang (73,1%) dan hasil p-value = 0,008. Sedangkan remaja putri yang bersikap negatif lebih banyak pernah mengalami kesehatan reproduksi yaitu 25 orang (86,2%) dan hasil p-value = 0,000. Serta remaja putri yang memiliki lingkungan kurang baik lebih banyak pernah mengalami kesehatan reproduksi yaitu 21 orang (80,8%) dan hasil p-value = 0,000. Ada pengaruh pengetahuan, sikap dan lingkungan dengan kesehatan reproduksi pada remaja putri. Untuk itu diharapkan kepada remaja putri meningkatkan pengetahuan dan sikap kearah yang positif terhadap kesehatan reproduksi serta mengikuti lingkungan yang baik disekitar remaja putri. Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi, Remaja Putri
The Influence of Culture in Determining Pregnancy Care: Official Village Midwives Versus Traditional Birth Attendants in Remote Area Masyudi; Said Usman; Tika Indiraswari; TM Rafsanjani; Evi Dewi Yani; Yulidar; Husna
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 3 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i3.15853

Abstract

Background: The high rate of maternal and infant mortality in Indonesia in the past year can be influenced by the habits of the community who prefer Traditional Birth Attendants (TBAs) in the childbirth. In fact, TBAs are not health profession and do not have competency standards to assist with childbirth, thus increasing the risk of maternal and infant mortality. This article aimed to determine the influence of culture on the community’s habit of choosing TBAsor official village midwives (OVMs)in childbirth process in remote areas.Methods: A cross-sectional study was used. The respondents were mothers who gave birth in the last one year in one remote sub-district in Aceh. TBAs and official village midwiveswereobserved and indepth interviews were also conducted.Resultsand Discussions:The results of this study showed community attitudes about cultural influences during pregnancy, such as TBAs-assisted delivery is a cultural belief that must be followed.Hence, factors that influence the choice of mothers in using OVMs or TBAs:cultural beliefs and norms, and the role of the cultural leaders in making decisions. Conclusions: Culture plays an important role in influencing people who live in remote areas to choose TBAs rather than the OVMs.
Standar konversi ukuran rumah tangga (URT) kedalam nilai zat gizi di pedesaan Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar Agus Hendra Al Rahmad; Dedy Rusmawar; T Khairul Fadjri; Masyudi Masyudi
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2019): Juli - Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v1i1.305

Abstract

Background:Household Size (HSM) is a measure often used to measure the amount of food consumed. Equipment used in specific households according to certain areas. In the 2014 Aceh Total Diet Survey report, public consumption was 74.1% and toddlers were quite good at 96.9%. The use of household size is not all regions have the same size in measuring food so that it can affect the consumption adequacy assessment. Objectives: The research aims to describe the use of household size tools used by rural area in Simpang Tiga District, Aceh Besar.Methods:Research has used cross-sectional research designs through qualitative and quantitative approaches. The study was conducted in September - October 2016 with a sample of 108 households in the Simpang Tiga District area. Primary data collection such as sample characteristics, type of household size, and food weight were carried out by interview and observation. Data processing namely editing, coding, entry using Nutry Survey and Epi Data, cleaning data entry. Analysis is only done descriptively.Results: The HSM used in community groups varies greatly. Carbohydrate sources are milk cans, coconut shells / kai, plastic cups, plastic basins and rice boxes, for animal protein there are no special household size tools used by the community, community vegetable protein sources use household duralex glass size measuring devices, milk cans , coconut shells / kai, and scales, there are only types of community fat sources used to measure coconut milk namely duralex glassConclusion: HSM units in units of weight (grams) in various types of food based on the nutrients studied are not all of them having the same weight value (grams). Suggestions, it is necessary to compile a list of needs and adequacy analysis of energy and nutrient values based on household size in estimating the nutritional value of Acehnese consumption.